"kebodohan itu adalah suatu Penyakit,& obatnya adalah bertanya "
Nabi pernah menyatakan kalau "kebodohan itu adalah suatu Penyakit,lalu obatnya adalah bertanya kepada ulama
Abu daud dalam sunannya ,mencantumkan sebuah hadist dari Jabir bin Abdillah ,beliau mengisahkan"Kami pernah mengadakan suatu perjalanan. Pada saat itu ,salah satu dari kami ada yang tertimpa batu sehingga kepalanya terluka parah. Kemudian ornag itu mengalami mimpi basah,Ia bertanya kepada para sahabatnya: “Apakah menurut alian aku mendapat keringanan untuk bertayammum (sebagai pengganti mandi?) ,Mereka menjawab: “menurut kami,kamu tidak mendapat keringanan. Sebab, Kamu masih bias memakai air”, Ia pun mandi dan akhirnya meninggal.
ketika kami mendatangi nabi Muhammad SAW, dan memberitahu tentang hal tersebut,lalu beliau berseru : Mereka telah membunuhnya, Semoga Allah membinasakan mereka! , Mengapa mereka tidak bertanya,bila tidak mengetahui, Sungguh obat dari kebododohan itu bertanya, seharusnya ia cukup bertayyamum saja ,caranya dengan menutupi bagian yang luka itu dengan secarik kain lalu mengusap atasnya, lalu mengguyur anggota tubuh yang lain dengan air”
Rasul menjelaskan kebodohan itu adalah suatu Penyakit,lalu obatnya adalah bertanya kepada ulama.
dikutip dari buku
Judul asli : Ad Daa wa Dawaa / AL Jawabul Kaafi, Penulis : Imam Ibnul Qoyyim Al Jauziyah, Tahqiq : Syaikh Ali Hasan bin Ali Al halabi Al Atsari,: halaman.6.
Penulisnya Ibnu Qayyim al Jauziyah, adalah seorang ulama tersohor dan penulis buku berbobot yang hidup pada abad ke 8 H. Buku ini berbicara panjang lebar serta sempurna di berbagai masalah tarbiyah dan tazkinatun nufus, mulai dari pentingnya doa bagi seorang hamba serta hubungan doa dengan takdir. Berbicara tentang macam macam maksiat dan bahayanya bagi pelakunya, juga dosa dosa dan pengaruh negatifnya secara langsung di dunia. Berbicara juga tentang hukuman Allah terhadap hambaNya baik itu hukuman Syar’I maupun Qadari, Qalbi maupun Badani, duniawi maupun ukhrawi.
Sabtu, 26 November 2016
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar