Pohon Ploso (Butea Monosperma) adalah tanaman asli daerah ploso yang sekarang di jadikan nama salah satu kecamatan di jombang. Pohon ini banyak mempunyai kegunaan yaitu sebagai kayu, damar, makanan ternak, obat dan bahan pewarna kain. Getahnya dikenal sebagai bengal kino dan sangat berharga bagi ahli obat karena mengandung astringent dan bagi pekerja kulit karena kandungan samaknya.Cairan dapat digunakan sebagai pestisida yaitu pada bunga yang menarik serangga dapat membunuh serangga termasuk nyamuk.
Daun pada tangkainya berjumlah 3. Yang mempunyai makna memanggil ekspresi, fleksibilitas, dan sukacita yang murni kreativitas. Tiga juga merupakan pengenalan waktu karena merupakan masa lalu, sekarang dan masa depan. Dengan harapan batik sebagai budaya bangsa tetap lestari dan menjadi identitas bangsa pada masa lalu, masa sekarang dan masa yang akan datang.
Gerdu Papak merupakan ciri dari daerah Jombang yg terkenal dgn budaya SENI LUDRUK (Besut dan Rusmini).
Warna coklat menunjukkan persahabatan, ketelitian, kedamaian, produktivitas, praktis, kerja keras.
Identitas diri : SMK Negeri 2 Jombang dan Pengerajin Batik Litabena
Minggu, 25 Februari 2018
10 SIFAT WANITA yang Mendatangkan REZEKI Bagi Suami
🌹:
Banyak suami yang mungkin tidak tahu bahwa rezekinya dengan izin Allah mengalir lancar atas peran istri. Memang tidak bisa dilihat secara kasat mata, namun bisa dijelaskan secara spiritual bahwa 10 sifat istri ini ‘membantu’ mendatangkan rezeki bagi suaminya.
1. Istri yang pandai berSYUKUR
Istri yang bersyukur atas segala karunia Allah pada hakikatnya dia sedang mengundang tambahan nikmat untuk suaminya. Termasuk rezeki. Punya suami, bersyukur. Menjadi ibu, bersyukur. Anak-anak bisa mengaji, bersyukur. Suami memberikan nafkah, bersyukur. Suami memberikan hadiah, bersyukur. Suami mencintai setulus hati, bersyukur. Suami memberikan kenikmatan sebagai suami istri, bersyukur.
“Dan ingatlah ketika Tuhanmu memaklumkan: jika kalian bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu dan jika kamu mengingkari (nikmatKu) maka sesungguhnya adzabku sangat pedih” (QS. Ibrahim: 7)
2. Istri yang TAWAKAL kepada Allah
Di saat seseorang bertawakkal kepada Allah, Allah akan mencukupi rezekinya.
“Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.” (QS. Ath Thalaq: 3)
Jika seorang istri bertawakkal kepada Allah, sementara dia tidak bekerja, dari mana dia dicukupkan rezekinya. Allah akan mencukupkannya dari jalan lain, tidak selalu harus langsung diberikan kepada wanita tersebut. Bisa jadi Allah akan memberikan rezeki yang banyak kepada suaminya, lalu suami tersebut memberikan nafkah yang cukup kepada dirinya.
3. Istri yang BAIK AGAMAnya
Rasulullah menjelaskan bahwa wanita dinikahi karena empat perkara. Karena hartanya, kecantikannya, nasabnya dan agamanya.
“Pilihlah karena agamanya, niscaya kamu beruntung” (HR. Al Bukhari dan Muslim)
Beruntung itu beruntung di dunia dan di akhirat. Beruntung di dunia, salah satu aspeknya adalah dimudahkan mendapatkan rezeki yang halal.
Coba kita perhatikan, insya Allah tidak ada satu pun keluarga yang semua anggotanya taat kepada Allah kemudian mereka mati kelaparan atau nasibnya mengenaskan. Lalu bagaimana dengan seorang suami yang banyak bermaksiat kepada Allah tetapi rezekinya lancar? Bisa jadi Allah hendak memberikan rezeki kepada istri dan anak-anaknya melalui dirinya. Jadi berkat taqwa istrinya dan bayi atau anak kecilnya yang belum berdosa, Allah kemudian mempermudah rezekinya. Suami semacam itu sebenarnya berhutang pada istrinya.
4. Istri yang banyak berISTIGHFAR
Di antara keutamaan istighfar adalah mendatangkan rezeki. Hal itu bisa dilihat dalam Surat Nuh ayat 10 hingga 12. Bahwa dengan memperbanyak istighfar, Allah akan mengirimkan hujan dan memperbanyak harta.
“Maka aku katakan kepada mereka, ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu’, sesunguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, memperbanyak harta dan anak-anakmu, mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) sungai-sungai untukmu” (QS. Nuh : 10-12)
5. Istri yang gemar SILATURAHIM
Istri yang gemar menyambung silaturahim, baik kepada orang tuanya, mertuanya, sanak familinya, dan saudari-saudari seaqidah, pada hakikatnya ia sedang membantu suaminya memperlancar rezeki. Sebab keutamaan silaturahim adalah dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya.
“Siapa yang suka dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya hendaklah dia menyambung silaturrahmi.” (HR. Al Bukhari dan Muslim)
6. Istri yang suka berSEDEKAH
Istri yang suka bersedekah, dia juga pada hakikatnya sedang melipatgandakan rezeki suaminya. Sebab salah satu keutamaan sedekah sebagaimana disebutkan dalam surat Al Baqarah, akan dilipatgandakan Allah hingga 700 kali lipat. Bahkan hingga kelipatan lain sesuai kehendak Allah.
Jika istri diberi nafkah oleh suaminya, lalu sebagiannya ia gunakan untuk sedekah, mungkin tidak langsung dibalas melaluinya. Namun bisa jadi dibalas melalui suaminya. Jadilah pekerjaan suaminya lancar, rezekinya berlimpah.
“Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir ada seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa saja yang Dia kehendaki. Dan Allah Mahaluas lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al Baqarah: 261)
7. Istri yang berTAQWA
Orang yang bertaqwa akan mendapatkan jaminan rezeki dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Bahkan ia akan mendapatkan rezeki dari arah yang tak disangka-sangka. Sebagaimana firman Allah dalam surat Ath Talaq ayat 2 dan 3.
“Barangsiapa bertaqwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya dan memberinya rizki dari arah yang tidak disangka-sangka” (QS. At Thalaq: 2-3)
8. Istri yang selalu menDOAkan suaminya
Jika seseorang ingin mendapatkan sesuatu, ia perlu mengetahui siapakah yang memilikinya. Ia tidak bisa mendapatkan sesuatu tersebut melainkan dari pemiliknya.
Begitulah rezeki. Rezeki sebenarnya adalah pemberian dari Allah Azza wa Jalla. Dialah yang Maha Pemberi rezeki. Maka jangan hanya mengandalkan usaha manusiawi namun perbanyaklah berdoa memohon kepadaNya. Doakan suami agar senantiasa mendapatkan limpahan rezeki dari Allah, dan yakinlah jika istri berdoa kepada Allah untuk suaminya pasti Allah akan mengabulkannya.
“DanTuhanmu berfirman: Berdoalah kepadaKu niscaya Aku kabulkan” (QS. Ghafir: 60)
9. Istri yang gemar shalat DHUHA
Shalat dhuha merupakan shalat sunnah yang luar biasa keutamaannya. Shalat dhuha dua raka’at setara dengan 360 sedekah untuk menggantikan hutang sedekah tiap persendian. Shalat dhuha empat rakaat, Allah akan menjamin rezekinya sepanjang hari.
“Di dalam tubuh manusia terdapat 360 sendi, yang seluruhnya harus dikeluarkan sedekahnya.” Mereka (para sahabat) bertanya, “Siapakah yang mampu melakukan itu wahai Nabiyullah?” Beliau menjawab, “Engkau membersihkan dahak yang ada di dalam masjid adalah sedekah, engkau menyingkirkan sesuatu yang mengganggu dari jalan adalah Maka jika engkau tidak menemukannya (sedekah sebanyak itu), maka dua raka’at Dhuha sudah mencukupimu.” (HR. Abu Dawud)
Allah ‘Azza wa Jalla berfirman, “Wahai anak Adam, janganlah engkau luput dari empat rakaat di awal harimu, niscaya Aku cukupkan untukmu di sepanjang hari itu.” (HR. Ahmad)
10. Istri yang TAAT dan MELAYANI suaminya
Salah satu kewajiban istri kepada suami adalah mentaatinya. Sepanjang perintah suami tidak dalam rangka mendurhakai Allah dan RasulNya, istri wajib mentaatinya.
Apa hubungannya dengan rezeki? Ketika seorang istri taat kepada suaminya, maka hati suaminya pun tenang dan damai. Ketika hatinya damai, ia bisa berpikir lebih jernih dan kreatifitasnya muncul. Semangat kerjanya pun menggebu. Ibadah juga lebih tenang, rizki menngalir lancar.[disingkat oleh WhatsApp]
Banyak suami yang mungkin tidak tahu bahwa rezekinya dengan izin Allah mengalir lancar atas peran istri. Memang tidak bisa dilihat secara kasat mata, namun bisa dijelaskan secara spiritual bahwa 10 sifat istri ini ‘membantu’ mendatangkan rezeki bagi suaminya.
1. Istri yang pandai berSYUKUR
Istri yang bersyukur atas segala karunia Allah pada hakikatnya dia sedang mengundang tambahan nikmat untuk suaminya. Termasuk rezeki. Punya suami, bersyukur. Menjadi ibu, bersyukur. Anak-anak bisa mengaji, bersyukur. Suami memberikan nafkah, bersyukur. Suami memberikan hadiah, bersyukur. Suami mencintai setulus hati, bersyukur. Suami memberikan kenikmatan sebagai suami istri, bersyukur.
“Dan ingatlah ketika Tuhanmu memaklumkan: jika kalian bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu dan jika kamu mengingkari (nikmatKu) maka sesungguhnya adzabku sangat pedih” (QS. Ibrahim: 7)
2. Istri yang TAWAKAL kepada Allah
Di saat seseorang bertawakkal kepada Allah, Allah akan mencukupi rezekinya.
“Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.” (QS. Ath Thalaq: 3)
Jika seorang istri bertawakkal kepada Allah, sementara dia tidak bekerja, dari mana dia dicukupkan rezekinya. Allah akan mencukupkannya dari jalan lain, tidak selalu harus langsung diberikan kepada wanita tersebut. Bisa jadi Allah akan memberikan rezeki yang banyak kepada suaminya, lalu suami tersebut memberikan nafkah yang cukup kepada dirinya.
3. Istri yang BAIK AGAMAnya
Rasulullah menjelaskan bahwa wanita dinikahi karena empat perkara. Karena hartanya, kecantikannya, nasabnya dan agamanya.
“Pilihlah karena agamanya, niscaya kamu beruntung” (HR. Al Bukhari dan Muslim)
Beruntung itu beruntung di dunia dan di akhirat. Beruntung di dunia, salah satu aspeknya adalah dimudahkan mendapatkan rezeki yang halal.
Coba kita perhatikan, insya Allah tidak ada satu pun keluarga yang semua anggotanya taat kepada Allah kemudian mereka mati kelaparan atau nasibnya mengenaskan. Lalu bagaimana dengan seorang suami yang banyak bermaksiat kepada Allah tetapi rezekinya lancar? Bisa jadi Allah hendak memberikan rezeki kepada istri dan anak-anaknya melalui dirinya. Jadi berkat taqwa istrinya dan bayi atau anak kecilnya yang belum berdosa, Allah kemudian mempermudah rezekinya. Suami semacam itu sebenarnya berhutang pada istrinya.
4. Istri yang banyak berISTIGHFAR
Di antara keutamaan istighfar adalah mendatangkan rezeki. Hal itu bisa dilihat dalam Surat Nuh ayat 10 hingga 12. Bahwa dengan memperbanyak istighfar, Allah akan mengirimkan hujan dan memperbanyak harta.
“Maka aku katakan kepada mereka, ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu’, sesunguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, memperbanyak harta dan anak-anakmu, mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) sungai-sungai untukmu” (QS. Nuh : 10-12)
5. Istri yang gemar SILATURAHIM
Istri yang gemar menyambung silaturahim, baik kepada orang tuanya, mertuanya, sanak familinya, dan saudari-saudari seaqidah, pada hakikatnya ia sedang membantu suaminya memperlancar rezeki. Sebab keutamaan silaturahim adalah dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya.
“Siapa yang suka dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya hendaklah dia menyambung silaturrahmi.” (HR. Al Bukhari dan Muslim)
6. Istri yang suka berSEDEKAH
Istri yang suka bersedekah, dia juga pada hakikatnya sedang melipatgandakan rezeki suaminya. Sebab salah satu keutamaan sedekah sebagaimana disebutkan dalam surat Al Baqarah, akan dilipatgandakan Allah hingga 700 kali lipat. Bahkan hingga kelipatan lain sesuai kehendak Allah.
Jika istri diberi nafkah oleh suaminya, lalu sebagiannya ia gunakan untuk sedekah, mungkin tidak langsung dibalas melaluinya. Namun bisa jadi dibalas melalui suaminya. Jadilah pekerjaan suaminya lancar, rezekinya berlimpah.
“Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir ada seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa saja yang Dia kehendaki. Dan Allah Mahaluas lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al Baqarah: 261)
7. Istri yang berTAQWA
Orang yang bertaqwa akan mendapatkan jaminan rezeki dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Bahkan ia akan mendapatkan rezeki dari arah yang tak disangka-sangka. Sebagaimana firman Allah dalam surat Ath Talaq ayat 2 dan 3.
“Barangsiapa bertaqwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya dan memberinya rizki dari arah yang tidak disangka-sangka” (QS. At Thalaq: 2-3)
8. Istri yang selalu menDOAkan suaminya
Jika seseorang ingin mendapatkan sesuatu, ia perlu mengetahui siapakah yang memilikinya. Ia tidak bisa mendapatkan sesuatu tersebut melainkan dari pemiliknya.
Begitulah rezeki. Rezeki sebenarnya adalah pemberian dari Allah Azza wa Jalla. Dialah yang Maha Pemberi rezeki. Maka jangan hanya mengandalkan usaha manusiawi namun perbanyaklah berdoa memohon kepadaNya. Doakan suami agar senantiasa mendapatkan limpahan rezeki dari Allah, dan yakinlah jika istri berdoa kepada Allah untuk suaminya pasti Allah akan mengabulkannya.
“DanTuhanmu berfirman: Berdoalah kepadaKu niscaya Aku kabulkan” (QS. Ghafir: 60)
9. Istri yang gemar shalat DHUHA
Shalat dhuha merupakan shalat sunnah yang luar biasa keutamaannya. Shalat dhuha dua raka’at setara dengan 360 sedekah untuk menggantikan hutang sedekah tiap persendian. Shalat dhuha empat rakaat, Allah akan menjamin rezekinya sepanjang hari.
“Di dalam tubuh manusia terdapat 360 sendi, yang seluruhnya harus dikeluarkan sedekahnya.” Mereka (para sahabat) bertanya, “Siapakah yang mampu melakukan itu wahai Nabiyullah?” Beliau menjawab, “Engkau membersihkan dahak yang ada di dalam masjid adalah sedekah, engkau menyingkirkan sesuatu yang mengganggu dari jalan adalah Maka jika engkau tidak menemukannya (sedekah sebanyak itu), maka dua raka’at Dhuha sudah mencukupimu.” (HR. Abu Dawud)
Allah ‘Azza wa Jalla berfirman, “Wahai anak Adam, janganlah engkau luput dari empat rakaat di awal harimu, niscaya Aku cukupkan untukmu di sepanjang hari itu.” (HR. Ahmad)
10. Istri yang TAAT dan MELAYANI suaminya
Salah satu kewajiban istri kepada suami adalah mentaatinya. Sepanjang perintah suami tidak dalam rangka mendurhakai Allah dan RasulNya, istri wajib mentaatinya.
Apa hubungannya dengan rezeki? Ketika seorang istri taat kepada suaminya, maka hati suaminya pun tenang dan damai. Ketika hatinya damai, ia bisa berpikir lebih jernih dan kreatifitasnya muncul. Semangat kerjanya pun menggebu. Ibadah juga lebih tenang, rizki menngalir lancar.[disingkat oleh WhatsApp]
Trik menghemat budget pernikahan
Feed - Pesta pernikahan yang indah adalah yang paling diinginkan semua para calon pengantin. Keduanya menginginkan sebuah pernikahan nan berkesan kala diceritakan untuk anak-cucu kelak.
Akan tetapi kendala dalam adat pernikahan di Indonesia adalah harganya yang cukup menguras tabungan. Ini bisa diakali dengan melakukan beberapa penghematan cerdas, seperti yang disarankan dalam acara Bride's Day Out yang digelar di Mal Grand Indonesia, Jakarta Pusat, yang digelar pada 9 - 11 Oktober 2015.

1. Jangan ragu untuk meminta bantuan keluarga dan sahabat untuk mengatur resepsi pernikahan Anda.
2. Hindari menyewa tempat di mana banyak orang yang menggelar resepsi pernikahan di tempat tersebut.
3. Berkreasilah dengan membuat desain undangan sendiri.
4. Menyewa kebaya/gaun dengan harga yang miring namun tetap terlihat elegan.
5. Makanan tak perlu dari catering ternama asalkan makanan tetap dengan rasa lezat.
6. Hindari honeymoon saat peak season.

Sedangkan jika memang Anda dan keluarga tidak bisa merangkai acara pernikahan, selalu ada bantuan dalam bantuan dalam wujudWedding Organizer (WO). Hanya saja hal ini akan memakan tambahan biaya lagi. Tinggal Anda yang cerdas dan bijak dalam menentukan pengeluaran di hari bahagia itu.
Akan tetapi kendala dalam adat pernikahan di Indonesia adalah harganya yang cukup menguras tabungan. Ini bisa diakali dengan melakukan beberapa penghematan cerdas, seperti yang disarankan dalam acara Bride's Day Out yang digelar di Mal Grand Indonesia, Jakarta Pusat, yang digelar pada 9 - 11 Oktober 2015.

1. Jangan ragu untuk meminta bantuan keluarga dan sahabat untuk mengatur resepsi pernikahan Anda.
2. Hindari menyewa tempat di mana banyak orang yang menggelar resepsi pernikahan di tempat tersebut.
3. Berkreasilah dengan membuat desain undangan sendiri.
4. Menyewa kebaya/gaun dengan harga yang miring namun tetap terlihat elegan.
5. Makanan tak perlu dari catering ternama asalkan makanan tetap dengan rasa lezat.
6. Hindari honeymoon saat peak season.

Sedangkan jika memang Anda dan keluarga tidak bisa merangkai acara pernikahan, selalu ada bantuan dalam bantuan dalam wujudWedding Organizer (WO). Hanya saja hal ini akan memakan tambahan biaya lagi. Tinggal Anda yang cerdas dan bijak dalam menentukan pengeluaran di hari bahagia itu.
5 Kesalahan Yang Sering Dilakukan Istri Saat Berhubungan
KabarMakkah.Com – Melakukan jima atau hubungan intim bukan hanya menyehatkan tubuh dan memberikan sensasi kenikmatan, namun juga akan dianggap sebagai pahala jika dilakukan oleh pasangan suami istri yang sah secara syariat.
Namun dalam prosesnya kadangkala terdapat beberapa kesalahan ketika melakukannya sehingga keduanya tidak mampu memanfaatkan hubungan pribadi tersebut secara maksimal.
Bagi Anda para muslimah yang belum mengetahui kesalahan apa saja yang dilakukan selama berhubungan tersebut, inilah informasinya.
1. Menganggap Berjima Hanya Sebagai Sebuah Kewajiban
Seorang suami yang mengerti akan hak dan kewajibannya tentu mengetahui kapan saja suami meminta dipuaskan, maka seorang istri harus selalu siap. Berhubungan intim memang merupakan suatu kewajiban dan juga hak dari setiap pasangan suami istri. Namun ada kalanya seorang istri hanya menganggap hal tersebut sebagai sebuah kewajiban saja dan akibatnya sudah dipastikan bahwa ia tidak bisa menikmati secara pribadi dan hanya mementingkan keinginan suaminya yang sudah tersalurkan.
2. Penampilan Yang Lusuh
Saat akan melangsungkan “percintaan”, ada juga istri yang tampil apa adanya, bahkan bisa dibilang lusuh. Ia lebih memilih menggunakan baju yang lama meski di lemari terdapat baju yang bagus dan membuat suaminya menjadi lebih bergairah.
Hal ini tentu akan membuat suami menjadi kurang berselera dan dalam jangka panjang bisa meretakkan hubungan suami istri. Suami akan berpikir jika istrinya yang selalu tampil modis saat pergi keluar, ternyata malah lusuh saat diajak untuk “bercinta”.
Agar suami semakin berselera, perbaikilah gaya berpakaian atau berpenampilan sebelum melakukan jima'. Jika perlu pakailah busana lingerie yang menggoda agar suami makin "panas". Lihatlah bagaimana sikap suami akan berubah menjadi lebih mesra dan bersemangat.
3. Bau Badan Yang Tak Dirindukan
Selain penampilan berupa pemilihan pakaian, seorang istri juga harus memperhatikan bau badannya. Kemungkinan bau tersebut berasal dari baju sebelum digantikan ataupun dari bau keringat yang akan membuat hubungan menjadi kurang optimal. Hindarilah juga bau seperti minyak kayu putih dan periksa bau mulut yang membuat suami menjadi menurun semangatnya.
Sebaiknya bersihkan dahulu tubuh Anda dengan mandi dan juga gosok gigi. Gunakanlah wewangian yang membuat suami menjadi bergairah.
4. Istri Pasif
Kesalahan seorang istri selama berhubungan adalah bersikap pasif. Kebanyakan para istri menganggap bahwa dirinya hanya objek saja sehingga ia akan bersikap pasif. Padahal hampir semua suami senang jika istrinya aktif selama bercinta.
Istri yang hanya diam, tak bergerak dan tanpa suara hanya akan berefek pada penurunan kualitas yang dirasakan oleh suaminya. Hampir 80% wanita tidak berhasil mencapai puncak kenikmatan akibat sikapnya tersebut. Oleh karena itu aktiflah selama percintaan dan raihlah pahala dalam puncak kenikmatannya.
5. Komunikasi Yang Minim
Komunikasi seharusnya dilakukan sebelum, selama ataupun sesudah jima. kadangkala seorang istri menginginkan sesuatu seperti begini atau begitu. Hanya saja niatan tersebut terpendam dan tak pernah terkomunikasikan sehingga jarang ada yang terlaksana. Seharusnya komunikasikan hal tersebut sebelum melakukan hubungan intim.
Untuk komunikasi ketika sedang atau setelah melakukan, berilah pujian, terima kasih yang mesra ataupun perbaikan yang harus dilakukan untuk “percintaan” yang selanjutnya agar apa yang diinginkan suami dan istri bisa terpenuhi.
Para Muslimah yang telah berumah tangga.... jika masih memiliki kesalahan seperti diatas, cobalah perbaiki. Manfaatnya bukan hanya untuk suami saja, namun juga bagi diri para istri agar lebih disayang, dihargai dan dicintai.
Izin suami saat istri keluar rumah
Hal ini kerap disepelekan para istri. Jika suami tidak di rumah, mereka bisa dengan mudah keluar rumah tanpa sepengetahuan suaminya. Padahal istri yang baik tidak akan keluar rumah tanpa sepengetahuan suaminya.
Ibnu Muflih al hambali berkata: "Diharamkan bagi seorang wanita keluar rumah suaminya tanpa seizinnya, kecuali karena darurat atau kewajiban syari’at". (Adab Syar’iyyah: 3/375)
Hal ini akan lebih berkesan jika istri mencium tangan suaminya.
Ibnu Muflih al hambali berkata: "Diharamkan bagi seorang wanita keluar rumah suaminya tanpa seizinnya, kecuali karena darurat atau kewajiban syari’at". (Adab Syar’iyyah: 3/375)
Hal ini akan lebih berkesan jika istri mencium tangan suaminya.
Jumat, 09 Februari 2018
10 Cara Membahagiakan Istri!! NO. 8 Jarang Dilakukan
10 CARA MEMBAHAGIAKAN ISTRI!! NO. 8 JARANG DILAKUKAN
CelotehanMus - Seorang Istri tak selalu hanya butuh hal-hal besar yang berkaitan dengan uang atau material, namun banyak hal-hal kecil yang bisa dilakukan oleh para suami dapat membuat mereka para istri berbahagia dengan apa yang dilakukan oleh para suami mereka.
Mari kita tanyakan pada para istri, apakah benar hal-hal ini membuat mereka tersanjung dan merasa dimuliakan oleh suami?
1. Memuji Istri
Ucapkanlah dengan tulus walau hanya sekedar menyanjung dan berkata “masakanmu enak mah” atau “hari ini umi cantik sekali” walaupun ucapan seperti ini tidak setiap hari anda ucapakan, namun percayalah ini akan memotifasi mereka para istri untuk selalu menjadi yang terbaik bagi suami dan kelurga. Kalaupun masakan istri kurang enak, maka kritiklah dengan pujian, “mah masakanmu enak, tapi alangkah lebih enaknya jika besok ditambah garam, gula atau bumbu penyedap”
2. Memeluk istri
Tidak perlu malu, tak perlu gengsi, romantis bukan hanya milik pasangan muda saja. Sudah banyak penelitian yang mengungkapkan bahwa “Kekuatan Pelukan” luar biasa dahsyat bagi keutuhan dan keharmonisan keluarga. Disisi lain pelukan akan meningkatkan hormon kebahagiaan dan menekan hormon stress yang pada akhirnya membuat tubuh makin sehat. Punya istri manfaatkanlah, peluk dia, jangan cuma sekedar peluk guling tiap malam.
3. Pegang erat tangannya ketika berjalan
Kelihatannhya sepele, tapi perempuan akan merasa sangat dimuliakan dan dihargai ketika suami mau menggandeng erat istrinya ketika berjalan ditempat umum. Jangan sampai ketika anda (suami) berjalan istrinya masih tertinggal di parkiran.
4. Jangan Mudah Emosi
Stop jadi ngambekan, logikanya harusnya istrilah yang biasanya sering ngambek pada suami, karena seorang wanita lebih perasa dibanding pria. Jadi ketika ada persoalan, janganlah mudah melimpahkan kesalahan pada istri, terutama kaitannya dalam mendidik anak. Sebagai suami semestinya dituntut menjadi lebih dewasa dan tidak mendahulukan emosi, bersikaplah tenang (cool) dan berpikir utk mencari solusi.
5. Ucapkan terima kasih
“Terima Kasih” dua kata sederhana tapi sangat sulit diucapkan. Bener ga? seberapa sering suami mengucapkan terima kasih sudah dilayani dengan baik oleh istri? jangan pikir menjadi seorang istri itu mudah dan bahkan penghargaa berupa ‘ucapan terima kasih” saja tidak pernah anda berikan. Jangan pernah punya pikiran dengan memberikan gaji bulanan, itu berarti kewajiban anda sudah selesai sampai disitu !
6. Memilihkan baju untuknya
“mah baju itu cocok dipakai mamah” , “istriku, kamu akan makin anggun dengan jilbab warna pink itu”, perlu anda ketahui, perempuan itu sering ribet banget kalau milih baju. Tapi jika suami yang memilkihkan, percayalah maka dia akan nyaman ketika memakainya. Selain memilihkan, jangan lupa juga dibelikan
7. Tawarkan bantuan
Ketika anda melihat istri sedang kerepotan atau bekerja cukup berat mengerjakan kerjaan rumah tangga. Janganlah sungkan untuk menawarkan bantuan pada mereka. jangan sampai ketika istri anda bekerja berat justru anda asyik2 tiduran atau nonton tv. Ga laki banget deh…
8. Minta maaf
Selain terima kasih, ada kata “maaf” yang seringkali sulit diucapkan. Dalam berumah tangga, menyatukan dua pikiran insan manusia tentu sering mengalami kendala dan gesekan. Jangan pernah malu untuk meminta maaf dan saling memaafkan, karena disitulah kunci keutuhan rumah tangga dapat terjaga.Pertengkaran hebat bisa mereda jika salah satu mau sedikit mengalah dan sekedar mengucapkan “Maaf”. kalau udah minta maaf aja tetep ga dimaafkan, ya ke laut aja, bahkan Tuhan aja maha pemaaf kok
9. Ajak istri jalan
Supaya tidak suntuk sesekali ajaklah istri nonton berwisata liburan, atau makan diluar, mau lebih adem dan murah meriah ajak mereka pergi ke pengajian, yang penting ada suasana baru di luar rumah supaya para istri tak melulu dihadapkan pada urusan pekerjaan rumah tangga.
10. Rayakan Ulang Tahunnya
Hanya ingat ulang tahun istri atau ulang tahun pernikahan saja sudah membuat mereka bahagia. Apa lagi anda mau memberikan sedikit surprise dengan membelikan kue ultah atau kado kecil sederhana pada perayaan hari penting mereka. Hal semacam ini akan membuat istri tersanjung dan merasa diperhatikan oleh suami. Sudahkah suami anda merayakan ulang tahun anda ?
Mungkin anda pria sibuk, pagi berangkat kerja, pulang udah capek langsung tidur, begitu terus rutinitas yang anda jalani. Apa sih yang kita cari? apa gunanya punya gaji besar tapi tak ada kebersamaan bersama anak istri? pandai-pandailah mengatur waktu, karena memang waktu adalah uang. Namun satu yang perlu kita tahu,keutuhan dan kebahagiaan keluarga tak akan pernah bisa digantikan/dinilai dari uang.
Pertanyaannya sekarang, sudahkah suami anda / atau anda sebagai suami berlaku seperti diatas kepada ISTRI?
CelotehanMus - Seorang Istri tak selalu hanya butuh hal-hal besar yang berkaitan dengan uang atau material, namun banyak hal-hal kecil yang bisa dilakukan oleh para suami dapat membuat mereka para istri berbahagia dengan apa yang dilakukan oleh para suami mereka.
Mari kita tanyakan pada para istri, apakah benar hal-hal ini membuat mereka tersanjung dan merasa dimuliakan oleh suami?
1. Memuji Istri
Ucapkanlah dengan tulus walau hanya sekedar menyanjung dan berkata “masakanmu enak mah” atau “hari ini umi cantik sekali” walaupun ucapan seperti ini tidak setiap hari anda ucapakan, namun percayalah ini akan memotifasi mereka para istri untuk selalu menjadi yang terbaik bagi suami dan kelurga. Kalaupun masakan istri kurang enak, maka kritiklah dengan pujian, “mah masakanmu enak, tapi alangkah lebih enaknya jika besok ditambah garam, gula atau bumbu penyedap”
2. Memeluk istri
Tidak perlu malu, tak perlu gengsi, romantis bukan hanya milik pasangan muda saja. Sudah banyak penelitian yang mengungkapkan bahwa “Kekuatan Pelukan” luar biasa dahsyat bagi keutuhan dan keharmonisan keluarga. Disisi lain pelukan akan meningkatkan hormon kebahagiaan dan menekan hormon stress yang pada akhirnya membuat tubuh makin sehat. Punya istri manfaatkanlah, peluk dia, jangan cuma sekedar peluk guling tiap malam.
3. Pegang erat tangannya ketika berjalan
Kelihatannhya sepele, tapi perempuan akan merasa sangat dimuliakan dan dihargai ketika suami mau menggandeng erat istrinya ketika berjalan ditempat umum. Jangan sampai ketika anda (suami) berjalan istrinya masih tertinggal di parkiran.
4. Jangan Mudah Emosi
Stop jadi ngambekan, logikanya harusnya istrilah yang biasanya sering ngambek pada suami, karena seorang wanita lebih perasa dibanding pria. Jadi ketika ada persoalan, janganlah mudah melimpahkan kesalahan pada istri, terutama kaitannya dalam mendidik anak. Sebagai suami semestinya dituntut menjadi lebih dewasa dan tidak mendahulukan emosi, bersikaplah tenang (cool) dan berpikir utk mencari solusi.
5. Ucapkan terima kasih
“Terima Kasih” dua kata sederhana tapi sangat sulit diucapkan. Bener ga? seberapa sering suami mengucapkan terima kasih sudah dilayani dengan baik oleh istri? jangan pikir menjadi seorang istri itu mudah dan bahkan penghargaa berupa ‘ucapan terima kasih” saja tidak pernah anda berikan. Jangan pernah punya pikiran dengan memberikan gaji bulanan, itu berarti kewajiban anda sudah selesai sampai disitu !
6. Memilihkan baju untuknya
“mah baju itu cocok dipakai mamah” , “istriku, kamu akan makin anggun dengan jilbab warna pink itu”, perlu anda ketahui, perempuan itu sering ribet banget kalau milih baju. Tapi jika suami yang memilkihkan, percayalah maka dia akan nyaman ketika memakainya. Selain memilihkan, jangan lupa juga dibelikan
7. Tawarkan bantuan
Ketika anda melihat istri sedang kerepotan atau bekerja cukup berat mengerjakan kerjaan rumah tangga. Janganlah sungkan untuk menawarkan bantuan pada mereka. jangan sampai ketika istri anda bekerja berat justru anda asyik2 tiduran atau nonton tv. Ga laki banget deh…
8. Minta maaf
Selain terima kasih, ada kata “maaf” yang seringkali sulit diucapkan. Dalam berumah tangga, menyatukan dua pikiran insan manusia tentu sering mengalami kendala dan gesekan. Jangan pernah malu untuk meminta maaf dan saling memaafkan, karena disitulah kunci keutuhan rumah tangga dapat terjaga.Pertengkaran hebat bisa mereda jika salah satu mau sedikit mengalah dan sekedar mengucapkan “Maaf”. kalau udah minta maaf aja tetep ga dimaafkan, ya ke laut aja, bahkan Tuhan aja maha pemaaf kok
9. Ajak istri jalan
Supaya tidak suntuk sesekali ajaklah istri nonton berwisata liburan, atau makan diluar, mau lebih adem dan murah meriah ajak mereka pergi ke pengajian, yang penting ada suasana baru di luar rumah supaya para istri tak melulu dihadapkan pada urusan pekerjaan rumah tangga.
10. Rayakan Ulang Tahunnya
Hanya ingat ulang tahun istri atau ulang tahun pernikahan saja sudah membuat mereka bahagia. Apa lagi anda mau memberikan sedikit surprise dengan membelikan kue ultah atau kado kecil sederhana pada perayaan hari penting mereka. Hal semacam ini akan membuat istri tersanjung dan merasa diperhatikan oleh suami. Sudahkah suami anda merayakan ulang tahun anda ?
Mungkin anda pria sibuk, pagi berangkat kerja, pulang udah capek langsung tidur, begitu terus rutinitas yang anda jalani. Apa sih yang kita cari? apa gunanya punya gaji besar tapi tak ada kebersamaan bersama anak istri? pandai-pandailah mengatur waktu, karena memang waktu adalah uang. Namun satu yang perlu kita tahu,keutuhan dan kebahagiaan keluarga tak akan pernah bisa digantikan/dinilai dari uang.
Pertanyaannya sekarang, sudahkah suami anda / atau anda sebagai suami berlaku seperti diatas kepada ISTRI?
CARA MENGHILANGKAN JAMUR PADA PAKAIAN – MENGHILANGKAN NODA BINTIK HITAM KARENA JAMUR
Ada beberapa cara menghilangkan noda jamur yang patut Anda coba. Cara menghilangkan jamur pada pakaian yang kami berikan ini menggunakan bahan alami untuk memberantas jamur pada pakaian Anda dan tentunya menggunakan cara-cara tradisional yang aman bagi serat baju Anda.
Cara menghilangkan jamur pada pakaian yang pertama, Anda dapat menggunakan cuka. Cuka dipercaya mampu menghilangkan hingga 80% jamur pada pakaian Anda. Selain itu cuka juga dapat digunakan untuk menghilangkan bau apek yang ditimbulkan oleh jamur. Cara mencuci pakaian yang berjamur menggunakan cuka ialah sebagai berikut :
Cara mencuci pakaian yang terkena jamur menggunakan mesin cuci
Masukan pakaian yang berjamur tersebut kedalam mesin cuci, lalu tambahkan beberapa sendok takar deterjen serta air.Tambahkan satu sampai dua sendok makan cuka dan biarkan cuka tersebut tercampur dengan air dan deterjen.Nyalakan mesin cuci, tunggu hingga proses pencucian selesai. Lalu angkat pakaian dan kemudian keringkan dibawah sinar matahari.
Cara mencuci pakaian yang terkena jamur tanpa mesin cuci
Anda hanya perlu merendam pakaian yang berjamur tersebut kedalam air yang sudah ditambahkan dengan air cuka dan diamkan selama 60 menit.Cuci dengan deterjen untuk menghilangkan bau cuka dan jamur yang masih tertinggal, setelah itu keringkan dibawah sinar matahari. Setelah kering sempurna, jangan simpan ditempat yang lembab.
Cara menghilangkan jamur pada pakaian yang kedua ialah menggunakan borak. Borak merupakan bahan alami untuk memberantas jamur di pakaian Anda. Cara menghliangkan jamur pada pakaian menggunakan borak sangat mudah, yaitu dengan mencampurkan atau melarutkan bubuk borak ke dalam air panas. Masukan pakaian dengan noda jamur ke dalam mesin cuci, lalu tambahkan campuran air borak, dan beri deterjen secukuplnya. Kemudian nyalakan mesin cuci. Biarkan mesin cuci bekerja melaksanakan tugasnya. Setelah selesai, keringkan pakaian dibawah sinar matahari.
Cara menghilangkan jamur pada pakaian yang ketiga ialah menggunakan sitrun. Seperti yang Anda ketahui sitrun atau biasa disebut citric acid biasanya digunakan untuk memberikan rasa asam pada makanan. Sitrun dapat Anda gunakan untuk membersihkan jamur pada pakaian dengan cara melarutkannya ke dalam air panas. Jadi cara menghilangkan jamur pada pakaian ialah, siapkan ember atau wadah yang sudah diisi air panas. Lalu campurkan sitrun ke dalamnya. Setelah itu, rendam pakaian Anda yang terkena noda jamur kedalam laruan sitrun selama kurang lebih 10 menit. Jika suhu air sudah menjadi hangat, Anda dapat mengucek pakaian hingga bersih dan terbebas dari noda jamur serta bintik hitam. Setelah itu bilas dengan air bersih dan keringkan dibawah sinar matahari.
Demikian tadi beberapa cara menghilangkan jamur pada pakaian Anda. Sudah tidak bingung lagi tentang cara mencuci pakaian yang terkena noda jamur kan? Yang terpenting ialah setelah pakaian, baju, dan kain-kain Anda tersebebas dari noda jamur, sebaiknya jangan menyimpannya kembali di tempat yang dingin, lembab dan gelap karena jamur sangat menyukai tempat tedrsebut. Salah satu cara mencegah jamur bertumbuh pesat ialah dengan sering mengangin-anginkan pakaian yang sudah lama tidak Anda pakai. Sebelum menyimpan pakaian. pastikan pula pakaian sudah dalam keadaan benar-benar kering dan sebaiknya dijemur dibawah sinar matahari langsung. Semoga artikel ini bermanfaat. Selamat mencoba dan terimakasih.
Jangan Bandingkan Istrimu dengan Artis
Mengertilah Wahai Para Suami..
Wahai para suami.. Renungkanlah..
Kenapa sih artis-artis itu kok cantik-cantik?
Kenapa sih cewek-cewek bisp4k itu kok cakep-cakep?
Kenapa sih cewek yang saya lihat di luaran sana sangat menggoda?
Tapi istri saya di rumah gak bisa cantik seperti mereka?
Anda suami yang punya pikiran seperti diatas? Gampang kok caranya kalau pingin permak istri secantik dan seseksi yang kamu bayangkan itu.
Pengen tahu? Nih saya kasih rahasianya..
1. Kasih istri anda uang yang banyak
Biaya perawatan seorang model yang belum terkenal itu sebulan minimal 10 juta. Jangan tanya kalau perawatan sekelas artis. Minimal 100 juta an. Buat apa?
Halloo.... Kamu cuma tahu cakepnya doang. Biaya bikin cantik itu mahal !!!
Minuman sebangsa Glukogen buat mencerahkan muka harganya 1.5 juta cuma isi 20 sachet
Terus beli Galvanic Spa biar mulus 4.2 juta
Lalu beli Nano Spray buat melembabkan 1.5 juta
Catering Diet untuk 10 hari 1.5 juta
Biaya sewa instruktur senam pribadi plus member gym 2 juta
Bedak yang bagus itu harganya minimal 1 jutaan
Lipstik juga harganya segituan
Itu diatas belum termasuk alas bedak dan perlengkapan tempur yang lain
Vitamin E suplemen biar awet muda 2 jutaan
Belum seabreg krim-krim lain kaya skii yang sepaket bisa 9 jutaan.
Belum Fashion yang menunjang.
Pengen kelihatan cakep baju juga harus cakep dong.
Belum sepatu dan tas juga.
Tas branded tuh gak ada yang harganya 100 ribu.
Monggo.. Silahkan ditotal sendiri jumlahnya berapa duit.
Itu belum ongkos ke klinik perawatan meni pedi atau chemical peeling. Apalagi perawatan laser anti kerut perbulan.
2. Istrinya jangan sering-sering disuruh hamil
Sudah kodratnya semakin sering melahirkan body semakin subur. Kecuali wanita-wanita tertentu yang dikasih nikmat langsing selalu.
3. Jangan suruh istri momong anak
Momong anak itu lebih berat daripada mengerjakan tugas rumah kaya nyapu ngepel atau setrika. Itu sebabnya gaji baby sitter lebih mahal daripada pembantu.
Anak? Bayar baby sitter dong. Kan pingin istrinya cantik kaya artis ya harus siapin dananya dong.
4. Sediakan pembantu
Nah... itu model-model seksi dan artis-artis cantik tuh gak ada yang setrika bajunya sendiri. Apalagi setrika dan ngopeni keperluan orang serumah. Jadi jangan lupa juga untuk siapin pembantu buat istri ya.
5. Kasih istri gizi yang cukup
Jangan bikin istri kurang gizi. Gak ada tuh cerita model atau artis cuma makan tempe penyet dan sambal terasi.
6. Jangan sampai istri kepanasan bila keluar
Harus punya mobil bagus. Jangan dikasih yang Pajero (panas njobo njero) Bisa luntur makeupnya nanti.
Nah... Kewajiban istri cuma merawat diri, berdandan dan melayani suami. Pasti beberapa bulan istri anda mulai berubah. Mulai deh keluar aura cantiknya. Bahkan bisa jadi lebih cantik dari wanita-wanita diluar sana.
Pengen istri cantik tapi kok gak mau modal.. Apa kata dunia?
Laki-laki yang nggak bersyukur akan istrinya,
Sebaiknya jangan hanya menuntut istrinya biar cantik.
Tapi harus juga menyediakan sarana dan prasarana buat sang istri. Setuju?
Wahai para suami.. Renungkanlah..
Kenapa sih artis-artis itu kok cantik-cantik?
Kenapa sih cewek-cewek bisp4k itu kok cakep-cakep?
Kenapa sih cewek yang saya lihat di luaran sana sangat menggoda?
Tapi istri saya di rumah gak bisa cantik seperti mereka?
Anda suami yang punya pikiran seperti diatas? Gampang kok caranya kalau pingin permak istri secantik dan seseksi yang kamu bayangkan itu.
Pengen tahu? Nih saya kasih rahasianya..
1. Kasih istri anda uang yang banyak
Biaya perawatan seorang model yang belum terkenal itu sebulan minimal 10 juta. Jangan tanya kalau perawatan sekelas artis. Minimal 100 juta an. Buat apa?
Halloo.... Kamu cuma tahu cakepnya doang. Biaya bikin cantik itu mahal !!!
Minuman sebangsa Glukogen buat mencerahkan muka harganya 1.5 juta cuma isi 20 sachet
Terus beli Galvanic Spa biar mulus 4.2 juta
Lalu beli Nano Spray buat melembabkan 1.5 juta
Catering Diet untuk 10 hari 1.5 juta
Biaya sewa instruktur senam pribadi plus member gym 2 juta
Bedak yang bagus itu harganya minimal 1 jutaan
Lipstik juga harganya segituan
Itu diatas belum termasuk alas bedak dan perlengkapan tempur yang lain
Vitamin E suplemen biar awet muda 2 jutaan
Belum seabreg krim-krim lain kaya skii yang sepaket bisa 9 jutaan.
Belum Fashion yang menunjang.
Pengen kelihatan cakep baju juga harus cakep dong.
Belum sepatu dan tas juga.
Tas branded tuh gak ada yang harganya 100 ribu.
Monggo.. Silahkan ditotal sendiri jumlahnya berapa duit.
Itu belum ongkos ke klinik perawatan meni pedi atau chemical peeling. Apalagi perawatan laser anti kerut perbulan.
2. Istrinya jangan sering-sering disuruh hamil
Sudah kodratnya semakin sering melahirkan body semakin subur. Kecuali wanita-wanita tertentu yang dikasih nikmat langsing selalu.
3. Jangan suruh istri momong anak
Momong anak itu lebih berat daripada mengerjakan tugas rumah kaya nyapu ngepel atau setrika. Itu sebabnya gaji baby sitter lebih mahal daripada pembantu.
Anak? Bayar baby sitter dong. Kan pingin istrinya cantik kaya artis ya harus siapin dananya dong.
4. Sediakan pembantu
Nah... itu model-model seksi dan artis-artis cantik tuh gak ada yang setrika bajunya sendiri. Apalagi setrika dan ngopeni keperluan orang serumah. Jadi jangan lupa juga untuk siapin pembantu buat istri ya.
5. Kasih istri gizi yang cukup
Jangan bikin istri kurang gizi. Gak ada tuh cerita model atau artis cuma makan tempe penyet dan sambal terasi.
6. Jangan sampai istri kepanasan bila keluar
Harus punya mobil bagus. Jangan dikasih yang Pajero (panas njobo njero) Bisa luntur makeupnya nanti.
Nah... Kewajiban istri cuma merawat diri, berdandan dan melayani suami. Pasti beberapa bulan istri anda mulai berubah. Mulai deh keluar aura cantiknya. Bahkan bisa jadi lebih cantik dari wanita-wanita diluar sana.
Pengen istri cantik tapi kok gak mau modal.. Apa kata dunia?
Laki-laki yang nggak bersyukur akan istrinya,
Sebaiknya jangan hanya menuntut istrinya biar cantik.
Tapi harus juga menyediakan sarana dan prasarana buat sang istri. Setuju?
6 Cara Rasulullah Membahagiakan Istri
Posted by Atjeh Cyber » Kajian Islam » Jumat, 30 Oktober 2015
Rasulullah adalah teladan dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk dalam rumah tangga. Apa sajakah yang Rasulullah lakukan untuk membahagiakan istrinya? Mari kita simak pembahasan beberapa hadits berikut ini:
1. Rasulullah suka berbincang-bincang dengan istrinya di malam hari
Pasangan suami istri yang tidak pernah berbagi cerita, tidak pernah berkomunikasi, tentu saja akan merasakan kekeringan dalam rumah tangga.
“Adalah dahulu Nabi shallallahu alaihi wa sallam jika berkumpul bersama Aisyah Radhiallahu anhaa di malam hari maka Rasulullah berbincang-bincang dengan putri Abu Bakar Radhiallahu anhumma” (HR Bukhari)
Hadits ini menunjukkan bahwa suami yang baik adalah lelaki yang meluangkan waktunya untuk berbicara dengan istri. Berbincang seputar hal yang bermanfaat. Entah perkara dunia atau akhirat. Hadits ini juga mengisyaratkan bahwa rumah tangga yang harmonis terwujud manakala terjadi komunikasi yang baik antar anggota keluarga
Hadits ini juga menjadi dalil pengecualian atas sabda Nabi yang menyebutkan bahwa beliau tidak menyukai obrolan-obrolah yang terjadi selepas isya. Karena bercengkerama dengan istri adalah salah satu perkara yang bermanfaat. Bahkan termasuk ibadah. Sebagaimana penjabaran dari kaidah "Al Wasailu Lahaa hukmul Maqashid". Maka jika membahagiakan istri dan menjaga kelanggengan rumah tangga adalah sesuatu yang diperintahkan dalam syariat. Tentu hal-hal yang menjadi sebab terwujudnya hal tersebut juga menjadi sesuatu yang diperintahkan pula.
Baca Juga : Kumpulan Doa Yang Diajarkan Rasulullah
2. Rasulullah suka membantu pekerjaan rumah tangga
Para suami yang tiap di rumah hanya bisa mengganti channel televisi, membaca surat kabar, tertidur pulas, dan makan, cobalah membahagiakan istri dengan membantu beberapa pekerjaan rumah tangga yang bisa dilakukan.
“Aisyah binti Abu Bakar Radhiallahu anhumma pernah ditanya oleh salah seorang sahabat. "Apakah yang Nabi lakukan ketika berada di rumah bersama istri-nya?" "Dahulu Nabi biasa membantu pekerjaan rumah keluarganya". tutur Aisyah Radhiallahu anhaa” (HR Bukhari)
Suami yang baik adalah lelaki yang tidak sungkan membantu istri menggarap pekerjaan rumah tangga. Bahkan bila suami adalah seorang tokoh masyarakat atau professional yang memiliki kesibukan luar biasa di luar rumah. Mengerjakan pekerjaan rumah tangga bukanlah sesuatu yang merendahkan derajat suami
Istri akan semakin mencintai pasangannya apabila senantiasa mendapat bantuan dari suami dalam pengerjaan kewajiban-kewajibannya di rumah.
Baca Juga : Waktu Terbaik untuk Berhubungan Suami Istri dalam Ajaran Islam
3. Rasulullah menyatakan rasa cinta pada istri secara verbal
Jangan biarkan istri menebak-nebak bagaimana sebenarnya perasaan suami terhadapnya, karena sungguh itu sangat menyedihkan. Para istri akan sangat bahagia jika suami mau menyatakan cinta, sekalipun itu hanyalah kebohongan, asal tidak diketahui istri tidak mengapa.
Nabi shallallahu alaihi wa sallam pernah bertutur: "Aku diberi rizki berupa rasa cinta kepada istriku" (HR Muslim)
Hadits ini memberi anjuran untuk menyatakan cinta kepada istri. Menampakkan dan menyatakan rasa cinta kepada istri adalah di antara cara merekatkan hubungan cinta kasih antar lelaki dan wanita yang diikat dalam bingkai pernikahan
4. Rasulullah tidak pernah membenci istrinya!
Nabi shallahu alaihi wa sallam bersabda: “Janganlah seorang mukmin benci kepada seorang wanita mukminah (istrinya), jika ia membenci sebuah sikap (akhlak) istrinya maka ia akan ridho dengan sikapnya (akhlaknya) yang lain” (HR Muslim)
Berkata An-Nawawi, “Yang benar adalah Rasulullah shallallahu 'alihi wa sallam melarang, yaitu hendaknya dia tidak membencinya karena jika mendapati sikap (akhlak) yang dibencinya pada istrinya maka ia akan mendapati sikapnya yang lain yang ia ridhai. Misalnya wataknya keras namun ia wanita yang taat beribadah, atau cantik, atau menjaga diri, atau lembut kepadanya, atau (kelebihan-kelebihan) yang lainnya”
Suami yang paling sedikit mendapat taufiq dari Allah dan yang paling jauh dari kebaikan adalah seorang suami yang melupakan seluruh kebaikan-kebaikan istrinya, atau pura-pura melupakan kebaikan-kebaikan istrinya dan menjadikan kesalahan-kesalahan istrinya selalu di depan matanya.
Bahkan terkadang kesalahan istrinya yang sepele dibesar-besarkan, apalagi dibumbui dengan prasangka-prasangka buruk yang akhirnya menjadikannya berkesimpulan bahwa istrinya sama sekali tidak memiliki kebaikan
Tatkala seorang suami marah kepada istrinya maka syaitan akan datang dan menghembuskan kedalam hatinya dan membesar-besarkan kesalahan istrinya tersebut. Syaitan berkata, “Sudahlah ceraikan saja dia, masih banyak wanita yang sholehah, cantik lagi…, ayolah jangan ragu-ragu…”. Syaitan juga berkata, “Cobalah renungkan jika engkau hidup dengan wanita seperti ini…., bisa jadi di kemudian hari ia akan lebih membangkang kepadamu...”
Atau syaitan berkata, “Tidaklah istrimu itu bersalah kepadamu kecuali karena ia tidak menghormatimu…atau kurang sayang kepadamu, karena jika ia sayang kepadamu maka ia tidak akan berbuat demikian…”. Dan demikanlah bisikan demi bisikan dilancarkan syaitan kepada para suami. Yang bisikan-bisikan seperti ini bisa menjadikan suami melupakan kebaikan-kebaikan istrinya yang banyak yang telah diterimanya. Jika sang suami telah melupakan kebaikan-kebaikan yang lain yang dimiliki isrinya maka sesungguhnya ia telah menyamai sifat para wanita yang suka melupakan kebaikan-kebaikan suaminya !!!.(diambil dari tulisan ustadz Firanda Andirja di websitenya)
Baca Juga : Jika Menyukai Istri Orang Lain, Perhatikan 3 Hal Ini
5. Rasulullah tidak pernah memukul istrinya
Suami yang ringan tangan, gemar menampar dan memukul istri adalah suami yang tidak mengerti bahwa Islam meninggikan perempuan.
“Aisyah Radhiallahu anhaa pernah bertutur: Suamiku tidak pernah memukul* istrinya meskipun hanya sekali” (HR Nasa'i)
*pukulan yang menciderai atau pukulan di wajah. Adapun apabila seorang istri melakukan pembangkangan kepada suami, maka diperbolehkan memukulnya dengan pukulan yang tidak menyebabkan cedera dan tidak pula mengenai di muka. Allahu a'lam
Sesungguhnya lelaki sejati tidak akan pernah memukul istri semarah apapun yang bersangkutan kepada pasangannya. Memukul istri adalah akhlak pria durjana.
6. Rasulullah Menghibur kesedihan istri
Tidak hanya bersenang-senang dengan istri di saat gembira, Rasulullah pun peduli pada istri di kala istrinya menangis dan bersedih.
“Suatu saat Shafiyah safar bersama Rasulullah, saat itu adalah hari gilirannya. Dia ketinggalan (rombongan) karena untanya berjalan lambat,lalu menangis. Maka Rasulullah datang mengusapkan air mata dengan kedua tangannya kemudian berusaha membuat Shafiyah berhenti menangis” (HR Nasa'i)
Pelajaran yang diambil dari hadits ini adalah bahwa menghibur istri adalah kewajiban suami. Berusaha menghilangkan kesedihan dan kesusahan istri adalah sesuatu yang disyariatkan Islam. Suami yang baik tidak akan tahan dan tinggal diam manakala melihat istrinya menangis atau bersedih hati.
Demikianlah beberapa ulasan hadits mengenai cara Rasulullah membahagiakan istrinya, semoga bermanfaat untuk mewujudkan rumah tangga yang penuh cinta kasih.
Mengapa kita disuruh mendo’akan dengan do’a barakah dan tidak dengan do’a banyak anak, padahal ada beberapa anjuran untuk memperbanyak anak?
‘Engkau Menggigitnya dan Ia Menggigitmu,’ Ujar Rasulullah
Mari kita simak kisah pernikahan Uqail bin Abu Thalib dengan seorang wanita dari kalangan Bani Jasym. Seperti lazimnya upacara pernikahan, tamu- tamu berdatangan. Dan seperti lazimnya upacara pernikahan di masa sekarang, para tamu ketika itu memberi ucapan selamat sekaligus sebagai do’a.
“Semoga bahagia dan banyak anak,” kata para tamu kepada pengantin laki-laki.
Menerima ucapan selamat seperti itu, Uqail segera teringat Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam. Kemudian ia berkata, “Jangan kalian mengatakan demikian, karena sesungguhnya Rasulullah SAW telah melarang hal tersebut.”
“Kalau demikian,” kata mereka, “apakah yang harus kami katakan, wahai Abu Zaid?”
“Katakanlah oleh kalian,” jawab Uqail. “Semoga Allah membarakahi Anda sekalian dan melimpahkan barakah kepada Anda. Demikian yang diperintahkan kepada kita.”
‘Engkau Menggigitnya dan Ia Menggigitmu,’ Ujar Rasulullah
Hadits ini mengajarkan kepada kita bahwa yang paling penting untuk dicari dalam pernikahan bukan kebahagiaan. Yang paling penting justru barakah, konsep yang sangat sering terdengar tetapi tidak banyak diketahui artinya. Mendo’akan pengantin baru agar dapat mencapai pernikahan yang bahagia dan sekaligus banyak anak dilarang (makruh). Sebaliknya, sunnah bagi kita mendo’akan saudara kita yang menikah dengan do’a barakah. Mudah-mudahan pernikahan itu barakah bagi pengantinnya dan barakah atas pengantin-nya, yakni barakah pernikahan tersebut juga terasakan oleh orang-orang di sekelilingnya.
Kalau begitu, apakah “bahagia dan banyak anak” merupakan kata yang tabu dalam pernikahan yang Islami? Bukan begitu. Melalui lisan suci Rasulullah SAW Islam justru mengingatkan kita agar tidak melupakan kriteria memilih istri agar dapat memperoleh kesenangan dan banyak anak.
“Kawinilah wanita yang subur rahimnya (waluud) dan pencinta,” sabda RasulullahSAW sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud, An-Nasa’i dan Al- Hakim. “Sebab aku kelak berbanyak-banyak kepada umat-umat lain de-ngan kalian.”
Rasulullah SAW juga pernah menganjurkan, “Pilihlah yang masih gadis karena ia lebih manis mulutnya, lebih dalam kasih-sayangnya, lebih terbuka, dan lebih menginginkan kemudahan.”
Yang dimaksud dengan “mulut manis” adalah ucapannya, kata Abdul Hamid Kisyik. Adapun yang dimaksud dengan “lebih dalam kasih-sayangnya” adalah banyak melahir-kan anak, terbuka, dan polos.
Ketika seorang sahabat memberi tahu Rasulullah bahwa ia baru saja menikah dengan seorang janda,
Rasulullah SAW mengatakan, “Mengapa tidak gadis yang ia dapat bermain denganmu, dan engkau dapat bermain dengannya, engkau menggigitnya dan ia menggigitmu?” (HR An-Nasa’i, shahih).
Sebagian sahabat Nabi memberi keterangan, Tetaplah kalian mengawini gadis-gadis, sebab mereka lebih manis mulutnya, lebih rapat rahimnya, lebih hangat vaginanya, lebih sedikit tipuannya, dan lebih rela dengan nafkah yang sedikit.
Keterangan sahabat ini senada dengan hadis Nabi yang mengingatkan:
“Kawinilah oleh kalian perawan, sebab perawan itu lebih segar mulutnya, lebih subur rahimnya, lebih hangat vagina-nya, dan lebih rela dengan nafkah yang sedikit,” (HR. Abu Na’im melalui Ibnu Umar r.a.. Periksa Mukhtarul Ahaadits).
Yang dimaksud dengan lebih rapat rahimya (antaqu ar-haman) adalah banyak melahirkan. Umar bin Khaththab menganjurkan, “Perbanyaklah anak karena kalian tidak tahu dari anak yang mana kalian mendapatkan rezeki.”
Anak yang barakah adalah rezeki akhirat sekaligus rezeki dunia. Kita tidak tahu anak yang mana yang paling besar membawa rezeki, sehingga bisa mengangkat kita kepada kebahagiaan akhirat.
Masih ada hadis-hadis mengenai kesenangan-kesenangan yang bisa diperoleh ketika menikah dan perlu dipertimbangkan ketika akan melangkah ke sana. Allah Swt. juga telah berfirman, Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepa-danya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir. (QS. Ar-Ruum [30]: 21).
Tetapi ada yang unik. Kita dilarang mendo’akan orang yang menikah agar mendapat kebahagiaan dan banyak anak dalam pernikahannya. Kita diminta untuk mendo’akan me-reka semoga Allah membarakahi pengantin itu dan melim-pahkan barakah bagi mereka. Yang pertama, mendo’akan agar mereka menjadi suami istri yang penuh barakah, sehingga sekelilingnya ikut terkena barakahnya. Yang kedua, mendo’a-kan agar mereka mendapatkan barakah. Wallahu A’lam bisha-wab.
Mengapa kita disuruh mendo’akan dengan do’a barakah dan tidak dengan do’a banyak anak, padahal ada beberapa anjuran untuk memperbanyak anak? Sekali lagi, Allahu A’lam bishawab.
Apakah Sama, Antara Uang Belanja dan Uang Nafkah?
Awalnya saya sulit untuk membedakan makna kata membelanjai istri dan menafkahi istri, karena bagi saya kedua kata itu sama maknanya, hanya beda pilihan kata dan keluasan maknanya saja. Bagi saya, membelanjai istri dan menafkahi istri sama-sama bermakna memberikan sejumlah uang kepada istri untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga secara periodik, sedangkan yang sedikit membedakan bahwa menafkahi itu tidak harus uang tetapi bisa bersifat non materi. Artinya jika kita telah memberikan uang belanja kepada istri kita berarti kita telah memberikan nafkah lahir (materi), itu pemahaman awal saya, mungkin juga pemahaman hampir seluruh para suami.
Tetapi, saya mulai bisa membedakan antara uang belanja dan uang nafkah saat saya melihat anggaran belanja rumah tangga seorang teman. Dari sekian item anggaran yang yang diberikan ke saya, ada satu item anggaran yang menarik bagi saya. Menarik karena hanya item itu yang satu-satunya berbeda dengan item-item dalam anggaran rumah tangga saya dan anggaran rumah tangga pada umumnya, yaitu item “nafkah istri”. Apa bedanya pikir saya saat itu, ternyata menurut temen saya bahwa nafkah istri berarti suami memberikan sebagian hartanya kepada istri untuk dikelola dan digunakan untuk kepentingan pribadi istrinya, sedangkan belanja istri adalah memberikan harta (uang) untuk kebutuhan hidup suami, istri, anak-anak, dan anggota keluarga lainnya.
Saya mencoba untuk memahami apa yang disampaikan temen saya itu. Akhirnya saya temukan kunci jawaban untuk membedakan antara uang belanja dan uang nafkah, yaitu kemuliaan wanita. Antara uang belanja dan uang nafkah muncul dua kewajiban berbeda yang harus dilaksanakan seorang suami. Uang belanja adalah kewajiban suami sebagai kepala keluarga untuk mencukupi kebutuhan hidup istri dan anak-anaknya dengan layak, sedangkan uang nafkah adalah kewajiban suami sebagai seorang lelaki yang qowam untuk menjaga kemuliaan seorang wanita yang menjadi istrinya.
Dalam uang nafkah itu terkandung kemuliaan wanita dari seorang istri. Uang nafkah menjadikan istri bukan seorang “pengemis” di hadapan suaminya jika istri ingin memenuhi hajat pribadinya. Uang nafkah adalah hak yang harus diterima seorang istri, dan istri memiliki hak penuh untuk mengelola dan menggunakan untuk kepentingan pribadinya. Sehingga istri bisa memenuhi kebutuhan pribadinya dengan tetap terjaga kemulian dan kehormatannya tanpa harus “mengemis” di hadapan suami atau harus bekerja keras di luar rumah.
Jadi menurut saya, jika suami hanya memberikan uang belanja bulanan saja maka kewajibannya sebagai suami belum lengkap bahkan cenderung tidak menghargai istrinya, karena memberi uang belanja tanpa uang nafkah seakan menjadikan istri sebagai pembantu rumah tangga kita saja. Oleh karena itu meskipun istri kita bekerja, uang belanja dan uang nafkah tetap harus kita berikan kepada istri kita walaupun sedikit, karena keduanya merupakan hak istri dan kewajiban bagi suami. Jika sekarang para suami hanya masih memberikan uang belanja saja maka harus dilengkapi kewajibannya sebagai seorang suami yang qowam dengan memberikan uang nafkah walaupun sedikit dan meskipun istri kita bekerja. Karena dalam uang nafkah itu ada kemulian seorang wanita yang menjadi istri kita, dan ada ke-qowaman kita sebagai seorang suami dan laki-laki. [Akhwatmuslimah.com]
Empat Perawatan Kecantikan Terlarang Bagi Muslimah
Memiliki wajah yang cantik adalah impian bagi setiap wanita. Tidak heran, jika mereka memberikan perhatian lebih terhadap penampilan, kesehatan dan kecantikannya. upaya mempercantik diri dilakukan dengan perawatan dari ujung kaki sampai ke ujung rambut.
Biasanya untuk mendapatkan hasil yang maksimal, wanita akan menyerahkan urusan tersebut dengan datang ke salon kecantikan. Di sana mereka bisa memilih apa saja perawatan yang bisa membuat penampilan semakin menarik. Namun diantara beberapa jenis perawatan yang ditawarkan, kaum wanita khususnya muslim harus tahu, bahwa beberapa jenis perawatan terlarang dilakukan.

Akan tetapi beberapa diantara perawatan yang terlarang tersebut, kini justru menjadi trend yang biasa dilakukan. Padahal, tindakan ini termasuk tidak mensyukuri nikmat Allah yang berujung pada ancaman hukuman yang amat pedih. Apa saja? Berikut rangkuman empat perawatan kecantikan terlarang bagi muslimah .
1. Mencabut Bulu Alis
Saat ini memakai alis adalah salah satu hal wajib yang harus dilakukan oleh seorang wanita demi menambah kecantikan. Untuk mendapatkan alis yang bagus, tidak jarang wanita justru membentuk bulu alisnya dengan cara mencabut, menggunting atau mencukurnya. Padahal sebenarnya, di dalam Islam perbuatan yang demikian adalah suatu hal yang diharamkan.
"Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, Dan Dia mengampuni dosa yang lain dari syirik itu bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah, maka sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya. Yang mereka sembah selain Allah itu, tidak lain hanyalah berhala, dan (dengan menyembah berhala itu) mereka tidak lain hanyalah menyembah syaitan yang durhaka, yang dila'nati Allah dan syaitan itu mengatakan:"Saya benar-benar akan mengambil dari hamba-hamba Engkau bahagian yang sudah ditentukan (untuk saya), dan aku benar-benar akan menyesatkan mereka, dan akan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka dan akan menyuruh mereka (memotong telinga-telinga binatang ternak), lalu mereka benar-benar memotongnya, dan akan aku suruh mereka (merobah ciptaan Allah), lalu benar-benar mereka merobahnya". Barangsiapa yang menjadikan syaitan menjadi pelindung selain Allah, maka sesungguhnya ia menderita kerugian yang nyata." (QS. 4:116-119)
2. Merenggangkan Atau Meruncingkan Gigi Demi Kecantikan
Banyak hal yang dilakukan wanita untuk dapat terlihat cantik. Salah satunya adalah dengan mengikuti tren masa kini yaitu merenggangkan atau meruncingkan gigi. Pada dasarnya perbuatan tersebut diharamkan dalam Islam jika bertujuan demi kecantikan. Namun lain halnya apabila untuk tujuan terapi dan pengobatan. Misalnya, seorang wanita yang mempunyai gigi menonjol yang mengganggu aktivitasnya untuk makan, maka diperbolehkan untuk mencabutnya. Akan tetapi, jika perawatan ini dilakukan hanya untuk bergaya maka terdapat ancaman bagi orang yang melakukannya.
Dalam Shohih Sunan An-Nasa’I dari hadits Abdullah bin Mas’ud berkata: “Rasulullah melaknat orang-orang yang memasang tato, menajamkan giginya, mencabut alis matanya, dan yang mengubah ciptaan Allah.” (HR. An-Nasa’I 5253, dan dishohihkan oleh Syaikh al-Albani dalam shohih Sunan An-Nasa’i).
3. Menyambung Rambut
Perawatan kecantikan berikutnya yang dilarang oleh Allah SWT adalah menyambung rambut. Banyak wanita yang mungkin belum mengetahui bahwa menyambung rambut, baik dengan rambut manusia atau selainnya adalah haram. Tidak hanya menyambung rambut saja, memakai wig dan konde juga memiliki hukum yang sama.
Hal ini ditegaskan oleh Al-Allamah Asy-Syaukani rahimahullah berikut ini: “Menyambung rambut adalah haram, karena laknat tidaklah terjadi untuk perkara yang tidak diharamkan.” (Imam Asy-Syaukani, Nailul Authar, 6/191)
Bahkan menurut Al-Qadhi ‘Iyadh, menyambung rambut itu adalah maksiat dan dosa yang besar, lantaran adanya laknat bagi yang melakukannya. Tidak hanya orang yang menyambung rambut saja yang akan mendapatkan dosa. Akan tetapi, semua orang yang terlibat akan mendapatkan dosa yang serupa. Jadi, jangan sekali-kali menyambung rambut baik dengan rambut manusia ataupun yang berbahan plastik sekalipun.
4. Mentato Tubuh
Perawatan kecantikan terakhir yang dilarang dalam Islam adalah mentato tubuh. Banyak wanita yang ingin menunjukkan cinta kepada kekasihnya dengan membuat tato gambar orang tersebut di bagian tubuhnya. Namun, seperti halnya hukum mentato tubuh sama halnya dengan menyambung rambut. Baik bagi yang bertato ataupun orang yang membuatnya adalah sama haram serta termasuk maksiat kepada Allah SWT.
keduanya di-athafkan (dikaitkan) dalam satu hadits sebagaimana riwayat Ibnu Umar radliyallah 'anhuma.Dari Ibnu Umar radliyallah 'anhu, katanya bahwa Rasulullahshallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
“Allah melaknat wanita penyambung rambut dan yang disambung rambutnya, dan wanita pembuat tato dan yang bertato.” (HR. Bukhari, Muslim, dan Tirmidzi).
Hukum bertato atau bagi pembuatnya adalah sama haram dan termasuk maksiat kepada Allah Ta’ala. Imam Ibnu Baththal memberikan syarah terhadap hadits ini:
“Karena keduanya saling tolong menolong dalam merubah ciptaan Allah, dan hadits ini merupakan dalil bahwa siapa saja yang menolong perbuatan maksiat, maka dia ikut serta dalam dosanya.” (Imam Ibnu Baththal, Syarh Shahih Bukhari, 9/174).
Itulah empat perawatan kecantikan yang dilarang dalam Islam. Menjadi muslimah yang cantik memang diperolehkan, akan tetapi harus memperhatikan aturan yang terdapat dalam Islam, tidak boleh menyalahi syariat dan hanya boleh ditujukan untuk suami saja.
Pertimbangkan 5 Hal Berikut Sebelum Setuju Menikahinya
Feed - Berdampingan seumur hidup bukanlah perkara kecil. Anda akan melihat dia dalam kondisi terbaik dan terburuk. Begitupun sebaliknya, Anda tidak akan selalu nampak cantik dan bugar di hadapannya. Malah mayoritas orang yang sudah menikah akan malas berdandan kala berada di rumah.
Dengan demikian pikirkan dengan matang dan logis mengenai calon yang akan Anda pilih jadi pendamping hidup. Paling tidak pertimbangkan lima hal berikut sebelum Anda setuju mengikat janji sehidup-semati dengannya.
1. Kondisi keuangan
Uang memang tidak bisa membeli semua, tapi semuanya butuh uang. Camkan dengan baik ungkapan tersebut karena menikah itu memang mengharuskan kedua pihak untuk memiliki kondisi keuangan yang stabil. Pastikan Anda berdua tidak terbelenggu utang yang menumpuk. Uang juga akan jadi penentu besarnya belanja keluarga serta jadi salah satu syarat mutlak ketika kalian berdua ingin punya anak.
2. Karir dan pendidikan
Pasangan yang baik akan saling mendukung di dua bidang ini. Apabila Anda berdua mengerti akan kebutuhan satu sama lain dalam karir dan pendidikan maka kalian akan jadi suporter yang baik. Malah kalian akan belajar, berkembang, dan mendukung untuk meraih cita-cita yang diidamkan.
3. Kejujuran
Ya, Anda pasti punya rahasia kelam di masa lampau. Namun, akan datang satu titik di mana Anda harus menyamai level kejujuran satu sama lain dengan membeberkan rahasia tersebut. Lihatlah contoh pernikahan yang ambruk karena minimnya rasa jujur. Patuhi komitmen yang sudah Anda sanggupi dengan kejujuran yang murni.
4. Cinta kasih
Jika tubuh Anda menggemuk setelah melahirkan, dia akan jadi seseorang yang selalu bilang,"Kamu tetap cantik." Apabila Anda kehilangan orang yang disayang, dia menyediakan waktu dan tenaga untuk menghibur Anda. Intinya, Anda butuh seseorang yang mencintai Anda dengan penuh kasih, apapun kondisi Anda saat itu.
5. Komunikasi
Agar bisa mempertahankan hubungan yang langgeng, Anda berdua harus berada di level komunikasi yang sama. Tapi ingat, tidak usah menyamai level tersebut dengan pasangan lain karena setiap pasangan memiliki levelnya sendiri. Pastikan saja komunikasi Anda dan dia lancar.
penghematan cerdas yang biisa dilakukan dalam merencanakan pesta pernikahan
Feed - Pesta pernikahan yang indah adalah yang paling diinginkan semua para calon pengantin. Keduanya menginginkan sebuah pernikahan nan berkesan kala diceritakan untuk anak-cucu kelak.
Akan tetapi kendala dalam adat pernikahan di Indonesia adalah harganya yang cukup menguras tabungan. Ini bisa diakali dengan melakukan beberapa penghematan cerdas, seperti yang disarankan dalam acara Bride's Day Out yang digelar di Mal Grand Indonesia, Jakarta Pusat, yang digelar pada 9 - 11 Oktober 2015.

1. Jangan ragu untuk meminta bantuan keluarga dan sahabat untuk mengatur resepsi pernikahan Anda.
2. Hindari menyewa tempat di mana banyak orang yang menggelar resepsi pernikahan di tempat tersebut.
3. Berkreasilah dengan membuat desain undangan sendiri.
4. Menyewa kebaya/gaun dengan harga yang miring namun tetap terlihat elegan.
5. Makanan tak perlu dari catering ternama asalkan makanan tetap dengan rasa lezat.
6. Hindari honeymoon saat peak season.

Sedangkan jika memang Anda dan keluarga tidak bisa merangkai acara pernikahan, selalu ada bantuan dalam bantuan dalam wujudWedding Organizer (WO). Hanya saja hal ini akan memakan tambahan biaya lagi. Tinggal Anda yang cerdas dan bijak dalam menentukan pengeluaran di hari bahagia itu.
Akan tetapi kendala dalam adat pernikahan di Indonesia adalah harganya yang cukup menguras tabungan. Ini bisa diakali dengan melakukan beberapa penghematan cerdas, seperti yang disarankan dalam acara Bride's Day Out yang digelar di Mal Grand Indonesia, Jakarta Pusat, yang digelar pada 9 - 11 Oktober 2015.

1. Jangan ragu untuk meminta bantuan keluarga dan sahabat untuk mengatur resepsi pernikahan Anda.
2. Hindari menyewa tempat di mana banyak orang yang menggelar resepsi pernikahan di tempat tersebut.
3. Berkreasilah dengan membuat desain undangan sendiri.
4. Menyewa kebaya/gaun dengan harga yang miring namun tetap terlihat elegan.
5. Makanan tak perlu dari catering ternama asalkan makanan tetap dengan rasa lezat.
6. Hindari honeymoon saat peak season.

Sedangkan jika memang Anda dan keluarga tidak bisa merangkai acara pernikahan, selalu ada bantuan dalam bantuan dalam wujudWedding Organizer (WO). Hanya saja hal ini akan memakan tambahan biaya lagi. Tinggal Anda yang cerdas dan bijak dalam menentukan pengeluaran di hari bahagia itu.
5 reasons why it's important to put your spouse before your parents
Keeping your spouse at the top of your list, above your parents, is vital to the success of your marriage. That does not mean you don’t love and honor your parents. It just means your spouse comes first.
Gary and Joy Lundberg
135,605 views | 1,774 shares
Editor's Note: Written in response to their highly controversial article (read by over 3 million people), 10 ways you are being unfaithful to your spouse - and you don't even know it.
Devotion to your spouse is vital to the success of any marriage. In the Bible the apostle Paul was teaching the people about marriage and the duties of husbands and wives when he said, "For this cause shall a man leave his father and mother, and shall be joined unto his wife, and they two shall be one flesh... . Nevertheless let every one of you in particular so love his wife even as himself; and the wife see that she reverence her husband (Ephesians 5:31-33)."
In order for marriage to flourish both husband and wife need to leave their parents and start a new home together. From that moment they need to be number one in each other's life. That doesn't mean they don't love and care about their parents. It simply means that the top priority has now changed from parents to spouse.
Here are a few reasons why this is so important
1. It shows honor and respect for your spouse
When your husband or wife knows he or she comes before your parents, it creates a deeper marital bond. If a wife continually runs to her parents for counsel instead of first talking with her husband, it can create a feeling of distrust. The same with a husband. When you talk together as a couple about your problems and seek answers in a united way, it strengthens your marriage. Parents can be consulted, but it's best done with both of you present, not going behind each other's back. That doesn't mean there won't be times when one-on-one time with a parent is needed. It just means that running to a parent is not your first or usual response.
2. It shows your spouse and your parents that your marriage is solid
If one or the other keeps running home to Mom or Dad, complaining about his or her spouse, it can be damaging to your marriage. A mother of a young married daughter told about how her daughter was continually telling them bad things about her husband — nothing big, just annoying things like he doesn't pick up his clothes, he watches too much TV, or a myriad of other nit-picky traits. When this happens the parents can't help but feel like you married a loser, even though there are wonderful things about him that you love. If they have a skewed view of your mate due to your continual barrage of negatives, they may not give you proper counsel, even may encourage you to leave him. Unless there's abuse, that would be disastrous. When you put your spouse first, your parents and your spouse will recognize how important your marriage is to you.
3. It creates a stronger intimacy with your spouse
When your focus is on your mate then each other's needs can be met. There is a bond of devotion where deep sharing of thoughts and experiences kindle a love that can be experienced no other way. This kind of intimacy opens the door to a more romantic relationship. If you don't feel like you're number one, genuine intimacy is hard to achieve. Allowing your parents to have that number one spot can put a damper on your relationship. A woman told us about how her mother-in-law called her son every night at bedtime. She said, "Just when we finally have some alone time after the kids are in bed the phone rings, and it's her. The other night we were snuggling on the couch enjoying each other when it rang. We knew who it was. My husband always feels obligated to take the call. It's taking a toll on the intimate side of our marriage." This couple solved the problem by the husband telling his mother this was not a good time to call. They then set a time that worked better for all concerned. Most parents want their kids to have a happy marriage and will respond to such requests. Taking this action helped his wife realize how important she was to him. Setting boundaries with parents in a kind and loving way is important. Keeping close to parents matters, and it can be done without jeopardizing your marriage.
4. When things get tough you can count on each other
When you've kept each other at the top of the list, there will be no question about loyalty to and from your spouse. A couple told of a time the husband lost his business. He said, "My wife was by my side the whole time, cheering me on, right up to the bitter end when the business collapsed. I knew that even if my parents or others criticized me for taking this risk, she would stick up for me." No one chooses to fail, but if it happens it is comforting to know your spouse is right there to buoy you up. That goes for other kinds of challenges, as well. When you have kept each other as a priority, you'll be there for each other through the hard times. Your spouse is your greatest support system. Parental love and support is nice to have, but in the end it is your spouse who is by your side daily.
5. When your parents reach the end of their lives, having your spouse by your side will be very comforting.
Keeping the relationship strong with your mate can make all heartaches a little more bearable, particularly this one. If you have been respectful and loving to your parents, all the while keeping your mate as your priority, your memories will be sweeter and your marriage will be stronger.
A caution
In all of this, don't push your parents away. Include them in ways that work for you and your spouse. A loving relationship with parents can be very helpful in keeping your family strong. You and your spouse can build that relationship while keeping each other as your main priority.
Kekuatan Cium Tangan Suami dan Cium Kening istrig
Buat Suami Istri BACA Ini! INILAH Rahasia
THURSDAY, OCTOBER 15, 2015 SUAMI ISTRI
Sahabat Wanita.... Kenapa lelaki musti mencium kening istri dan lalu…. istri musti mencium tangan suaminya?
Sedikit penjelasan ini akan membuat kehidupan rumah tangga kita semakin harmonis dalam dekapan keimanan nan ketaatan
Sebagai insan beriman, tentu apa yang kita lakukan adalah untuk menyemai iman dalam rumah tangga dan memelihara benih-benih cinta antara kita dan pasangan kita. Dan semua itu didasari pada nash-nash yang sahih demi meneladani sunnah-sunnah dari rasulullaah ﷺ meraih amal shalih mereguk keberkahan. Beliau pernah berpesan bahwa sebaik-baik kamu adalah yang paling lembut kepada istrimu.
Pesan yang mendalam lainnya tentang pola ketaatan seorang istri kepada suami adalah “sekiranya aku” kata rasulullaah ﷺ penuh kasih sayang “(boleh) menyuruh manusia menyembah manusia niscaya aku akan menyuruh (para) istri menyembah suaminya”. Ucapan beliau shahih diriwayatkan oleh Abu Daud.
Nah, terlepas dari itu semua sejatinya apa yang diberikan kepada pasangan kita adalah ungkapan-ungkapan terbaik. Walau kadang kurang tepat sehingga menimbulkan percikan rajuk, cemburu, tetes airmata. Tapi yakinlah pada saat itu pasangan kita sedang berlaku yang terbaik untuk kita.
Tak hanya melalui lisan, namun menerjemahkan simbol kasih sayangnya dengan sentuhan, dekapan, cecumbu, ciuman, pandangan, bahkan hanya sekedar senyuman. Dari sisi psikologis seorang suami dan istri tentu aktifitas-aktifitas ini sangatlah penting.
Mencium pasangan. Selain memang sunnah karena nabi pernah melakukannya menurut ummul mukmin Aisyah, bagi kami para suami… mencium kening istri adalah cara mendapatkan semangat & ketenangan.
Ia juga bermakna tanda ketundukkan suami kepada rabbNya karena ia telah mengambil sumpah atas namaNya untuk menghalalkan istri dan siap membimbing dalam bingkai ketaatan. Mungkin, mencium kening adalah bentuk ungkapan kasih sayang kami yang tak terwakilkan oleh kata-kata. *soo sweet
Nah untuk para istri, mencium punggung tangan suami adalah cara ia mendapatkan kekuatan.Tak berlebihan bahwa ini pun adalah bentuk sikap tunduk dengan penuh keridhaan menjemput ridhaNya dalam bingkai sakinah (ketenangan) mawaddah (cinta yang membuncah) warahmah (kasih sayang).
Mengecup kening istri atau mencium tangan suami, hakikatnya adalah sebuah simbol dari satu hal paling mahal dalam hubungan suami isteri, yaitu “saling percaya”. Suami mempercayakan kepada istri untuk menjadi madrasatul ula bagi putra putrinya kelak.
Dan Istri mempercayakan amanah bimbingan kepada sang nahkoda agar bahtera rumah tangganya selamat berlayar hingga ke jannah. Hendaknya masing-masing kita memaksimalkan kepercayaan dan amanah tersebut dengan sebaik-baik menyiapkan serta menempuhnya.
Akhirnya.. dalam berumah tangga, kita belajar menjaga. Menjaga hati, menjaga lisan, menjaga mata, menjaga keluarga untuk kita jauhkan sejauh-jauhnya dari api neraka. kuu anfusakum wa ahlikum naara.. dan mendekat-dekat kan sedekat-dekatnya kepada Arsyil Rahmaan (Arsy nya Yang Maha Pengasih).
Bagi para pasangan suami istri, yang belum pernah melaksanakan yuk coba praktikkan. Yang sebelumnya sudah dikerjakan tapi no heart feeling, plis ya coba maknai kedalaman hikmah dan siratan pesan-pesan di balik cium kening dan cium tangan ini.
Kami yakin akan ada perbedaan dzauq (daya rasa) yang diinspirasikan oleh Yaa Rahmaan kepada qalbu kita. Degub qalb(jantung) hati akan menjadi bukti. Dan yakinlah ini adalah salah satu nikmat terbesar bagi orang beriman… yakni istri(pasangan) yang mukmin yang membantunya dalam (ketaatan) beriman. Selamat mencoba!
Bagi yang belum punya pasangan halal? nikaah duluuu yaa… Ayo yang sudah nikah, silahkan disebarkan ke temannya yang lain....
Sumber : 8intisari.blogspot.co.id
THURSDAY, OCTOBER 15, 2015 SUAMI ISTRI
Sahabat Wanita.... Kenapa lelaki musti mencium kening istri dan lalu…. istri musti mencium tangan suaminya?
Sedikit penjelasan ini akan membuat kehidupan rumah tangga kita semakin harmonis dalam dekapan keimanan nan ketaatan
Sebagai insan beriman, tentu apa yang kita lakukan adalah untuk menyemai iman dalam rumah tangga dan memelihara benih-benih cinta antara kita dan pasangan kita. Dan semua itu didasari pada nash-nash yang sahih demi meneladani sunnah-sunnah dari rasulullaah ﷺ meraih amal shalih mereguk keberkahan. Beliau pernah berpesan bahwa sebaik-baik kamu adalah yang paling lembut kepada istrimu.
Pesan yang mendalam lainnya tentang pola ketaatan seorang istri kepada suami adalah “sekiranya aku” kata rasulullaah ﷺ penuh kasih sayang “(boleh) menyuruh manusia menyembah manusia niscaya aku akan menyuruh (para) istri menyembah suaminya”. Ucapan beliau shahih diriwayatkan oleh Abu Daud.
Nah, terlepas dari itu semua sejatinya apa yang diberikan kepada pasangan kita adalah ungkapan-ungkapan terbaik. Walau kadang kurang tepat sehingga menimbulkan percikan rajuk, cemburu, tetes airmata. Tapi yakinlah pada saat itu pasangan kita sedang berlaku yang terbaik untuk kita.
Tak hanya melalui lisan, namun menerjemahkan simbol kasih sayangnya dengan sentuhan, dekapan, cecumbu, ciuman, pandangan, bahkan hanya sekedar senyuman. Dari sisi psikologis seorang suami dan istri tentu aktifitas-aktifitas ini sangatlah penting.
Mencium pasangan. Selain memang sunnah karena nabi pernah melakukannya menurut ummul mukmin Aisyah, bagi kami para suami… mencium kening istri adalah cara mendapatkan semangat & ketenangan.
Ia juga bermakna tanda ketundukkan suami kepada rabbNya karena ia telah mengambil sumpah atas namaNya untuk menghalalkan istri dan siap membimbing dalam bingkai ketaatan. Mungkin, mencium kening adalah bentuk ungkapan kasih sayang kami yang tak terwakilkan oleh kata-kata. *soo sweet
Nah untuk para istri, mencium punggung tangan suami adalah cara ia mendapatkan kekuatan.Tak berlebihan bahwa ini pun adalah bentuk sikap tunduk dengan penuh keridhaan menjemput ridhaNya dalam bingkai sakinah (ketenangan) mawaddah (cinta yang membuncah) warahmah (kasih sayang).
Mengecup kening istri atau mencium tangan suami, hakikatnya adalah sebuah simbol dari satu hal paling mahal dalam hubungan suami isteri, yaitu “saling percaya”. Suami mempercayakan kepada istri untuk menjadi madrasatul ula bagi putra putrinya kelak.
Dan Istri mempercayakan amanah bimbingan kepada sang nahkoda agar bahtera rumah tangganya selamat berlayar hingga ke jannah. Hendaknya masing-masing kita memaksimalkan kepercayaan dan amanah tersebut dengan sebaik-baik menyiapkan serta menempuhnya.
Akhirnya.. dalam berumah tangga, kita belajar menjaga. Menjaga hati, menjaga lisan, menjaga mata, menjaga keluarga untuk kita jauhkan sejauh-jauhnya dari api neraka. kuu anfusakum wa ahlikum naara.. dan mendekat-dekat kan sedekat-dekatnya kepada Arsyil Rahmaan (Arsy nya Yang Maha Pengasih).
Bagi para pasangan suami istri, yang belum pernah melaksanakan yuk coba praktikkan. Yang sebelumnya sudah dikerjakan tapi no heart feeling, plis ya coba maknai kedalaman hikmah dan siratan pesan-pesan di balik cium kening dan cium tangan ini.
Kami yakin akan ada perbedaan dzauq (daya rasa) yang diinspirasikan oleh Yaa Rahmaan kepada qalbu kita. Degub qalb(jantung) hati akan menjadi bukti. Dan yakinlah ini adalah salah satu nikmat terbesar bagi orang beriman… yakni istri(pasangan) yang mukmin yang membantunya dalam (ketaatan) beriman. Selamat mencoba!
Bagi yang belum punya pasangan halal? nikaah duluuu yaa… Ayo yang sudah nikah, silahkan disebarkan ke temannya yang lain....
Sumber : 8intisari.blogspot.co.id
sikap dan sifat yang disukai seorang istri dari suaminya:
Terkadang kita ingin tahu juga, apa yang membuat istri kita senang dalam kehidupan berumah-tangga. Berikut ini adalah satu versi rangkaian sikap dan sifat yang disukai seorang istri dari suaminya:
1. Penuh Pengertian
Seorang istri senang diperhatikan dan didengarkan. Ia senang suaminya memahami dan mengerti dirinya. Dalam suka dan dukanya. Dalam ceria dan sedihnya. Ia senang suami mengetahui perasaannya. Ia misalnya
senang diberitahu pakaiannya yang mana yang paling disukai suaminya. Atau masakannya yang mana yang paling lezat bagi suaminya. Karenanya obrolan-obrolan ringan dan lembut amat dinanti-nanti seorang istri. Setiap kata yang keluar dari lidah dan bibirnya adalah pesan cinta yang ingin ia sampaikan. Dan ia ingin tahu bagaimana suaminya menanggapi pesan cintanya itu.Tangisan seorang istri itu memiliki sekian banyak makna, bisa karena sedih, bisa karena marah, bisa karena terharu dan bahagia. Ia senang jika suaminya bersabar untuk mengenal setiap jenis air mata yang metetes dari matanya.Pengertian ini menjadi inti dan landasan segala sikap menyenangkan yang mungkin dilakukan seorang suami terhadap istrinya.
2. Setia
Kesetiaan adalah syarat utama cinta sejati. Seorang istri ingin cinta suami itu hanya untuknya. Karenanya kecemburuan adalah bagian dari cinta. Sapaan sayang di tengah kesibukan, walaupun hanya satu dua menit kata-kata yang disampaikan lewat telepon, walaupun hanya satu dua kalimat SMS, akan menjadi pengokoh kepercayaan. Hadiah yang diberikan: martabak kesukaannya, seikat bunga, atau sebuah jam tangan yang manis akan menguatkan cinta. Dan mengingat hari ulang tahun serta hari pernikahan akan menjadi bukti kesetiaan suami yang disukai seorang istri.Tapi seorang istri yang baik akan mengatakan, “Jangan karena takut kepadaku, kakanda bersikap setia. Karena Allah Maha Melihat. Itu yang mesti menjadi landasan kesetiaan.”
3. Sabar dan Pemaaf
Seorang istri akan amat bersyukur jika suaminya mau menerima dirinya apa adanya. Suaminya mampu memaafkan dan bersabar atas kekurangan yang ada pada dirinya. Ia butuh waktu untuk membina dirinya. Ia bahkan butuh waktu untuk memahami dirinya sendiri, ketika satu ketika ia tidak menjadi dirinya sendiri.Seorang istri perlu mendapatkan nasihat, akan tetapi itu dilakukan dengan penuh kesabaran dan kasih sayang.
Ini seperti pesan Ilahi: “Kemudian keadaan orang beriman itu adalah saling menasihati dalam kesabaran dan dalam kasih sayang.” (QS. al-Balad); “Dan jika kalian memaafkan, tidak memarahi, dan mengampuni mereka, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang.” (QS. at-Taghabun)
4. Teguh Hati dan Bersemangat
Seorang istri senang melihat suaminya senantiasa berteguh hati dan bersemangat dalam menyelesaikan berbagai tugas dan amanah. Ia senang suaminya dapat senantiasa prima menunaikan tugas-tugas di luar rumah dan sekaligus membantu menyelesaikan permasalahan di rumah. Karenanya seorang istri senang melihat suaminya akrab bercengkrama, bermain dengan anak-anaknya. Dan saat suami sesekali memasak untuk keluarga, ada sentuhan hangat menyentuh relung jiwa seorang istri.Bagaimana jika suaminya berada dalam kondisi bete atau kehilangan semangat? Seorang istri akan menerima keadaan ini asalkan ia melihat suaminya berusaha keras untuk melepaskan diri dari keadaan lemah ini. Ia bahkan akan memberikan bantuan dan doa terbaik bagi suaminya.
5. Romantis
Seorang istri senang jika suaminya mampu memperlihatkan dan mengekspresikan cinta dan kasih sayang. Ia senang mendapati suaminya membangun suasana kondusif kasih sayang di rumah. Ia senang jika suaminya romantis.Diantara ungkapan cinta suami-istri adalah dalam hubungan intim. Seorang istri senang jika suaminya memberikan kesenangan dan kepuasan pada salah satu kebutuhan cinta ini. Ia akan terbuka menyampaikan apa yang ia sukai, ketika suaminya mampu membuka percakapan dalam masalah ini secara tepat dan penuh kelembutan (tenderly).
6. Rapi dan Wangi
Seorang istri suka suaminya rapi. Rapi menata rambut dan rapi berpakaian, bahkan dalam suasana santai. Kerapian yang disukai adalah kerapian yang alami dan melekat dalam kehidupan suami.Sikap suami yang kooperatif dalam menjaga kerapian rumah juga disukai seorang istri. Karenanya ketika seorang suami berinisiatif menyapu ruang tengah, membersihkan kompor di dapur, atau membersihkan kamar tidur dengan membongkar tempat tidur secara rutin … pada semuanya ada apresiasi dari seorang istri.Rapi, bersih dan wangi pada seorang suami membuat istrinya senang. Seorang suami bisa meminta istrinya memilihkan minyak wangi baginya. Ia akan terbantu menyempurnakan penampilan bagi istrinya.
7. Ceria dan Ramah
Senyum ceria dan keramahan amat dihajatkan seorang istri. Senyum dan keramahan itu laksana angin sejuk di tengah berbagai kelelahan dirinya. Berbagai kesibukan membuat jiwanya lelah. Interaksi dengan anak-anak di rumah itu bukan pekerjaan ringan. Segenap potensi kejiwaan dan pikiran mesti ia curahkan. Kelelahan fisik pun tidak ringan. Perhatikanlah, ia mesti terus memperhatikan anaknya yang terus bergerak kesana kemari, bereksplorasi ketika mulai bisa merangkak. Dan saat si anak lelah tertidur, ia mesti bersiap-siap memasak dan merapikan rumah bagi suaminya yang sebentar lagi pulang …Senyum dan sapaan sayang suami akan menjadi hiburan jiwa bagi sang istri. Sikap humoris juga amat membantu seorang istri untuk selalu menjaga suasana riang hatinya. Ini semua akan membantunya untuk terus bersabar dan ikhlas dalam menunaikan tugas-tugasnya.
8. Menjadi Pemimpin yang Melindungi
Istri membutuhkan perlindungan yang membuatnya senantiasa merasa tentram. Karenanya ia menyukai sifat kepemimpinan pada suaminya. Kepemimpinan yang ia harapkan adalah yang senantiasa menentramkan jiwanya, mengokohkan ruhaninya, memberikan pencerahan demi pencerahan pada akalnya dan membantu menjaga kebugaran dan kesehatan tubuhnya.
Kepemimpinan yang ia sukai adalah yang memadukan ketegasan dan kelembutan. Yang menebarkan cinta, bukan membuat takut. Yang mengedepankan kemauan baik, bukan senantiasa menggunakan otoritas (misalnya dengan selalu menggunakan kalimat “suami kan pemimpin rumah tangga, jadi mesti taat donk”). Yang betul-betul menjadi pemimpin, bukan menjadi boss. [ ]
1. Penuh Pengertian
Seorang istri senang diperhatikan dan didengarkan. Ia senang suaminya memahami dan mengerti dirinya. Dalam suka dan dukanya. Dalam ceria dan sedihnya. Ia senang suami mengetahui perasaannya. Ia misalnya
senang diberitahu pakaiannya yang mana yang paling disukai suaminya. Atau masakannya yang mana yang paling lezat bagi suaminya. Karenanya obrolan-obrolan ringan dan lembut amat dinanti-nanti seorang istri. Setiap kata yang keluar dari lidah dan bibirnya adalah pesan cinta yang ingin ia sampaikan. Dan ia ingin tahu bagaimana suaminya menanggapi pesan cintanya itu.Tangisan seorang istri itu memiliki sekian banyak makna, bisa karena sedih, bisa karena marah, bisa karena terharu dan bahagia. Ia senang jika suaminya bersabar untuk mengenal setiap jenis air mata yang metetes dari matanya.Pengertian ini menjadi inti dan landasan segala sikap menyenangkan yang mungkin dilakukan seorang suami terhadap istrinya.
2. Setia
Kesetiaan adalah syarat utama cinta sejati. Seorang istri ingin cinta suami itu hanya untuknya. Karenanya kecemburuan adalah bagian dari cinta. Sapaan sayang di tengah kesibukan, walaupun hanya satu dua menit kata-kata yang disampaikan lewat telepon, walaupun hanya satu dua kalimat SMS, akan menjadi pengokoh kepercayaan. Hadiah yang diberikan: martabak kesukaannya, seikat bunga, atau sebuah jam tangan yang manis akan menguatkan cinta. Dan mengingat hari ulang tahun serta hari pernikahan akan menjadi bukti kesetiaan suami yang disukai seorang istri.Tapi seorang istri yang baik akan mengatakan, “Jangan karena takut kepadaku, kakanda bersikap setia. Karena Allah Maha Melihat. Itu yang mesti menjadi landasan kesetiaan.”
3. Sabar dan Pemaaf
Seorang istri akan amat bersyukur jika suaminya mau menerima dirinya apa adanya. Suaminya mampu memaafkan dan bersabar atas kekurangan yang ada pada dirinya. Ia butuh waktu untuk membina dirinya. Ia bahkan butuh waktu untuk memahami dirinya sendiri, ketika satu ketika ia tidak menjadi dirinya sendiri.Seorang istri perlu mendapatkan nasihat, akan tetapi itu dilakukan dengan penuh kesabaran dan kasih sayang.
Ini seperti pesan Ilahi: “Kemudian keadaan orang beriman itu adalah saling menasihati dalam kesabaran dan dalam kasih sayang.” (QS. al-Balad); “Dan jika kalian memaafkan, tidak memarahi, dan mengampuni mereka, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang.” (QS. at-Taghabun)
4. Teguh Hati dan Bersemangat
Seorang istri senang melihat suaminya senantiasa berteguh hati dan bersemangat dalam menyelesaikan berbagai tugas dan amanah. Ia senang suaminya dapat senantiasa prima menunaikan tugas-tugas di luar rumah dan sekaligus membantu menyelesaikan permasalahan di rumah. Karenanya seorang istri senang melihat suaminya akrab bercengkrama, bermain dengan anak-anaknya. Dan saat suami sesekali memasak untuk keluarga, ada sentuhan hangat menyentuh relung jiwa seorang istri.Bagaimana jika suaminya berada dalam kondisi bete atau kehilangan semangat? Seorang istri akan menerima keadaan ini asalkan ia melihat suaminya berusaha keras untuk melepaskan diri dari keadaan lemah ini. Ia bahkan akan memberikan bantuan dan doa terbaik bagi suaminya.
5. Romantis
Seorang istri senang jika suaminya mampu memperlihatkan dan mengekspresikan cinta dan kasih sayang. Ia senang mendapati suaminya membangun suasana kondusif kasih sayang di rumah. Ia senang jika suaminya romantis.Diantara ungkapan cinta suami-istri adalah dalam hubungan intim. Seorang istri senang jika suaminya memberikan kesenangan dan kepuasan pada salah satu kebutuhan cinta ini. Ia akan terbuka menyampaikan apa yang ia sukai, ketika suaminya mampu membuka percakapan dalam masalah ini secara tepat dan penuh kelembutan (tenderly).
6. Rapi dan Wangi
Seorang istri suka suaminya rapi. Rapi menata rambut dan rapi berpakaian, bahkan dalam suasana santai. Kerapian yang disukai adalah kerapian yang alami dan melekat dalam kehidupan suami.Sikap suami yang kooperatif dalam menjaga kerapian rumah juga disukai seorang istri. Karenanya ketika seorang suami berinisiatif menyapu ruang tengah, membersihkan kompor di dapur, atau membersihkan kamar tidur dengan membongkar tempat tidur secara rutin … pada semuanya ada apresiasi dari seorang istri.Rapi, bersih dan wangi pada seorang suami membuat istrinya senang. Seorang suami bisa meminta istrinya memilihkan minyak wangi baginya. Ia akan terbantu menyempurnakan penampilan bagi istrinya.
7. Ceria dan Ramah
Senyum ceria dan keramahan amat dihajatkan seorang istri. Senyum dan keramahan itu laksana angin sejuk di tengah berbagai kelelahan dirinya. Berbagai kesibukan membuat jiwanya lelah. Interaksi dengan anak-anak di rumah itu bukan pekerjaan ringan. Segenap potensi kejiwaan dan pikiran mesti ia curahkan. Kelelahan fisik pun tidak ringan. Perhatikanlah, ia mesti terus memperhatikan anaknya yang terus bergerak kesana kemari, bereksplorasi ketika mulai bisa merangkak. Dan saat si anak lelah tertidur, ia mesti bersiap-siap memasak dan merapikan rumah bagi suaminya yang sebentar lagi pulang …Senyum dan sapaan sayang suami akan menjadi hiburan jiwa bagi sang istri. Sikap humoris juga amat membantu seorang istri untuk selalu menjaga suasana riang hatinya. Ini semua akan membantunya untuk terus bersabar dan ikhlas dalam menunaikan tugas-tugasnya.
8. Menjadi Pemimpin yang Melindungi
Istri membutuhkan perlindungan yang membuatnya senantiasa merasa tentram. Karenanya ia menyukai sifat kepemimpinan pada suaminya. Kepemimpinan yang ia harapkan adalah yang senantiasa menentramkan jiwanya, mengokohkan ruhaninya, memberikan pencerahan demi pencerahan pada akalnya dan membantu menjaga kebugaran dan kesehatan tubuhnya.
Kepemimpinan yang ia sukai adalah yang memadukan ketegasan dan kelembutan. Yang menebarkan cinta, bukan membuat takut. Yang mengedepankan kemauan baik, bukan senantiasa menggunakan otoritas (misalnya dengan selalu menggunakan kalimat “suami kan pemimpin rumah tangga, jadi mesti taat donk”). Yang betul-betul menjadi pemimpin, bukan menjadi boss. [ ]
6 Cara Sederhana Membahagiakan Suami
Feed - Percaya atau tidak, pria itu mudah dipuaskan. Mereka tidak memiliki banyak kritik atau punya level kepuasan yang kelewat tinggi. Demikian dituliskan Francesca Di Meglio, pakar hubungan pengantin baru dalam situs newlyweds.about.com.
Malah sebaliknya, istri-lah yang mempunyai setumpuk harap dan keinginan. Itulah yang membuat wanita kerap mengomel dan mengkritik suami mereka. Padahal, kata Di Meglio, jika ingin suami baik pada Anda, maka Anda harus juga memperlakukan dia dengan baik. Singkat kata, ada enam cara sederhana untuk membahagiakannya, di antaranya:
1. Hubungan intim yang lebih sering
Jangan salah paham, pria bukan binatang yang terus-menerus minta dilayani kebutuhan seksualnya. Mereka bisa bertahan ketika Anda sakit, tengah datang bulan, atau masa nifas. Tapi jika masa-masa tersebut tidak sedang dialami istri, suami menghubungkan seks sebagai ekspresi cinta dan komitmen pada satu sama lain.
2. Kasih sayang
Bedakan hubungan intim dengan bentuk kasih sayang paling sederhana macam peluk, cium, dan elusan di kepala. Suami butuh semua ekspresi kasih sayang itu sebagai bukti bahwa Anda menyayangi dan menyukai kehadirannya.
3. Kurangi bicara
Komunikasi memang penting, tapi bukan artinya Anda bicara terus. Sesekali nikmatilah kehadiran satu sama lain tanpa adanya suara pembicaraan. Itu sudah menandakan betapa kalian sudah saling nyaman.
4. Puji penampilannya
Wanita suka bila penampilannya dipuji, tapi entah kenapa berat sekali rasanya melakukan hal yang sama pada pria. "Suami Anda juga merasa ringkih dengan penampilannya yang semakin berubah seiring zaman," ujar Di Meglio. Maka itu yang dibutuhkannya hanyalah sedikit dorongan betapa dirinya masih menarik di mata Anda.
5. Biarkan ia pergi nongkrong
Membiarkan pria pergi dengan teman-teman prianya terkadang menimbulkan pikiran negatif. Karena para istri khawatir mereka akan genit pada wanita-wanita lain. Tapi cobalah singkirkan pikiran itu dan izinkan ia sesekali pergi nongkrong dengan teman-temamnya.
Memiliki teman dan sedikit ruang pribadi dalam pernikahan adalah hal positif. Dengan demikian, Anda tetap punya kehidupan sosial dan privasi. Lagipula, bukankah Anda terkadang juga ingin nongkrong bareng geng Anda?
6. Hormat
Wanita terkadang merendahkan kesabaran dan kebaikan pada suami. Padahal dua hal sederhana ini akan memunculkan rasa hormat pada satu sama lain. Sekali lagi, perlakukan dia seperti Anda ingin diperlakukan.
Siti Hajar (Hagar), Ibunda Nabi Ismail, bukanlah seorang Budak
Di kalangan Bani Israil, dikenal istilah Targum. Targum merupakan Tafsir dari Kitab Perjanjian Lama. Tercatat salah seorang ahli tafsir yang terkenal bernama Salomon bin Ishak (1040-1105) dari Troye.
Salomon bin Ishak dalam Targum-nya menulis :
Hagar had been given as a slave to Abraham by her father the Pharaoh of Egypt who said: “My daughter had better be a slave in the house of Abraham, than mistress in any other (Translation of the Targums by J.W.Etheridge).
“Hagar adalah puteri dari Firaun yang ketika melihat aneka mu’jizat dari pihak Sarah, berkata: lebih baik untuk anak perempuan saya ini menjadi pembantu dalam rumah (Ibrahim),” sehingga diangkatnya Ibrahim menjadi menantunya.
Dalam tafsirnya itu, Salomon bin Ishak berpendapat bahwa Hagar (Siti Hajar), adalah puteri dari seorang Penguasa Mesir.
Berdasarkan analisa Ustadz H. M. Nur Abdurrahman, Penguasa Mesir yang menjadi mertua dari Nabi Ibrahim, adalah Raja Salitis yang berasal dari Dinasti Hyksos.
Dalam sejarah, Dinasti Hyksos memiliki keyakinan Tauhid, yang berasal dari Kaum ‘Ad yang bernabikan Nabi Hud.
Mereka beremigrasi dan mendirikan kerajaan-kerajan di Babilonia, kemudian juga di Kan’an, sebagian lagi ke Mesir mendirikan Dinasti Hyksos setelah berhasil menundukkan penguasa setempat.
Anggapan Hagar, seorang Budak
Diperkirakan sepeninggal Nabi Sulaiman, Bani Israil terperangkap dalam sifat kebanggan yang berlebih-lebihan (chauvinism) yang berwujud rasialisme.
Hal ini berakibat Ismail (saudara Ishaq), tidak dipandang sebelah mata. Dari sinilah kemudian muncul anggapan, Hagar, ibunda Ismail hanya seorang budak dari Mesir.
Dari tafsiran yang keliru ini, muncul salah kaprah di kalangan Bani Israil. Mereka beranggapan, Nabi Ismail tidak berhak menyandang putera Nabi Ibrahim, lantaran ibunya seorang budak.
Kekeliruan yang ber-bau rasialis ini, tentu perlu diluruskan. Karena di dalam Bible sendiri, baik Ismail maupun Ishaq, adalalh dua orang yang disebut “putera Ibrahim”, sebagaimana tertulis :
“Abraham mencapai umur seratus tujuh puluh lima tahun, lalu ia meninggal….. Dan anak-anaknya, Ishak dan Ismael, menguburkan dia dalam gua Makhpela…..” (Kejadian 25 : 7-9).
WaLlahu a’lamu bishshawab
Mau Melahirkan Normal dan Mudah? Ini Ayat-ayatnya
Ada satu kisah ibu melahirkan dengan mudah setelah diberi air yang dibacakan ayat-ayat tentang kehamilan dari al-Qur'an.
Kisah yang dipublikasikan webmuslimah, Kamis (8/10/2015), seorang wanita hamil yang mengalami kontraksi mulai pagi hingga penghujung siang, belum ada perkembangan signifikan.
Lebih dari 24 jam hanya bergerak dari pembukaan dua ke pembukaan lima.
Datanglah sang suami menyujuguhkan air kepada istrinya itu, segelas air yang sudah dibacakan ayat oleh ulama bernama Syaikh Utsaimin.
Suami lalu menjelaskan bahwa ayat-ayat itu adalah Surat Ar Ra’d ayat 8, Fathir ayat 11, An Nahl ayat 78 dan surat Al Zalzalah.
اللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَحْمِلُ كُلُّ أُنْثَى وَمَا تَغِيضُ الأرْحَامُ وَمَا تَزْدَادُ وَكُلُّ شَيْءٍ عِنْدَهُ بِمِقْدَارٍ
Allah mengetahui apa yang dikandung oleh setiap perempuan, dan kandungan rahim yang kurang sempurna dan yang bertambah. Dan segala sesuatu pada sisi-Nya ada ukurannya. (QS. Ar Ra’d: 8)
وَاللَّهُ خَلَقَكُمْ مِنْ تُرَابٍ ثُمَّ مِنْ نُطْفَةٍ ثُمَّ جَعَلَكُمْ أَزْوَاجًا وَمَا تَحْمِلُ مِنْ أُنْثَى وَلا تَضَعُ إِلا بِعِلْمِهِ وَمَا يُعَمَّرُ مِنْ مُعَمَّرٍ وَلا يُنْقَصُ مِنْ عُمُرِهِ إِلا فِي كِتَابٍ إِنَّ ذَلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرٌ
Dan Allah menciptakan kamu dari tanah kemudian dari air mani, kemudian Dia menjadikan kamu berpasangan (laki-laki dan perempuan). Dan tidak ada seorang perempuanpun mengandung dan tidak (pula) melahirkan melainkan dengan sepengetahuan-Nya. Dan sekali-kali tidak dipanjangkan umur seorang yang berumur panjang dan tidak pula dikurangi umurnya, melainkan (sudah ditetapkan) dalam Kitab (lauhul mahfuz). Sesungguhnya yang demikian itu bagi Allah adalah mudah. (QS. Fathir: 11)
وَاللَّهُ أَخْرَجَكُمْ مِنْ بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ لا تَعْلَمُونَ شَيْئًا وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالأبْصَارَ وَالأفْئِدَةَ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ
Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu pun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur. (QS. An Nahl: 78)
إِذَا زُلْزِلَتِ الْأَرْضُ زِلْزَالَهَا . وَأَخْرَجَتِ الْأَرْضُ أَثْقَالَهَا . وَقَالَ الْإِنسَانُ مَا لَهَا . يَوْمَئِذٍ تُحَدِّثُ أَخْبَارَهَا . بِأَنَّ رَبَّكَ أَوْحَىٰ لَهَا . يَوْمَئِذٍ يَصْدُرُ النَّاسُ أَشْتَاتًا لِّيُرَوْا أَعْمَالَهُمْ . فَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ . وَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَهُ
Apabila bumi digoncangkan dengan goncangan (yang dahsyat), dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung)nya, dan manusia bertanya: “Mengapa bumi (menjadi begini)?”, pada hari itu bumi menceritakan beritanya, karena sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang sedemikian itu) kepadanya. Pada hari itu manusia ke luar dari kuburnya dalam keadaan bermacam-macam, supaya diperlihatkan kepada mereka (balasan) pekerjaan mereka, Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrah-pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrah-pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula. (QS. Al Zalzalah: 1-8)
“Jangan dihabiskan semuanya,” kata-kata suamiku membuat aku menghentikan minum, menyisakan sebagian. “Sebagiannya dioleskan ke perut.
Alhamdulillah, dengan izin Allah, setelah malamnya minum yang kedua, bayi si ibu lahir normal.
Demikian kisahnya, Anda bisa bisa mencobanya di kemudian hari, semoga mendapat izin-Nya, tidak perlu operasi caesar, aamiinn.
Inilah Alasan Mengapa Wanita Hamil Di Luar Nikah Lebih Mudah Melahirkan
KabarMakkah.Com - Banyak pemberitaan media elektronik yang mengabarkan bahwa ada wanita-wanita yang melahirkan dengan begitu mudahnya tanpa bantuan bidan atau siapa pun. Sayangnya, para wanita tersebut adalah wanita-wanita yang belum menikah. Artinya mereka adalah wanita yang hamil di luar nikah. Mereka bisa melahirkan dimana saja, misalnya di jalan, di toilet dan di tempat-tempat lainnya yang minim peralatan dan bantuan medis.
Bahkan dalam fase kehamilan pun mereka melaluinya dengan begitu mudah. Besarnya kandungan tidak terlalu terlihat sehingga bisa mereka sembunyikan. Mereka pun masih bisa mengikuti kegiatan sehari-hari seperti biasa misalnya pergi sekolah, praktek lapangan, atau pulang pergi untuk bekerja.
Sedangkan di sisi lain, wanita-wanita yang mengandung secara halal melalui jalan pernikahan kebanyakan mengalami kesulitan dan kepayahan saat mengandung dan melahirkan anaknya. Kadang mereka mengalami kesulitan sejak awal kandungan. Banyak dari calon ibu ini yang untuk makan saja mengalami kesulitan karena rasa mual yang mendesak. Begitu memasuki usia kandungan yang lebih tua, maka ia akan berada dalam kondisi payah dimana untuk bergerak saja susah.
Maka timbullah pertanyaan, mengapa wanita yang hamil di luar nikah lebih mudah mengandung dan melahirkan dibandingkan mereka yang hamil melalui jalan pernikahan?
Sebenarnya segala kemudahan yang dialami wanita yang hamil di luar nikah adalah bentuk dari dicabutnya pahala dari mereka. Mereka tidak mengalami kepayahan sebagaimana wanita-wanita lain yang hamil melalui jalur yang sah. Nikmat bersusah payah dalam mengandung dan nikmat sakitnya dalam melahirkan telah dicabut darinya dan diganti dengan perasaan takut dan rasa bersalah yang menghantui.
Maka dengan mudahnya mereka melahirkan walau tanpa bantuan orang lain. Dengan tidak adanya orang lain ini, membuka jalan dua pilihan bagi mereka yakni apakah mereka hendak bertobat dan mengurus anaknya dengan baik ataukah mereka hendak menambah dosa dengan melakukan perbuatan keji membunuh darah daging sendiri.
Banyak yang terjerumus memilih jalan kedua. Dengan tega mereka mengakhiri hidup bayi yang tidak berdosa itu, entah dikubur atau dihanyutkan ke sungai. Kemudian mereka berpura-pura tidak terjadi apa-apa dan bersikap biasa-biasa saja di masyarakat. Namun demikian, perasaan bersalah itu akan semakin besar dan merenggut ketenangan hidup darinya. Makan tak enak, tidur tak nyenyak dan tak ada lagi senyum bahagia yang akan menghiasi hari-harinya.
Sedangkan nun jauh di sana, laki-laki yang harusnya bertanggungjawab dengan semua itu mungkin sedang bersenang-senang dengan wanita lain tanpa memperdulikan semua yang terjadi. Maka merugilah wanita-wanita yang menyerahkan kehormatannya sebelum halal pada laki-laki tidak bertanggung-jawab dengan mengatasnamakan cinta. Bagi yang sudah terlanjur, lebih baik segera bertobat dan memperbaiki diri. Sedangkan bagi yang belum terjerumus lebih baik cepat-cepat berusaha untuk menjadikan hubungan yang dijalani kearah halal.
Wallahu a’lam.
Tips agar Hamil Anak Perempuan
Sumber: Www.hdwallpapers.in
Feed - Punya anak itu berkah, apapun jenis kelaminnya. Namun, bukan artinya Anda tidak bisa berharap mendapat bayi yang jenis kelaminnya sesuai keinginan. Apabila Anda ingin hamil bayi perempuan, maka tips dari parenting.com ini mungkin bisa membantu.
1. Tentukan waktu yang pas
Menurut Metode Shettles yang dikembangkan oleh dr. Landrum Shettles di tahun 1960-an, kromosom X (perempuan) berenang lebih lambat namun berusia lebih panjang dibanding kromosom Y (laki-laki). Dengan demikian, Anda mulai harus rajin menghitung waktu pembuahan.
via ovulation-calendar-calculator.en.softonic.com
Jangan tunggu sampai Anda berovulasi. Malah, pembuahan untuk mendapat anak perempuan dianjurkan saat dua hari atau lebih sebelum ovulasi. Agar perhitungan Anda tepat, gunakan kalkulator ovulasi.
2. Hindari orgasme
Saat mencapai orgasme, wanita mendorong sperma makin cepat ke leher rahim. Dengan demikian, sperma yang mengandung kromoson anak laki-laki (kromosom Y) akan lebih cepat sampai menuju indung telur. Jadi jika Anda ingin mendapat anak perempuan, tahan keinginan Anda untuk mencapai orgasme agar si kromosom X punya peluang membuahi telur Anda.
3. Kalender China
via www.imagestorea.xyz
Cara ini dianggap cara kuno namun tingkat kesuksesannya mencapai 90 persen. Masukkan usia Anda ke tanggal pembuahan dan bulan di Kalender China, dengan demikian akan terlihat kapan waktu yang pas agar bisa mendapat anak gadis cantik di rumah Anda.
4. Hindari garam, tambah asam
Teori untuk mendapat anak perempuan adalah mempertinggi kandungan pH di dalam tubuh beberapa pekan sebelum pembuahan. Maka itu Anda harus mengubah pola makan dengan menghindari garam dan memperbanyak kandungan asam. Kondisi asam disebutkan bisa membunuh sperma yang mengandung anak laki-laki tapi menyuburkan sperma yang berisi anak perempuan. Selain itu disarankan pula untuk menambah kandungan magnesium dan kalsium.
Baca juga:
Kesampingkanlah Kesalahan Suami,
Maka Hati Suami Terbuka
Membangun rumah tangga ternyata memang tidak semudah yang diucapkan. Karena harus bisa bersikap sabar, tidak egois dan saling mengerti. Tapi terkadang manusia langsung menyerah ketika menghadapi sebuah masalah yang sulit. Tanpa mau sabar menahan ego dan menyelesaikannya sampai tuntas.
Seorang istri muslimah menyadari bahwa suaminya bukan malaikat, dan ia tak akan pernah berubah menjadi malaikat. Kesadaran ini mengharuskannya mempersiapkan diri untuk dapat menerima kesalahan dan kekeliruan suami, serta tidak terlalu mempermasalahkannya. Berbuat salah sudah menjadi tabiat semua manusia.
Adapun sikap bijak yang diambil bukanlah dengan mengikuti kesalahan-kesalahan suami tersebut, tetapi melalui dua hal.
Pertama, menasihati suami dengan baik apabila terbukti jelas ia berbuat kesalahan dalam kehidupan rumah tangga.
Kedua, tidak mencela dan mencemoohnya bila ia berulang kali melakukan kesalahan yang sulit dihindari tabiatnya. Ini pasti ada dalam kehidupan berumah tangga.
Syaikh Abdurrahman bin Nashir As Sa’di mengatakan, “Dalam sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, ‘Janganlah seorang mukmin menmbenci seorang mukminah, bila ia tidak menyukai satu perilaku, pasti ia meridhai perilakunya yang lain.” (HR. Muslim), terkandung dua faidah penting:
Pertama, petunjuk berinteraksi dengan istri, kerabat, kawan dan semua orang yang menjalin hubungan komunikasi dengamnu, bahwa seyogyanya engkau meyakini ada aib, kekurangan atau perkara yang kurang engkau senangi pada diri orang yang bersangkutan. Bila engkau benar benar mendapatinya, maka bandingkanlah kekurangan ini dengan apa yang wajib atau seyogyanya engkau lakukan demi menguatkan hubungan dan mempertahankan cinta, yaitu dengan mengingat kebaikan-kebaikannya. Dengan sikap megesampingkan kesalahan-kesalahan dan melihat kebaikan-kebaikan ini, niscaya kebersamaan dan komunikasi tetap terjalin, kebahagiaan pun menjadi lebih sempurna.
Kedua, kesedihan dan kegundahan menjadi sirna, kebahagiaan dan kesinambungan melaksanakan hak-hak yang wajib dan sunnah bertahan awet, serta terwujudlah kenyamanan antara suami dan istri.
Siapa yang tidak memetik petunjuk dari apa yang telah diungkapkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ini, bahkan malah membalik permasalahan dengan lebih memperhatikan kesalahan dan menutup mata dari kebaikan, pasti ia dirundung kegundahan. Niscaya akan keruhlah kebeningan cinta antara dirinya dan orang yang berhubungan dengannya, serta terbengkalailah hak-hak yang menjadi kewajiban masing-masing dari keduanya.” (Al-Wasa’ilul Mufidah lil Hayatis Sa’idah, hal 22-23)
Ucapan ini sama-sama berlaku pada suami dan istri. Karenanya, Anda, wahai saudariku muslimah, juga yang dimaksud dalam hadits Nabi shallallahu ’alaihi wasallam di atas, sekaligus yang dimaksudkan agar menutup mata dari kesalahan-kesalahan suamimu, dan tidak menelisik setiap kesalahan yang ia lakukan, meskipun sepele.
Telah diketahui bahwa sikap istri yang tidak mempermasalahkan kekeliruan suami akan memunculkan dalam hati suami perasaan cinta kepadanya dan ketentraman hidup bersamanya. Juga, menjadikan suami mempergauli istri dengan sikap yag sama, tidak njlimet mengoreksi tindak-tanduk dan berbagai kesalahannya.
Jika engkau mendapati aib maka tutuplah kekurangan itu
Sungguh mulia dan luhur orang yang tak memiliki kekurangan
Jika engkau selalu menyalahkan kekasihmu dalam segala perkara
Engkau takkan menemui orang yang tidak engkau cela (wanitasalihah)
Membangun rumah tangga ternyata memang tidak semudah yang diucapkan. Karena harus bisa bersikap sabar, tidak egois dan saling mengerti. Tapi terkadang manusia langsung menyerah ketika menghadapi sebuah masalah yang sulit. Tanpa mau sabar menahan ego dan menyelesaikannya sampai tuntas.
Seorang istri muslimah menyadari bahwa suaminya bukan malaikat, dan ia tak akan pernah berubah menjadi malaikat. Kesadaran ini mengharuskannya mempersiapkan diri untuk dapat menerima kesalahan dan kekeliruan suami, serta tidak terlalu mempermasalahkannya. Berbuat salah sudah menjadi tabiat semua manusia.
Adapun sikap bijak yang diambil bukanlah dengan mengikuti kesalahan-kesalahan suami tersebut, tetapi melalui dua hal.
Pertama, menasihati suami dengan baik apabila terbukti jelas ia berbuat kesalahan dalam kehidupan rumah tangga.
Kedua, tidak mencela dan mencemoohnya bila ia berulang kali melakukan kesalahan yang sulit dihindari tabiatnya. Ini pasti ada dalam kehidupan berumah tangga.
Syaikh Abdurrahman bin Nashir As Sa’di mengatakan, “Dalam sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, ‘Janganlah seorang mukmin menmbenci seorang mukminah, bila ia tidak menyukai satu perilaku, pasti ia meridhai perilakunya yang lain.” (HR. Muslim), terkandung dua faidah penting:
Pertama, petunjuk berinteraksi dengan istri, kerabat, kawan dan semua orang yang menjalin hubungan komunikasi dengamnu, bahwa seyogyanya engkau meyakini ada aib, kekurangan atau perkara yang kurang engkau senangi pada diri orang yang bersangkutan. Bila engkau benar benar mendapatinya, maka bandingkanlah kekurangan ini dengan apa yang wajib atau seyogyanya engkau lakukan demi menguatkan hubungan dan mempertahankan cinta, yaitu dengan mengingat kebaikan-kebaikannya. Dengan sikap megesampingkan kesalahan-kesalahan dan melihat kebaikan-kebaikan ini, niscaya kebersamaan dan komunikasi tetap terjalin, kebahagiaan pun menjadi lebih sempurna.
Kedua, kesedihan dan kegundahan menjadi sirna, kebahagiaan dan kesinambungan melaksanakan hak-hak yang wajib dan sunnah bertahan awet, serta terwujudlah kenyamanan antara suami dan istri.
Siapa yang tidak memetik petunjuk dari apa yang telah diungkapkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ini, bahkan malah membalik permasalahan dengan lebih memperhatikan kesalahan dan menutup mata dari kebaikan, pasti ia dirundung kegundahan. Niscaya akan keruhlah kebeningan cinta antara dirinya dan orang yang berhubungan dengannya, serta terbengkalailah hak-hak yang menjadi kewajiban masing-masing dari keduanya.” (Al-Wasa’ilul Mufidah lil Hayatis Sa’idah, hal 22-23)
Ucapan ini sama-sama berlaku pada suami dan istri. Karenanya, Anda, wahai saudariku muslimah, juga yang dimaksud dalam hadits Nabi shallallahu ’alaihi wasallam di atas, sekaligus yang dimaksudkan agar menutup mata dari kesalahan-kesalahan suamimu, dan tidak menelisik setiap kesalahan yang ia lakukan, meskipun sepele.
Telah diketahui bahwa sikap istri yang tidak mempermasalahkan kekeliruan suami akan memunculkan dalam hati suami perasaan cinta kepadanya dan ketentraman hidup bersamanya. Juga, menjadikan suami mempergauli istri dengan sikap yag sama, tidak njlimet mengoreksi tindak-tanduk dan berbagai kesalahannya.
Jika engkau mendapati aib maka tutuplah kekurangan itu
Sungguh mulia dan luhur orang yang tak memiliki kekurangan
Jika engkau selalu menyalahkan kekasihmu dalam segala perkara
Engkau takkan menemui orang yang tidak engkau cela (wanitasalihah)
tips menerima kekurangan pasangan
Setiap orang pasti mempunyai kekurangan, baik Anda ataupun orang lain memiliki kekurangan masing-masing. Dalam hal berumah tangga masalah yang sering timbul adalah ketidakmampuan seseorang dalam menerima kekurangan pasangannya. Untuk membentuk sebuah keluarga bahagia memerlukan proses yang panjang dan salah satunya adalah menerima kekurangan yang ada pada diri pasangan kita. Berikut adalah tips menerima kekurangan pasangan untuk membentuk keluarga sakinah, mawaddah dan warohmah.
1. Belajarlah untuk tidak selalu melihat kekurangan pasangan Anda, tapi usahakan untuk melihat kekurangan yang ada pada diri Anda sendiri. Buatlah semacam catatan tentang diri Anda sendiri, Anda juga bisa menulis dengan jujur kekurangan yang ada pada diri Anda. Dengan begitu Anda tidak merasa menjadi diri yang sempurna dan mampu untuk menerima kekurangan pasangan Anda.
2. Jika kekurangan yang ada pada diri pasangan Anda bersifat merugikan keluarga, cobalah untuk berdiskusi. Katakan keberatan Anda terhadap sifat dan tingkah lakunya yang Anda rasa tidak benar. Cari solusi yang tepat demi kebaikan bersama.
3. Kekurangan yang ada pada pasangan hendaknya jangan dijadikan bahan untuk merendahkannya. Berikan motivasi yang dapat membangun kepercayaan dirinya dan berusaha untuk menutupi kekurangan yang ada.
4. Jangan memendam kekesalan dalam diri, jika Anda menemui masalah dengan kekurangannya. Akan lebih baik jika Anda berterus terang dan mengeluarkannya. Cobalah untuk tidak emosi. Jika Anda memendam dan mendiamkan hal tersebut, Anda akan menjadi antipati dan kemudian bisa menjadi konflik yang akhirnya memicu pertengkaran.
5. Bersama-sama mencari jalan keluar terhadap kekurangan yang ada pada pasangan. Misalnya saja, pasangan Anda suka tidur mendengkur, Anda bisa membawanya berkonsultasi ke dokter. Bawa serta pasangan Anda. Jika harus melakukan terapi, dampingilah pasangan Anda dalam melakukan terapi tersebut. Kehadiran Anda akan sangat berguna bagi kesembuhannya.
6. Tutupi kekurangan pasangan Anda di hadapan orang lain. Janganlah menambah bebannya dengan cara menceritakan kekurangannya pada orang lain. Cukup hanya Anda yang mengetahuinya, sebab pasangan Anda akan semakin merasa rendah diri jika kekurangan yang ada pada dirinya diketahui oleh orang lain.
7. Carilah informasi dan tips untuk mengatasi kekurangan yang ada pada dirinya. Ada banyak informasi yang bisa Anda dapat di berbagai media tentang hal yang Anda anggap sebagai sebuah kekurangan pada pasangan. Kemudian Anda bisa mengikuti langkah-langkah yang diarahkan. Ingatlah bahwa tujuan Anda adalah untuk kebaikan bersama.
8. Belajar ikhlas dan menerima kekurangannya. Jika Anda ikhlas dan mencoba mengalah tentang kekurangan yang ada pada dirinya. Tidak ada manusia yang sempurna baik sifat maupun tingkah laku. Oleh karena itu jika ingin membentuk keluarga sakinah, cobalah untuk belajar ikhlas dan menerima kekurangan yang ada pada diri pasangan Anda
1. Belajarlah untuk tidak selalu melihat kekurangan pasangan Anda, tapi usahakan untuk melihat kekurangan yang ada pada diri Anda sendiri. Buatlah semacam catatan tentang diri Anda sendiri, Anda juga bisa menulis dengan jujur kekurangan yang ada pada diri Anda. Dengan begitu Anda tidak merasa menjadi diri yang sempurna dan mampu untuk menerima kekurangan pasangan Anda.
2. Jika kekurangan yang ada pada diri pasangan Anda bersifat merugikan keluarga, cobalah untuk berdiskusi. Katakan keberatan Anda terhadap sifat dan tingkah lakunya yang Anda rasa tidak benar. Cari solusi yang tepat demi kebaikan bersama.
3. Kekurangan yang ada pada pasangan hendaknya jangan dijadikan bahan untuk merendahkannya. Berikan motivasi yang dapat membangun kepercayaan dirinya dan berusaha untuk menutupi kekurangan yang ada.
4. Jangan memendam kekesalan dalam diri, jika Anda menemui masalah dengan kekurangannya. Akan lebih baik jika Anda berterus terang dan mengeluarkannya. Cobalah untuk tidak emosi. Jika Anda memendam dan mendiamkan hal tersebut, Anda akan menjadi antipati dan kemudian bisa menjadi konflik yang akhirnya memicu pertengkaran.
5. Bersama-sama mencari jalan keluar terhadap kekurangan yang ada pada pasangan. Misalnya saja, pasangan Anda suka tidur mendengkur, Anda bisa membawanya berkonsultasi ke dokter. Bawa serta pasangan Anda. Jika harus melakukan terapi, dampingilah pasangan Anda dalam melakukan terapi tersebut. Kehadiran Anda akan sangat berguna bagi kesembuhannya.
6. Tutupi kekurangan pasangan Anda di hadapan orang lain. Janganlah menambah bebannya dengan cara menceritakan kekurangannya pada orang lain. Cukup hanya Anda yang mengetahuinya, sebab pasangan Anda akan semakin merasa rendah diri jika kekurangan yang ada pada dirinya diketahui oleh orang lain.
7. Carilah informasi dan tips untuk mengatasi kekurangan yang ada pada dirinya. Ada banyak informasi yang bisa Anda dapat di berbagai media tentang hal yang Anda anggap sebagai sebuah kekurangan pada pasangan. Kemudian Anda bisa mengikuti langkah-langkah yang diarahkan. Ingatlah bahwa tujuan Anda adalah untuk kebaikan bersama.
8. Belajar ikhlas dan menerima kekurangannya. Jika Anda ikhlas dan mencoba mengalah tentang kekurangan yang ada pada dirinya. Tidak ada manusia yang sempurna baik sifat maupun tingkah laku. Oleh karena itu jika ingin membentuk keluarga sakinah, cobalah untuk belajar ikhlas dan menerima kekurangan yang ada pada diri pasangan Anda
Beda rezeki yang diperoleh setelah menikah
Jangan cuma lihat keadaannya hari ini.
Tapi, lihat potensi dan bisa jadi apa ia di masa depan.
Lelaki itu, sebelum nikah, banyak yang “nanggung.” Karena mereka hidup sendiri, kurang motivasi. Asal bisa makan dan punya tempat tinggal, sisanya tak terlalu dipikirkan.
Tapi begitu diberi istri dan anak, dia dipaksa keluar zona nyaman.
Sebab kini bertanggungjawab, membahagiakan orang-orang yang disayang.
Dan, tanpa mereka sadari, keluarkanlah kemampuan terbaik. Otak, hati, dan tenaganya.
Allah berkahi dan sukseslah mereka.
Muslimah kadang tertipu menilai calon-calon suaminya. Yang ia lihat hanya gaji hari ini. Pekerjaan dan statusnya. Padahal, semua itu bisa berubah. Bisa berkembang. Bisa menjadi sesuatu yang sebelumnya tak terbayangkan.
Sungguh ya Muslimah, jangan lihat rezeki calon suamimu sebelah mata. Selagi halal jalannya, baik sangkalah. Lihat kecerdasannya. Lihat bakatnya. Kemungkinannya jadi orang besar di tahun-tahun mendatang.
Tugasmulah untuk mendampingi. Menyemangati. Karena begitulah seharusnya suami dan istri. Saling melengkapi….
Tapi, lihat potensi dan bisa jadi apa ia di masa depan.
Lelaki itu, sebelum nikah, banyak yang “nanggung.” Karena mereka hidup sendiri, kurang motivasi. Asal bisa makan dan punya tempat tinggal, sisanya tak terlalu dipikirkan.
Tapi begitu diberi istri dan anak, dia dipaksa keluar zona nyaman.
Sebab kini bertanggungjawab, membahagiakan orang-orang yang disayang.
Dan, tanpa mereka sadari, keluarkanlah kemampuan terbaik. Otak, hati, dan tenaganya.
Allah berkahi dan sukseslah mereka.
Muslimah kadang tertipu menilai calon-calon suaminya. Yang ia lihat hanya gaji hari ini. Pekerjaan dan statusnya. Padahal, semua itu bisa berubah. Bisa berkembang. Bisa menjadi sesuatu yang sebelumnya tak terbayangkan.
Sungguh ya Muslimah, jangan lihat rezeki calon suamimu sebelah mata. Selagi halal jalannya, baik sangkalah. Lihat kecerdasannya. Lihat bakatnya. Kemungkinannya jadi orang besar di tahun-tahun mendatang.
Tugasmulah untuk mendampingi. Menyemangati. Karena begitulah seharusnya suami dan istri. Saling melengkapi….
5 Hal Ini Bisa Menyakiti Perasaan Pria
- 14 Mei 2015
Perasaan pria juga bisa tersakiti. (Foto:Huffingtonpost.com)
Metrotvnews.com, Jakarta: Ketika Anda mencintai seseorang, Anda pasti tidak pernah ingin menyakiti perasaannya. Namun, banyak wanita terkadang tidak sadar bahwa apa yang mereka lakukan bisa menyakiti perasaan pria.
Tentu saja, selain wanita, pria juga bisa sangat sensitif terhadap beberapa hal yang tanpa Anda sadari menyakiti perasaan mereka. Berikut beberapa hal yang dapat menyakiti perasaan seorang pria.
1. Menghina pekerjaan atau pendapatannya
Pria tidak pernah suka jika Anda menyinggung atau bahkan menghina pekerjaan mereka karena pria sangat bangga dengan pekerjaan mereka. Jadi, jaga komentar Anda jika itu berhubungan dengan pekerjaan atau pendapatannya. Hal ini untuk mempertahankan hubungan Anda dan memberinya peluang untuk maju.
Baca Juga Romansa :
5 Pertanda Si Dia Tak Cinta Anda
6 Tipe Pria Idaman Wanita
5 Hal yang Disukai Pria dari Wanita
Jomblo? Saatnya Mencari Teman Kencan Online
Perilaku Buruk Wanita saat Putus Cinta
2. Bahasa tubuh Anda bisa menyakitinya
Anda perlu berhati-hati dalam menggunakan bahasa tubuh Anda di depan mereka. Mereka akan sangat memperhatikan bagaimanan bahasa tubuh Anda. Apakah ketika Anda memainkan mata atau menggelengkan kepala, mereka bisa menyalahartikan itu sehingga menyakiti perasaan mereka. Jadi, perhatikan bahasa tubuh Anda ketika di depannya.
3. Mempertanyakan kemampuannya
Pria pasti ingin dianggap bahwa mereka biasa melakukan segala hal. Jika Anda meragukan kemampuannya, tentu saja itu akan menyakiti perasaan mereka. Jika Anda kurang yakin tentang kemampuannya, bicarakan baik-baik tentang mereka sehingga bisa membuka mata pasangan Anda.
4. Anda mengandalkan orang lain
Ketika Anda lebih memilih mengandalkan kemampuan orang lain ketimbang kemampuannya, itu akan menyakiti perasaannya. Bahkan hal ini bisa menjadi hinaan bagi pasangan Anda. Jadi usahakan untuk selalu mengandalkan pasangan Anda lebih dulu sebelum memilih orang lain. Jika dia tidak mampu melakukannya, dia pasti akan memberitahu Anda. Yang jelas, dia ingin menjadi pahlawan bagi Anda, jadi berikan dia kesempatan untuk membuatnya bahagia.
5. Anda tidak percaya diri tentang dia
Seorang pria menginginkan Anda percaya diri terhadapnya dan kemampuannya. Ketika ia merasa tak mendapatkannya dari Anda, itu akan sangat menyakitkan. Rasa percaya diri Anda dalam dirinya adalah segalanya. Bahkan, jika Anda merasa ragu tentangnya atau ketika dia melakukan sesuatu, sebaiknya jangan katakan itu padanya. (Ningtriasih/Allwomenstalk)
Besaran Nafkah untuk Anak-Istri
Agama menaruh kewajiban nafkah istri dan anak di bahu seorang suami sebagai kepala keluarga. Meskipun pada praktiknya kadang yang menjadi “kepala keluarga” lain orang dari mereka yang selama ini berkewajiban memberi nafkah. Besaran nafkah itu sendiri berbeda-beda. Ada kelas “eksekutif”, kelas “bisnis”, dan ada juga kelas “ekonomi”.
Setidaknya begitu menurut pandangan Imam Syafi’i. berbeda lagi dengan pandangan mujtahid lainnya. Muhammad bin Ahmad bin Muhammad bin Rusyddalam Bidayatul Mujtahid menyebutkan sebagai berikut.
وأما مقدار النفقة فذهب مالك إلى أنها غيرمقدرة بالشرع وأن ذلك راجع إلى ما يقتضيه حال الزوج وحال الزوجة، وأن ذلك يختلف بحسب اختلاف الأمكنة والأزمنة والأحوال، وبه قال أبو حنيفة. وذهب الشافعي إلى أنها مقدرة: فعلى الموسر مدان، وعلى الأوسط مد ونصف، وعلى المعسر مد.
Adapun terkait ukuran nafkah, Imam Malik berpendapat bahwa kadar nafkah tidak ditentukan secara syar’i. Kadar nafkah harus merujuk pada keadaan suami dan keadaan istri yang bersangkutan. Itu pun berbeda-beda sejalan dengan perbedaan tempat, waktu, dan keadaan. Demikian pula pendapat Imam Abu Hanifah. Sedangkan Imam Syafi’i mengatakan bahwa kadar nafkah ditentukan oleh syara’.
Untuk suami dengan penghasilan tinggi, wajib menafkahi istrinya sebanyak dua mud. Untuk kelas menengah, satu setengah mud. Sementara mereka yang berpenghasilan rendah, hanya satu mud setiap harinya.
Satu mud seukuran 543 gram menurut Malikiyah, Syafi’iyah, dan Hanabilah. Sementara menurut Hanafiyah, satu mud seukuran 815,39 gram.
Yang jelas dibutuhkan ialah kebijaksanaan antara suami dan istri dalam menentukan besaran nafkah sesuai kebutuhan-kebutuhan keluarganya. Begitu juga terkait kebutuhan harian lainnya seperti ongkos pendidikan dan lain sebagainya. Untuk itu, upaya mencari nafkah yang halal memiliki keutamaan yang tinggi.
Karena pada prinsipnya kesepahaman antara pihak suami maupun pihak istri ini yang perlu hadir. Terlebih dalam kondisi suami yang memiliki keterbatasan fisik? Saling menerima dalam batas yang wajar menjadi perhatian utama agar tidak ada yang dizalimi. Wallahu a‘lam. (Alhafiz K)
Peluang Hamil Antara Pagi dan Malam
: Saya sedang mempersiapkan kehamilan. Menurut informasi, berhubungan seksual pagi hari akan meningkatkan peluang kehamilan. Benarkah?
J: Saya belum menemukan litelatur yang menyatakan, berhubungnan seks di pagi hari mempertinggi kemungkinan hamil. Secara gamblang, kesempatan manusia modern untuk melakukan hubungan intim ada di malam hari yang dilanjutkan dengan tidur. Hal tersebut mempertinggi kemungkinan hamil karena memberi peluang pada sperma menggenangi mulut rahim lebih banyak dan juga lebih banyak sperma memiliki waktu untuk bisa mencapai saluran telur. Sementara berhubungan di pagi hari, membuat pasangan suami istri tak memiliki waktu cukup untuk istirahat, sebab dilanjutkan dengan aktivitas harian.
J: Saya belum menemukan litelatur yang menyatakan, berhubungnan seks di pagi hari mempertinggi kemungkinan hamil. Secara gamblang, kesempatan manusia modern untuk melakukan hubungan intim ada di malam hari yang dilanjutkan dengan tidur. Hal tersebut mempertinggi kemungkinan hamil karena memberi peluang pada sperma menggenangi mulut rahim lebih banyak dan juga lebih banyak sperma memiliki waktu untuk bisa mencapai saluran telur. Sementara berhubungan di pagi hari, membuat pasangan suami istri tak memiliki waktu cukup untuk istirahat, sebab dilanjutkan dengan aktivitas harian.
Ancaman Suami Menceraikan Istri Bila Istri Melakukan Sesuatu
"Dari Abdullah bin Mas'ud, tentang seorang lelaki yang berkata kepada istrinya; Jika dia (sang istri) melakukan ini dan itu maka dia tertalak. (ternyata) wanita itu melakukannya. Maka Ibnu Mas'ud berkomentar; itu (sudah jatuh talak) satu,
Karena talak berbeda dengan akad Nikah. Akad nikah adalah akad antara dua pihak, semnatara talak hanya menjadi hak suami dan tidak perlu ridha istri. Oleh karena dua ahal ini berbeda, maka keduanya tidak bisa diqiyaskan/dianalogikan.
Hadis riwayat Abu Dawud menegaskan bahwa talak itu termasuk perkara yang dihukumi jatuh, baik dilakukan dengan serius maupun canda. Hal ini menunjukkan bahwa niat suami yang mentalak sama sekali tidak diperhatikan. Hikmahnya; orang tidak akan bisa beralasan bercanda ketika mentalak demi menganulir ucapan talak yang telah diucapkannya. Anulir-anulir talak dengan alasan canda secara otomatis akan membuat syariat talak menjadi sia-sia, karena orang akan selalu bisa beralasan canda untuk mengingkari pernah mentalak. Dengan adanya ketentuan jatuhnya talak yang diucapkan serius maupun canda, maka orang akan lebih berhati-hati mengucapkan kata-kata talak.
Talak bersifat Luzum (mengikat), begitu diucapkan maka jatuhlah konsekuensi sebagaimana lafadz Ijab Qobul dalam akad nikah yang tidak membedakan serius ataupun main-main.
Konsekuensi hukum ini meskipun pahit tetap harus dijelaskan dan dijalankan sebagai realisasi ketakwaan kepad Allah SWT.
Dalil Pahala Sholat Jamaah di Masjid Berpahala Setara Ihram
“Barangsiapa yang keluar dari rumahnya menuju masjid dalam keadaan bersuci (telah berwudhu’) untuk melaksanakan shalat fardhu (berjama’ah), maka pahalanya seperti pahala orang yang melaksanakan haji dan ihram.” (Hadits ini dihasankan oleh Syaikh al Albani).
Dalil Larangan Mengemis
"Sungguh, seseorang dari kalian mengambil talinya lalu membawa seikat kayu bakar di atas punggungnya, kemudian ia menjualnya sehingga dengannya Allah menjaga wajahnya (kehormatannya), itu lebih baik baginya daripada ia meminta-minta kepada orang lain, mereka memberinya atau tidak memberinya"
Rabu, 07 Februari 2018
Jangan Remehkan Kelelahan yang dialami Istri
Jangan anggap remeh kelelahan. Sejumlah penyakit bisa menyerang saat tubuh terus menerus kekelahan. Bahkan pada sejumlah kasus, kekerasan ibu pada anak dipicu oleh kelelahan yang ia alami.
Sayangnya, banyak wanita yang ketika kelelahan, ia tidak mau menyampaikan kepada suaminya. Pada kondisi demikian, sang suami perlu peka. Agar hal-hal negatif dan berbahaya tidak terjadi, para suami perlu mengetahui ciri-ciri kelelahan istri, lalu mengambil peran untuk mengurangi atau menghilangkan kelelahan itu.
1. Kurang keseimbangan
Jika suami melihat gula atau kopi berceceran, cobalah amati istri Anda. Jangan-jangan ia kehilangan keseimbangan yang dulu. Jika iya, ketahuilah itu ciri kelelahan.
2. Uring-uringan
Jika istri uring-uringan, mungkin ia sedang kelelahan. Suami perlu peka dan berupaya mendekatinya dan memberikan bantuan.
3. Mendadak pemarah
Misalnya anak habis main tidak mau merapikan, istri marah. Anak terlambat pulang sekolah, istri marah. Padahal biasanya dia wanita yang sabar.
4. Mendadak jadi pelupa
Biasanya istri ingatannya tajam. Tapi belakangan ini menaruh dompet lupa, menaruh kunci motor lupa. Bisa jadi itu tanda kelelahan.
5. Kusut, kurang perawatan
Dulu ia adalah seorang yang bening dan ceria. Tapi akhir-akhir ini wajahnya kusut, penampilannya agak lusuh. Mungkin ia kelelahan sehingga tak ada waktu untuk melakukan perawatan.
6. Tak bisa konsentrasi
Diajak bicara kurang nyambung, ditanya anak tidak menjawab. Ini juga tanda kelelahan.
7. Mudah tertidur
Suami mengajak istrinya berhubungan. Eh, tahu-tahu waktu suami sedang bersih-bersih diri untuk persiapan, istri sudah ketiduran. Ini juga ciri kelelahan.
8. Gelisah, tidak tenang
Jika istri terlihat tiba-tiba diam, sikapnya tidak tenang, bisa jadi ia kelelahan. Kelelahan memicu stres dan tanda-tanda awalnya adalah gelisah.
9. Suhu tubuh sering panas
Jika istri sering panas, coba evaluasi akatifitasnya. Mungkin terlalu padat dan berat sehingga ia kelelahan.
10. Kesehatan menurun
Ciri umum kelelahan adalah kondisi fisik menurun. Selain panas, ia mudah flu dan batuk. Itu gejala awal yang tak boleh diremehkan.
Jika suami melihat 10 tanda ini, ia perlu melakukan instrospeksi. Mungkin tugas istri terlalu berat, aktifitasnya terlalu padat. Suami perlu memastikan istri cukup istirahat. Ia juga perlu melakukan evaluasi dengan membantu istrinya berbagi pekerjaan rumah tangga. Jika kemampuan finansial mencukupi, ia perlu mencarikan khadimat alias asisten rumah tangga. [Ibnu K/Bersamadakwah]
Sayangnya, banyak wanita yang ketika kelelahan, ia tidak mau menyampaikan kepada suaminya. Pada kondisi demikian, sang suami perlu peka. Agar hal-hal negatif dan berbahaya tidak terjadi, para suami perlu mengetahui ciri-ciri kelelahan istri, lalu mengambil peran untuk mengurangi atau menghilangkan kelelahan itu.
1. Kurang keseimbangan
Jika suami melihat gula atau kopi berceceran, cobalah amati istri Anda. Jangan-jangan ia kehilangan keseimbangan yang dulu. Jika iya, ketahuilah itu ciri kelelahan.
2. Uring-uringan
Jika istri uring-uringan, mungkin ia sedang kelelahan. Suami perlu peka dan berupaya mendekatinya dan memberikan bantuan.
3. Mendadak pemarah
Misalnya anak habis main tidak mau merapikan, istri marah. Anak terlambat pulang sekolah, istri marah. Padahal biasanya dia wanita yang sabar.
4. Mendadak jadi pelupa
Biasanya istri ingatannya tajam. Tapi belakangan ini menaruh dompet lupa, menaruh kunci motor lupa. Bisa jadi itu tanda kelelahan.
5. Kusut, kurang perawatan
Dulu ia adalah seorang yang bening dan ceria. Tapi akhir-akhir ini wajahnya kusut, penampilannya agak lusuh. Mungkin ia kelelahan sehingga tak ada waktu untuk melakukan perawatan.
6. Tak bisa konsentrasi
Diajak bicara kurang nyambung, ditanya anak tidak menjawab. Ini juga tanda kelelahan.
7. Mudah tertidur
Suami mengajak istrinya berhubungan. Eh, tahu-tahu waktu suami sedang bersih-bersih diri untuk persiapan, istri sudah ketiduran. Ini juga ciri kelelahan.
8. Gelisah, tidak tenang
Jika istri terlihat tiba-tiba diam, sikapnya tidak tenang, bisa jadi ia kelelahan. Kelelahan memicu stres dan tanda-tanda awalnya adalah gelisah.
9. Suhu tubuh sering panas
Jika istri sering panas, coba evaluasi akatifitasnya. Mungkin terlalu padat dan berat sehingga ia kelelahan.
10. Kesehatan menurun
Ciri umum kelelahan adalah kondisi fisik menurun. Selain panas, ia mudah flu dan batuk. Itu gejala awal yang tak boleh diremehkan.
Jika suami melihat 10 tanda ini, ia perlu melakukan instrospeksi. Mungkin tugas istri terlalu berat, aktifitasnya terlalu padat. Suami perlu memastikan istri cukup istirahat. Ia juga perlu melakukan evaluasi dengan membantu istrinya berbagi pekerjaan rumah tangga. Jika kemampuan finansial mencukupi, ia perlu mencarikan khadimat alias asisten rumah tangga. [Ibnu K/Bersamadakwah]
Langganan:
Postingan (Atom)