Rabu, 23 Juli 2014

Manfaat Jeruk Nipis untuk Kesehatan

Manfaat Sehat di Balik Segarnya Jeruk NipisManfaat Sehat di Balik Segarnya Jeruk Nipis

Selama ini jeruk nipis digunakan sebagai penambah rasa asam pada beberapa jenis makanan. Namun, rupanya jeruk nipis juga menyimpan segudang manfaat bagi kesehatan, antara lain:

1. Kandungan vitamin C dan flavonoid pada jeruk nipis mengandung antibiotik dan disinfektan yang dapat mengurangi bau badan tak sedap pada tubuh.

2. Jeruk nipis mengandung segudang vitamin C yang bermanfaat saat tubuh kekurangan vitamin C. Kekurangan vitamin C dapat menyebabkan bibir pecah-pecah, flu, gusi bengkak dan berdarah, serta sariawan.

3. Flavonoid dan vitamin C adalah antioksidan alami yang dimiliki jeruk nipis. Jika dikonsumsi atau dioleskan pada kulit, jeruk nipis dapat menyegarkan kulit, membuat kulit tampak bercahaya, dan memberikan perlindungan dari infeksi. Saat dioleskan langsung ke kulit, keasaman jeruk nipis bisa mengangkat kulit mati, mengurangi ketombe, ruam, dan memar pada kulit.
4. Jeruk nipis memiliki kandungan asam folat dan potasium yang dapat membantu proses metabolisme tubuh.

5. Jeruk nipis mengandung zat aktif bernama naringenin. Zat semacam antioksidan yang memberikan rasa pahit pada kulit jeruk ini membantu mempertahankan berat badan ideal dan meningkatkan sensitivitas insulin. Sistem kerja naringenin hampir sama dengan obat penurun lipid yaiturosiglitazone dan fenofibrate yang biasanya digunakan untuk terapi diabetes.
Selamat mencoba!
Sumber : Yahoo

Senin, 21 Juli 2014

3 Elemen Pernikahan yang Selalu Ditunda oleh Calon Pengantin


Dalam menyiapkan pernikahan jangan mengabaikan 3 hal ini.

Senin, 30 Mei 2016 15:45

Oleh: Aulia Fitrisari

Suka menunda adalah masalah yang sering menghantui setiap pasangan calon pengantin di masa persiapan pernikahan. Beberapa persiapan pesta pernikahan tambahan yang Anda pikir dapat diselesaikan dengan waktu yang singkat, ternyata juga memerlukan persiapan yang penting. Berikut ini tiga elemen rangkaian acara pernikahan yang tidak boleh dilupakan.

Mahar Pernikahan
Bagi pernikahan di Indonesia, mahar pernikahan merupakan salah satu elemen penting yang tidak boleh ketinggalan. Dalam beberapa adat tertentu bahkan mahar pernikahan lebih penting dari cincin kawin itu sendiri. Mahar pernikahan seringkali dikaitkan dengan kehormatan keluarga khususnya keluarga mempelai pria. Bentuknya bisa bermacam-macam mulai dari logam mulia, uang, dan benda lain sesuai adat istiadat yang berlaku. Diskusikan dengan seksama. Pastikan kedua pihak keluarga telah menyetujui mahar pernikahan yang akan diberikan pada hari pernikahan.

Musik
Memilih musik yang tepat untuk rangkaian upacara pernikahan dan resepsi tidak semudah yang Anda pikirkan. Diskusikan dengan pasangan Anda. Ada baiknya jika Anda membuat daftar lagu yang disukai. Pastikan pilihan lagu yang dipertimbangkan turut mewakili selera musik Anda dan pasangan.

Bulan Madu
Kebanyakan pasangan yang menunda untuk merencanakan bulan madu melakukan hal tersebut karena belum mengetahui sisa uang yang dimiliki setelah pesta pernikahan. Jika hal ini terjadi pada Anda, lebih baik Anda membuat rencana perjalanan bulan madu sederhana sebelum tabungan terkumpul untuk perjalanan berikutnya. Percayalah, setelah persiapan pesta pernikahan yang cukup menegangkan, Anda memerlukan liburan bersama pasangan sebagai awal yang indah untuk membina rumah tangga. Jangan terburu-buru saat memilih destinasi bulan madu. Manfaatkan promo tiket pesawat yang kini sedang marak agar Anda dapat lebih mudah mewujudkan impian Anda.

Menyiapkan pernikahan sangat penting dan perlu kesabaran ekstra. Nah, selamat menyiapkan pesta pernikahan kamu.

Niat Menikah Tapi Terhalang Biaya Walimah yang Tinggi, Baca Hadits Ini

Jika Anda seorang laki-laki Muslim dan sudah berniat bulat untuk menikah tapi terhalang biaya walimah yang tinggi menjulang, bacalah hadits ini dengan penghayatan penuh. Baca dengan teliti, lalu sampaikan kepada calon istri dan walinya tentang kesungguhan niat Anda.

Jika Anda seorang wanita Muslimah dan mematok angka yang luar biasa kepada calon suami terkait perayaan walimah, semoga hadits ini benar-benar membuka hati dan pikiran Anda bahwa walimah adalah bagian dari sunnah yang harus diteladani dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam, bukan mencontoh generasi masa kini atau para artis idola Anda.



Sahabat mulia Abdurrahman bin Auf mendatangi Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam. Dia melaporkan pernikahannya dengan seorang Muslimah. “Saya telah menikah dengan maskawin sekeping emas,” ujarnya.

“Semoga Allah Ta’ala memberikan berkah kepadamu. Adakanlah walimah walau dengan (menyembelih) seekor kambing kibasy.” jawab Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam.


Apakah laki-laki yang hendak menikahi Anda lebih kaya dari sosok Abdurrahman bin Auf? Jika kepada salah satu sahabat terkaya saja Nabi hanya menyarankan walimah dengan seekor kambing, berapa angka yang mungkin direkomendasikan oleh Nabi kepada calon suami yang akan menikahi Anda, sementara kerjaannya hanya seorang karyawan kantor? Jika Nabi saja melonggarkan, mengapa Anda justru menuntut lebih dengan banyak dalih yang tak islami secuil pun?

Selain hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ibnu Majah di atas, ada riwayat lain dari beliau tentang walimah dengan seekor kambing yang berasal dari Anas bin Malik Radhiyallahu ‘anhu ketika mengisahkan walimah Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam saat menikahi Zainab binti Jahsy.

Pada hakikatnya, walimah hanya mengabarkan kepada khalayak bahwa seseorang telah menikah. Bahkan jika seekor kambing terasa berat, Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam pernah mencontohkan yang jauh lebih sederhana dari itu.

Setelah menikah dengan Shafiyyah binti Huyay, sebagaimana dituturkan dari sahabat mulia Anas bin Malik Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mengadakan walimah dengan makanan gandum dan kurma. Ini sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Ibnu Majah Rahimahullahu Ta’ala.

Bahkan sahabat Sahl bin Sa’ad as-Sa’idi sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Ibnu Majah Rahimahullahu Ta’ala disebutkan memberikan hidangan walimah kepada Nabi Shallalahu ‘Alaihi Wa sallam berupa butiran kurma sisa yang dia makan malamnya bersama sang istri.

Sungguh, ini teladan yang sangat nyata. Sayangnya, teladan ini diingkari oleh sebagian kita dengan banyak dalih yang tak beralasan. Hal inilah yang akhirnya menjadi penghalang bagi pemuda-pemuda Muslimin untuk menyegerakan menikah karena kondisi ekonomi yang jauh dari kata mampu.
sumber http://www.siraman.com/berita/niat-menikah-tapi-terhalang-biaya-walimah-yang-tinggi-baca-hadits-ini.html

Minggu, 20 Juli 2014

Manfaat Teh Hijau untuk Kulit Wanita


Green tea atau teh hijau kini tengah digandrungi oleh masyarakat. Baik untuk diaplikasikan dalam bentuk makanan atau pun minuman. Tanpa disadari, teh hijau memiliki manfaat yang sangat penting untuk kulit para wanita. Apa saja manfaat teh hijau untuk kulit wanita? Berikut ulasan yang dilansir dariWomen Daily Magazine Rabu (17/9/2014):
 

Cegah Penuaan Kulit

Teh hijau atau green tea memiliki kandungan antioksidan yang sangat besar. Sehingga dapat melawan penuaan dini pada kulit wanita. Selain itu, mengkonsumsi teh hijau sesering mungkin dapat melawan radikal bebas dan beberapa penyakit lain yang ada pada tubuh Anda.

Melindungi Kulit

Selain melawan penuaan kulit, teh hijau juga memiliki kandungan anti inflamasi yang dapat menyehatkan, menyegarkan serta melindungi kulit dari bahaya sinar UV. Dimana seperti kita ketahui bahwa sinar UV berlebih dapat merusak kesehatan kulit Anda. Tak hanya itu saja, teh hijau juga mampu membuat kulit menjadi lebih elastis dari biasanya.

Noda Kulit

Tak hanya sekedar di minum saja, Anda dapat memanfaatkan bubuk teh hijau untuk kulit wanita. Bagaimana caranya? Anda hanya perlu membubuhkan bubuk teh hijau lalu usapkan pada kulit yang bernoda. Diamkan selama lima menit lalu bilas dengan air. Lakukan secara berkala untuk mendapatkan hasil yang maksimal. (Cyn/Liz)

Sabtu, 19 Juli 2014

Apa yang disuka wanita

Kadang lelaki salah kaprah untuk mendapatkan perhatian dari wanita.

Tubuh berotot dan sixpack,
Mobil mentereng biar dianggap beken,
Merasa keren pake motor sport.
Ngomongnya tinggi, tapi karyanya nihil.
Janjinya banyak, buktinya nggak ada.

Padahal tak semua wanita suka dengan lelaki tipe seperti ini.
Wanita itu suka dengan calon suami yang perhatian, bukan pamer pesona.

Wanita itu suka dengan calon suami yang membimbing, bukan yang kekanakan.
Wanita itu suka dengan lelaki yang mandiri, bukan yang bergantung sama kekayaan orang tuanya.
Wanita itu suka dengan lelaki yang soleh, yang bisa menyolehkan istri dan anaknya.

Semoga bermanfaat :)
Setia Furqon Kholid

Dipukul oleh guru tanpa sebab

Tapi ada pukulan berikutnya dari guru berikutnya. Pukulan kedua ini yang lebih dikenang pahit oleh Muhammad Al Fatih. Kali ini pukulan datang dari gurunya yang mendampinginya hingga ia kelak menjadi sultan; Aq Syamsuddin. Bukti bahwa ini menjadi ‘kenangan’ yang terus berkecamuk di kepalanya adalah ketika Muhammad Al Fatih telah resmi menjadi sultan, dia bertanya kepada gurunya: “Guru, aku mau bertanya. Masih ingatkah suatu hari guru menyabetku, padahal aku tidak bersalah waktu itu. Sekarang aku mau bertanya, atas dasar apa guru melakukannya?” Bertahun-tahun lamanya pertanyaan itu mengendap dalam diri sang murid. Tentu tak mudah baginya menyimpan semua itu. Karena yang disimpannya bukan kenangan indah. Tetapi kenangan pahit yang mengecewakan. Karena tak ada yang mau dipukul. Apalagi dia tidak merasa bersalah. Jawaban gurunya amat mengejutkan. Jawaban yang menunjukkan memang ini guru yang tidak biasa. Pantas mampu melahirkan murid yang tidak biasa. Jawaban yang menunjukkan metode dahsyat, yang mungkin langka dilakukan oleh metode pendidikan hari ini. Atau jangan-jangan sekadar membahasnya pun diharamkan oleh pendidikan hari ini. Inilah jawaban Aq Syamsuddin, “Aku sudah lama menunggu datangnya hari ini. Dimana kamu bertanya tentang pukulan itu. Sekarang kamu tahu nak, bahwa pukulan kedzaliman itu membuatmu tak bisa melupakannya begitu saja. Ia terus mengganggumu. Maka ini pelajaranuntukmu di hari ketika kamu. menjadi pemimpin seperti sekarang. Jangan pernah sekalipun mendzalimi masyarakatmu. Karena mereka tak pernah bisa tidur dan tak pernah lupa pahitnya kedzaliman.” Ajaib! Konsep pendidikan yang ajaib. Hasilnya pun ajaib. Muhammad penakluk Konstantinopel. Maka, sampaikan kepada semua anak-anak kita. Bahwa toh kita tidak melakukan ketegasan seperti yang dilakukan oleh Aq Syamsuddin.

Selengkapnya : http://m.kompasiana.com/kusnandar/kesalahan-mendidik-2-mengharomkan-memukul-dan-mencubit-anak_54f72dc9a33311b4688b466c

Kamis, 17 Juli 2014

Cari Perempuan Yang Mau Diajak Susah

Cari Perempuan Yang Mau Diajak Susah? Baca Nih !!

Saya tergelitik dengan obrolan sesama lelaki di sebuah forum facebook.

 Lelaki pertama bertanya ke lelaki kedua, kenapa sampai sekarang masih betah melajang, sementara umur sudah 35 tahun.

Lelaki kedua menjawab dengan santai, "Belum ketemu yang cocok. Jaman sekarang perempuan banyak maunya. Gak ada yang mau diajak susah. Gue sih maunya mencari istri, gak mau pacaran-pacaran, tapi ya itu dia, gue mau istri yang bisa mengurus rumah tangga, beres2 rumah, masak, nyuci, dsb. Susah bro nyari perempuan yang kayak begitu sekarang2 ini."

Dan jawaban dari lelaki pertama membuat saya nyesss...

 Lelaki pertama membalas, "Bro. Sekedar masukan aja buat kita para lelaki nih, gue dulunya juga mau begitu. Dapat bini yang bisa ngurusin gue dan anak2. Pengennya mau dapat istri yang mau diajak susah. Tapi makin kesini gue mikir lagi bro."

Perempuan mana sih yang mau diajak susah? Elo aja deh bro, kalo elo ada diposisi perempuan, ada yang mau ngelamar elo nih, tapi syaratnya elo mau diajak susah. Gue yakin elo gak bakal terima lamarannya kan? Mendingan sama laki-laki lain yang bisa menjamin masa depannya. Gak susah2an.

Kita laki2 kadang egois, Istri harus bisa masak, nyuci, nyetrika, beres2 rumah, Karena kita anggap itu tugas istri. Sekarang kalo dibalikin nih, kita bisa gak benerin genteng bocor, atau bikin pagar dihalaman, ataulah apa itu pekerjaan cowok lainnya. Elo bisa bro? Kalo gue ngaku aja sih, gue gak bisa.. hahaha..

Padahal itu seharusnya tugas suami kan? Berhubungan kita gak bisa, trus kita sisihkan uang untuk bayar orang lain yang bisa kerjakan semuanya. Gak adil banget ya kita bro.. istri kita disuruh kerjain apa2 yang kita pikir itu tugasnya, sementara kita bayar orang lain untuk kerjain tugas kita.

Harusnya jangan bebankan tugas itu ke istri. Kita harus kerja keras supaya bisa asisten rumah tangga yang bisa kerjain itu semua. Istri adalah ratu. Dia yang mengandung anak kita.

Yang ikhlas selama 9 bulan kemana2 bawa anak kita yang masih didalam perut.

Yang rela bentuk badannya jadi tidak seindah dulu karena proses hamil dan melahirkan. Rela menyusui, rela mencurahkan kasih sayang untuk anak2 kita.

Dan tau gak bro? ini hal yang paling parah. Istri juga ikut kerja cari nafkah lhoo kalau kita gak mampu memenuhi semua kebutuhan rumah tangga.

Dia keja buat bantuin kewajiban kita bro. Supaya masa depan anak kita terjamin. Jadi gimana bro?

Masih mau cari perempuan yang mau diajak susah?
Mendingan elo susah sendiri aja bro.. jangan bawa2 anak orang. Kasiaan.."

Anak perempuan yang sudah menikah

Anak perempuan yg sudah menikah, harus mengutamakan suami. Suami harus mengutamakan ibu dibanding istrinya. Tapi tidak benar jika istri harus lebih mengutamakan orgtua suami dibandingkan orgtuanya sendiri. Bakti anak tetap pada orgtuanya masing2, kecuali anak perempuan yg hrs mengutamakan suaminya dulu dibanding orgtua kandungnya.

https://m.youtube.com/watch?v=snGTQNQiejc

Rabu, 16 Juli 2014

Kesalahan Cara Tata Rias Wajah Kebanyakan Wanita Indonesia


TRIBUNNEWS.COM - Kecenderungan make up atau tata rias wajah wanita Indonesia adalah menyukai polesan tebal. Padahal polesan make up tebal berisiko retak-retak, terutama di bagian dahi dan di bawah kelopak mata.
Penata rias wajah Yarry Rivani mengingatkan hal tersebut di acara “Secret of Korean Beauty By Sarange”, di Plaza Senayan, Jakarta (6/9/2014).
Kesalahan lain, menurut Yarry, memoles alis mata itu dengan membentuknya menjadi miring melengkung itu tingkat kemiringannya tak boleh lebih dari 12 derajat. "Lebih dari itu terkesan aneh dan menyalahi kodrat," kelakar Yarry.
Kesalahan lainnya, make up mata dengan cara menghitamkan sekitar kelopak mata bagus-bagus saja. "Tapi seringkali kelopaknya dihitamkan memanjang sampai lebih dari panjangnya hidung. Mata jadi kelihatan menyalak! Aneh," tuturnya.
Pembentukan alis dengan pensil, seringkali dibuat tebal. "Harusnya bukan ketebalannya yang difokuskan tapi soal melebarnya," tuturnya.
Lantas mengapa hasil tata rias wajah sebagian wanita seringkali terkesan 'belang' antara kulit wajah dan leher? Menurut Yarry, itu karena kesalahan dalam memilih warna kosmetik.
Untuk mencocokkannya, ia menyarankan agar warna kosmetik untuk wajah disesuaikan dengan warna kulit lengan bagian atas. "Coba tempelkan produk kosmetik di bagian lengan atas, kalau terasa matching, berarti untuk dipoleskan di wajah juga pasti pas," tuturnya.
Itu karena kulit lengan bagian atas teksturnya rata seperti kulit wajah selain tersembunyi dari terik matahari. 
Sumber : Yahoo

Senin, 14 Juli 2014

3 Hal yang Harus Dibicarakan Saat Baru Menikah

Anda butuh waktu untuk membahasnya secara bersama dengan pasangan, untuk menetapkan apa yang dianggap masing-masing sebagai " barang utama".

By Abdul Kharis
15 Maret 2016 09:34

Money.id - Pengantin baru akan menghadapi hidup yang berbeda dengan sebelumnya. Oleh karena itu, perlu komunikasi tentang keuangan yang baik sejak baru menikah.

Jika Anda punya penghasilan yang layak dan telah mengelola keuangan dengan cukup baik selama bertahun-tahun, itu adalah pergerakan sulit ketika Anda tiba-tiba harus membicarakan pembelian barang pribadi dengan pasangan.

Anda butuh waktu untuk membahasnya secara bersama dengan pasangan, untuk menetapkan apa yang dianggap masing-masing sebagai " barang utama" pembelian.

Terpenting, mencari tahu batasan harga barang yang akan dibeli dengan mendiskusikannya terlebih dahulu.

Setelah menikah, Anda biasanya memiliki beberapa tabungan untuk rumah, liburan, dan anak-anak. Tetapi Anda tidak bisa mencapai angka tabungan yang diinginkan jika tidak membicarakan pengeluaran pribadi saat ini dan bagaimana mengaturnya di masa depan.

Untuk menghindari pertempuran tentang hal keuangan di masa depan, lebih baik bicarakan mulai saat ini.

Berikut adalah tiga hal perlu didiskusikan dengan pasangan sewaktu menjadi pengantin baru, dikutip dari brides.com, Selasa, 15 Maret 2016.

1. Perawatan ke salon

Beberapa pria berpikir memotong rambut di salon dengan biaya Rp75 ribu adalah hal yang keterlaluan dan lebih memilih untuk pergi ke tukang cukur. Belum lagi, merawat wajah sang istri yang menghabiskan biaya ratusan ribu rupiah atau waxing bulu.

Hal ini harus didiskusikan bersama semenjak baru menikah, agar tidak terjadi kesalahpahaman di masa mendatang. Laki-laki jarang yang mengetahui biaya ke salon, apalagi untuk harga botoks yang mahal.

2. Hobi yang mengeluarkan banyak uang

Hobi mahal sering diabaikan ketika masih berpacaran, seperti bermain golf. Pada awalnya mungkin biasa saja melihat pasangan kita melakukan hobi elitenya tersebut.

Akan tetapi, lama-lama pasti pasangan gerah melihat keuangan hanya dipakai untuk hobinya yang super mahal itu. Segera diskusikan hal ini dengan pasangan, untuk menentukan jangka waktu boleh melakukan hobi tersebut. Misalnya, boleh bermain golf satu kali selama tiga bulan, padahal sebelum menikah dilakukan setiap pekan.

3. Kosmetik mahal

Biasanya wanita memiliki kosmetik yang mahal dan cepat menghabiskannya. Pasangan Anda akan kaget melihat uang yang dicari dengan sekuat tenaga hanya habis untuk membeli bedak mahal berharga ratusan ribu rupiah.

Semenjak pengantin baru, sebaiknya diskusikan dulu dengan pasanga Anda. Hal ini agar tidak terjadi permasalahan keuangan untuk ke depannya. (poy)

Tujuh pesan nabi saw

ORANG SOMBONG TIDAK AKAN MEMBACANYA

Kisah yang diceritakan oleh seorang Hamba ALLAH tentang mimpi Seorang Wali Ditanah Perkuburan ,di dalam mimpi wali itu, wali tu ternampak roh ahli-ahli kubur sedang kais-kais rumput seperti mencari sesuatu. Tetiba beliau terlihat ada seorang roh ahli kubur yg sudah berusia sedang duduk berehat diatas kuburnya sendiri . Beliau mengambil keputusan untuk bertanyakan kepada roh orang tua tersebut.

Wali : Pakcik, kenapa pakcik sedang duduk berehat dgn tenang sedangkan ramai ahli kubur yg lain sedang mengais-gais rumput disitu.

Roh Org tua itu : Jikalau kau nak tahu jawapannya, esok kau pergi ke pasar dan cari penjual daging yg masih muda di pasar. Penjual daging itu ialah anak aku sendiri.

Wali tersebut pun beredar daripada situ dan terjaga dari mimpinya. Keesokan harinya. Wali tu pun menjumpai penjual daging muda di pasar tersebut. Beliau hanya memerhati dari jauh kelakuan penjual daging tersebut. Selepas penjual daging tersebut menjual dagingnya, dia sambung membaca Al Qur'an. Wali tadi terkejut lalu mengambil keputusan untuk berjumpa dengan pemuda tersebut.

Wali: Assalammualaikum orang muda, saya ada beberapa soalan untuk orang muda.

Penjual daging: waalaikummussalam, ya boleh. Apakah soalannya itu?

Wali: Adakah kamu ada seorang ahli keluarga yang meninggal dunia yang mempunyai kubur di kampung ini?

Penjual daging: Ya ada. Itu ialah bapaku.

Wali: Aku terlihat Roh ayahmu dalam mimpi ku. Beliau tenang disana. Apa yg kau lakukan untuk ayah kau wahai anak muda?

Penjual daging: Aku membaca Al-Qur'an dan aku berdoa kpd Allah. Jika bacaan aku itu terdapat pahalanya, aku sedekahkan nya kepada ayahku.

* Iktibar dari Kisah ini
Kenapa Roh ahli kubur yang lain sedang mengais-gais rumput di situ?
Jawapannya, mereka sedang mencari tempias-tempias doa yang didoakan oleh orang ramai dan lafaz "Ala kulli muslimin wal muslimat, wal mukminin wal mukminat". Manakala roh pakcik tua yg hanya duduk berehat tersebut kerana doa anaknya hanya khas untuknya.

Pesanan: Perbanyakkan berdoa untuk kedua ibu bapa kita, saudara mara kita untuk kesenangan mereka di alam barzakh. Doa seorang anak akan terus sampai kepada ibu bapanya, terutamanya anak lelaki yang mana syurganya dibawah redha ibunya....

Jom laksanakan 7 Sunnah Hebat ini.

Tujuh sunnah Nabi Muhammad SAW itu adalah:

Pertama:
Solat Tahajjud, kerana kemuliaan seorang mukmin terletak pada solat tahajjudnya. Pastinya doa akan mudah termakbul dan menjadikan kita semakin hampir dengan Allah SWT.

Kedua:
Membaca Al-Qur’an sebelum terbit matahari, alangkah baiknya sebelum mata melihat dunia, sebaiknya mata membaca Al-Qur’an terlebih dahulu dengan penuh pemahaman. Paling tidak jika sesibuk manapun kita, bacalah ayat 3Qul, atau ayat qursi.

Ketiga:
Hadirkan diri ke masjid terutama di waktu subuh. Sebelum melangkah kemana pun langkahkan kaki ke masjid, kerana masjid merupakan pusat keberkatan, bukan kerana panggilan muadzin tetapi panggilan Allah yang mencari orang beriman untuk memakmurkan masjid Allah SWT .

Keempat:
Jaga solat dhuha, kerana kunci rezeki terletak pada solat dhuha. Yakinlah, kesan solat dhuha sangat dasyat dalam mendatangkan rezeki.

Kelima:
Jaga sedekah setiap hari. Allah menyukai orang yang suka bersedekah, dan malaikat selalu mendoakan kepada orang yang bersedekah setiap hari. Percayalah, sedekah yang diberikan akan dibalas oleh Allah berlipat kali ganda.

Keenam:
Jaga wudhu terus menerus kerana Allah SWT menyayangi hamba yang berwudhu. Kata khalifah Ali bin Abu Thalib, “Orang yang selalu berwudhuk senantiasa ia akan merasa selalu dalam keadaan solat walaupun ia belum lagi solat, dan dijaga oleh malaikat dengan dua doa, Malaikat berdoa untuknya iaitu "ampuni dosanya dan sayangi dia ya Allah SWT ”.

Ketujuh:
Amalkan istighfar setiap saat. Dengan istighfar masalah yang terjadi kerana dosa kita akan dijauhkan oleh Allah.

Sebarkanlah ilmu ini, dan anda tidak akan rugi sedikitpun, sebarkan, semoga ianya memberi manfaat pada semua.

Minggu, 13 Juli 2014

Kecilkan Perut Buncit Hanya dalam 10 Hari? Ini Langkahnya!

https://id.she.yahoo.com/kecilkan-perut-buncit-hanya-dalam-10-hari-ini-093200164.html
Kecilkan Perut Buncit Hanya dalam 10 Hari? Ini Langkahnya!
DREAMERSRADIO.COM - Perut buncit terkadang membuat kita tampil tak percaya diri. Pakaian yang dikenakan pun harus dipilih-pilih lagi agar si perut buncit tak nampak terlihat. Biasanya kita akan bekerja dengan sangat keras untuk mengecilkan perut yang buncit dan menghabiskan waktu yang cukup lama hingga berbulan-bulan.
Namun sebenarnya ada cara mudah dan kita hanya membutuhkan waktu 10 hari saja lho. Dilansir Bodlsky, ini dia caranya:
Hari Ke-1 Di hari pertama, kamu harus mengonsumsi banyak air putih. Cara ini bisa membangun level energimu, dan membuat kita tetap sehat dan terhidrasi. Untuk membakar lemak di perut, kamu harus melakukannya dengan berjalan di atas treadmill selama 30 menit sambil menarik nafas dari perut dan melepaskannya secara perlahan.
Hari Ke-2 Hari kedua, makanlah makanan dengan rendah kalori dan jangan berhenti mengonsumsi air untuk tetap membuatmu aktif sepanjang hari. Makanan rendah kalori bisa mencegah perutmu semakin membuncit.
Hari Ke-3 Di hari ketiga, penuhi harimu dengan berbagai jus dan smoothies buah-buahan segar. Cara ini bisa membantu untuk mencegah kelaparan yang berlebih. Tips ini juga harus dilakukan untuk hari-hari selanjutnya.
Hari Ke-4 Hari ke-4, masukkanlah menu mengandung gandum, seperti roti gandum ke dalam daftar asupanmu. Cara ini bisa memberikanmu energi untuk berolahraga selama 1 jam, baik itu jogging maupun berjalan di treadmill
Hari Ke-5 Setelah gandum, cobalah makanan kaya akan serta di hari kelima yang akan membantu memperlancarkan pencernaan dan mencegah sembelit. Eits, dan jangan lupa banyak minum air agar tubuhmu tetap terhidrasi.
Hari Ke-6 Makanlah kacang-kacangan di hari ke-6. Kacang-kacangan mengandung banyak energi, protein, vitamin untuk membuatmu tetap sehat dan bugar, serta bisa mengurangi rasa lapar
Hari Ke-7 Sayuran sesuatu yang wajib masuk daftar menu diet karena bisa mengecilkan perut buncit dengan cepat. Makanlah brokoli dan bayam dalam porsi kecil untuk dijadikan salad agar tetap penuh energi sepanjang hari. Tambahkanlah beberapa buah beri asupan serat.
Hari Ke-8 Masukanlah warna-warni buah-buahan ke dalam menu makananmu di hari ke-8. Buah-buahan kaya akan air yang baik untuk membakar lemak di perut. Eits, jangan lupa olahraga ya!
Hari ke-9 Makanan mengandung susu, seperti keju dan yogurt sangat penting untuk dikonsumsi wanita untuk menghindari osteoporosis. Diet dengan mengonsumsi yogurt, susu, plus olahraga sangat diperlukan untuk membakar lemak di perut selama 10 hari.
Hari Ke-10 Telur sangat tinggi akan protein. Jadi telur sangat diperlukan untukmu yang sedang menjalani program duet. Telur bisa menaikkan energi dan membakar lemak di perut.

Sabtu, 12 Juli 2014

Mengapa Jin dalam tubuh ini tetap saja ada dan tidak pergi

http://youtu.be/h0QzswZjFcU
maksud isi kajian youtube diatas

Sekedar berbagi...

“Terkadang kita bertanya ..mengapa  Jin dalam tubuh ini tetap saja ada dan tidak pergi,
Kadang2 ada suatu hal yang kita tidak tahu atau mengerti mengapa Allah menghendaki demikian’’
Dan berapa banyak orang2 yang dekat dengan Allah dan berapa banyak ibadahnya..Insya Allah Allah akan memberikan kemampuan pada kita untuk Mengalahkannya meski bangsa Jin tidak dapat dilihat mata..,mereka akan kalah tapi

Terkadang Jin akan meninggalkan tubuh anda tapi jika anda lemah..bisa saja jin yang sama akan masuk lagi ,dan mereka bangsa jin akan mencoba keberuntungannya untuk menembus (benteng pertahanan) anda

Atau jika anda tengah disihir oleh seseorang ,penyihir akan secara terus –menerus , mengganggu/mengusik anda,..Hanya Allah yang dapat menolong dan melindungi anda wahai saudaraku
Dalam kasus spt itu apa yang harus kita lakukan saudaraku?...maka anda harus istiqoamah ibadah..lebih giat ibadah.. karena Jin akan menunggu “keberuntungan” nya mengintai anda, ..mereka Menunggu anda lemah dan lengah
Dalam banyak kasus pasien2 yang saya tangani dalam hal ruqyah..saat saya menanyakan pada Jin yang ada dalam tubuhnya.
“bagaimana kamu (jin) bias masuk dalam tubuh pasien ini..katanya pasien ini kadang Ibadah tetapi kadang pula melupakan ibadahnya”
sifat kami adalah “destruktif” Merusak dan memusnahkan..kami adalah budak para Penyihir’
bahkan  salah satu jin berkata dia sampai2 menunggu kira-kira 53 hari…menunggu lengahnya pasien..dan benar saya berhasil menembus nya saat pasien ini sedang marah
(dan saat saya (peruqyah bertanya pada pasien)..pasien membenarkan bahwa pernah suatu hari dia marah dan kesal  sangat pada orang tua nya.

dari itu saudaraku kita wajib berhati hati..tidak hanya pada jin kiriman penyihir tp juga jin yang ada disekitar kita.. ,ketakutan berlebih,..kesenangan berlebihan.. kecemasan berlebihan semua itu adalah pintu masu k setan..(dan jin) ,,,,
belindunglah selalu pada Allah.

(Mohon maaf klo basa Inggris yg saya terjemahkan belepotan..Peace,ya pak bos-bu bos)

sebuah testimony
Tri Yanto ,Salah seorang sahabat  FB ruqyah,berbagi cerita ini saya copas dan bagikan:

Sekedar berbagi informasi: saat jin di tubuh istri berinteraksi dan saya ajak dialog sbb:  "melalui apa kamu masuk?" dijawab "melalui lubang".  Saya tanya: "Lubang apa?".  "Lubang hidung saat senam pernapasan".  Saya bertanya: "Alasan apa kamu masuk?"  Saya menunggu 6 tahun, dan ada kesempatan saat ikut senam pernapasan. Apa yg kamu lakukan di dalam?  "membuka pintu-pintu syetan di hati spt: Pintu kesedihan, pintu kekhawatiran, pintu ketakutan."  Untuk tujuan apa kamu masuk? ini ditanyakan di kesempatan lain jauh dari dialog pertama.  Jawabannya: "untuk menanamkan cinta di hatinya kepada seseorang" saya tanya lagi: "Apakah kamu nyaman di dalamnya?  jawabannya "tidak! karena kaliang sering berdoa"  Mengapa kamu tidak segera keluar? tidak di jawab.  Bersyukur dapat berbagi dan belajar dari pengalaman para peruqyah sehingga Allah selamatkan keluarga kami dari kejahatan sihir.  Dan Alhamdulillah saat ini sudah sehat, setelah berjuang cukup lama.  Lebih dari itu yang disyukuri adalah lebih mudah untuk ajak-ajak kebaikan.  Semoga bermanfaat.

11 alasan kenapa make up artist pengantin tarifnya tidak murah

Make Up Artist Pengantin Kok Tarifnya Mahal Ya? Simak Dulu 11 Alasan Ini Untuk Tahu Kenapa

Andhika Lady Maharsi
25 Agustus 2016

Memilih Makeup Artist/MUA untuk pernikahan memang gampang-gampang susah. Ada yang harganya murah, tapi hasil makeup-nya terlihat kurang bagus. Ada juga yang hasil makeup-nya seperti widodari, tetapi harganya selangit. Kerap juga terjadi masalah klasik: MUA yang dipesan ogah menerima masukan klien, karena sudah sesuai pakem katanya. Padahal si klien misalnya sudah meminta no cukur alis, nggak menor-menor, dan sebagainya.

Padahal kalau kita menilik lebih jauh, pekerjaan mereka sama sekali nggak gampang lho. Wajar saja kalau harga yang mereka patok bisa sampai setara sewa gedung dengan kapasitas 2000 undangan. Mau tau alasannya? Simak liputan dari Hipwee Wedding yang satu ini.



1. Alat-alat makeup yang mereka pakai harganya sudah mahal. Apalagi yang membutuhkan kualitas high-end dengan riasan yang tak mudah luntur


senjata para MUA via www.youtube.com

Produk makeup yang dipakai oleh MUA profesional biasanya adalah produk high end yang dibeli dengan harga tidak murah. Namanya saja riasan pengantin yang dipakai selama berjam-jam, harus yang awet dong. Belum lagi ada kemungkinan air mata keluar karena terharu selesai akad. Nah, di situlah tantangan seorang MUA, bagaimana caranya agar membuat riasannya tidak luntur sama sekali. Untuk itu, mereka melakukannya dengan menggunakan alat makeup yang berkualitas baik.

2. Mereka belajar makeup bertahun-tahun, menjadi asisten perias juga sudah bertahun-tahun


belajar merias

Untuk menguasai teknik riasan yang bagus, perlu belajar selama bertahun-tahun. Bukan menyontek tutorial Youtube kemudian langsung bisa. Selain belajar, mereka juga perlu merias banyak jenis wajah dan kulit yang berbeda-beda. Riasan untuk si wajah bulat dan wajah kotak tentu berbeda. Juga berlaku untuk si kulit berminyak vs kulit kering, produk dan teknik yang dilakukan juga berbeda. Mereka nggak boleh protes dengan bentuk wajah klien. Pokoknya semua klien ya inginnya dibuat jadi cantik di hari spesial mereka.

3. Untuk merias wajah diperlukan kontur agar wajah semakin cantik. Yang begini ini mana mungkin dipelajari seminggu-dua minggu


kontur wajah via poutperfection.com

Yang dipelajari MUA itu tak hanya soal memakaikan foundation dan bedak saja. Namun juga ada teknik kontur yang mengharuskan mereka mempelajari bentuk wajah setiap orang. Teknik kontur adalah model pengaplikasian foundation dengan karakter gelap-terang di tempat yang seharusnya. Tujuannya agar wajah klien bisa terlihat 3D dan nggak flat begitu saja. Hal ini nggak bisa dikuasai sehari-dua hari lho.

4. Aksesori untuk pengantin juga nggak dibeli dengan harga murah lho. Tahu harga sunting seperti ini? Jutaan


Yang begini ini nggak murah via www.skyscrapercity.com

Menjadi MUA pengantin, artinya juga harus menyiapkan segala sesuatunya, termasuk aksesori pengantin. Mahkota, perhiasan, melati, dsb harus mereka siapkan sendiri. Barang-barang ini biasanya sudah pakem dan memiliki karakter yang rumit khas adat daerah masing-masing. Untuk mendapatkan hal itu, bisa jadi si perias sudah modal banyak. Namanya saja demi mempercantik klien. Jadi, hargailah modal yang mereka persiapkan.

5. Sebagai MUA pengantin, apalagi kalau akad pagi, mereka rela bangun dini hari untuk klien


bangun dini hari via ehloo.com

Bagi MUA, nggak ada istilah bangun pagi, yang ada adalah bangun dini hari. Ada yang malah nggak tidur malamnya untuk merias pengantin di pagi hari. Karena rata-rata akad nikah pengantin itu sekitar pukul 8 pagi, si perias biasanya sudah persiapan berjam-jam sebelumnya. Kamu yang jarang bangun pagi pasti paham dong, bagaimana susahnya membangunkan diri di pagi hari sebelum semua orang pada bangun.

6. Meronce melati, harus teliti, butuh ketrampilan khusus, dan tidak bisa dilakukan jauh-jauh hari agar melatinya selalu segar


roncean melati via www.skyscrapercity.com

Seperti kita tahu, hampir semua adat pengantin di Indonesia menggunakan bunga melati sebagai salah satu syarat. Melati-melati ini disusun membentuk roncean yang indah untuk menghias sang pengantin. Dan untuk melakukan hal ini butuh ketelitian dan ketelatenan. Apalagi yang dilakukan adalah menyusun ratusan butir melati menjadi roncean yang indah. ‘Kan demi klien juga.

7. Memakaikan riasan adat sesuai pakem, hmm, yakin kamu bisa melakukannya sendiri?


Paes Ageng Jogja via kamalaputri.com

Memasang paes dan hiasan lain-lainnya termasuk sanggul dan sederet hiasannya satu-satu itu nggak bisa dilakukan sembarangan. Semuanya butuh aturan yang baku dan pakem. Jadi nggak boleh dilewatkan begitu saja. Tahu Paes Ageng kan? Itu butuh dihias dengan perada emas di sekeliling garis paesnya. Dan itu memakan waktu lama dan ketelitian tinggi. Belum lagi teknik membentuk alis menjangan yang bercabang itu. Ada caranya yang nggak bisa dilatih dalam tempo singkat lho.

8. Menuntun ritual adat juga menjadi bagian tanggung jawab para dukun manten


Prosesi cuci kaki suami via www.seputarpernikahan.com

Dukun manten adalah istilah untuk perias yang juga melakukan panduan tata cara prosesi adat. Kadang nggak semua pengantin memahami dan tahu langkah-langkah menata adat. Untuk itulah bantuan sang perias diperlukan. Jadi mereka nggak cuma belajar cara nge-blending eyeshadow saja, tapi belajar adat, filosofi, ritual, dan hal-hal yang diperlukan untuk memandu jalannya upacara pengantin.

9. Susah untuk menangani satu pengantin sendirian, mereka pasti membawa bala tim. Timnya kan tetep butuh digaji


Tim rias via pkk.purbalinggakab.go.id

Perias pengantin itu nggak mungkin bekerja sendirian. Mereka pasti membawa sejumlah tim untuk membantu merias. ‘Kan yang dirias tak hanya pengantinnya. Belum lagi asisten-asisten yang siap membantu hal remeh seperti memakaikan foundation, membawa peniti, jepit biting, mengecek sanggul, dan sebagainya. Menjadi perias itu identik dengan chaos dan keribetan. Apalagi jika sudah dikejar dengan waktu. Nah bayangkan saja kalau para asisten-asisten itu nggak mendapat uang saku. Kan itu butuh biaya juga.

10. MUA itu nggak cuma merias pengantin, tapi Ibu, Ibu mertua, keluarga, among tamu, buku tamu. Beuhh, capeknyaa


Yang dirias nggak cuma pengantinnya via babymoontravelling.wordpress.com

Merias acara pengantinan itu yang dirias tak cuma sang pengantin. Namun juga hampir seluruh keluarganya, baik cewek maupun cowok. Yang cowok sekalipun, mereka kadang masih butuh dibantu untuk mengenakan beskap kan? Nah, di situlah tantangan seorang perias ketika dikejar waktu. Masih merasa kerjaan perias itu gampang?

11. Kadang job MUA tak hanya merias saja, tapi juga menenangkan pengantin yang resah di hari H


“Bu, sebetulnya saya itu dijodohkan. Saya pengen pergi dari sini!” via ikashanti.wordpress.com

Salah satu job terselubung yang sering dilakukan MUA pengantin adalah: mendengar curhatan sang pengantin wanita. Entah dari pertanyaan seputar malam pertama, cara menjadi istri, cara melayani suami, sampai resep agar tetap awet muda. Dan seorang MUA yang profesional hampir selalu bisa menjawab dengan komunikatif. Skill mereka tak terbatas hanya dalam lingkup riasan, manajemen dan penguasaan budaya saja Guys.

Gimana? Sudah ada bayangan ‘kan, kenapa profesi mereka dihargai mahal? Ya memang menjadi MUA itu nggak susah. Kalau kamu mau yang bayarnya murah, hati-hati lho, bisa-bisa riasanmu di nikahan jadinya seperti ini:



##mua#dukun manten#hari bahagia#hipwee wedding#perias
BERIKAN KOMENTAR
 ARTIKEL SEBELUMNYA
Jangan Sering-sering Melakukan 6 Hal Ini, Kalau Nggak Mau Pipimu Makin Chubby
ARTIKEL SELANJUTNYA
Permintaan Cewek Ini Sebenarnya Pengen Cowok Tolak. Tapi Milih Diem Daripada Cewek Ngambek
ADVERTISEMENT



Andhika Lady Maharsi
@jenganten jenganten.com FOLLOW

Jumat, 11 Juli 2014

Sebaik-baik Pasangan adalah yang Paling Baik Jima’nya

By Pirman Bahagia

Diriwayatkan secara terpercaya oleh Imam at-Tirmidzi, Ibnu Hibban, ad-Darimi, al-Baihaqi, dan al-Haitsami Rahimahumullahu Ta’ala, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam bersabda bahwa sebaik-baik kalian (suami) adalah yang paling baik sikapnya terhadap istrinya dan beliau Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam adalah yang paling baik sikapnya kepada suaminya.

Di antara tafsiran yang menarik terkait hadits ini kami dapati dari Ustadz Abu Umar Basyir dalam buku larisnya Sutra Ungu.

Tutur beliau di halaman 27, “Berupaya menjadi yang terbaik tentu bukan hanya sekadar dalam urusan hal mencari rezeki, mengumbar senyum, dan membimbing istri, tetapi juga dalam hal memenuhi seluruh kebutuhan istri, termasuk kebutuhan jima’.”

Jima’ merupakan keniscayaan dalam hubungan suami-istri. Ia sangat berpengaruh dalam menentukan bahagia atau tidaknya sebuah ikatan pernikahan. Ia menjadi penentu pula bagi tercapainya sakinah, mawaddah, dan rahmah dalam mahligai bernama rumah tangga.

Sayangnya, sebagian kaum Muslimin masih bersikap tidak adil. Sebagian mereka terjebak dalam kelompok yang mendewakan jima’ hingga menghalalkan segala cara demi tergapainya kepuasan. Sebagian lainnya acuh hingga rumah tangganya berantakan lantaran kebutuhan asasi itu tidak tercukupi dengan baik.

Jima’ butuh ilmu. Islam telah memberi petunjuk untuk menyempurnakannya sebagaimana dicontohkan dalam kehidupan Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi Wa sallam. Karenanya, sebaik-baik jima’ adalah sebagaimana dicontohkan oleh beliau nan mulia kepada istri-istrinya.

Jima’ ada etikanya. Ada awalannya. Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam tidak memperkenankan seorang suami yang mendatangi istrinya seketika, dan langsung ke menu utama. Dianjurkan untuk melakukan pemanasan dengan kalimat dan juga perbuatan yang disyariatkan.

Tidak diperkenankan pula marah-marah sampai memukul istri, lantas malam hari didatangi untuk meminta ‘jatah’.

Masih banyak aturan-aturan lain yang jika dikerjakan dengan baik, insya Allah akan sangat berkontribusi positif dalam pencapaian bahagia dan berkahnya sebuah rumah tangga. Begitu pun seperangkat larangan yang benar-benar tidak bisa ditoleransi, seperti memasukkan ke dubur, melakukan saat datang bulan, dan mengisahkan secara detail kepada orang lain terkait hubungannya itu.

Oleh karena itu, seorang Muslim harus bertindak aktif untuk mencari ilmu. Sebab jima’ ini tak bisa dipandang sebelah mata. Ada begitu banyak rumah tangga yang berantakan dan pasangannya selingkuh lantaran tidak mendapatkan kenikmatan menenangkan dalam hubungannya bersama pasangan.

Sungguh, sebaik-baik suami adalah yang paling baik jima’nya kepada istri. Dan sebaik-baik istri adalah yang paling baik jima’nya bersama suami.

Wallahu a’lam. [Pirman/Keluargacinta]

Benarkah Dosa Istri Ditanggung Suami?

 Ini Jawabannya

Ketika ijab kabul diucapkan maka tanggung jawab suami adalah terhadap istrinya. Segala yang dilakukan istri, suami wajib mengetahui. Bahkan ketika sang istri tidak melaksanakan shalat maka suami yang ikut dimintai pertanggungjawaban. Beda halnya ketika suami tidak shalat maka sang istri tidak ikut bertanggung jawab kelak di pengadilan sang Khalik.

Dalam hal ini bukanlah karena dosa istri ditanggung oleh suami namun suami bertanggung jawab akan akhlak istrinya. Wajib mendidiknya menjadi wanita yang taat pada aturan Allah. Suami wajib mengingatkan istri ketika istri melakukan kesalahan dalam syariat atau kesalahan yang merugikan orang lain.


Jadi dosa suami adalah ketika ia lalai mengingatkan istri dalam menjalankan perintah Allah. Tidak mengingatkan istri dalam menjauhi larangan Allah. Atau tidak mendidik istri dengan benar dalam hal Agama.


Oleh karena itu wajib bagi suami untuk mempelajari ilmu agama lebih dalam dan mengajarkan serta mengajak istrinya untuk lebih mendekatkan diri kepada sang Pencipta. Wajib bagi suami untuk memahami tugasnya sebagai pemimpin rumah tangga yang harus mendidik istrinya seperti Rosulullah mendidik istri-istrinya dengan penuh kasih, kesabaran, dan pengertian.

Wajib pula baginya untuk mendidik anak anaknya agar kelak berakhlak mulia. Menjadi tentara tangguh Allah yang berjuang tak kenal lelah membela Agamanya.


”Seseorang tak akan menanggung dosa orang lain”. Dosa suami hanyalah ketika tidak mendidik, mengingatkan dan memperingatkan istri. Apabila hal itu sudah dilakukan maka ketika istri tetap saja bermaksiat dan tidak mematuhi suaminya maka dosa itu ditanggung oleh si istri itu sendiri. Begitupun istri yang wajib dipatuhinya hanya perintah yang sesuai syari’at. Adapun perintah yang syubhat tidak wajib dilaksanakan. Bahkan si istri pun harus cerdas membedakan mana komando suami yang sesuai syariat, mana yang syubhat, dan mana yang bahkan melanggar syari’at.


Untuk itu, baik suami maupun istri hendaknya saling mengingatkan dalam hal agama, saling berbagi pengetahuan. Akan lebih baik lagi jika di dalam sebuah keluarga terdapat waktu khusus bersama untuk mengkaji ilmu agama islam. Mengadakan majlis taklim keluarga merupakan salah satu ciri keluarga idaman yang In Shaa Allah akan membawa lebih banyak keberkahan memperkuat sakinah, mawaddah dan warohmah bukan hanya bagi suami dan istri tapi juga bagi anak anak yang akan menjadi penyejuk mata.


Maka Makna kata ijab kabul bermakna aku terima tanggung jawab untuk mendidik, mengingatkan dan memperingatkan dalam menuju agama Allah jika itu tidak dilakukan maka dosanya suami pun ikut mempertanggungjawabkannya dihadapan Allah dan begitu pula dengan calon anak-anak kelak yang berada dibawah komandan seorang lelaki dengan gelar suami.


Bagi para istri teruslah belajar agama Allah meski tak harus diajarkan suami. Ilmu agama bisa didapat melalui banyak media seperti halnya mendatangi majlis taklim, membaca buku, atau sekedar menonton acara dakwah di televisi. Wallahua’lam bishawab.

Rabu, 09 Juli 2014

Hal Yang Tidak Boleh Dilakukan Setelah Makan


DREAMERSRADIO.COM - Sering makan terburu-buru dan langsung melakukan hal lain? Ada beberapa hal yang harus dihindari setelah makan. Hal ini berpengaruh terhadap proses pencernaan makanan di dalam perut. Seperti yang dilansir Boldsky.com, berikut beberapa hal yang tidak boleh dilakukan setelah makan!
1.  Berenang
Berenang adalah salah satu kegiatan yang tidak boleh dilakukan setelah makan. Lebih baik tunggu selama 30 menit setelah makan untuk berenang. Jika langsung berenang, maka perut akan mengalami kram minor.
2. Mandi
Setelah makan, aliran darah akan terstimulasi kearah perut untuk pencernaan yang lebih baik. Jika langsung mandi, ini akan mengacaukan aliran darah karena tubuh akan dingin dan proses pencernaan akan terganggu.
3. Tidur
Jangan langsung tidur setelah makan, terutama setelah makan berat. Saat tubuh berbaring, maka makanan yang ada di perut tidak akan sampai ke perut dan akan membuat perut kembung.
4. Berjalan
Berjalan akan menghabiskan banyak energi dan lebih baik dihindari setelah makan. Berjalan juga akan langsung menghabiskan energi makanan tanpa disimpan terlebih dahulu.
5. Minum teh
Teh dapat menghisap kandungan zat besi dari makanan. Kandungan asam dalam teh juga akan bertentangan dengan protein di dalam makanan. Untuk itulah, lebih baik hindari minum teh setelah makan.

Senin, 07 Juli 2014

8 Teknik Mengejan Yang Benar


TabloidNakita.com - Teknik mengejan yang benar, sebuah ”ilmu” yang wajib dikuasai ibu hamil sebelum bersalin. Teknik mengejan yang benar akan melancarkan persalinan. Sebaliknya, ketidaktepatan mengejan dapat menimbulkan dampak yang tidak diinginkan, seperti pecahnya pembuluh darah di mata yang dapat mengganggu kesempurnaan penglihatan. Selain itu, kelahiran bayi akan dibantu dengan alat vakum atau forsep jika ibu sampai kehabisan tenaga lantaran mengejan yang salah.

Nah, agar ibu dapat mengejan dengan benar, ikuti 8 teknik mengejan yang benar:

1. Lakukan setelah pembukaan lengkap.
Mengejan baru boleh dilakukan setelah pembukaan lengkap, yakni pembukaan 10. Saat itu, observasi yang dilakukan dokter akan menemukan, kepala bayi sudah turun sampai ke dasar panggul dan anus mulai ikut membuka. Gejalanya seperti ingin buang air besar, tetapi jika sudah diberikan obat analgesi (penghilang nyeri) epidural yang dalam, biasanya perasaan di atas tak terasa, sehingga ibu harus memperhatikan komando dari dokter atau bidan. Namun pada analgesi yang diberikan lewat vena atau analgesi lokal, keinginan untuk mengejan tetap ada.

Kenapa mengejan harus menunggu pembukaan lengkap? Hal ini untuk menghindari pembengkakan atau edema pada mulut rahim. Kelak, pembengkakan ini akan mempersulit proses persalinan berikutnya. Meski tidak nyaman karena harus menanti kontraksi hingga pembukaan 10, namun ibu harus tetap bersabar. Tak perlu khawatir karena penundaan mengejan umumnya tak akan membahayakan, kecuali bila jantung janin mulai melemah.

2. Pilih posisi yang tepat.
Posisi yang umum dipilih saat mengejan adalah berbaring, kemudian menekuk lutut, kedua kaki dibuka, peluk paha dengan melingkarkan tangan ke bawah paha sampai siku dan menarik paha ke arah dada. Posisi ini memberikan keleluasaan pada ibu untuk mengejan. Posisi lain pun bisa digunakan, seperti berbaring miring ke sisi kiri atau kanan, atau jongkok, yang kesemuanya berdasarkan kasus per kasus supaya janin lebih mudah lahir.

3. Atur napas.
Bernapas harus teratur, tidak boleh serabutan karena tidak bermanfaat signifikan atau bahkan mengganggu proses mengejan. Biasanya dokter/bidan akan memandu ibu mengatur napas supaya tenaga ibu terkumpul, juga ibu memiliki tenaga maksimal untuk mengejan.

Selain itu, mengatur napas yang baik pun dapat mengurangi rasa sakit. Supaya pengaturan napas berjalan mudah, sebaiknya ibu ikut kelas senam hamil karena di kelas itu ibu akan diajarkan cara mengatur napas saat bersalin.

4. Ikuti komando.
Biasanya dokter/bidan akan memberi komando kapan ibu harus menarik napas, menahan, dan mengeluarkannya sambil mengejan. Ikuti komando tersebut supaya proses persalinan berjalan teratur dan lebih mudah.


Saat mengejan pun biasanya dokter/bidan mengingatkan ibu untuk meletakkan dagu di dada supaya bisa melihat perut. Jika ibu tak mengikuti komando, maka pola mengejan menjadi tidak teratur sehingga tenaga terbuang percuma. Efek lainnya, jalan lahir bisa membengkak karena terdapat cairan yang keluar di jalan lahir, vagina pun membengkak sehingga menyulitkan penjahitan.

5. Ikuti irama.
Ibu harus mengikuti irama tubuh saat mengejan. Bila pembukaan sudah lengkap, ibu harus segera mengejan, mengatur napas, dan tidak boleh ditahan saat proses pengejanan berlangsung.

Ada ibu yang takut fesesnya keluar saat mengejan, sehingga ia menahan pengejanan dengan mengangkat pantat atau panggul. Hal ini dapat membuat robekan perineum (bagian antara vagina dan anus) lebih lebar sehingga memerlukan lebih banyak jahitan.

Sebaliknya, jika kontraksi rahim mereda sebaiknya hentikan dahulu pengejanan. Biasanya ibu diminta istirahat sampai menunggu kontraksi berikutnya

6. Tenaga harus efektif.
Jangan buang-buang tenaga yang tak perlu, entah dengan mengeluh atau berteriak-teriak, karena akan menguras tenaga, mengingat ibu harus mengejan berkali-kali. Teriak-teriak atau membuat keributan malah akan menyebabkan tenggorokan kering, batuk, dan serak. Ibu pun semakin panik dan tegang. Akibatnya, ibu tak jelas menangkap instruksi dokter

7. Pandangan ke arah perut.
Arahkan pandangan ke perut supaya ibu bisa lebih berkonsentrasi terhadap persalinan. Selain itu, ibu harus mengejan di perut bukan di leher.

8. Berhenti mengejan saat kepala bayi terlihat.
Ketika kepala bayi mulai terlihat (crowning) sebaiknya hentikan mengejan. Biasanya ditandai dengan rasa panas di vagina yang meregang. Tujuannya supaya vagina dan perineum meregang perlahan-lahan, juga untuk mengurangi robekan dan kelahiran yang terlalu cepat. Dokter/bidan akan memberi arahan ketika pengejanan harus dihentikan atau dilanjutkan. Pada saat ini ibu sebaiknya mengatur napas dengan baik.

Minggu, 06 Juli 2014

5 Amalan Utama yang Sering Ditinggalkan Orang Sakit

By Pirman Bahagia


Kita semua pasti pernah merasakan sakit. Sekadar tidak enak badan, sakit ringan, atau parah. Hanya beberapa jam, berhari-hari, bahkan ada yang bertahun-tahun tidak kunjung sembuh. Karena sakit merupakan konsekuensi dari kurangnya diri menjaga kesehatan dan hampir pasti dialami, ada baiknya jika kita memahami hal ini dengan baik.

Pasalnya, 5 amalan utama ini sering ditinggalkan oleh orang yang sakit. Entah karena tidak tahu atau karena sebab lainnya.

Ujian

Ketika mengalami sakit, yakinilah bahwa sakit merupakan satu dari sekian banyak ujian yang Allah Ta’ala berikan. Sakit adalah episode yang menjadi bukti, apakah kita percaya kepada-Nya atau sebaliknya.



Yakinilah sakit sebagai ujian. Dan yakinilah bahwa hanya Dia yang berkuasa memberi kesembuhan.

“Dan jika aku sakit, Dialah (Allah) yang menyembuhkan.” (Qs. asy-Syu’ara’ [26]: 80)

Mengadu

Mengadu kepada makhluk itu tercela. Tapi mengadu kepada Allah Ta’ala merupakan kemuliaan. Sangat dianjurkan, sebab kita sangat membutuhkan pertolongan Allah Ta’ala. Kita tiada daya, kecuali karena kekuatan dari-Nya.

“Sungguh hanya kepada Allah-lah aku mengadukan segala kesusahan dan kesedihanku.” (Qs. Yusuf [12]: 86)

Sabar dan Tabah

Banyak yang tidak sabar saat diuji dengan sakit. Mereka mengeluhkan banyak hal. Hal ini terjadi karena tiadanya keyakinan bahwa sakit merupakan bagian dari ujian. Padahal jika bersabar, Allah Ta’ala menjanjikan pahala yang tiada batasnya.

“Sungguh hanya orang-orang sabarlah yang dicukupkan pahalanya tanpa batas.” (Qs. az-Zumar [39]: 10)

Doa

Senantiasalah memanjatkan doa kepada Zat yang Maha Mengabulkan doa. Sampaikanlah semua harapan hanya kepada-Nya. Bukan hanya doa agar diberi kesembuhan, tapi juga doa terkait semua hajat bahkan doa untuk keluarga, sahabat, dan kaum Muslimin secara umum.

Selain kalimat ‘bismillah’, ada doa-doa khusus yang bisa diamalkan saat sakit. Salah satunya dengan membaca,

أعوذبعزةالله وقدرته من شرماأجدوماأحاذر

“Aku berlindung kepada Kemuliaan Allah dan Kekuasan-Nya dari keburukan yang aku temukan dan aku waspadai.” (Hr. Imam Malik bin Anas dan Imam Abu Dawud) seraya memegang dan mengusap bagian tubuh yang sakit.

Yakin

Inilah yang paling akhir. Meyakini bahwa Allah Ta’ala pasti memberikan hikmah di balik sakit dan kesembuhan setelah sakit. Semua sakit pasti ada obatnya. Allah-lah sebaik-baik Zat yang Menyembuhkan.

Jika anda sehat, bersyukurlah. Jika ada kerabat atau teman yang sakit, sampaikan 5 amalan ini kepada mereka. Insya Allah, Anda berhak mendapatkan pahalanya. Aamiin.

Wallahu a’lam. [Pirman/Kisahikmah]

Sabtu, 05 Juli 2014

Sampaikan Ini Kepada Suami yang Malas Membantu Pekerjaan Rumah Istrinya!


By Pirman Bahagia -

Hubungan seorang suami dengan istri atau sebaliknya adalah hubungan kerja sama. Saling. Saling berbagi. Saling memahami. Saling mengerti. Saling membantu. Saling mencukupi. Dan semua makna saling dalam kebaikan, bukan keburukan.

Sayangnya, nilai kerja sama dalam rumah tangga ini semakin terkikis. Masing-masing individu dalam rumah tangga menjadi sangat egois. Hanya sibuk dengan urusannya tanpa mau sedikit pun melirik-apalagi membantu-pasangannya. Padahal, budaya kerja sama ini amat efektif untuk semakin menautkan cinta di antara pasangan.

Seorang suami merasa egois dan enggan membantu pekerjaan istrinya di rumah hanya karena pemahaman bahwa tugas utamanya adalah mencari nafkah di luar rumah. Sehingga setelah sampai di rumah, ia merasa bebas tugas. Jangankan membantu istri, bahkan saat dimintai tolong untuk mengerjakan pekerjaan yang remeh pun enggan, bahkan menolak dengan cara yang kasar.

Padahal hanya dengan mengesampingkan sedikit ego diiringi niat yang tulus untuk membantu istri, meski seremeh apa pun, ianya menjadi hiburan yang sangat efektif untuk meluruhkan lelah di badan, mencerahkan pikiran, sekaligus menyejukkan bagi ruhani.

Jika Anda sudah menikah, sebagai suami, cobalah perhatikan kalimat yang disampaikan oleh salah satu suami terbaik sepanjang sejarah manusia. Ialah menantu Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam, sepupu, sekaligus sahabatnya yang utama.

Ialah Sayyidina Ali bin Abi Thalib yang pernah berkata kepada istrinya, “Demi Allah, aku senantiasa menimba air dari sumur hingga dadaku terasa sakit.”

Saksikanlah! Inilah sosok yang pernah menjadi pemimpin kaum Muslimin. Ialah pribadi yang menduduki satu tempat dari empat tempat mulia bagi sang Khalifah nan agung umat ini.

Ali, dari pernyataannya itu, memberikan teladan. Di tengah berbagai kesibukannya dalam berdakwah di jalan Allah Ta’ala, mengurus kaum Muslimin, mengupayakan nafkah untuk istri dan anak, beliau senantiasa menyempatkan waktu untuk membantu sang istri di rumah.

Dan saksikanlah jawabannya. Sayyidatina Fathimah binti Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam menjawab ucapan suaminya dengan berkata, “Dan aku, demi Allah, memutar penggiling gandum hingga tanganku melepuh.”

Aduhai romantisnya. Inilah potret keluarga terbaik. Inilah gambaran pasangan suami-istri yang tidak hanya romantis, tetapi juga semakin mendekatkan masing-masing anggotanya kepada Allah Ta’ala.

Masih malas membantu istri di rumah? Mungkin Anda memang tak layak dikumpulkan bersama Sayyidina Ali bin Abi Thalib dalam satu gerbong di surga-Nya.

Wallahu a’lam

Jangan memaki

Jangan memaki. 

Memaki adalah mengatakan yang kotor dan keji dengan menggunakan mulut yang seharusnya untuk berdoa. 

Perhatikanlah, mereka yang suka memaki diperlakukan dengan kasar dan kejam oleh kehidupan. 

Orang yang mudah memaki, rezekinya tersendat-sendat. 

Orang yang mudah memaki, hatinya mengkeji, dan merasa kalau dia tidak cepat-cepat mencuri - dia tidak akan dapat. 

Jangan memaki. 

Keburukan yang keluar dari mulut, cepat kembali sebagai kepedihan yang harus ditelan. 

Dan sebaliknya ...

Kebaikan yang keluar dari mulut Anda adalah pembaik kehidupan Anda. 

Mario Teguh - Loving you all as always

Jumat, 04 Juli 2014

UNTUK PARA SUAMI: Ketahuilah Uangmu Milik Istrimu Tapi Uang Istrimu Bukan Milikmu

Alan maulana

Dalam berumah tangga, seorang suami berkewajiban untuk menafkahi keluarganya. Sehingga merupakan hal yang lumrah bila suami lebih banyak yang bekerja bila dibandingkan dengan wanita. Meski demikian, tidak menutup kemungkinan bila seorang wanita juga bekerja dan bahkan menjadi tulang punggung keluarga.

Idealnya seorang suami dan istri saling bahu membahu memenuhi kebutuhan rumah tangga. Bila suami memberikan nafkah, maka sang istri yang mengatur keuangan. Namun, terkadang nafkah yang diberikan oleh suami tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari sehingga akhirnya sang istri ikut bekerja untuk membantu suami. Dengan begitu, sang istri akan memiliki penghasilannya sendiri.

Lantas, bagaimanakah hukum penghasilan istri ? Berhak kah seorang suami untuk mengambil gaji istrinya ? Dan, wajibkah istri memberikan sebagian penghasilannya untuk memenuhi kebutuhan rumah tangganya ? berikut ulasan selengkapnya.

Berdasarkan fatwa ulama, disepakati bahwa bila pendapatan atau gaji suami yang juga menjadi hak bagi istrinya, maka berbeda halnya dengan gaji istri dari pekerjaan yang dilakukannya adalah milik istri dan tidak ada hak bagi suaminya sedikitpun. Terkecuali jika sang istri dengan ikhlas memberikannya untuk membantu atau menopang keuangan keluarga.

Apabila seorang suami memakan harta milik istri tanpa sepengetahuannya, maka dapat dikatakan bahwa ia berdosa. Sebagaimana firman Allah Ta’ala

“Janganlah memakan harta orang lain diantara kalian secara batil” (QS. An-Nisa: 83)

Saat seseorang bertanya kepada Syaikh ‘abdullah bin ‘Abdur Rahman al-Jibrin tentang hukum suami yang mengambil uang milik istrinya untuk kemudian digabungkan dengan uangnya. Maka Syaikh al-Jibrin mengatakan bahwa tidak disangsikan lagi bahwa istri lebih berhak dengan mahar dan harta yang ia miliki, baik melalui usaha yang dilakukannya, warisan, hibah dan

harta yang ia miliki. Maka itu merupakan hartanya dan menjadi miliknya. Sehingga dialah yang paling berhak untuk melakukan apa saja dengan hartanya tersebut tanpa ada campur tangan dari pihak lainnya.

Seorang wanita berhak untuk mengeluarkan hartanya untuk kepentingannya atau untuk sedekah, tanpa harus meminta izin pada suaminya. Dan diantara dalilnya adalah hadist dari Jabir bahwa Rasulullah SAW berceramah di hadapan jamaah wanita, beliau berkata

“Wahai para wanita, perbanyaklah sedekah, sebab saya melihat kalian merupakan mayoritas penghuni neraka.” Sehingga, para wanita itupun berlomba-lomba menyedekahkan perhiasan mereka dan mereka melemparkannya di pakaian Bilal (HR. Muslim)

Sehingga, apabila seorang istri ingin bersedekah, maka orang yang paling utama berhak menerima sedekahnya tersebut adalah suaminya sendiri dan bukan orang lain. Sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadist dari Abu Sa’id ra.

“Dari Abu Sa’id al Khudri ra berkata bahwa, “Zainab, istri Ibnu Mas’ud datang meminta izin untuk bertemu Rasulullah. Beliau bertanya, “Zainab yang mana ?”. Kemudian ada yang menjawab, “Istrinya Ibnus Mas’ud.” Dan Rasulullah mengatakan,“baik, izinkanlah dirinya”. Maka zainab pun berkata, “Wahai nabi Allah, Hari ini engkau memerintahkan untuk bersedekah. Sedangkan aku memiliki perhiasan dan ingin bersedekah. Namun, Ibnu Mas’ud mengatakan bahwa dirinya dan anaknya lebih berhak menerima sedekahku.” Lantas Rasulullah bersabda, “Ibnu Mas’ud berkata benar. Suami dan anakmu lebih berhak menerima sedekahmu.” (HR. Imam Bukhari)

Bahkan, dalan hadist lainnya disebutkan bahwa Rasulullah berkata bahwa, “Benar, ia mendapatkan dua pahala yaitu pahala menjalin tali kekerabatan dan pahala sedekah.

Mengenai hadist diatas, Syaikh Abdul Qadir bin Syaibah al Hamd mengatakan bahwa pelajaran yang bisa diambil adalah :
1. Seorang wanita diperbolehkan untuk bersedekah pada suaminya yang miskin

2. Suami merupakan orang yang paling utama untuk menerima sedekah dari istrinya dibandingkan orang lain

3. Istri diperbolehkan untuk bersedekah pada anak-anaknya dan kaumkerabatnya yang tidak menjadi tanggungannya

4. Sedekah istri yang demikian merupakan bentuk sedekah yang paling utama.

Demikianlah ulasan mengenai penghasilan istri. Sehingga bisa dikatakan bahwa pepatah yang mengatakan “uang suami adalah milik istrinya, sedangkan uang istri adalah milik istri” bukanlah sebuah kata-kata kosong tanpa makna. Sebab, semuanya sudah dijelaskan dalam Islam bahwa hal tersebut benar adanya.

Dengan demikian, semoga para suami bisa adil memperlakukan penghasilan istri dengan tidak mengambil harta istri tanpa keridhoannya. Dan sudah seharusnya seorang istri bersikap bijak jika memiliki harta atau penghasilan melebihi suami.

Resep Menjadi Menantu Kesayangan


Feed - Salah satu tantangan dalam dunia pernikahan adalah menjalin keakraban dengan mertua dan ipar. Umumnya masalah dengan mertua, khususnya ibu, dialami oleh kaum wanita. Sebuah studi menyebut 60 persen ketegangan dalam rumah tangga terjadi akibat tensi tinggi antara pihak istri dengan mertua.

Sebagai pihak anak, ada baiknya istri-lah yang mengalah. Atau paling tidak menerapkan resep dasar berikut yang dikutip dari Boldsky.com agar bisa menjadi menantu super.

Perilaku positif
Jika Anda merasa posisi menantu adalah sesuatu yang baru, begitu pun dengan yang dirasakan oleh ibu mertua Anda. Apa pun yang Anda rasakan tentangnya, cobalah beri pendekatan dengan perilaku positif. Perilaku macam ini akan membawa suasana baik dan membuat kalian terikat dengan santun. 

Seimbang
Perlakukan ibu mertua Anda seperti cara memperlakukan ibu kandung Anda sendiri. Seperti contoh, jika Anda memiliki anak, cobalah mengunjungi kedua ibu yang Anda miliki. Tujuannya agar menghindari rasa iri dari satu sama lain dan menjalin koneksi yang sama antara mereka dengan anak Anda.

Peka
Cobalah pahami bahwa ibu mertua Anda tengah beradaptasi dengan adanya wanita lain dalam hidup putra kandungnya. Apabila memang ada konflik yang terjadi, atasi dengan kedewasaan, bukannya dengan emosi.

Hormat
Jangan pernah merendahkan ibu mertua Anda. Selalu ingat bahwa dia adalah wanita yang lebih tua dan bijak. Cobalah ajak dia berbincang untuk menceritakan pengalaman hidupnya. Siapa tahu akan muncul rasa suka pada Anda karena sudah berusaha menjalin kedekatan.

Perhatian
Pastikan Anda mendengarkan apa yang diinginkan oleh mertua Anda. Duduk dan berbincang, dengarkan apa yang dia mau dari diri Anda.

Komunikasi
Bicarakan masalah yang terjadi dalam keluarga pada mertua Anda. Ini bisa dilakukan ketika ada anggota keluarga yang menyakiti Anda dengan kata dan perbuatannya. Jangan disimpan perasaan kesal itu. Bicarakan dengan suami dan ibu mertua agar terasa plong.

Rabu, 02 Juli 2014

Tetangga oh tetangga

Lucunya ada tetangga main kerumah,, cerita kesana kemari, saya hanya menjd pendengar setia & sdikit2 senyum menyimak ceritanya. Mulai dari percakapan:
Te : Mbak Mega ini org jawa Surabaya kah?
Sy : iya mbak
Te : Saya jg prnh di Surabaya.
Sy : ngapain mbak? liburan kah?
Te : saya saat ini kuliah S2 tp ''Desertasi'' saya blm selesai mbak mega.
Sy : Desertasi mbak?? wihh hebat S2 desertasi blm selesai
Te : Iya Desertasi mbak mega.
Sy : ooohhhh (sambil garuk2 kepala).,, trus ambil S2 nya dimana??
Te : Di Universitas Airlangga, Ambil teknik kimia industri??
Sy: brtanya dlm hati, ada ya teknik kimia industri di Unair??
Te : Mbak mega ini lulusan apa?
Sy : saya hnya lulusan SMA mbak :-).
Te : mbak mega kerja?? kok dirumahnya kosong mulu, adanya sore doank.
Sy : iya kerja mbak
Suatu ketika ada undangan diantar kerumah saya oleh kurir pengiriman... tapi saya tdk ada dirumah,, pd akhirnya dititipkan ke tetangga saya td. tetangga tsb tiba2 dtg kerumah saya lg.
Te : Lho mbak namanya ada gelarnya gitu lho mbak?
Sy : oh itu mungkin salah nulis pengirimnya mbak.
Tetangga : gantian yg garuk2 kepala.
ku tutup segera pintu rmh saya segera hahaha

5 Kesalahan Fatal yang Sering Dilakukan Istri Masa Kini



By Pirman Bahagia

Dunia dipenuhi dengan perhiasan. Dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita shalihah. Ialah wanita yang menjadikan ketaatan kepada Allah Ta’ala, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam, dan suami sebagai imamnya.

Mirisnya, jumlah wanita shalihah semakin langka di akhir zaman ini. Kaum Hawa ini banyak melakukan blunder. Kesalahan mereka menjadi dominan hingga fatal. Kesalahan-kesalahan itu mengantarkan mereka pada derajat yang nista di dunia dan akhirat. Padahal mereka diciptakan untuk menjadi ratu bagi para bidadari surga.

Berikut ini lima kesalahan fatal yang kerap dilakukan oleh para istri masa kini.

Nusyus (Membangkang)

Ialah tidak taat kepada suami dalam kebaikan. Mereka memberontak, meski diperintah melakukan kebaikan oleh laki-laki yang telah menjadi imam baginya. Istri jenis ini semakin banyak. Sebabnya pun melimpah. Bisa karena kedudukan di masyarakat yang lebih terhormat dari suami, lebih tinggi pendidikannya, lebih pandai dari suami, memiliki sumber penghasilan sendiri, atau sebab lainnya.

Termasuk kategori membangkang ialah keluar rumah tanpa izin, memasukkan orang-orang yang tidak disukai oleh suami ke dalam rumah, menerima tamu tanpa izin suami, berkata ketus kepada suami, dan lain sebagainya.

Abai terhadap Penampilan

Hari itu, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam bersabda kepada sayyidina ‘Umar bin Khaththab, “Maukah aku tunjukkan kepadamu sebaik-baik simpanan? Ialah wanita shalihah, yang menyenangkan saat dipandang oleh suaminya.”

Laki-laki merupakan makhluk visual. Ia mudah tertarik dengan yang bening-bening. Bahkan lintasan seorang wanita dengan kecepatan cahaya saja bisa dilirik dan diketahui kualitas kecantikannya oleh para laki-laki. Maka tidak heran jika diumbarnya pandangan menjadi salah satu sebab utama lahirnya perselingkuhan setelah memudarnya cinta sang suami kepada istrinya.

Masalahnya ialah, laki-laki disuguhi banyak pemandangan bening saat di luar rumah, tapi harus menikmati pemandangan kumuh saat di rumah lantaran kemalasan sebagian istri untuk berdandan. Lebih parah karena suami dipaksa melihat istrinya menggunakan pakaian masak saat tidur dan pakaian ngepel saat duduk santai berdua.

Tapi, suami juga tak bisa sewenang-wenang hanya dengan menyuruh istrinya berdandan tapi luput menyediakan anggaran untuk keperluan tersebut. Sebab memang, cantik itu butuh modal yang tidak sedikit. Jangan sampai mendambakan istri bak putri raja tapi hanya memberi nafkah yang untuk potong rambut di salon saja tidak cukup.

Ingkari Jasa Suami

Dalam hadits yang masyhur disebutkan bahwa wanita menjadi sebagian besar penghuni neraka. Para sahabat bertanya sebabnya, lalu Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam menjawab, “Karena kalian-para wanita-amat sering melaknat dan mengingkari jasa suami.” (Hr. Imam al-Bukhari dan Imam Muslim Rahimahumallahu Ta’ala)

Ini merupakan karakter. Tapi, bisa disembuhkan jika sungguh-sungguh belajar.

Banyak istri yang karena suami tidak berkata romantis saja langsung berkata, “Sejak menikah sampai memiliki sepuluh anak, dia tidak pernah mengatakan sayang atau ekspresi romantis lainnya!”

Hanya karena suami lupa menjemput sebab ketiduran atau lelah, sang istri bisa dengan mudah berkata, “Kurasa, dari dulu selalu begini. Kamu tidak pernah tepat waktu saat menjemputku, tapi bergegas ketika ada janji dengan orang lain.”

Lantaran lupa mengirim pesan tatkala lembur, si istri amat mudah melontarkan kalimat, “Kamu bisa gak sih izin dulu? Minimal ngabarinlah! Sejak dulu begini. Selalu gak ada kabar. Bikin istri khawatir saja.”

Aduhai… Bersabarlah wahai para istri. Berlapang dadalah wahai para suami.

Ingkari Kebaikan Suami

Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam at-Tirmidzi Rahimahullahu Ta’ala, para istri diberi peringatan agar tidak menyakiti suami dengan mengingkari kebaikan yang selama ini dilakukan. Bahkan disebutkan, bidadari yang kelak ditakdirkan menjadi istrinya di surga bertutur, “Jangan engkau menyakitinya! Allah Ta’ala akan murka kepadamu. Seorang suami hanya tamu yang bisa segera berpisah denganmu (untuk kemudian) menuju kepada kami.”

Kadang sebabnya sederhana. Suami memang pendiam. Tidak mudah berkata-kata romantis. Lantas karena satu kekurangan itu, si istri merajuk ke banyak tempat untuk mengadukan persoalannya.

“Suamiku gak romantis! Dia hanya memikirkan kebutuhannya. Dia tidak pernah memperhatikan kebutuhanku untuk menerima kalimat-kalimat yang manis.”

Jadi, satu kekeliruan itu benar-benar bisa menutup semua kebaikan sang suami, termasuk kesungguhannya untuk bekerja menafkahi istri, anak, dan keluarganya.

Meski memang, suami juga harus belajar untuk mengungkapkan. Sebab berkeluarga merupakan kehidupan saling. Bukan egoisme.

Oleh karenanya, para istri hendaknya bisa menempatkan diri. Jangan sampai satu kekeliruan menjadi sebab tertutup bahkan hilangnya ribuan kebaikan yang sudah dilakukan oleh suami kepadanya.

Belajarlah untuk bersikap adil. Jika suami lakukan kesalahan di satu sisi, jangan salahkan sisi lain yang tidak ada kaitannya. Berikan pemakluman atas kekeliruan suami sebagaimana penerimaan dan kebahagiaanmu saat suami melakukan kebaikan.

Mengungkit Kebaikan Diri

Allah Ta’ala berfirman dalam surat al-Baqarah [2] ayat 264, “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebut dan menyakiti (perasaan si penerima).”

Di dalam pernikahan, masing-masing pihak harus bersikap lapang dada dan mengesampingkan egoisme. Ada banyak kebaikan yang didapatkan tatkala masing-masing kita tidak bersikap reaktif terkait persoalan apa pun. Dan ketika reaktif, apalagi untuk hal-hal sederhana yang pokok, maka dampak rusaknya akan sangat signifikan.

Mengungkit kebaikan diri, dalam banyak maknanya bisa amat menyakitkan bagi pasangan. “Dahulu, suami saya bukan apa-apa. Kerjanya gak jelas. Sekolah juga gak terlalu pandai. Setelah menikah dengan saya, dia juga tidak prospektif. Baru setelah berdiskusi dan mendapatkan banyak saran strategis dari saya, dia menemukan kelebihannya, memulai usaha, dan sesukses sekarang ini.”

“Andai bukan karena jasa saya, mungkin dia bukan siapa-siap dan tak tahu kini tengah berada dimana.”

Kalimat di atas mungkin berupa fakta. Kenyataan. Bukan opini apalagi kisah bohong. Tapi percayalah, ketika kalimat itu sampai terucap kepada orang lain apalagi di depan umum, seorang istri telah menyayat hati suaminya.

“Selama ini, suami lemah dalam menafkahi. Kerjanya tidak jelas. Penghasilannya jauh dari makna cukup. Kami sering berhutang, bahkan sering mendapatkan subsidi dari keluarga saya. Semangatnya lemah. Mudah menyerah. Banyak mengeluh. Tidak tahan banting. Mungkin jika tidak dibantu keluarga saya, entah kami makan apa selama ini.”

Mengungkapkan fakta tidak pernah salah. Apalagi jika disampaikan dengan bahasa santun dan saat berdua. Dalam suasana yang menyenangkan, merencanakan kehidupan esok, sembari menikmati kehangatan kebersamaan dengan pasangan.

Percayalah, laki-laki tetaplah laki-laki. Dia sangat tidak suka jika direndahkan. Apalagi, dia bisa dengan mudah menjatuhkan cerai atau kabur dari rumah tanpa pamit, meski itu termasuk perbuatan zalim.

Maka belajarlah menjadi istri yang qana’ah. Insya Allah, dengan qana’ah itulah sang suami akan semakin semangat mengupayakan yang terbaik untuk Anda, anak-anak, dan keluarga besar.

Dalam tahap-tahap tertentu, suami hanya butuh kepercayaan. Bukan dikte. Oleh karenanya, senantiasalah berilmu agar bisa menjadi istri terbaik dan menjadi sarana bagi kebaikan suami Anda.

Bukankah sakinah, mawaddah, dan rahmah yang Anda inginkan ketika pertama kali berniat menikah?

Wallahu a’lam. [Pirman/Keluargacinta]

Larangan Rasulullah yang Sering Dilanggar Suami saat Jima’


By Pirman Bahagia -

Siapa yang menghidupkan sunnah, maka dia termasuk orang yang mencintai Nabi. Dan tiadalah balasan bagi pecinta Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam, kecuali bersama dengannya di surga. Sunnah Nabi amat banyak jenisnya. Bahkan, dalam jima’ pun terdapat sunnah Nabi.

Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam memotivasi umatnya untuk menikah demi menjaga pandangan dan kesucian diri. Setelah menikah, seseorang bisa memenuhi kebutuhan biologisnya dengan halal, berkah, dan terhormat.

Sayangnya, banyak kaum Muslimin yang asal menikah dan lebih banyak lagi yang asal-asalan saat mendatangi istrinya. Padahal, jima’ merupakan ibadah unggulan yang disebut sebagai cicipan nikmat surga. Di dalamnya ada nikmat fisik, kejernihan pikiran, dan ketenangan hati.

Oleh karena minimnya ilmu dan kerdilnya semangat untuk belajar terkait jima’ pula, banyak yang justru melanggar apa yang dianjurkan oleh Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam yang mulia.

Di antaranya sebagaimana disebutkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam dalam hadits riwayat Imam al-Haitsami dan Imam Abu Ya’la dari sahabat mulia Anas bin Malik Radhiyallahu ‘anhu.

“Apabila salah seorang di antara kalian mendatangi (jima’ dengan) istrinya, maka hendaknya berlaku jujur. Jika ia mengakhiri hubungan sebelum istri terpenuhi kebutuhannya, maka JANGAN terburu-buru mengakhiri sampai istri terpenuhi hajatnya.”

Lihatlah! Inilah di antara panduan jima’ yang jarang dihiraukan oleh para laki-laki berpredikat suami. Mereka hanya mendatangi istrinya saat butuh, lantas segera menuntaskan tanpa memperhatikan kondisi istrinya.

Mereka ingin segera dilayani dan menuntaskan desakan kebutuhannya, tapi luput memperhatikan istri dan pencapaian kebutuhannya dalam hal ini.

Alhasil, sebagaimana disebutkan dalam beberapa penelitian terakhir, ada lebih dari 70% istri yang tidak tercukupi kebutuhan jima’nya. Efek lainnya, kehidupan rumah tangga pun terancam jika hal ini dibiarkan tanpa solusi.

Hendaknya para suami bersikap bijak. Besrakan perasaan istri jauh-jauh waktu sebelum mendatangi. Kirimkan kalimat-kalimat yang membuat perasaan dan hatinya berbunga. Ajak bicara santai, dengarkan kisahnya, dan seterusnya.

Berikan juga respons-respons fisik seperti pegangan dan lain sebagainya.

Sebab bagi wanita akan menjadi sangat mudah jika perasaannya nyaman. Pun sebaliknya, dia akan dingin bahkan terkesan menolak ketika perasaannya tidak nyaman.

Wallahu a’lam. [Pirman/Keluargacinta]

DUA ORANG BAIK TAPI MENGAPA PERNIKAHAN TIDAK BERAKHIR BAHAGIA?


Ibu saya adalah seorang yang sangat baik, sejak kecil saya melihatnya begitu gigih menjaga keutuhan keluarga. Ia selalu bangun dini hari, memasak bubur untuk ayah karena lambung ayah kurang baik.

Setelah itu, masih harus memasak nasi untuk anak-anak yg sedang dalam masa pertumbuhan.

Setiap sore, ibu selalu menyikat panci supaya tidak ada noda sedikitpun.

Menjelang malam, dengan giat ibu membersihkan rumah supaya tiada debu.

Ibu adalah seorang wanita yang sangat rajin. Namun, di mata ayah, ibu bukan pasangan yg baik. Tidak hanya sekali ayah menyatakan kesepian dalam perkawinan, tapi saya tidak memahaminya.

Ayah saya adalah seorang laki-laki yg bertanggung jawab. Ia tidak merokok, tidak minum-minuman keras, serius dalam pekerjaan, setiap hari berangkat kerja tepat waktu dan saat libur ayah punya waktu untuk mengantar kami ke sekolah. Ia seorang ayah yang penuh tanggung jawab, mendorong anak-anak untuk berprestasi dalam pelajaran.

Ayah adalah seorang laki-laki yang baik di mata anak-anak, ia maha besar seperti langit, menjaga kami, melindungi kami dan mendidik kami.

Hanya saja, di mata ibu, ia bukan pasangan yangy baik. Kerap kali saya melihat ibu menangis terisak secara diam diam.

Saya melihat dan mendengar ketidakberdayaan dalam pernikahan ayah dan ibu, sekaligus merasakan betapa baiknya mereka. Seharusnya mereka layak mendapat pernikahan yang baik. 

Saya bertanya pada diri sendiri, 
"Dua orang yang baik mengapa tidakdiiringi dengan pernikahan yang bahagia?"

PENGORBANAN YANG DIANGGAP BENAR

Setelah dewasa, akhirnya saya memasuki pernikahan dan perlahan-lahan saya mengetahui jawaban itu..

Di masa awal pernikahan, saya juga sama seperti ibu, berusaha menjaga keutuhan keluarga, rajin bekerja dan mengatur rumah dengan sungguh-sungguh berusaha memelihara perkawinan sendiri.

Anehnya, saya tidak merasa bahagia dan suami saya sepertinya juga tidak bahagia. Saya merenung, mungkin rumah kurang bersih, masakan tidak enak, lalu dengan giat saya membersihkan rumah dan   memasak dengan sepenuh hati.

Namun, rasanya, kami berdua tetap tidak bahagia. Hingga suatu hari, ketika saya sedang sibuk membersihkan rumah, suami saya berkata, 

"temani aku sejenak mendengar alunan musik!" 

Dengan mimik tidak senang saya berkata, 

"Apa tidak melihat masih ada separoh lantai lagi yang belum dipel?"

Begitu kata-kata ini terlontar, saya pun termenung, kata-kata yang sangat tidak asing di telinga,  dalam pernikahan ayah dan Ibu. 

Saya sedang mempertunjukkan kembali perkawinan ayah dan ibu, sekaligus mengulang kembali ketidakbahagiaan dalam pernikahan mereka. Ada beberapa kesadaran muncul..

Saya hentikan sejenak pekerjaan saya, lalu memandang suami saya dan teringat akan ayah yang tidak mendapat apa yang dia butuhkan dalam pernikahannya.

Waktu ibu habis untuk membersihkan rmh padahal yang dibutuhkan ayah adalah menemaninya. Terus menerus mengerjakan urusan rumah tangga adalah cara ibu dalam mempertahankan pernikahan. Ia memberi ayah sebuah rumah yang bersih namun ibu jarang menemani ayah. Ia berusaha mencintai ayah dengan caranya.

KESADARAN MEMBUAT SAYA MEMBUAT KEPUTUSAN YG SAMA

Saya hentikan sejenak pekerjaan saya, lalu duduk di sisi suami, menemaninya mendengar musik, dan dari kejauhan, saat memandangi kain pel di atas lantai seperti menatapi nasib ibu. 

Saya bertanya pada suamiku, "Apa yang kau butuhkan?"

"Aku membutuhkanmu untuk menemaniku.. rumah kotor sedikit tidak apa-apa.." ujar suamiku. 

Saya kira dia perlu rumah yg bersih, ada yang memasak, dan seterusnya.

"Yang paling kuharapkan adalah kau bisa lebih sering menemaniku."

Ternyata sia-sia semua pekerjaan yang saya lakukan, hasilnya benar-benar membuat saya terkejut. Kami meneruskan menikmati kebutuhan masing-masing, dan baru saya sadari ternyata dia juga telah banyak melakukan pekerjaan yang sia-sia, kami memiliki cara masing-masing bagaimana mencintai, namun, bukanlah cara yang diinginkan pasangan kita.

Sejak itu,  saya menderetkan sebuah daftar kebutuhan suami, dan meletakkanya di atas meja. 

Begitu juga suami saya, dia menderetkan sebuah daftar kebutuhan saya.

Puluhan kebutuhan yg panjang dan jelas, misal: waktu senggang menemani pihak kedua mendengar musik, saling memeluk setiap pagi, memberi sentuhan selamat jalan bila berangkat, dst.

Beberapa hal cukup mudah dilaksanakan, tapi ada juga yg sulit, seperti dengarkan aku, jangan memberi komentar. Ini adalah kebutuhan suami. Kalau saya memberinya usul, dia bilang dirinya merasa tampak seperti org bodoh. Menurut saya, ini benar-benar masalah gengsi laki-laki.

Saya juga meniru suami tidak memberikan usul, kecuali dia bertanya, kalau tidak saya hanya mendengarkan dengan serius..

Bagi saya ini benar-benar sebuah jalan yg sulit dipelajari, namun jauh lebih bermakna dlm pernikahan kami..

Bertanya pada pasangan kita,  "Apa yang kau inginkan?"
ternyata dapat menghidupkan pernikahan.

Kini, saya tahu mengapa perkawinan ayah ibu tidak bisa bahagia, 

MEREKA TERLALU BERSIKERAS MENGGUNAKAN CARA SENDIRI DALAM MENCINTAI PASANGANNYA, BUKAN  MENCINTAI PASANGANNYA DENGAN CARA YANG DIINGINKAN PASANGAN KITA

Kita mungkin sangat lelah melayani pasangan kita, namun dia tidak menghargai.. akhirnya kita kecewa dan hancur.

Tuhan telah menciptakan pernikahan, maka menurut saya, SETIAP ORANG PANTAS DAN LAYAK MEMILIKI SEBUAH PERKAWINAN YANG BAHAGIA, asalkan cara   kita pakai itu tepat, menjadi orang yang dibutuhkan oleh pasangan kita!

Selamat Malam,
Semoga cerita ini mencerahkan.

Share jika artikel ini bermanfaat.

Penulis : Tidak diketahui.