Kamis, 07 Juni 2018

ROMANTISME SEMATA


Menikah Itu Soal Berjuang Berdua. Tak Cukup Jika Hanya Romantisme Semata

Menikah memang menjadi impian banyak orang. Sebelum menikah, kemapanan memang menjadi hal yang diperhitungkan. Wajar bila ada pemikiran demikian. Karena ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan, dari mulai resepsi, rumah, kendaraan, penghasilan bulanan, sampai asuransi pendidikan untuk anak-anakmu kelak. Tidak ada yang salah dengan itu.

Tapi kemapanan tak berarti kamu dan pasangan bisa langsung hidup bergelimpangan harta setelah menikah. Layak untuk kamu tahu kalau membangun biduk rumah tangga juga soal perjuangan bersama. Karena di situlah, kamu dan pasanganmu kelak belajar untuk saling menguatkan. Lalui susah-senangnya bersama dan nikmati manis-getirnya berdua.

1. Dimulai dari nyicil KPR berdua. Kelak cerita berhemat demi nyicil rumah ini jadi nostalgia manis dan bisa kamu ceritakan ke anak-cucumu kelak.

Punya rumah sendiri tentu impian banyak pasangan muda. Tak terkecuali kamu. Kamu yang bergerak ke arah pelaminan. Bahkan kamu yang jomblo juga pasti berkhayal kalau menikah nanti pasti ingin punya rumah sendiri. Jika masalahnya kamu dan calon pasangan mentok di dana untuk membeli rumah, maka jalan keluarnya adalah dengan bekerja sama bahu-membahu menyicil KPR. Untuk urusan yang satu tentu membutuhkan banyak pengorbanan. Kamu dan pasangan yang saat pacaran rajin hang out tiap malam mingguan, setelah menikah tentu harus pikir-pikir dulu. Tapi berduaan di rumah cicilan dengan bertemankan nasi goreng bikinan pasangan, bukankah hal yang romantis?

2. Keinginan untuk punya mobil tertunda karena harus nyicil rumah. Toh masih ada motor yang setia menemani kalian melangkah.

Demi punya rumah impian, sementara budget ngepas, maka keinginan untuk punya mobil juga harus tertunda. Alhasil kamu dan pasangan kemana-mana naik motor. Naik motor walau kadang kehujanan, tapi itu juga moment yang bisa kamu kenang. Di tengah pasangan lain yang masih dapat suntikan dana dari orangtua, kamu dan pasangan justru memilih untuk menikmati perjuangan berdua.

3. Atau romantisan di angkutan umum berdua. Pulang kerja janjian ketemuan di halte. Nggak apa-apa, dinikmati aja..

Tak jarang kamu dan pasangan memilih untuk naik angkutan umum saja. Halte menjadi tempatmu dan pasangan bertemu di penghujung hari. Rutinitas kerja yang penat perlahan hilang, seiring serunya kamu dan pasangan bertukar kisah. Orang bilang itu miris, tapi bagimu itu kebahagiaan. Karena kamu bersyukur bisa melewati ini dengan orang yang tepat.

4. Bahkan istilah yang dangdut banget, sepiring berdua jadi moment indah yang pasti bakal terus terkenang.

Istilah sepiring berdua yang dulu sering kamu dengar, kini benar kamu dan pasangan rasakan. Alih-alih merasa malu omongan orang, kamu dan pasangan cuek saja. Toh anggap saja dunia milik kalian berdua. Moment miris tapi romantis ini juga akan selalu terkenang.

5. Tak selamanya permasalahan financial jadi bencana. Momen ini justru jadi kesempatan kamu dan dia untuk saling menguatkan.

Mengarungi biduk rumah tangga tidak semudah naik sepeda bebek di taman hiburan. Terkadang banyak cobaan yang harus kamu dan pasangan lalui. Kesulitan finansial yang sedikit berat misalnya. Saat itulah justru ajang bagimu dan pasangan untuk saling menguatkan. Saling berbagi tangis dan pelukan. Dan percaya akan adanya pelangi sehabis hujan.

6. Ini bukan cerita utopia, karena pada kenyataannya banyak pasangan hebat yang terlebih dahulu mencecap getirnya berumah tangga. Pasangan ini buktinya.

Kamu pasti tahu dong kisah cinta Ridwan Kamil, Wali Kota Bandung, dengan sang istri, Atalia Praratya. Kang Emil menikah di usia yang terbilang muda untuk usia cowok, yakni 25 tahun dan sang istri 23 tahun. Menikah di saat kondisi ekonomi yang belum begitu mapan menjadi tantangan tersendiri. Dipecat dan kerja serabutan demi menafkahi keluarga di negeri orang sudah pernah Kang Emil alami. Bahkan sang istri harus melahirkan anak pertama mereka di sebuah rumah sakit gratis, khusus untuk warga yang kurang mampu.

Kang Emil dan istrinya kini bisa membuktikan bahwa melalui manis-getirnya berumah tangga itu bisa jadi ajang untuk saling menguatkan kok.

Menikah di saat kamu dan calon pasangan sudah mapan, tentu impian semua orang. Tapi, ketika takdir mengharuskanmu dan dia untuk berjuang bersama, lantas apa yang kamu takutkan? Kalau ternyata dia memang orang yang tepat, dengannya perihnya hidup bisa diubah menjadi anugerah…

Sumber : hipwee.com

Minggu, 25 Februari 2018

Pohon Ploso

Pohon Ploso (Butea Monosperma) adalah tanaman asli daerah ploso yang sekarang di jadikan nama salah satu kecamatan di jombang. Pohon ini banyak mempunyai kegunaan yaitu sebagai kayu, damar, makanan ternak, obat dan bahan pewarna kain. Getahnya dikenal sebagai bengal kino dan sangat berharga bagi ahli obat karena mengandung astringent dan bagi pekerja kulit karena kandungan samaknya.Cairan dapat digunakan sebagai pestisida yaitu pada bunga yang menarik serangga dapat membunuh serangga termasuk nyamuk.

Daun pada tangkainya berjumlah 3. Yang mempunyai makna memanggil ekspresi, fleksibilitas, dan sukacita yang murni kreativitas. Tiga juga merupakan pengenalan waktu karena merupakan masa lalu, sekarang dan masa depan. Dengan harapan batik sebagai budaya bangsa tetap lestari dan menjadi identitas bangsa pada masa lalu, masa sekarang dan masa yang akan datang.

Gerdu Papak merupakan ciri dari daerah Jombang yg terkenal dgn budaya SENI LUDRUK (Besut dan Rusmini).

Warna coklat menunjukkan persahabatan, ketelitian, kedamaian, produktivitas, praktis, kerja keras.

Identitas diri : SMK Negeri 2 Jombang dan Pengerajin Batik Litabena

10 SIFAT WANITA yang Mendatangkan REZEKI Bagi Suami

🌹:

Banyak suami yang mungkin  tidak tahu bahwa rezekinya dengan izin Allah mengalir lancar atas peran istri. Memang tidak bisa dilihat secara kasat mata, namun bisa dijelaskan secara spiritual bahwa 10 sifat istri ini ‘membantu’ mendatangkan rezeki bagi suaminya.

1. Istri yang pandai berSYUKUR

Istri yang bersyukur atas segala karunia Allah pada hakikatnya dia sedang mengundang tambahan nikmat untuk suaminya. Termasuk rezeki. Punya suami, bersyukur. Menjadi ibu, bersyukur. Anak-anak bisa mengaji, bersyukur. Suami memberikan nafkah, bersyukur. Suami memberikan hadiah, bersyukur. Suami mencintai setulus hati, bersyukur. Suami memberikan kenikmatan sebagai suami istri, bersyukur.

“Dan ingatlah ketika Tuhanmu memaklumkan: jika kalian bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu dan jika kamu mengingkari (nikmatKu) maka sesungguhnya adzabku sangat pedih” (QS. Ibrahim: 7)

2. Istri yang TAWAKAL kepada Allah

Di saat seseorang bertawakkal kepada Allah, Allah akan mencukupi rezekinya.

“Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.” (QS. Ath Thalaq: 3)

Jika seorang istri bertawakkal kepada Allah, sementara dia tidak bekerja, dari mana dia dicukupkan rezekinya. Allah akan mencukupkannya dari jalan lain, tidak selalu harus langsung diberikan kepada wanita tersebut. Bisa jadi Allah akan memberikan rezeki yang banyak kepada suaminya, lalu suami tersebut memberikan nafkah yang cukup kepada dirinya.

3. Istri yang BAIK AGAMAnya

Rasulullah menjelaskan bahwa wanita dinikahi karena empat perkara. Karena hartanya, kecantikannya, nasabnya dan agamanya.

“Pilihlah karena agamanya, niscaya kamu beruntung” (HR. Al Bukhari dan Muslim)

Beruntung itu beruntung di dunia dan di akhirat. Beruntung di dunia, salah satu aspeknya adalah dimudahkan mendapatkan rezeki yang halal.

Coba kita perhatikan, insya Allah tidak ada satu pun keluarga yang semua anggotanya taat kepada Allah kemudian mereka mati kelaparan atau nasibnya mengenaskan. Lalu bagaimana dengan seorang suami yang banyak bermaksiat kepada Allah tetapi rezekinya lancar? Bisa jadi Allah hendak memberikan rezeki kepada istri dan anak-anaknya melalui dirinya. Jadi berkat taqwa istrinya dan bayi atau anak kecilnya yang belum berdosa, Allah kemudian mempermudah rezekinya. Suami semacam itu sebenarnya berhutang pada istrinya.

4. Istri yang banyak berISTIGHFAR

Di antara keutamaan istighfar adalah mendatangkan rezeki. Hal itu bisa dilihat dalam Surat Nuh ayat 10 hingga 12. Bahwa dengan memperbanyak istighfar, Allah akan mengirimkan hujan dan memperbanyak harta.

“Maka aku katakan kepada mereka, ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu’, sesunguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, memperbanyak harta dan anak-anakmu, mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) sungai-sungai untukmu” (QS. Nuh : 10-12)

5. Istri yang gemar SILATURAHIM

Istri yang gemar menyambung silaturahim, baik kepada orang tuanya, mertuanya, sanak familinya, dan saudari-saudari seaqidah, pada hakikatnya ia sedang membantu suaminya memperlancar rezeki. Sebab keutamaan silaturahim adalah dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya.

“Siapa yang suka dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya hendaklah dia menyambung silaturrahmi.” (HR. Al Bukhari dan Muslim)

6. Istri yang suka berSEDEKAH

Istri yang suka bersedekah, dia juga pada hakikatnya sedang melipatgandakan rezeki suaminya. Sebab salah satu keutamaan sedekah sebagaimana disebutkan dalam surat Al Baqarah, akan dilipatgandakan Allah hingga 700 kali lipat. Bahkan hingga kelipatan lain sesuai kehendak Allah.

Jika istri diberi nafkah oleh suaminya, lalu sebagiannya ia gunakan untuk sedekah, mungkin tidak langsung dibalas melaluinya. Namun bisa jadi dibalas melalui suaminya. Jadilah pekerjaan suaminya lancar, rezekinya berlimpah.

“Perumpamaan orang-orang yang menaf­kahkan hartanya di jalan Allah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir ada seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa saja yang Dia kehendaki. Dan Allah Mahaluas lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al Baqarah: 261)

7. Istri yang berTAQWA

Orang yang bertaqwa akan mendapatkan jaminan rezeki dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Bahkan ia akan mendapatkan rezeki dari arah yang tak disangka-sangka. Sebagaimana firman Allah dalam surat Ath Talaq ayat 2 dan 3.

“Barangsiapa bertaqwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya dan memberinya rizki dari arah yang tidak disangka-sangka” (QS. At Thalaq: 2-3)

8. Istri yang selalu menDOAkan suaminya

Jika seseorang ingin mendapatkan sesuatu, ia perlu mengetahui siapakah yang memilikinya. Ia tidak bisa mendapatkan sesuatu tersebut melainkan dari pemiliknya.

Begitulah rezeki. Rezeki sebenarnya adalah pemberian dari Allah Azza wa Jalla. Dialah yang Maha Pemberi rezeki. Maka jangan hanya mengandalkan usaha manusiawi namun perbanyaklah berdoa memohon kepadaNya. Doakan suami agar senantiasa mendapatkan limpahan rezeki dari Allah, dan yakinlah jika istri berdoa kepada Allah untuk suaminya pasti Allah akan mengabulkannya.

“DanTuhanmu berfirman: Berdoalah kepadaKu niscaya Aku kabulkan” (QS. Ghafir: 60)

9. Istri yang gemar shalat DHUHA

Shalat dhuha merupakan shalat sunnah yang luar biasa keutamaannya. Shalat dhuha dua raka’at setara dengan 360 sedekah untuk menggantikan hutang sedekah tiap persendian. Shalat dhuha empat rakaat, Allah akan menjamin rezekinya sepanjang hari.

“Di dalam tubuh manusia terdapat 360 sendi, yang seluruhnya harus dikeluarkan sedekahnya.” Mereka (para sahabat) bertanya, “Siapakah yang mampu melakukan itu wahai Nabiyullah?” Beliau menjawab, “Engkau membersihkan dahak yang ada di dalam masjid adalah sedekah, engkau menyingkirkan sesuatu yang mengganggu dari jalan adalah   Maka jika engkau tidak menemukannya (sedekah sebanyak itu), maka dua raka’at Dhuha sudah mencukupimu.” (HR. Abu Dawud)

Allah ‘Azza wa Jalla berfirman, “Wahai anak Adam, janganlah engkau luput dari empat rakaat di awal harimu, niscaya Aku cukupkan untukmu di sepanjang hari itu.” (HR. Ahmad)

10. Istri yang TAAT dan MELAYANI suaminya

Salah satu kewajiban istri kepada suami adalah mentaatinya. Sepanjang perintah suami tidak dalam rangka mendurhakai Allah dan RasulNya, istri wajib mentaatinya.

Apa hubungannya dengan rezeki? Ketika seorang istri taat kepada suaminya, maka hati suaminya pun tenang dan damai. Ketika hatinya damai, ia bisa berpikir lebih jernih dan kreatifitasnya muncul. Semangat kerjanya pun menggebu. Ibadah juga lebih tenang, rizki menngalir lancar.[disingkat oleh WhatsApp]

Trik menghemat budget pernikahan

Feed - Pesta pernikahan yang indah adalah yang paling diinginkan semua para calon pengantin. Keduanya menginginkan sebuah pernikahan nan berkesan kala diceritakan untuk anak-cucu kelak.

Akan tetapi kendala dalam adat pernikahan di Indonesia adalah harganya yang cukup menguras tabungan. Ini bisa diakali dengan melakukan beberapa penghematan cerdas, seperti yang disarankan dalam acara Bride's Day Out yang digelar di Mal Grand Indonesia, Jakarta Pusat, yang digelar pada 9 - 11 Oktober 2015.



1. Jangan ragu untuk meminta bantuan keluarga dan sahabat untuk mengatur resepsi pernikahan Anda.

2. Hindari menyewa tempat di mana banyak orang yang menggelar resepsi pernikahan di tempat tersebut.

3. Berkreasilah dengan membuat desain undangan sendiri.

4. Menyewa kebaya/gaun dengan harga yang miring namun tetap terlihat elegan.

5. Makanan tak perlu dari catering ternama asalkan makanan tetap dengan rasa lezat.

6. Hindari honeymoon saat peak season.



Sedangkan jika memang Anda dan keluarga tidak bisa merangkai acara pernikahan, selalu ada bantuan dalam bantuan dalam wujudWedding Organizer (WO). Hanya saja hal ini akan memakan tambahan biaya lagi. Tinggal Anda yang cerdas dan bijak dalam menentukan pengeluaran di hari bahagia itu.

5 Kesalahan Yang Sering Dilakukan Istri Saat Berhubungan





KabarMakkah.Com – Melakukan jima atau hubungan intim bukan hanya menyehatkan tubuh dan memberikan sensasi kenikmatan, namun juga akan dianggap sebagai pahala jika dilakukan oleh pasangan suami istri yang sah secara syariat.




Namun dalam prosesnya kadangkala terdapat beberapa kesalahan ketika melakukannya sehingga keduanya tidak mampu memanfaatkan hubungan pribadi tersebut secara maksimal.

Bagi Anda para muslimah yang belum mengetahui kesalahan apa saja yang dilakukan selama berhubungan tersebut, inilah informasinya.

1. Menganggap Berjima Hanya Sebagai Sebuah Kewajiban

Seorang suami yang mengerti akan hak dan kewajibannya tentu mengetahui kapan saja suami meminta dipuaskan, maka seorang istri harus selalu siap. Berhubungan intim memang merupakan suatu kewajiban dan juga hak dari setiap pasangan suami istri. Namun ada kalanya seorang istri hanya menganggap hal tersebut sebagai sebuah kewajiban saja dan akibatnya sudah dipastikan bahwa ia tidak bisa menikmati secara pribadi dan hanya mementingkan keinginan suaminya yang sudah tersalurkan.

2. Penampilan Yang Lusuh

Saat akan melangsungkan “percintaan”, ada juga istri yang tampil apa adanya, bahkan bisa dibilang lusuh. Ia lebih memilih menggunakan baju yang lama meski di lemari terdapat baju yang bagus dan membuat suaminya menjadi lebih bergairah.

Hal ini tentu akan membuat suami menjadi kurang berselera dan dalam jangka panjang bisa meretakkan hubungan suami istri. Suami akan berpikir jika istrinya yang selalu tampil modis saat pergi keluar, ternyata malah lusuh saat diajak untuk “bercinta”.

Agar suami semakin berselera, perbaikilah gaya berpakaian atau berpenampilan sebelum melakukan jima'. Jika perlu pakailah busana lingerie yang menggoda agar suami makin "panas". Lihatlah bagaimana sikap suami akan berubah menjadi lebih mesra dan bersemangat.

3. Bau Badan Yang Tak Dirindukan

Selain penampilan berupa pemilihan pakaian, seorang istri juga harus memperhatikan bau badannya. Kemungkinan bau tersebut berasal dari baju sebelum digantikan ataupun dari bau keringat yang akan membuat hubungan menjadi kurang optimal. Hindarilah juga bau seperti minyak kayu putih dan periksa bau mulut yang membuat suami menjadi menurun semangatnya.

Sebaiknya bersihkan dahulu tubuh Anda dengan mandi dan juga gosok gigi. Gunakanlah wewangian yang membuat suami menjadi bergairah.

4. Istri Pasif

Kesalahan seorang istri selama berhubungan adalah bersikap pasif. Kebanyakan para istri menganggap bahwa dirinya hanya objek saja sehingga ia akan bersikap pasif. Padahal hampir semua suami senang jika istrinya aktif selama bercinta.

Istri yang hanya diam, tak bergerak dan tanpa suara hanya akan berefek pada penurunan kualitas yang dirasakan oleh suaminya. Hampir 80% wanita tidak berhasil mencapai puncak kenikmatan akibat sikapnya tersebut. Oleh karena itu aktiflah selama percintaan dan raihlah pahala dalam puncak kenikmatannya.

5. Komunikasi Yang Minim

Komunikasi seharusnya dilakukan sebelum, selama ataupun sesudah jima. kadangkala seorang istri menginginkan sesuatu seperti begini atau begitu. Hanya saja niatan tersebut terpendam dan tak pernah terkomunikasikan sehingga jarang ada yang terlaksana. Seharusnya komunikasikan hal tersebut sebelum melakukan hubungan intim.

Untuk komunikasi ketika sedang atau setelah melakukan, berilah pujian, terima kasih yang mesra ataupun perbaikan yang harus dilakukan untuk “percintaan” yang selanjutnya agar apa yang diinginkan suami dan istri bisa terpenuhi.

Para Muslimah yang telah berumah tangga.... jika masih memiliki kesalahan seperti diatas, cobalah perbaiki. Manfaatnya bukan hanya untuk suami saja, namun juga bagi diri para istri agar lebih disayang, dihargai dan dicintai.

Izin suami saat istri keluar rumah

Hal ini kerap disepelekan para istri. Jika suami tidak di rumah, mereka bisa dengan mudah keluar rumah tanpa sepengetahuan suaminya. Padahal istri yang baik tidak akan keluar rumah tanpa sepengetahuan suaminya.

Ibnu Muflih al hambali berkata: "Diharamkan bagi seorang wanita keluar rumah suaminya tanpa seizinnya, kecuali karena darurat atau kewajiban syari’at". (Adab Syar’iyyah: 3/375)

Hal ini akan lebih berkesan jika istri mencium tangan suaminya.

Jumat, 09 Februari 2018

10 Cara Membahagiakan Istri!! NO. 8 Jarang Dilakukan

10 CARA MEMBAHAGIAKAN ISTRI!! NO. 8 JARANG DILAKUKAN


CelotehanMus - Seorang Istri tak selalu hanya butuh hal-hal besar yang berkaitan dengan uang atau material, namun banyak hal-hal kecil yang bisa dilakukan oleh para suami dapat membuat mereka para istri berbahagia dengan apa yang dilakukan oleh para suami mereka.

Mari kita tanyakan pada para istri, apakah benar hal-hal ini membuat mereka tersanjung dan merasa dimuliakan oleh suami?

1. Memuji Istri

Ucapkanlah dengan tulus walau hanya sekedar menyanjung dan berkata “masakanmu enak mah” atau “hari ini umi cantik sekali” walaupun ucapan seperti ini tidak setiap hari anda ucapakan, namun percayalah ini akan memotifasi mereka para istri untuk selalu menjadi yang terbaik bagi suami dan kelurga. Kalaupun masakan istri kurang enak, maka kritiklah dengan pujian, “mah masakanmu enak, tapi alangkah lebih enaknya jika besok ditambah garam, gula atau bumbu penyedap”

2. Memeluk istri

Tidak perlu malu, tak perlu gengsi, romantis bukan hanya milik pasangan muda saja. Sudah banyak penelitian yang mengungkapkan bahwa “Kekuatan Pelukan” luar biasa dahsyat bagi keutuhan dan keharmonisan keluarga. Disisi lain pelukan akan meningkatkan hormon kebahagiaan dan menekan hormon stress yang pada akhirnya membuat tubuh makin sehat. Punya istri manfaatkanlah, peluk dia, jangan cuma sekedar peluk guling tiap malam.

3. Pegang erat tangannya ketika berjalan

Kelihatannhya sepele, tapi perempuan akan merasa sangat dimuliakan dan dihargai ketika suami mau menggandeng erat istrinya ketika berjalan ditempat umum. Jangan sampai ketika anda (suami) berjalan istrinya masih tertinggal di parkiran.

4. Jangan Mudah Emosi

Stop jadi ngambekan, logikanya harusnya istrilah yang biasanya sering ngambek pada suami, karena seorang wanita lebih perasa dibanding pria. Jadi ketika ada persoalan, janganlah mudah melimpahkan kesalahan pada istri, terutama kaitannya dalam mendidik anak. Sebagai suami semestinya dituntut menjadi lebih dewasa dan tidak mendahulukan emosi, bersikaplah tenang (cool) dan berpikir utk mencari solusi.

5. Ucapkan terima kasih

“Terima Kasih” dua kata sederhana tapi sangat sulit diucapkan. Bener ga? seberapa sering suami mengucapkan terima kasih sudah dilayani dengan baik oleh istri? jangan pikir menjadi seorang istri itu mudah dan bahkan penghargaa berupa ‘ucapan terima kasih” saja tidak pernah anda berikan. Jangan pernah punya pikiran dengan memberikan gaji bulanan, itu berarti kewajiban anda sudah selesai sampai disitu !

6. Memilihkan baju untuknya

“mah baju itu cocok dipakai mamah” , “istriku, kamu akan makin anggun dengan jilbab warna pink itu”, perlu anda ketahui, perempuan itu sering ribet banget kalau milih baju. Tapi jika suami yang memilkihkan, percayalah maka dia akan nyaman ketika memakainya. Selain memilihkan, jangan lupa juga dibelikan

7. Tawarkan bantuan

Ketika anda melihat istri sedang kerepotan atau bekerja cukup berat mengerjakan kerjaan rumah tangga. Janganlah sungkan untuk menawarkan bantuan pada mereka. jangan sampai ketika istri anda bekerja berat justru anda asyik2 tiduran atau nonton tv. Ga laki banget deh…

8. Minta maaf

Selain terima kasih, ada kata “maaf” yang seringkali sulit diucapkan. Dalam berumah tangga, menyatukan dua pikiran insan manusia tentu sering mengalami kendala dan gesekan. Jangan pernah malu untuk meminta maaf dan saling memaafkan, karena disitulah kunci keutuhan rumah tangga dapat terjaga.Pertengkaran hebat bisa mereda jika salah satu mau sedikit mengalah dan sekedar mengucapkan “Maaf”. kalau udah minta maaf aja tetep ga dimaafkan, ya ke laut aja, bahkan Tuhan aja maha pemaaf kok

9. Ajak istri jalan

Supaya tidak suntuk sesekali ajaklah istri nonton berwisata liburan, atau makan diluar, mau lebih adem dan murah meriah ajak mereka pergi ke pengajian, yang penting ada suasana baru di luar rumah supaya para istri tak melulu dihadapkan pada urusan pekerjaan rumah tangga.

10. Rayakan Ulang Tahunnya

Hanya ingat ulang tahun istri atau ulang tahun pernikahan saja sudah membuat mereka bahagia. Apa lagi anda mau memberikan sedikit surprise dengan membelikan kue ultah atau kado kecil sederhana pada perayaan hari penting mereka. Hal semacam ini akan membuat istri tersanjung dan merasa diperhatikan oleh suami. Sudahkah suami anda merayakan ulang tahun anda ?

Mungkin anda pria sibuk, pagi berangkat kerja, pulang udah capek langsung tidur, begitu terus rutinitas yang anda jalani. Apa sih yang kita cari? apa gunanya punya gaji besar tapi tak ada kebersamaan bersama anak istri? pandai-pandailah mengatur waktu, karena memang waktu adalah uang. Namun satu yang perlu kita tahu,keutuhan dan kebahagiaan keluarga tak akan pernah bisa digantikan/dinilai dari uang.

Pertanyaannya sekarang, sudahkah suami anda / atau anda sebagai suami berlaku seperti diatas kepada ISTRI?