Terungkap! Ternyata, ini lho fungsi lubang pada kursi plastik!
Fungsinya apa ya???
Pernah nggak sih Kawan Muda merhatiin kursi plastik (yang nggak ada sandarannya, yang biasanya ada di warung-warung) itu selalu ada lubang di bagian tengahnya?
Ternyata, lubang yang terdapat pada kursi plastik tersebut bukan untuk sekedar desain atau penghias saja, tetapi ada fungsinya juga lho.
Fungsinya apa?
Foto : dream.co.id
Fungsi lubang yang terdapat pada kursi plastik, yang pertama adalah, ketika kursi ditumpuk, nantinya bisa mempermudah sang pemilik kursi untuk mengambil dengan menggunakan jari.
Lalu, fungsi kedua adalah, menghilangkan udara yang terjebak apabila kursi ditumpuk. Coba bayangkan kalau tidak ada lubangnya, ketika kursi dicoba untuk ditumpuk, pasti akan ada lubang yang terjebak dan akan membuat sulit pemasangan atau pembongkarannya. Apabila ada lubang, tekanan udara bisa bebas bergerak. Sehingga kursi bisa dilepas dengan mudah karena adanya jalan keluar-masuk udara.
Jadi, sudah tahu kan fungsi lubang di kursi ? heheehe … Share ya
Sabtu, 31 Desember 2016
Jumat, 30 Desember 2016
Anak-Anak Produk Egoisme Orang Tua
Iwan Iwe
Anak-anak kita adalah produk egoisme kita sebagai orang tua. Kitalah yang menginginkan mereka lahir ke dunia. Sebelum mereka keluar dari perut, kita sudah menetapkan siapa namanya. Kita bahkan bisa mengatur jenis kelaminnya dengan mengikuti program medis. Kita sudah menulis rencana-rencana yang menurut kita bagus untuk mereka.
Tak lama setelah mereka lahir, kita bisikkan ayat-ayat suci ke telinga mereka. Menurut kita, itu akan membuat hidup mereka jadi berkah. Meski mereka tak tahu apa arti ayat-ayat itu. Kita paksakan kepercayaan mereka sama seperti kita. Mereka tak bisa memilih karena memang tidak bisa memilih.
Hingga besar pun, kita tetap menginginkan anak-anak menjadi seperti kita. Kita juga mengatur siapa jodoh yang pantas untuk mereka. Kita bahkan berani menolak calon yang mereka pilih. Kita menetapkan pekerjaan yang cocok untuk mereka. Apapun, kita sebagai orang tualah yang berkuasa menentukan nasib anak-anak kita.
Oh, betapa egoisnya kita…
Bahkan saat kita beranjak tua, kita masih saja menuntut mereka merawat kita. Kita ingin anak-anak tetap dekat hingga kita meninggal.
Kita memandang bahwa anak-anak harus berbakti selamanya. Karena kitalah yang melahirkan mereka. Terutama istri kita yang berjuang keras dan menanggung sakit saat melahirkan.
Namun kita lupa, sakitnya melahirkan, membiayai hidup, dan menyekolahkan anak-anak adalah konsekuensi atas pilihan kita mempunyai anak. Semua yang kita lakukan dengan kerepotan-kerepotan mengasuh anak-anak adalah resiko atas keinginan kita memiliki buah hati.
Tak perlu dilebih-lebihkan dengan mengatakan kita paling berjasa. Hei, tak seorang pun dari anak-anak kita yang meminta mereka dilahirkan. Kitalah yang menginginkannya. Diam dan terimalah konsekuensinya.
Kita mengarang cerita tentang anak-anak yang celaka hidupnya saat melupakan orang tua. Malin Kundang dikutuk jadi batu karena lupa akan ibunya. Kita tanamkan cerita itu agar kita tidak dilupakan.
Oh, kita benar-benar egois…
Padahal, keceriaan dan kelucuan mereka membuat kita senang dan bahagia. Mereka menghibur kita dengan tawa kecilnya. Hidup kita terasa lengkap dengan kehadiran mereka. Kita bangga karena mempunyai mereka. Kita pamerkan mereka dengan memotret dan memostingnya di media sosial. Pujian untuk mereka adalah pujian untuk kita.
Ah, betapa kita sangat egois…
Sudah sewajarnya kita rawat dan sekolahkan mereka dengan ikhlas. Sudah semestinya, kita mengajari bagaimana menghadapi dunia yang keras hingga mereka dewasa dan mempunyai bekal mengarungi terjalnya kehidupan. Karena semua itu merupakan kewajiban yang harus kita lakukan. Kita sudah menggugurkan tanggung jawab saat berhasil membuat mereka hidup mandiri.
Saat dewasa, kita bebaskan mereka melanglang buana dan mengembara ke mana pun mereka suka. Biarkan mereka mencari jodoh, keyakinan, karir, atau apapun pilihan mereka. Suatu saat nanti, mereka juga akan menjadi seperti kita, melahirkan anak-anak mereka dan menjadi orang tua.
Tak perlu kita menuntut anak-anak untuk merawat kita. Mereka punya kehidupan sendiri. Mereka punya anak-anak yang harus dihidupi. Biarlah pilihan merawat kita adalah pilihan kemanusiaan. Bukan sebuah kewajiban yang harus mereka laksanakan. Kita mesti ingat itu jika tak mau sakit hati saat mengetahui anak-anak sudah asyik dengan kehidupan mereka.
Akhirnya, menjadi anak-anak, dewasa, hingga orang tua adalah fase kehidupan yang harus kita jalani. Meski kita tak pernah meminta untuk dilahirkan, kita sudah terlanjur hidup. Rayakan kehidupan hingga kita meninggal. Karena itu akan membuat hidup kita tenang dan damai. Bukankah hidup akan bahagia jika kita bisa mencapai ketenangan dan kedamaian?
Iwan Iwe
Anak-anak kita adalah produk egoisme kita sebagai orang tua. Kitalah yang menginginkan mereka lahir ke dunia. Sebelum mereka keluar dari perut, kita sudah menetapkan siapa namanya. Kita bahkan bisa mengatur jenis kelaminnya dengan mengikuti program medis. Kita sudah menulis rencana-rencana yang menurut kita bagus untuk mereka.
Tak lama setelah mereka lahir, kita bisikkan ayat-ayat suci ke telinga mereka. Menurut kita, itu akan membuat hidup mereka jadi berkah. Meski mereka tak tahu apa arti ayat-ayat itu. Kita paksakan kepercayaan mereka sama seperti kita. Mereka tak bisa memilih karena memang tidak bisa memilih.
Hingga besar pun, kita tetap menginginkan anak-anak menjadi seperti kita. Kita juga mengatur siapa jodoh yang pantas untuk mereka. Kita bahkan berani menolak calon yang mereka pilih. Kita menetapkan pekerjaan yang cocok untuk mereka. Apapun, kita sebagai orang tualah yang berkuasa menentukan nasib anak-anak kita.
Oh, betapa egoisnya kita…
Bahkan saat kita beranjak tua, kita masih saja menuntut mereka merawat kita. Kita ingin anak-anak tetap dekat hingga kita meninggal.
Kita memandang bahwa anak-anak harus berbakti selamanya. Karena kitalah yang melahirkan mereka. Terutama istri kita yang berjuang keras dan menanggung sakit saat melahirkan.
Namun kita lupa, sakitnya melahirkan, membiayai hidup, dan menyekolahkan anak-anak adalah konsekuensi atas pilihan kita mempunyai anak. Semua yang kita lakukan dengan kerepotan-kerepotan mengasuh anak-anak adalah resiko atas keinginan kita memiliki buah hati.
Tak perlu dilebih-lebihkan dengan mengatakan kita paling berjasa. Hei, tak seorang pun dari anak-anak kita yang meminta mereka dilahirkan. Kitalah yang menginginkannya. Diam dan terimalah konsekuensinya.
Kita mengarang cerita tentang anak-anak yang celaka hidupnya saat melupakan orang tua. Malin Kundang dikutuk jadi batu karena lupa akan ibunya. Kita tanamkan cerita itu agar kita tidak dilupakan.
Oh, kita benar-benar egois…
Padahal, keceriaan dan kelucuan mereka membuat kita senang dan bahagia. Mereka menghibur kita dengan tawa kecilnya. Hidup kita terasa lengkap dengan kehadiran mereka. Kita bangga karena mempunyai mereka. Kita pamerkan mereka dengan memotret dan memostingnya di media sosial. Pujian untuk mereka adalah pujian untuk kita.
Ah, betapa kita sangat egois…
Sudah sewajarnya kita rawat dan sekolahkan mereka dengan ikhlas. Sudah semestinya, kita mengajari bagaimana menghadapi dunia yang keras hingga mereka dewasa dan mempunyai bekal mengarungi terjalnya kehidupan. Karena semua itu merupakan kewajiban yang harus kita lakukan. Kita sudah menggugurkan tanggung jawab saat berhasil membuat mereka hidup mandiri.
Saat dewasa, kita bebaskan mereka melanglang buana dan mengembara ke mana pun mereka suka. Biarkan mereka mencari jodoh, keyakinan, karir, atau apapun pilihan mereka. Suatu saat nanti, mereka juga akan menjadi seperti kita, melahirkan anak-anak mereka dan menjadi orang tua.
Tak perlu kita menuntut anak-anak untuk merawat kita. Mereka punya kehidupan sendiri. Mereka punya anak-anak yang harus dihidupi. Biarlah pilihan merawat kita adalah pilihan kemanusiaan. Bukan sebuah kewajiban yang harus mereka laksanakan. Kita mesti ingat itu jika tak mau sakit hati saat mengetahui anak-anak sudah asyik dengan kehidupan mereka.
Akhirnya, menjadi anak-anak, dewasa, hingga orang tua adalah fase kehidupan yang harus kita jalani. Meski kita tak pernah meminta untuk dilahirkan, kita sudah terlanjur hidup. Rayakan kehidupan hingga kita meninggal. Karena itu akan membuat hidup kita tenang dan damai. Bukankah hidup akan bahagia jika kita bisa mencapai ketenangan dan kedamaian?
Kamis, 29 Desember 2016
Anak Harus Berbakti Pada Orang Tua
"Kita memandang bahwa anak-anak harus berbakti selamanya. Karena kitalah yang melahirkan mereka. Terutama istri kita yang berjuang keras dan menanggung sakit saat melahirkan.
Namun kita lupa, sakitnya melahirkan, membiayai hidup, dan menyekolahkan anak-anak adalah konsekuensi atas pilihan kita mempunyai anak. Semua yang kita lakukan dengan kerepotan-kerepotan mengasuh anak-anak adalah resiko atas keinginan kita memiliki buah hati.
Tak perlu dilebih-lebihkan dengan mengatakan kita paling berjasa. Hei, tak seorang pun dari anak-anak kita yang meminta mereka dilahirkan. Kitalah yang menginginkannya. Diam dan terimalah konsekuensinya." -Iwan Iwe-
Namun kita lupa, sakitnya melahirkan, membiayai hidup, dan menyekolahkan anak-anak adalah konsekuensi atas pilihan kita mempunyai anak. Semua yang kita lakukan dengan kerepotan-kerepotan mengasuh anak-anak adalah resiko atas keinginan kita memiliki buah hati.
Tak perlu dilebih-lebihkan dengan mengatakan kita paling berjasa. Hei, tak seorang pun dari anak-anak kita yang meminta mereka dilahirkan. Kitalah yang menginginkannya. Diam dan terimalah konsekuensinya." -Iwan Iwe-
Rabu, 28 Desember 2016
Arti Anak Perempuan Bagi Seorang Ayah
Bagi seorang ayah, anak perempuan lebih dari buah hati, yang sudah dididik, dibimbing, dikawal, diperlakukan terbaik, namun setelah matang harus diberikan pada lelaki lain
Lelaki yang masih belum terbukti lebih baik dari ayahnya, atau minimal sama baiknya, namun sang ayah harus memberikan kesempatan itu, sebagaimana ia dulu memilikinya
Maka sangat tak jantan, bila seorang lelaki, yang katanya sayang pada wanita, tapi mendatangi anaknya bukan ayahnya. Sebab ayahnya yang memilikinya, wali baginya, yang sudah menjadikannya seperti sekarang
Semoga kita jadi ayah sejati, wali sejati, bagi putri kita. Hingga esok hari kita bisa mengantarkan mereka membersamai lelaki yang salih, yang mujahid, yang ridha pada Rabbnya, dan diridhai Rabbnya ☺☺☺
Ustad Felix S. ❤️❤️❤️
Lelaki yang masih belum terbukti lebih baik dari ayahnya, atau minimal sama baiknya, namun sang ayah harus memberikan kesempatan itu, sebagaimana ia dulu memilikinya
Maka sangat tak jantan, bila seorang lelaki, yang katanya sayang pada wanita, tapi mendatangi anaknya bukan ayahnya. Sebab ayahnya yang memilikinya, wali baginya, yang sudah menjadikannya seperti sekarang
Semoga kita jadi ayah sejati, wali sejati, bagi putri kita. Hingga esok hari kita bisa mengantarkan mereka membersamai lelaki yang salih, yang mujahid, yang ridha pada Rabbnya, dan diridhai Rabbnya ☺☺☺
Ustad Felix S. ❤️❤️❤️
Selasa, 27 Desember 2016
Bahan Pembersih Flek Hitam di Wajah
Masya Allah.. Hanya Dua Kali Gunakan Bahan Ini Flek Hitam di Wajah Langsung Bersih
Trenz Corner - Setiap kali Anda terkena sinar matahari, Anda harus menjaga kulit Anda dehidrasi, dan melindunginya dengan penggunaan rutin tabir surya, sebagai sinar UV dapat merusak kulit Anda.
Namun, orang-orang sering terkena sinar matahari tanpa menggunakan tabir surya, yang menghasilkan bintik-bintik gelap pada kulit. Namun, kentang secara efektif dapat menghilangkan bintik-bintik gelap.
Mereka sering digunakan untuk tujuan kosmetik, karena mereka memperbaiki kulit yang, menenangkan iritasi, dan mencerahkan bintik-bintik. menghapus-o䍉-gelap bintik--on-Anda-wajah-setelah-satunya detik digunakan.
BACA JUGA : Curhatan Abg yang H4mil dan Ditinggalkan Suami Gara-gara Suami Menghamili Abg Lain
Dengan demikian, masker kentang organik dapat melakukan keajaiban untuk kulit Anda! Perawatan ini memiliki banyak efek menguntungkan, termasuk kulit memperlakukan jerawat.
Melembabkan dan memelihara kulit
Mengurangi lingkaran hitam di sekitar mata peradangan Meredakan
Memperlambat proses penuaan.
Yang perlu Anda lakukan adalah untuk mempersiapkan jus kentang dan menerapkannya pada daerah
kulit yang terkena. Selain itu, Anda dapat menggabungkan dengan zat bermanfaat lainnya dalam rangka untuk meningkatkan efek mereka:
Kentang dan wortel:
Campur jus kentang dengan jus dari satu wortel, dan menerapkannya pada kulit. Biarkan campuran
untuk bertindak selama 25 menit, dan bilas dengan air dingin.
Kentang dengan jus lemon:
Campur jus kentang dengan air dari setengah lemon, dan menerapkan kombinasi mereka pada daerah
kulit yang terkena. Tinggalkan untuk bertindak selama 15 menit dan bilas dengan air hangat.
Kentang dan bawang:
Campur air perasan satu bawang dengan jus kentang, dan menerapkan campuran mereka pada kulit.
Biarkan untuk bertindak selama 10 menit dan bilas dengan air
Trenz Corner - Setiap kali Anda terkena sinar matahari, Anda harus menjaga kulit Anda dehidrasi, dan melindunginya dengan penggunaan rutin tabir surya, sebagai sinar UV dapat merusak kulit Anda.
Namun, orang-orang sering terkena sinar matahari tanpa menggunakan tabir surya, yang menghasilkan bintik-bintik gelap pada kulit. Namun, kentang secara efektif dapat menghilangkan bintik-bintik gelap.
Mereka sering digunakan untuk tujuan kosmetik, karena mereka memperbaiki kulit yang, menenangkan iritasi, dan mencerahkan bintik-bintik. menghapus-o䍉-gelap bintik--on-Anda-wajah-setelah-satunya detik digunakan.
BACA JUGA : Curhatan Abg yang H4mil dan Ditinggalkan Suami Gara-gara Suami Menghamili Abg Lain
Dengan demikian, masker kentang organik dapat melakukan keajaiban untuk kulit Anda! Perawatan ini memiliki banyak efek menguntungkan, termasuk kulit memperlakukan jerawat.
Melembabkan dan memelihara kulit
Mengurangi lingkaran hitam di sekitar mata peradangan Meredakan
Memperlambat proses penuaan.
Yang perlu Anda lakukan adalah untuk mempersiapkan jus kentang dan menerapkannya pada daerah
kulit yang terkena. Selain itu, Anda dapat menggabungkan dengan zat bermanfaat lainnya dalam rangka untuk meningkatkan efek mereka:
Kentang dan wortel:
Campur jus kentang dengan jus dari satu wortel, dan menerapkannya pada kulit. Biarkan campuran
untuk bertindak selama 25 menit, dan bilas dengan air dingin.
Kentang dengan jus lemon:
Campur jus kentang dengan air dari setengah lemon, dan menerapkan kombinasi mereka pada daerah
kulit yang terkena. Tinggalkan untuk bertindak selama 15 menit dan bilas dengan air hangat.
Kentang dan bawang:
Campur air perasan satu bawang dengan jus kentang, dan menerapkan campuran mereka pada kulit.
Biarkan untuk bertindak selama 10 menit dan bilas dengan air
Senin, 26 Desember 2016
Kado yang paling cocok buat cowokmu
Khusus buat cowok yang nge-kost, kamu sangat direkomendasikan untuk membelikan sprei buatnya. Biar nggak itu-itu mulu alas tidurnya
sprei baru via img.huffingtonpost.com
Salah satu barang yang paling malas dibeli tapi dibutuhkan para cowok adalah sprei, terutama mereka yang nge-kost. Coba saja tanyakan, kapan terakhir kali cowokmu mengganti sprei? Bisa dipastikan dia nggak ingat karena saking lamanya. Sedang alasan kenapa mereka nggak rutin ganti sprei antara lain karena malas atau nggak ngerti caranya ganti spei, dan memang cuma itu satu-satunya sprei yang dia punya. Huh, menyedihkan, ya
Nah, mengetahui kenyataan semacam ini, kamu harus cepat bertindak. Belikan cowokmu sprei untuk variasi sekaligus untuk alasan kesehatannya. Nggak perlu mahal yang penting berguna. Bila perlu, ajarkan juga cara memasangnya. Hehe…
sprei baru via img.huffingtonpost.com
Salah satu barang yang paling malas dibeli tapi dibutuhkan para cowok adalah sprei, terutama mereka yang nge-kost. Coba saja tanyakan, kapan terakhir kali cowokmu mengganti sprei? Bisa dipastikan dia nggak ingat karena saking lamanya. Sedang alasan kenapa mereka nggak rutin ganti sprei antara lain karena malas atau nggak ngerti caranya ganti spei, dan memang cuma itu satu-satunya sprei yang dia punya. Huh, menyedihkan, ya
Nah, mengetahui kenyataan semacam ini, kamu harus cepat bertindak. Belikan cowokmu sprei untuk variasi sekaligus untuk alasan kesehatannya. Nggak perlu mahal yang penting berguna. Bila perlu, ajarkan juga cara memasangnya. Hehe…
Minggu, 25 Desember 2016
Istrimu Sudah Tak Secantik Dulu Lagi
Peluklah Istrimu, Pandanglah Wajahnya Yang Lelah Tidak Secantik Dulu Waktu Pertama Kali Kau Lihat.
Alan maulana
Hari ini baca lagi berita seorang ibu yang menghabisi nyawa anak kandungnya. Di cengkareng ya, kemarin kejadiannya. Ibu yang dikenal pendiam dan tanpa masalah membunuh dan memutilasi anak keduanya yang berusia satu tahun. Suaminya anggota provost di polda metro jaya. Gak ada yang aneh, kehidupan bertetangga berjalan normal saja
Peristiwa ini membuat aku teringat Maria Ayama. Pada tanggal 30 Mei 1990, dia menggunakan pisau dapur untuk menggorok leher keempat anaknya yang berumur 3 sampai 11 tahun.
Atau kasus psikologi ekstrem yang mendunia, Andrea Yates, tanggal 3 Mei 2001, dia menghabisi nyawa kelima anaknya dengan cara menenggelamkan di bath tup. 14 Mei 2001 dia didiagnosis menderita depresi berat pasca melahirkan (psikosis post partum) dan kasus ini ramai diperbincangkan para psikiater termasuk pemberian Haldol (obat keras antipsikopatik) untuk diresepkan ke pasien.
Oiya pernah juga aku baca seorang ibu di bandung yang membunuh ketiga anaknya dengan cara persis seperti Andrea, ditenggelamkan di bath tup. Ibu itu berjilbab lebar, suami berjenggot dan baik2 saja sama tetangga. Maksud aku, kehidupan spiritual dan sosial mereka baik2 saja. Semua peristiwa memilukan ini dilakukan ketika suami2 mereka sedang bekerja.
Hmm, ada beberapa ilmu yang harus digunakan untuk menguraikan kasus ini. Psychoanalysis, Archetype, Field Theory, Genetics, Innate, Determination dan Existentialism. Deretan ini bisa diperpanjang dan aku capek nulis panjang2 hihihi..
Ok, kembali ke laptop..
Depresi pasca melahirkan terdengar menyeramkan ya? Tahukah kita faktanya hampir 70% ibu melahirkan mengalaminya. Mulai dari yang levelnya paling rendah, baby blues syndrome sampai psikosis seperti Andrea dan Ayama. Kenapa wanita begitu rapuh? Plis dong ah, wanita itu agamanya kurang dan akalnya cuma setengah, itu kata agama. Tentu butuh sosok yang bisa menambah agama dan bisa menggenapkan akal kan? Siapa? Tentu saja orang terdekat yaitu suami. Jangan tuduh wanita cengeng kalo kamu belum pernah ada di posisinya. Kesusahan selama hamil hampir 10 bulan dan kesakitan saat melahirkan bahkan Alloh sebutkan dalam Alquran. Menyusui selama 2 tahun, mengatur uang belanja, memastikan anak dan suami makan, lantai mengkilat, dapur bersih, kasur nyaman. Deretan ini bisa diperpanjang…
Wahai para suami, hentikan sejenak aktivitas social mediamu, mancingmu, berkuda, naik gunung, memanah, ngopi di warkop. Deretan ini bisa diperpanjang…
Pulang, peluklah istrimu, pandanglah wajahnya yang lelah tidak secantik dulu waktu pertama kali kau lihat. Sekali2 gantikanlah tugasnya sebentar, buatkan dia teh manis hangat dan belai lembut rambutnya. Ucapkan terima kasih untuk jihadnya selama ini. Anak2mu sehat dan aman bersamanya. Kamu pun tenang dalam bekerja mencari nafkah. Ucapkan terima kasih, dia bertaruh nyawa melahirkan keturunan yang kau banggakan. Meninggalkan kenikmatan bersama orang tuanya demi merajut hidup bersamamu.
Maafkan kekurangannya
Luangkan waktumu
Cintai dan berterima kasihlah.
Coba aja praktekin, aku yakin istrimu akan menangis haru diperlakukan demikian.
Istri dan ibu yang bahagia adalah asset anak2 untuk bahagia
SUMBER :http://bacaanmslimahku.blogspot.co.id/2016/10/wahai-para-suami-pulang-peluklah.html
Alan maulana
Hari ini baca lagi berita seorang ibu yang menghabisi nyawa anak kandungnya. Di cengkareng ya, kemarin kejadiannya. Ibu yang dikenal pendiam dan tanpa masalah membunuh dan memutilasi anak keduanya yang berusia satu tahun. Suaminya anggota provost di polda metro jaya. Gak ada yang aneh, kehidupan bertetangga berjalan normal saja
Peristiwa ini membuat aku teringat Maria Ayama. Pada tanggal 30 Mei 1990, dia menggunakan pisau dapur untuk menggorok leher keempat anaknya yang berumur 3 sampai 11 tahun.
Atau kasus psikologi ekstrem yang mendunia, Andrea Yates, tanggal 3 Mei 2001, dia menghabisi nyawa kelima anaknya dengan cara menenggelamkan di bath tup. 14 Mei 2001 dia didiagnosis menderita depresi berat pasca melahirkan (psikosis post partum) dan kasus ini ramai diperbincangkan para psikiater termasuk pemberian Haldol (obat keras antipsikopatik) untuk diresepkan ke pasien.
Oiya pernah juga aku baca seorang ibu di bandung yang membunuh ketiga anaknya dengan cara persis seperti Andrea, ditenggelamkan di bath tup. Ibu itu berjilbab lebar, suami berjenggot dan baik2 saja sama tetangga. Maksud aku, kehidupan spiritual dan sosial mereka baik2 saja. Semua peristiwa memilukan ini dilakukan ketika suami2 mereka sedang bekerja.
Hmm, ada beberapa ilmu yang harus digunakan untuk menguraikan kasus ini. Psychoanalysis, Archetype, Field Theory, Genetics, Innate, Determination dan Existentialism. Deretan ini bisa diperpanjang dan aku capek nulis panjang2 hihihi..
Ok, kembali ke laptop..
Depresi pasca melahirkan terdengar menyeramkan ya? Tahukah kita faktanya hampir 70% ibu melahirkan mengalaminya. Mulai dari yang levelnya paling rendah, baby blues syndrome sampai psikosis seperti Andrea dan Ayama. Kenapa wanita begitu rapuh? Plis dong ah, wanita itu agamanya kurang dan akalnya cuma setengah, itu kata agama. Tentu butuh sosok yang bisa menambah agama dan bisa menggenapkan akal kan? Siapa? Tentu saja orang terdekat yaitu suami. Jangan tuduh wanita cengeng kalo kamu belum pernah ada di posisinya. Kesusahan selama hamil hampir 10 bulan dan kesakitan saat melahirkan bahkan Alloh sebutkan dalam Alquran. Menyusui selama 2 tahun, mengatur uang belanja, memastikan anak dan suami makan, lantai mengkilat, dapur bersih, kasur nyaman. Deretan ini bisa diperpanjang…
Wahai para suami, hentikan sejenak aktivitas social mediamu, mancingmu, berkuda, naik gunung, memanah, ngopi di warkop. Deretan ini bisa diperpanjang…
Pulang, peluklah istrimu, pandanglah wajahnya yang lelah tidak secantik dulu waktu pertama kali kau lihat. Sekali2 gantikanlah tugasnya sebentar, buatkan dia teh manis hangat dan belai lembut rambutnya. Ucapkan terima kasih untuk jihadnya selama ini. Anak2mu sehat dan aman bersamanya. Kamu pun tenang dalam bekerja mencari nafkah. Ucapkan terima kasih, dia bertaruh nyawa melahirkan keturunan yang kau banggakan. Meninggalkan kenikmatan bersama orang tuanya demi merajut hidup bersamamu.
Maafkan kekurangannya
Luangkan waktumu
Cintai dan berterima kasihlah.
Coba aja praktekin, aku yakin istrimu akan menangis haru diperlakukan demikian.
Istri dan ibu yang bahagia adalah asset anak2 untuk bahagia
SUMBER :http://bacaanmslimahku.blogspot.co.id/2016/10/wahai-para-suami-pulang-peluklah.html
Sabtu, 24 Desember 2016
Tips Membersihkan Karpet dengan Odol
Nggak cuma plak gigi yang bisa dibersihkan dengan odol, noda membandel di baju bahkan di karpet juga bisa diatasinya
hilangkan noda di baju via www.wikihow.com
Jika deterjen kadang kurang mampu menghilangkan noda yang melekat pada baju, kamu bisa mencoba untuk menghilangkan noda dengan menggunakan odol.
Cara menggunakannya sama dengan menggunakan deterjen, oleskan odol pada bagian yang baju yang terkena noda kemudian kucek sampai noda menghilang.
Selain baju, karpet juga bisa kamu bersihkan dari noda dengan bantuan odol. Kandungan deterjen yang terdapat dalam odol terbukti bagus untuk pengelupasan noda membandel.
hilangkan noda di baju via www.wikihow.com
Jika deterjen kadang kurang mampu menghilangkan noda yang melekat pada baju, kamu bisa mencoba untuk menghilangkan noda dengan menggunakan odol.
Cara menggunakannya sama dengan menggunakan deterjen, oleskan odol pada bagian yang baju yang terkena noda kemudian kucek sampai noda menghilang.
Selain baju, karpet juga bisa kamu bersihkan dari noda dengan bantuan odol. Kandungan deterjen yang terdapat dalam odol terbukti bagus untuk pengelupasan noda membandel.
Jumat, 23 Desember 2016
Tiga Ujian Pernikahan
Ujian pernikahan ada 3
Saat susah (ga ada uang, sakit, musibah dll)
Saat senang ( punya banyak uang, berkelimpahandll, lupa diri ambisi dll )
Saat datar ( bosan, WIL PIL, stagnasi )
Datengnya Nggak kenal usia pernikahan, nggak kenal pendidikan, nggak kenal banyaknya anak.
Selalu siap dan selalu belajar mencintai, istiqomah pertahankan keluarga, wujudkan keluarga sakinah..Aamiin
Saat susah (ga ada uang, sakit, musibah dll)
Saat senang ( punya banyak uang, berkelimpahandll, lupa diri ambisi dll )
Saat datar ( bosan, WIL PIL, stagnasi )
Datengnya Nggak kenal usia pernikahan, nggak kenal pendidikan, nggak kenal banyaknya anak.
Selalu siap dan selalu belajar mencintai, istiqomah pertahankan keluarga, wujudkan keluarga sakinah..Aamiin
Kamis, 22 Desember 2016
JANGAN PERNAH MERAYAKAN HARI IBU
💥 *JANGAN PERNAH MERAYAKAN HARI 💌IBU💌* ❣
✒ Ust. DR. Syafiq R. Basalamah, MA.
Siapa yang tidak mengenal IBU..?
Semua manusia yang ada setelah Adam dan Hawa pasti dilahirkan dari rahim seorang IBU..
Betapa agungnya peran IBU..
Betapa mulianya pengorbanan IBU..
Kasihnya sepanjang masa..
Bak sang surya menyinari dunia.
Budi baiknya tak pernah dapat dibalas oleh beta..
Namun sayangnya..
Sudah banyak dari anak Adam yang melupakan hak-hak ibunya..
Mereka dilalaikan dengan kesibukan dunia yang tiada habisnya..
Sungguh sakit hati ini..
Melihat kedurhakan banyak anak kepada ibundanya..
Dan tatkala manusia sudah banyak yang menzalimi ibunya..
Tatkala mereka tenggelam dalam lautan durhaka, karena kebiadaban dan kesibukannya..
Sebagian orang tersadarkan dari mabuk dunia..
Terjaga dari mimpi panjang dan angan-angannya..
Menepi ke pantai kebajikan, berfikir untuk kembali menghargai ibunya..
Maka mereka berinisiatif untuk membuat SATU HARI spesial UNTUK IBU..
Kata mereka, "HARI IBU"
Ia, bagimu ibu yang telah mengandung 9 bulan, ada SATU HARI untukmu..
Bagimu yang telah menyusuiku selama 24 bulan, aku peruntukkan SATU HARI dari hidupku untukmu..
Bagimu yang tidak pernah lelah merawatku sejak lahir sampai aku dewasa, ada SATU HARI di hatiku untukmu..
Bagimu yang rela tidak tidur untukku, rela lapar untukku, rela sakit asal aku sehat, hanya ada SATU HARI bagimu..
SATU HARI dari 360 HARI yang kumiliki.. Kupersembahkan untukmu..
24 jam dari 8640 jam waktuku.. Kuperuntukkan untuk mengingatmu..
Wahai anak Adam..
Sadarilah..
Hal ini benar-benar suatu kebodohan nyata dari seorang anak..
Tidak tahu diri..
Tidak kenal bakti dan balas budi..
Dan memang itulah peradaban orang-orang yang tidak beriman..
Mereka ingin menggantikan kebiadabannya dengan membuat HARI IBU...???
BAGI YANG BERIMAN...
⛔ JANGAN PERNAH
MENGUCAPKAN
SELAMAT HARI IBU...
⛔ JANGAN PERNAH
MERAYAKAN HARI IBU...
Karena di dalam Islam..
Semua hari adalah untuk IBU..
Semua waktu adalah untuK IBU..
Mengangkat suara atasnya diancam NERAKA..
*TIDAK MENTAATI IBU akan membuat MURKA SANG PENCIPTA..*
KERIDHAAN ALLAH berada di KERIDHAAN IBU..
IBU adalah orang yang paling berhak untuk dikasihi dan dihormati setelah Allah ta'ala dan Rasulnya..
BUKAN ISTRI dan ANAK...
APALAGI HARTA...
Kebaikannya tatkala hidup selalu dijaga..
Pengorbanannya setelah matipun akan selalu diingat..
Lisan seorang muslim selalu basah dengan doa untuknya..
⛔ Jangan pernah berkata:
"Daripada tidak ingat sama sekali"
Ingat.. !!!
Itu adalah falsafah orang-orang yang tidak tahu membalas budi dan kamu bukan mereka..
Ubahlah falsafah itu..
Ubahlah sikapmu yang selama ini lebih mengutamakan istri dan anak..
Kamu tidak akan pernah ada tanpa ibundamu..
Kamu tidak akan dewasa tanpa ibumu..
Kamu tidak akan seperti sekarang tanpa kasih sayang ibu..
*"Celakalah seorang anak yang tidak memasukkan orangtuanya ke dalam Surga, sedangkan ibu bapaknya atau salah satu darinya, ia dapati masih hidup"*
Itulah pesan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam.
Jadikanlah semua harimu untuk IBU..
Ya, mulai detik ini..
Dan senantiasalah mendoakan IBU mu
رَبِّ اغْفِرْلِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِيْ صَغِيْرًا
*"Ya Robb-ku, ampunilah aku dan kedua orangtuaku; dan sayangilah mereka sebagaimana mereka telah mendidik aku pada waktu kecil."*
Allahu A'lam
Semoga bermanfaat..
*_Barakallaahu fiikum_*
---------🍃🍁🍃---------
✒ Ust. DR. Syafiq R. Basalamah, MA.
Siapa yang tidak mengenal IBU..?
Semua manusia yang ada setelah Adam dan Hawa pasti dilahirkan dari rahim seorang IBU..
Betapa agungnya peran IBU..
Betapa mulianya pengorbanan IBU..
Kasihnya sepanjang masa..
Bak sang surya menyinari dunia.
Budi baiknya tak pernah dapat dibalas oleh beta..
Namun sayangnya..
Sudah banyak dari anak Adam yang melupakan hak-hak ibunya..
Mereka dilalaikan dengan kesibukan dunia yang tiada habisnya..
Sungguh sakit hati ini..
Melihat kedurhakan banyak anak kepada ibundanya..
Dan tatkala manusia sudah banyak yang menzalimi ibunya..
Tatkala mereka tenggelam dalam lautan durhaka, karena kebiadaban dan kesibukannya..
Sebagian orang tersadarkan dari mabuk dunia..
Terjaga dari mimpi panjang dan angan-angannya..
Menepi ke pantai kebajikan, berfikir untuk kembali menghargai ibunya..
Maka mereka berinisiatif untuk membuat SATU HARI spesial UNTUK IBU..
Kata mereka, "HARI IBU"
Ia, bagimu ibu yang telah mengandung 9 bulan, ada SATU HARI untukmu..
Bagimu yang telah menyusuiku selama 24 bulan, aku peruntukkan SATU HARI dari hidupku untukmu..
Bagimu yang tidak pernah lelah merawatku sejak lahir sampai aku dewasa, ada SATU HARI di hatiku untukmu..
Bagimu yang rela tidak tidur untukku, rela lapar untukku, rela sakit asal aku sehat, hanya ada SATU HARI bagimu..
SATU HARI dari 360 HARI yang kumiliki.. Kupersembahkan untukmu..
24 jam dari 8640 jam waktuku.. Kuperuntukkan untuk mengingatmu..
Wahai anak Adam..
Sadarilah..
Hal ini benar-benar suatu kebodohan nyata dari seorang anak..
Tidak tahu diri..
Tidak kenal bakti dan balas budi..
Dan memang itulah peradaban orang-orang yang tidak beriman..
Mereka ingin menggantikan kebiadabannya dengan membuat HARI IBU...???
BAGI YANG BERIMAN...
⛔ JANGAN PERNAH
MENGUCAPKAN
SELAMAT HARI IBU...
⛔ JANGAN PERNAH
MERAYAKAN HARI IBU...
Karena di dalam Islam..
Semua hari adalah untuk IBU..
Semua waktu adalah untuK IBU..
Mengangkat suara atasnya diancam NERAKA..
*TIDAK MENTAATI IBU akan membuat MURKA SANG PENCIPTA..*
KERIDHAAN ALLAH berada di KERIDHAAN IBU..
IBU adalah orang yang paling berhak untuk dikasihi dan dihormati setelah Allah ta'ala dan Rasulnya..
BUKAN ISTRI dan ANAK...
APALAGI HARTA...
Kebaikannya tatkala hidup selalu dijaga..
Pengorbanannya setelah matipun akan selalu diingat..
Lisan seorang muslim selalu basah dengan doa untuknya..
⛔ Jangan pernah berkata:
"Daripada tidak ingat sama sekali"
Ingat.. !!!
Itu adalah falsafah orang-orang yang tidak tahu membalas budi dan kamu bukan mereka..
Ubahlah falsafah itu..
Ubahlah sikapmu yang selama ini lebih mengutamakan istri dan anak..
Kamu tidak akan pernah ada tanpa ibundamu..
Kamu tidak akan dewasa tanpa ibumu..
Kamu tidak akan seperti sekarang tanpa kasih sayang ibu..
*"Celakalah seorang anak yang tidak memasukkan orangtuanya ke dalam Surga, sedangkan ibu bapaknya atau salah satu darinya, ia dapati masih hidup"*
Itulah pesan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam.
Jadikanlah semua harimu untuk IBU..
Ya, mulai detik ini..
Dan senantiasalah mendoakan IBU mu
رَبِّ اغْفِرْلِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِيْ صَغِيْرًا
*"Ya Robb-ku, ampunilah aku dan kedua orangtuaku; dan sayangilah mereka sebagaimana mereka telah mendidik aku pada waktu kecil."*
Allahu A'lam
Semoga bermanfaat..
*_Barakallaahu fiikum_*
---------🍃🍁🍃---------
Rabu, 21 Desember 2016
Tauhid Mengajarkan Agar Manusia Mulia, Lebih Tinggi Derajatnya daripada Makhluk yang Lain
#IndonesiaBertauhid
-Bro, begini, beberapa ajaran syirik itu, kadang gak sesuai dengan fitrah dan logika manusia dan membuat manusia menjadi lebih hina, padahal dalam AlQuran Allah telah memuliakan manusia dibanding makhluk lainnya
-Coba dipikir deh, masa’ ada hewan misalnya kerbau atau kambing yang dikeramatkan, yang Allah ciptakan untuk dimanfaatkan manusia sekarang dipelihara, diperlalukan istimewa, kalau gak nanti bisa kualat bahkan dimuliakan oleh manusia berlebihan
-Kalu gue sih, gue makan aja kerbaunya, lha memang diciptakan Allah untuk dimanfaatkan manusia, semua kerbau sama, yang bisa memberikan manfaat dan madharat hanya Allah, apalagi harga daging mahal bro.
-Begitu juga mau bangun jembatan dan bangunan, katanya sembelih kerbau, keyakinannya supaya bangunan kuat dan tanam kepala kerbau
-Kalu gue mah, yang logis-logis aja, kalau mau kuat ya diperbaiki arsitek dan bahan-bahannya, terus berdoa kepada Allah
-Trus lagi, katanya supaya gunung gak ngamuk mau meletus dan air laut pantai gak sering makan korban, katanya harus kasi sesembahan, ada buah-buah enak, makanan, daging yang di masak, pokoknya lezat-lezat bahkan ada uang juga bro, gak lupa ada acara ritual yang biayanya lumayan gedhe
-Kalu gue sih, itu semua gue makan atau kasi sumbangan warga sekitar, nah fenomena gunung meletus ya dicari sebabnya, begitu juga laut yang sering makan korban
-Begitu juga dengan ramalan, baca ramalan atau zodiak syirik, udah semangat mau keluar ama keluarga jalan-jalan, atau mau cari kerja, eh baca zodiak katanya ramalan hari ini lagi apes dan bangkrut, trus gak jadi keluar deh
-Kalu ane mah, keluar aja jalan-jalan, mumpung ada waktu bahagiain keluarga, yang logis aja, kecuali di luar ada angin puting beliung, ya jangan keluar
-Begitu juga kalau ada impian dan keinginan, misalnya mau masuk kuliah yang Favorit, si dukun yang syirik nyuruh harus cari ayam tiga warna dan sembelih di mana gitu sambil sebut nama-nama yang gak jelas gitu
Atau melakulan amalan ini dan amalan itu yang gak jelas dan gak ada hubungannya dengan tujuan tadi, misalnya supaya skipsi lancar dan diterima, kata dukunnya harus dibawa, dibacakan mantera dan dihanyutkan ke sungai apa gitu
-Yang logis aja bro, skripsi itu sering-sering konsul dan kejar terus dosennya, minimal lulus karena dosennya liat semangatmu
-Jadi bro ajaran TAUHID dan JANGAN SYIRIK jelas memuliakan manusia
Allah Ta’ala berfirman,
وَلَقَدْ كَرَّمْنَا بَنِي آدَم
َ
“Dan sungguh kami telah memuliakan anak Adam.” (QS. Al Isra [17]: 70)
-Bro, begini, beberapa ajaran syirik itu, kadang gak sesuai dengan fitrah dan logika manusia dan membuat manusia menjadi lebih hina, padahal dalam AlQuran Allah telah memuliakan manusia dibanding makhluk lainnya
-Coba dipikir deh, masa’ ada hewan misalnya kerbau atau kambing yang dikeramatkan, yang Allah ciptakan untuk dimanfaatkan manusia sekarang dipelihara, diperlalukan istimewa, kalau gak nanti bisa kualat bahkan dimuliakan oleh manusia berlebihan
-Kalu gue sih, gue makan aja kerbaunya, lha memang diciptakan Allah untuk dimanfaatkan manusia, semua kerbau sama, yang bisa memberikan manfaat dan madharat hanya Allah, apalagi harga daging mahal bro.
-Begitu juga mau bangun jembatan dan bangunan, katanya sembelih kerbau, keyakinannya supaya bangunan kuat dan tanam kepala kerbau
-Kalu gue mah, yang logis-logis aja, kalau mau kuat ya diperbaiki arsitek dan bahan-bahannya, terus berdoa kepada Allah
-Trus lagi, katanya supaya gunung gak ngamuk mau meletus dan air laut pantai gak sering makan korban, katanya harus kasi sesembahan, ada buah-buah enak, makanan, daging yang di masak, pokoknya lezat-lezat bahkan ada uang juga bro, gak lupa ada acara ritual yang biayanya lumayan gedhe
-Kalu gue sih, itu semua gue makan atau kasi sumbangan warga sekitar, nah fenomena gunung meletus ya dicari sebabnya, begitu juga laut yang sering makan korban
-Begitu juga dengan ramalan, baca ramalan atau zodiak syirik, udah semangat mau keluar ama keluarga jalan-jalan, atau mau cari kerja, eh baca zodiak katanya ramalan hari ini lagi apes dan bangkrut, trus gak jadi keluar deh
-Kalu ane mah, keluar aja jalan-jalan, mumpung ada waktu bahagiain keluarga, yang logis aja, kecuali di luar ada angin puting beliung, ya jangan keluar
-Begitu juga kalau ada impian dan keinginan, misalnya mau masuk kuliah yang Favorit, si dukun yang syirik nyuruh harus cari ayam tiga warna dan sembelih di mana gitu sambil sebut nama-nama yang gak jelas gitu
Atau melakulan amalan ini dan amalan itu yang gak jelas dan gak ada hubungannya dengan tujuan tadi, misalnya supaya skipsi lancar dan diterima, kata dukunnya harus dibawa, dibacakan mantera dan dihanyutkan ke sungai apa gitu
-Yang logis aja bro, skripsi itu sering-sering konsul dan kejar terus dosennya, minimal lulus karena dosennya liat semangatmu
-Jadi bro ajaran TAUHID dan JANGAN SYIRIK jelas memuliakan manusia
Allah Ta’ala berfirman,
وَلَقَدْ كَرَّمْنَا بَنِي آدَم
َ
“Dan sungguh kami telah memuliakan anak Adam.” (QS. Al Isra [17]: 70)
Selasa, 20 Desember 2016
[Mengapa Ibu Zaman Dulu Kuat Mengurus Banyak Anak dan juga Rumah Sedangkan Sekarang Tidak?]
Sahabat Ummi, kita tahu orang-orang zaman dahulu biasanya punya banyak anak, jarak kelahirannya berdekatan, dan sang ibu bisa mengurus semua anaknya juga melakukan pekerjaan rumah tangga dari mulai menyapu, cuci baju, masak, sendirian tanpa bantuan asisten rumah tangga.
Sedangkan ibu zaman sekarang, bahkan sekalipun yang full time mother, sering kerepotan dan keteteran mengerjakan tugas rumah tangga meskipun baru memiliki satu orang anak saja.
Mengapa bisa demikian? Apa yang membedakannya? Beberapa alasan berikut ini mungkin bisa menjelaskan perbedaannya:
1. Perbedaan pola Asuh
Zaman sekarang banyak orangtua yang tidak mengajarkan anaknya melakukan pekerjaan rumah, segala sesuatu dikerjakan oleh pembantu, sehingga ketika dewasa, ia tidak terbiasa mengurus pekerjaan rumah tangga.
Beda dengan orangtua zaman dahulu yang sudah mengajarkan segala pekerjaan rumah pada anak perempuannya. Sehingga ketika dewasa dan menikah tidak lagi kagok mengerjakan tugas rumah tangga.
2. Perbedaan teknologi
Zaman dahulu semua harus dikerjakan manual, sedangkan saat ini hampir segala tugas rumah tangga bisa digantikan oleh mesin. Ada mesin cuci, mesin penyedot debu, blender, dll.
Ditambah lagi kehadiran televisi dan ponsel yang semakin mengubah gaya hidup sehari-hari, membuat wanita zaman sekarang dilenakan oleh kemajuan teknologi sehingga lebih banyak peluanh keteteran mengurus pekerjaan rumah tangga dan anak.
3. Perbedaan pilihan
Zaman sekarang pilihan makin beragam. Seorang wanita bisa memilih sebagai full time mother, atau menjadi ibu rumah tangga sambil berkerja, atau berwirausaha di rumah dan menggunakan jasa asisten rumah tangga, sehingga makin banyak alasan untuk tidak memiliki skill kerumahtanggaan yang mumpuni.
Sedangkan zaman dahulu kebanyakan wanita tidak punya banyak pilihan selain di rumah mengurus urusan rumah tangga dan anak-anak, sehingga kemampuan mengurus pekerjaan rumahtangga merupakan keahlian alamiah seorang wanita.
Tentu saja kita perlu merasa salut dan berterimakasih pada para ibu yang mampu mengurus anak dan rumah tangga sekaligus, semoga Allah menganugerahkan surga atas keikhlasannya melayani keluarga.
(Untukmu Buah Hatiku)
Yuk cari bukunya di link berikut ini : http://bit.ly/2d9SgIF
Oleh : Pusat Buku Sunnah
Sahabat Ummi, kita tahu orang-orang zaman dahulu biasanya punya banyak anak, jarak kelahirannya berdekatan, dan sang ibu bisa mengurus semua anaknya juga melakukan pekerjaan rumah tangga dari mulai menyapu, cuci baju, masak, sendirian tanpa bantuan asisten rumah tangga.
Sedangkan ibu zaman sekarang, bahkan sekalipun yang full time mother, sering kerepotan dan keteteran mengerjakan tugas rumah tangga meskipun baru memiliki satu orang anak saja.
Mengapa bisa demikian? Apa yang membedakannya? Beberapa alasan berikut ini mungkin bisa menjelaskan perbedaannya:
1. Perbedaan pola Asuh
Zaman sekarang banyak orangtua yang tidak mengajarkan anaknya melakukan pekerjaan rumah, segala sesuatu dikerjakan oleh pembantu, sehingga ketika dewasa, ia tidak terbiasa mengurus pekerjaan rumah tangga.
Beda dengan orangtua zaman dahulu yang sudah mengajarkan segala pekerjaan rumah pada anak perempuannya. Sehingga ketika dewasa dan menikah tidak lagi kagok mengerjakan tugas rumah tangga.
2. Perbedaan teknologi
Zaman dahulu semua harus dikerjakan manual, sedangkan saat ini hampir segala tugas rumah tangga bisa digantikan oleh mesin. Ada mesin cuci, mesin penyedot debu, blender, dll.
Ditambah lagi kehadiran televisi dan ponsel yang semakin mengubah gaya hidup sehari-hari, membuat wanita zaman sekarang dilenakan oleh kemajuan teknologi sehingga lebih banyak peluanh keteteran mengurus pekerjaan rumah tangga dan anak.
3. Perbedaan pilihan
Zaman sekarang pilihan makin beragam. Seorang wanita bisa memilih sebagai full time mother, atau menjadi ibu rumah tangga sambil berkerja, atau berwirausaha di rumah dan menggunakan jasa asisten rumah tangga, sehingga makin banyak alasan untuk tidak memiliki skill kerumahtanggaan yang mumpuni.
Sedangkan zaman dahulu kebanyakan wanita tidak punya banyak pilihan selain di rumah mengurus urusan rumah tangga dan anak-anak, sehingga kemampuan mengurus pekerjaan rumahtangga merupakan keahlian alamiah seorang wanita.
Tentu saja kita perlu merasa salut dan berterimakasih pada para ibu yang mampu mengurus anak dan rumah tangga sekaligus, semoga Allah menganugerahkan surga atas keikhlasannya melayani keluarga.
(Untukmu Buah Hatiku)
Yuk cari bukunya di link berikut ini : http://bit.ly/2d9SgIF
Oleh : Pusat Buku Sunnah
Senin, 19 Desember 2016
Suami yang Membantu Pekerjaan Istri Dirumah, Berarti Dia Menghidupkan Sunnah Nabi
Subhanallah tahukah anda !!! Suami yang Membantu Pekerjaan Istri Dirumah, Berarti Dia Menghidupkan Sunnah Nabi
Trenz Sharez - Syeikh Utsaimin rohimahulloh :
" Di antara tawadhu’nya Nabi -shollallohu ‘alaihi wasallam- ; apabila beliau dirumah, beliau menolong isterinya, memeras susu kambing, memperbaiki sandal, beliau membantu mereka dirumah mereka."
Hal ini berdasarkan penuturan Aisyah -rodhiallohu ‘anha- saat di tanya apa yang dikerjakan Nabi -shollallohu 'alaihi wasallam- saat dirumah? : "Beliau dulu dalam pekerjaan isterinya", yaitu membantu isterinya.
Misalnya, bila seseorang di rumahnya, jadi termasuk
sunnah, apabila dia bikin teh untuk dianya, memasak sendiri apabila dia dapat, membersihkan apa yang perlu dicuci, ini semua termasuk sunnah Nabi.
Bila anda melakukan hal itu, jadi anda akan mendapatkan pahala menjalankan sunnah.
Lantaran (anda lakukan hal itu untuk maksud) ikuti Rosul -shollallohu ‘alaihi wasallam- serta bertawadhu’ (merendah) pada Allah -azza wajall-.
BACA JUGA : Subhanallah.. Kisah Nyata Anak yang Durhaka Pada Ibunya Dan Langsung Dibayar Kes Oleh Allah ,menjadi Hewan Aneh...
Hal semacam ini akan menumbuhkan rasa cinta pada anda serta isterimu. Bila isterimu terasa anda banyak membantunya, pasti dia bakal mencintaimu serta dirimu bakal makin berharga di matanya. Serta ini adalah masalahat yang besar. "
Trenz Sharez - Syeikh Utsaimin rohimahulloh :
" Di antara tawadhu’nya Nabi -shollallohu ‘alaihi wasallam- ; apabila beliau dirumah, beliau menolong isterinya, memeras susu kambing, memperbaiki sandal, beliau membantu mereka dirumah mereka."
Hal ini berdasarkan penuturan Aisyah -rodhiallohu ‘anha- saat di tanya apa yang dikerjakan Nabi -shollallohu 'alaihi wasallam- saat dirumah? : "Beliau dulu dalam pekerjaan isterinya", yaitu membantu isterinya.
Misalnya, bila seseorang di rumahnya, jadi termasuk
sunnah, apabila dia bikin teh untuk dianya, memasak sendiri apabila dia dapat, membersihkan apa yang perlu dicuci, ini semua termasuk sunnah Nabi.
Bila anda melakukan hal itu, jadi anda akan mendapatkan pahala menjalankan sunnah.
Lantaran (anda lakukan hal itu untuk maksud) ikuti Rosul -shollallohu ‘alaihi wasallam- serta bertawadhu’ (merendah) pada Allah -azza wajall-.
BACA JUGA : Subhanallah.. Kisah Nyata Anak yang Durhaka Pada Ibunya Dan Langsung Dibayar Kes Oleh Allah ,menjadi Hewan Aneh...
Hal semacam ini akan menumbuhkan rasa cinta pada anda serta isterimu. Bila isterimu terasa anda banyak membantunya, pasti dia bakal mencintaimu serta dirimu bakal makin berharga di matanya. Serta ini adalah masalahat yang besar. "
Minggu, 18 Desember 2016
resep untuk menghilangkan kulit hitam di lutut, siku, dan ketiak
dengan Resep Ini
Share Yuk!
Tabloid-Nakita.com - Area kulit menghitam di lutut, siku, dan ketiak tentu saja dapat merusak penampilan cantik Mama. Apalagi bila Mama ingin selalu tampil menawan di setiap acara dan penampilan. Enggak mungkin, kan, Mama terus menerus menutupi kekurangan kulit yang hitam dengan busana tertentu.
Bila itu yang terjadi, jangan kelewat panik. Dengan berbagai resep di bawah ini, berbagai gangguan kulit hitam di atas dapat diatasi atau setidaknya dikurangi.
Baca juga: Jangan buang bekas kantong teh celup! Ini 7 manfaatnya untuk Mama, mulai mengatasi gatal akibat gigitan nyamuk hingga hilangkan bekas jerawat
Berikut resep untuk menghilangkan kulit hitam di lutut, siku, dan ketiak:
Ketiak gelap :
Susu
Asam lemak dan vitamin yang terkandung dalam susu sangat baik untuk ketiak Mama. Selain itu, jika Mama mencampur susu dengan dadih, manfaat bahan itu akan bekerja lebih baik.
Bahan:
2 sdm tepung
1 sdm susu
1 sdm dadih
Campur dadih, susu dan tepung dengan baik sampai krim/pasta terbentuk. Kemudian, oleskan krim alami itu ke ketiak Mama dan biarkan selama 15 menit. Setelah itu, bilas dengan air.
Ketimun
Ini adalah obat yang bagus untuk kondisi kulit. Tidak seperti lemon, mentimun memiliki kemampuan untuk menyembuhkan kulit Anda tanpa efek kontra seperti gatal-gatal.
Menghancurkan mentimun dan membuat jus dan kemudian mencampurnya dengan air jeruk nipis dan tambahkan sedikit kunyit jika kalau Mama suka. Lemon akan membantu mengangkat sel-sel kulit yang mati dan mentimun akan menyembuhkan dan memuluskan kulit Mama. Selain itu, Mama dapat menggosok bagian kulit yang gelap dengan irisan mentimun. Tunggulah beberapa hati, hingga Mama akan takjub karena akan melihat beberapa perbaikan pada kulit Mama.
Tepung masker kacang
Bahan ini dapat membantu memutihkan ketiak Mama karena bermanfaat menghilangkan kulit gelap dan memungkinkan warna kulit lebih lembut dan putih.
Dibutuhkan:
1 sdm yogurt
1 sdm jus lemon
2 sdm tepung kacang
Sebuah sejumput kunyit
Campur kacang, jus lemon, yoghurt dan kunyit sampai Mama membuat adonan atau krim halus. Lalu oleskan krim itu area kulit yang lebih gelap dan biarkan sekitar 60 menit. Kemudian, bilas dengan air bersih. Lakukan perawatan ini secara rutin, setiap hari selama 2 minggu. Setelah itu, lakukan perawatan 2 kali per minggu, sehingga Mama dapat mencapai manfaat yang diinginkan.
Baca juga : Begini cara jadikan kulit halus dan lembut seperti kulit bayi. Mudah dan aman Mam
Lutut gelap dan siku:
Gula
Buatlah scrub berbahan gula. Scrub merupakan produk kecantikan dengan butiran-butiran kasar yang dapat memutihkan serta memuluskan kulit yang gelap. Bahannya murah dan efektif. Selain bermanfaat untuk mengangkat kulit mati penyebab kulit terlihat kering dan kusam, juga mempercepat proses regenerasi sel kulit. Buat campuran bahan scrub dari minyak zaitun dan gula. Takarannya diusahakan sama. Setelah scrub jadi, gosok selama 5 menit. Bilas dengan air hangat dan bersihkan. Untuk meringankan area yang gelap, lakukan perawatan ini setiap hari. Setelah Mama melihat perbaikan, lakukan perawatan seminggu sekali.
Jeruk nipis
Selain menghilangkan kulit gelap, juga akan meregenerasi sel-sel kulit. Balurkan jeruk nipis berbentuk jus ke area lutut dan siku, lalu gosok selama 2 menit. Biarkan selama 20 menit dan kemudian cuci dengan air hangat. Mama dapat menambahkan madu dalam jus lemon untuk efek yang lebih baik.
Baca juga : Ratakan perut dalam 30 hari dengan diet sehat ini. Ibu menyusui aman melakukannya
Kacang almond
Minyak almond merupakan sarana terbukti untuk memutihkan kulit. Mama hanya perlu mengoleskan minyak kacang almond ke daerah kulit yang gelap, kemudian gosok selama 5 menit. Ulangi prosedur untuk beberapa hari, Mama akan melihat perbedaan perubahan kulit dalam waktu singkat. Ingatlah, hangatkan minyak itu sebelum mengoleskannya ke area kulit. Selain itu, Mama juga dapat menggunakan yogurt dengan campuran bubuk almond untuk membuat krim. Balurkan krim itu ke tempat kulit yang gelap, kemudian cuci area kulit dengan air dingin. Perawatan ini dapat dilakukan sekitar 2 minggu, krim sebaiknya dibalurkan beberapa kali per hari.
Bercak-bercak hitam di leher:
Bubuk soda kue
Ini adalah bahan scrubber yang baik untuk menghilangkan sel-sel mati dari kulit dan jika Mama melakukan perawatan itu secara teratur, bintik-bintik gelap akan pergi dan warna kulit Mama akan putih dan lembut.
Campur air dan baking soda dalam rasio 1 sampai 3. Setelah krim terbentuk, balurkan pada bagian leher yang gelap. Biarkan mengering dan kemudian Mama dapat mencucinya dengan air bersih. Ulangi proses ini 2 kali per minggu.
Baca juga: Enggak perlu kupas telur satu per satu. Ini cara mudah dan cepat mengupas banyak telur dalam waktu cepat.
Kentang
Sebuah bahan yang bagus untuk masalah kulit karena memiliki kemampuan untuk mencerahkan kulit yang gelap. Ini karena dalam kentang terdapat zat kimia bernama Catecholase yang bermanfaat untuk kesehatan dan kecantikan kulit.
Buatlah adonan dari kentang, kemudian balurkan adonan tersebut ke leher Mama. Biarkan selama 15 menit dan kemudian bilas dengan air dingin. Juga, campurkan dengan lemon agar dapat memberikan khasiat yang lebih baik. Balurkan adonan itu ke daerah kulit yang gelap, biarkan selama 15 menit dan cuci dengan air dingin. Dengan mengulangi prosedur ini setiap hari, gangguan kulit yang hitam di leher akan sirna secara bertahap, bahkan adonan ini juga dapat mengusir jerawat di wajah.
Baca juga: Jangan minum teh setelah makan! Ini alasannya
Lidah buaya
Bahan ini sangat baik dalam mengurangi daerah kulit yang gelap, bahkan bahan alami ini dapat mencegah perkembangan sel-sel kanker. Selain itu, Aloe Vera mampu memperbaiki sel-sel kulit lebih cepat daripada bahan lainnya.
Balurkan gel Aloe Vera ke leher. Kemudian, gosok bagian kulit itu selama 20 menit dan kemudian mencucinya dengan air. Lakukan perawatan ini beberapa kali dalam sehari.
(Ipoel/naturalhomeremedies)
Share Yuk!
Tabloid-Nakita.com - Area kulit menghitam di lutut, siku, dan ketiak tentu saja dapat merusak penampilan cantik Mama. Apalagi bila Mama ingin selalu tampil menawan di setiap acara dan penampilan. Enggak mungkin, kan, Mama terus menerus menutupi kekurangan kulit yang hitam dengan busana tertentu.
Bila itu yang terjadi, jangan kelewat panik. Dengan berbagai resep di bawah ini, berbagai gangguan kulit hitam di atas dapat diatasi atau setidaknya dikurangi.
Baca juga: Jangan buang bekas kantong teh celup! Ini 7 manfaatnya untuk Mama, mulai mengatasi gatal akibat gigitan nyamuk hingga hilangkan bekas jerawat
Berikut resep untuk menghilangkan kulit hitam di lutut, siku, dan ketiak:
Ketiak gelap :
Susu
Asam lemak dan vitamin yang terkandung dalam susu sangat baik untuk ketiak Mama. Selain itu, jika Mama mencampur susu dengan dadih, manfaat bahan itu akan bekerja lebih baik.
Bahan:
2 sdm tepung
1 sdm susu
1 sdm dadih
Campur dadih, susu dan tepung dengan baik sampai krim/pasta terbentuk. Kemudian, oleskan krim alami itu ke ketiak Mama dan biarkan selama 15 menit. Setelah itu, bilas dengan air.
Ketimun
Ini adalah obat yang bagus untuk kondisi kulit. Tidak seperti lemon, mentimun memiliki kemampuan untuk menyembuhkan kulit Anda tanpa efek kontra seperti gatal-gatal.
Menghancurkan mentimun dan membuat jus dan kemudian mencampurnya dengan air jeruk nipis dan tambahkan sedikit kunyit jika kalau Mama suka. Lemon akan membantu mengangkat sel-sel kulit yang mati dan mentimun akan menyembuhkan dan memuluskan kulit Mama. Selain itu, Mama dapat menggosok bagian kulit yang gelap dengan irisan mentimun. Tunggulah beberapa hati, hingga Mama akan takjub karena akan melihat beberapa perbaikan pada kulit Mama.
Tepung masker kacang
Bahan ini dapat membantu memutihkan ketiak Mama karena bermanfaat menghilangkan kulit gelap dan memungkinkan warna kulit lebih lembut dan putih.
Dibutuhkan:
1 sdm yogurt
1 sdm jus lemon
2 sdm tepung kacang
Sebuah sejumput kunyit
Campur kacang, jus lemon, yoghurt dan kunyit sampai Mama membuat adonan atau krim halus. Lalu oleskan krim itu area kulit yang lebih gelap dan biarkan sekitar 60 menit. Kemudian, bilas dengan air bersih. Lakukan perawatan ini secara rutin, setiap hari selama 2 minggu. Setelah itu, lakukan perawatan 2 kali per minggu, sehingga Mama dapat mencapai manfaat yang diinginkan.
Baca juga : Begini cara jadikan kulit halus dan lembut seperti kulit bayi. Mudah dan aman Mam
Lutut gelap dan siku:
Gula
Buatlah scrub berbahan gula. Scrub merupakan produk kecantikan dengan butiran-butiran kasar yang dapat memutihkan serta memuluskan kulit yang gelap. Bahannya murah dan efektif. Selain bermanfaat untuk mengangkat kulit mati penyebab kulit terlihat kering dan kusam, juga mempercepat proses regenerasi sel kulit. Buat campuran bahan scrub dari minyak zaitun dan gula. Takarannya diusahakan sama. Setelah scrub jadi, gosok selama 5 menit. Bilas dengan air hangat dan bersihkan. Untuk meringankan area yang gelap, lakukan perawatan ini setiap hari. Setelah Mama melihat perbaikan, lakukan perawatan seminggu sekali.
Jeruk nipis
Selain menghilangkan kulit gelap, juga akan meregenerasi sel-sel kulit. Balurkan jeruk nipis berbentuk jus ke area lutut dan siku, lalu gosok selama 2 menit. Biarkan selama 20 menit dan kemudian cuci dengan air hangat. Mama dapat menambahkan madu dalam jus lemon untuk efek yang lebih baik.
Baca juga : Ratakan perut dalam 30 hari dengan diet sehat ini. Ibu menyusui aman melakukannya
Kacang almond
Minyak almond merupakan sarana terbukti untuk memutihkan kulit. Mama hanya perlu mengoleskan minyak kacang almond ke daerah kulit yang gelap, kemudian gosok selama 5 menit. Ulangi prosedur untuk beberapa hari, Mama akan melihat perbedaan perubahan kulit dalam waktu singkat. Ingatlah, hangatkan minyak itu sebelum mengoleskannya ke area kulit. Selain itu, Mama juga dapat menggunakan yogurt dengan campuran bubuk almond untuk membuat krim. Balurkan krim itu ke tempat kulit yang gelap, kemudian cuci area kulit dengan air dingin. Perawatan ini dapat dilakukan sekitar 2 minggu, krim sebaiknya dibalurkan beberapa kali per hari.
Bercak-bercak hitam di leher:
Bubuk soda kue
Ini adalah bahan scrubber yang baik untuk menghilangkan sel-sel mati dari kulit dan jika Mama melakukan perawatan itu secara teratur, bintik-bintik gelap akan pergi dan warna kulit Mama akan putih dan lembut.
Campur air dan baking soda dalam rasio 1 sampai 3. Setelah krim terbentuk, balurkan pada bagian leher yang gelap. Biarkan mengering dan kemudian Mama dapat mencucinya dengan air bersih. Ulangi proses ini 2 kali per minggu.
Baca juga: Enggak perlu kupas telur satu per satu. Ini cara mudah dan cepat mengupas banyak telur dalam waktu cepat.
Kentang
Sebuah bahan yang bagus untuk masalah kulit karena memiliki kemampuan untuk mencerahkan kulit yang gelap. Ini karena dalam kentang terdapat zat kimia bernama Catecholase yang bermanfaat untuk kesehatan dan kecantikan kulit.
Buatlah adonan dari kentang, kemudian balurkan adonan tersebut ke leher Mama. Biarkan selama 15 menit dan kemudian bilas dengan air dingin. Juga, campurkan dengan lemon agar dapat memberikan khasiat yang lebih baik. Balurkan adonan itu ke daerah kulit yang gelap, biarkan selama 15 menit dan cuci dengan air dingin. Dengan mengulangi prosedur ini setiap hari, gangguan kulit yang hitam di leher akan sirna secara bertahap, bahkan adonan ini juga dapat mengusir jerawat di wajah.
Baca juga: Jangan minum teh setelah makan! Ini alasannya
Lidah buaya
Bahan ini sangat baik dalam mengurangi daerah kulit yang gelap, bahkan bahan alami ini dapat mencegah perkembangan sel-sel kanker. Selain itu, Aloe Vera mampu memperbaiki sel-sel kulit lebih cepat daripada bahan lainnya.
Balurkan gel Aloe Vera ke leher. Kemudian, gosok bagian kulit itu selama 20 menit dan kemudian mencucinya dengan air. Lakukan perawatan ini beberapa kali dalam sehari.
(Ipoel/naturalhomeremedies)
Sabtu, 17 Desember 2016
Mengapa Pernikahan Kita Tidak Berkah?
By Pirman Bahagia - October 2, 20160914
ilustrasi @ohbilalagi.blogspot.com
Keberkahan adalah dambaan bagi setiap Muslimin yang menikah. Sebab ia bermakna bertambahnya kebaikan. Sebab berkah menjadi kunci sukses bagi sebuah rumah tangga hingga semua yang berada di bahteranya masuk surga. Bahagia bersama. Kekal di dalamnya.
Sayangnya, berkah dalam pernikahan itu misteri. Sangat rahasia. Tiada satu pun yang mengetahui, apakah pernikahannya diberkahi atau tidak. Anda, misalnya, mampukah menjawab saat ditanya, “Apakah pernikahanmu diberkahi?”
Kunci Utama
Ialah niat. Mengapa menikah? Untuk apa menikah? Bagaimana memantaskan diri? Bagaimana menentukan calon? Bagaimana menjemput calon? Bagaimana prosesi di dalam perkenalan, pernikahan, hingga proses setelah akad nikah, malam pertama misalnya.
Tatkala niat menikah cacat, kunci utamanya rusak. Akibatnya, menikah bukan lagi ibadah. Menikah tidak berjalan sebagaimana awal disyariatkannya. Di tahap ini, menikah hanya menjadi kedok penutup malu. Meski calon memiliki banyak catatan, pernikahan tetap harus dilaksanakan. Sebab, si wanita sudah hamil. Anak sudah ‘dicetak’ sebelum akad terucap.
Mungkinkah ada berkah jika awal mulanya sudah seperti ini? Mungkinkah? Jika ‘berkah’, siapa yang menjaminnya?
Agar berkah, benahi niatnya. Menikahlah karena Allah Ta’ala. Menikahlah dengan sunnah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam.
Jika pun pernah salah di awal, jangan pernah putus asa. Bertaubatlah. Kembalilah ke jalan Allah Ta’ala dengan sebenar-benarnya taubat. Hanya dengan itu keberkahan akan muncul perlahan-lahan karena iman yang diperbarui.
Jika menolak akui keliru, bersiap-siaplah untuk jumpai akibat lain yang lebih berat. Na’udzubillah.
Proses
Apakah Anda mencari calon istri atau suami di keramaian sejenis tempat hiburan? Apakah pertama kali mengenal calon pasangan di pusat perbelanjaan? Apakah menemukannya dalam forum kajian? Apakah pertama jumpa dengannya di masjid dalam acara tabligh akbar, dzikir, atau i’tikaf Ramadhan?
Setelah pertemuan pertama, apa yang Anda lakukan? Apakah bergegas mendatangi wali dan menanyakan keluarganya karena sudah siap, atau mencoba terlebih dahulu secara diam-diam lantaran sudah tak kuat menahan kebelet?
Apakah setelah jumpah pertama itu, dan memang Anda belum mampu, ada kesungguhan untuk memperbaiki diri hingga layak bersanding dengannya? Apakah Anda benar-benar memohon kepada Allah Ta’ala agar layak bersanding dengannya atas nama cinta kepada-Nya?
Lanjutan dari Mengapa Pernikahan Kita Tidak Berkah?
Jangan-jangan, malam pertama tak lagi ada kesan lantaran sudah dicicipi jauh-jauh hari sebelum itu. Jangan-jangan, apa yang termasuk kejutan dan cicipan nikmat surga itu sudah pernah dilakukan sebelum akad, dengan terburu-buru dan mewariskan dosa serta rasa bersalah, hanya karena tidak mendapatkan izin dari orang tua atau agar terlihat sama dengan kebanyakan kelakuan manusia akhir zaman pada umumnya?
Ingatlah, Allah Ta’ala tidak hanya menilai hasil. Dia Ta’ala Mahaadil. Dia menilai proses. Dia Melihat kesungguhan. Setiap upaya pasti diberi balasan sesuai dengan motif di baliknya.
Amat sukar menggapai berkah, jika prosesnya saja sudah rusak. Apalagi berlama-lama menjalin hubungan tanpa status, berkali-kali jalan berdua, beralasan saat diingatkan, kemudian bertutur dengan rasa salah yang minimalis, “Biarkan. Allah Mahatahu. Tidak semua yang terjadi sesuai dengan keinginan kita.”
Gundhulmu!
Akad Nikah dan Walimah
Dalam berbagai kesempatan menghadiri akad nikah yang biasanya dilanjutkan dengan walimah pernikahan, saya sering bertanya kepada istri, “Bun, dari sekian banyak yang hadir, berapa orang yang datang dengan bismillah, senantiasa berdzikir di sepanjang perjalanan, dan hadir dengan doa barakah bagi kedua pasangan?”
Jika pertanyaan itu disampaikan kepada sahabat pembaca yang sudah menikah, mampukah menjawab berapa dengan angka? Berapa persen misalnya? Adakah separuh, satu perempat, sebagian besar, atau hanya sebagian kecil? Jangan-jangan, hanya secuil yang benar-benar sampaikan doa di hari nan dinanti itu.
Padahal, doa barakah itu yang paling utama. Doa-doa itulah yang menjadi salah satu sebab disyariatkannya walimah dan anjuran untuk menghadirinya.
Dan jika yang hadir saja tidak mendoakan, dari mana sebab berkah bagi pernikahan yang kita jalani?
Memang, doa tidak harus diperlihatkan. Tidak kudu disuarakan. Tapi, doa berasal dari hati. Doa itu memiliki resonansi. Doa itu ibarat gelombang yang bisa menggerakkan gelombang lain yang satu frekusensi.
Doa juga termanifestasi dalam raut wajah, bahasa tubuh, dan tutur kata. Alhasil, hati kita sudah mampu untuk menebak. Jiwa kita tak bisa berbohong.
Akan semakin rumit tatkala dalam walimah diiringi musik tanpa nuansa ruhani. Ditambah lagi jika musiknya suka-suka. Kemudian yang hadir hanya sibuk dengan hidangan, foto-foto, berdendang dan bergoyang. Termasuk penyanyi-penyanyi membuka aurat dengan gerakan mengundang syahwat.
Jika sedemikian ini, dimana letaknya berkah?
Semoga Allah Ta’ala ampuni dosa-dosa kita. Semoga Allah Ta’ala berkahi pernikahan dan rumah tangga kita. Aamiin.
Wallahu a’lam. [Pirman/Keluargacinta]
Jumat, 16 Desember 2016
Larangan Upload Foto Bagi Wanita Bersuami
Keputusan MUI Sudah Bulat, Larangan Upload Foto Bagi Wanita Bersuami
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Palu, Sulawesi Tengah, melarang keras kaum Muslim wanita yang sudah berstatus istri memajang foto-foto di media sosial. MUI melihat perbuatan itu lebih banyak negatifnya.
"Jangan memamerkan foto-foto Anda di media sosial (medsos), facebook, line, BBM, WA, dan lainnya, karena dapat berdampak negatif kepada diri sendiri dan keluarga," kata Ketua MUI Kota Palu, Zainal Abidin di Palu, Senin (18/7).
Zainal melihat, wanita Muslim yang telah menikah memamerkan wajahnya serta sebagian tubuhnya di facebook, yang lebih berdampak negatif ketimbang positif.
Bahkan, sebut dia, memamerkan wajah bagi wanita Muslim yang telah menikah, dapat menimbulkan ketersinggungan suami yang kemungkinan berujung pada keretakan hubungan baik rumah tangga.
Dikarenakan ketika gambar wajah serta sebahagian tubuh wanita terpajang di medsos, maka hal itu menarik perhatian para lelaki dengan berbagai macam komentar di beranda mesos misalkan facebook.
"Saya melihat bahwa perempuan Muslim yang sudah berkeluarga justru senang mengupload foto -fotonya, dan malah lebih senang lagi dia, jika ada orang atau pengguna facebook yang berkomentar dengan kata-kata misalkan 'bunda cantik'," ucap dia seperti diberitakan Antara.
Dalam Islam kecantikan wanita hanya untuk suaminya, bukan untuk orang lain. Olehnya, wanita berdandan, bergaya hanya untuk suaminya agar hubungan keluarga lebih membaik, bukan untuk memamerkan kepada orang banyak.
Ia mengakui bahwa saat ini banyak sekali wanita Islam khususnya di Kota Palu dan secara umum di Sulawesi Tengah yang telah menikah, rajin menggunggah foto pribadinya ke medsos khsusunya facebook.
Hal itu sebenarnya tidaklah menjadi masalah, asalkan foto tersebut dengan suami atau keluarga dan tidak memamerkan aurat atau hal-hal yang bertentangan dengan ajaran Islam.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Palu, Sulawesi Tengah, melarang keras kaum Muslim wanita yang sudah berstatus istri memajang foto-foto di media sosial. MUI melihat perbuatan itu lebih banyak negatifnya.
"Jangan memamerkan foto-foto Anda di media sosial (medsos), facebook, line, BBM, WA, dan lainnya, karena dapat berdampak negatif kepada diri sendiri dan keluarga," kata Ketua MUI Kota Palu, Zainal Abidin di Palu, Senin (18/7).
Zainal melihat, wanita Muslim yang telah menikah memamerkan wajahnya serta sebagian tubuhnya di facebook, yang lebih berdampak negatif ketimbang positif.
Bahkan, sebut dia, memamerkan wajah bagi wanita Muslim yang telah menikah, dapat menimbulkan ketersinggungan suami yang kemungkinan berujung pada keretakan hubungan baik rumah tangga.
Dikarenakan ketika gambar wajah serta sebahagian tubuh wanita terpajang di medsos, maka hal itu menarik perhatian para lelaki dengan berbagai macam komentar di beranda mesos misalkan facebook.
"Saya melihat bahwa perempuan Muslim yang sudah berkeluarga justru senang mengupload foto -fotonya, dan malah lebih senang lagi dia, jika ada orang atau pengguna facebook yang berkomentar dengan kata-kata misalkan 'bunda cantik'," ucap dia seperti diberitakan Antara.
Dalam Islam kecantikan wanita hanya untuk suaminya, bukan untuk orang lain. Olehnya, wanita berdandan, bergaya hanya untuk suaminya agar hubungan keluarga lebih membaik, bukan untuk memamerkan kepada orang banyak.
Ia mengakui bahwa saat ini banyak sekali wanita Islam khususnya di Kota Palu dan secara umum di Sulawesi Tengah yang telah menikah, rajin menggunggah foto pribadinya ke medsos khsusunya facebook.
Hal itu sebenarnya tidaklah menjadi masalah, asalkan foto tersebut dengan suami atau keluarga dan tidak memamerkan aurat atau hal-hal yang bertentangan dengan ajaran Islam.
Kamis, 15 Desember 2016
Memeluk Istri Membuat Suami Panjang Umur
:: Memeluk Istri Membuat Suami Panjang Umur ::
Sebuah penelitian menunjukkan fakta bahwa seorang suami yang memeluk istrinya paling tidak 5 kali sehari niscaya umurnya akan lebih panjang 2 hingga 3 tahun,
Pakar dan motivator Dr. Mohd. Fadzilah Kamsah berkata, fakta berdasarkan penelitian oleh seorang pakar di Jerman mengenai hubungan antara sentuhan dan tahap kesehatan. “Seorang suami akan bertambah panjang umurnya jika memeluk isterinya setiap hari karena pelukan dan sentuhan bisa menyebabkan tubuh manusia mengeluarkan berbagai hormon termasuk endorfin yang sangat bermanfaat bagi tubuh.”
Hormon endorfin adalah sejenis bahan kimia yang diproduksi oleh tubuh dan bermanfaat sebagai penahan sakit dan mengurangkan stress. Selain itu, hormon ini juga mempunyai kesan positif bagi kesehatan sentuhan. Ada juga penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat mendapati bahwa pelukan suami dapat mengurangkan tahap kolesterol dan meningkatkan kesehatan isteri. Wanita yang mempunyai kehidupan seks yang bahagia akan cenderung menghiasi diri dan sehat.
sumber: hidupkan.wordpress.com
please like and share
Sebuah penelitian menunjukkan fakta bahwa seorang suami yang memeluk istrinya paling tidak 5 kali sehari niscaya umurnya akan lebih panjang 2 hingga 3 tahun,
Pakar dan motivator Dr. Mohd. Fadzilah Kamsah berkata, fakta berdasarkan penelitian oleh seorang pakar di Jerman mengenai hubungan antara sentuhan dan tahap kesehatan. “Seorang suami akan bertambah panjang umurnya jika memeluk isterinya setiap hari karena pelukan dan sentuhan bisa menyebabkan tubuh manusia mengeluarkan berbagai hormon termasuk endorfin yang sangat bermanfaat bagi tubuh.”
Hormon endorfin adalah sejenis bahan kimia yang diproduksi oleh tubuh dan bermanfaat sebagai penahan sakit dan mengurangkan stress. Selain itu, hormon ini juga mempunyai kesan positif bagi kesehatan sentuhan. Ada juga penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat mendapati bahwa pelukan suami dapat mengurangkan tahap kolesterol dan meningkatkan kesehatan isteri. Wanita yang mempunyai kehidupan seks yang bahagia akan cenderung menghiasi diri dan sehat.
sumber: hidupkan.wordpress.com
please like and share
Rabu, 14 Desember 2016
MARAH
Fluktuasi mood ibu hamil sebenarnya mirip perilakunya saat menjelang haid atau premenstruation syndrom (PMS). Di trimester pertama, hal ini karena dia sedang menyesuai diri dengan perubahan hormon dan tubuh.
Di trimester ketiga mood ibu hamil yang mudah anjlok seringkali disebabkan oleh tubuhnya yang semakin lelah membawa kandungan yang besar, napas yang makin pendek, rasa gerah dan berkeringat, sakit punggung, kaki dan wajah bengkak, juga khawatir terhadap proses persalinan.
Saat mood ibu hamil sedang turun, sebaiknya hadapi dengan:
Terima dan beradaptasi. Belajar menerima dan beradaptasi dengan mood istri hamil yang seperti roller coaster itu penting. Misalnya, kalau dia sedang marah-marah, cukup senyum saja. Kalau dia tiba-tiba menangis, peluk dan sodorkan tisu.
Dukung dia. Misalnya, ketika wajahnya murung saat bercermin, segera katakan, “Tetap cantik kok. Setelah melahirkan, kulit wajahmu pasti kembali mulus!” Bila ibu hamil mendapat cukup dukungan dari orang di sekitarnya, ia akan merasa bahagia, tenang dan membangun persepsi positif tentang kehamilannya. Terlebih lagi bila didampingi suami yang berpandangan positif juga.
Tempat mencurahkan hati. Jadikan Anda tempat curahan hatinya. Emosi negatif yang diungkapkan dan dibaginya akan terasa ringan. Bila istri enggan mengungkapkan perasaan, luangkan waktu untuk "memancingnya". Misalnya katakan, “Kalau dipendam sendiri nanti stres dan bayi kita terkena dampaknya. Ada apa sih, Sayang?”
Peka pada perasaannya. Peka adalah bentuk empati Anda terhadap perasaan istri. Jangan bercanda atau mengolok-oloknya. Misalnya, mengatakan dia gembrot. Saat dia mengungkapkan perasaan yang konyol sekalipun, hati-hati berkomentar. Misalnya, ketika dia merasa risih sesudah periksa dalam, jangan malah keceplosan, “Cincin dokternya ketinggalan di dalam nggak?” Meski pun Anda cuma bercanda, tapi perasaan ibu hamil bisa menjadi super sensitif.
Hadapi dengan humor atau romantisme. Perlu lho, mengembangkan sifat humoris atau romantis saat mood istri sedang jelek. Anda bisa coba membuatnya tertawa dengan melontarkan banyolan. Meski pun humor Anda tak lucu, istri pasti menghargainya. Atau, beri hadiah kecil seperti bunga, puisi cinta, seporsi rujak, atau ajak ke tempat yang menyenangkan. Istri akan tersanjung dan terobati dengan perhatian Anda.
Sabar. Kehamilan bukan kondisi menetap, begitu juga perubahan emosi istri Anda. Itu hanya sementara, sehingga Anda tidak perlu terlalu khawatir, kesal atau frustrasi.
Waspada bila:
Perubahan mood sangat berat sampai-sampai ia tidak bisa berkonsentrasi, mengingat, mengambil keputusan, bekerja dan beraktivitas sehari-hari (termasuk mengurus diri). Anda perlu membicarakannya dengan istri dan dokter.
Menimbulkan konflik antara istri dengan orang di sekitarnya, baik keluarga atau teman. Anda harus cepat tanggap dan siap menjadi mediator atau penengah, bukannya terpancing bertengkar juga.
Mood buruk berkembang jadi stres, lalu depresi. Bicarakan dengan istri dan dokter. Bila perlu ajak mencari psikolog yang dapat membantu memperbaiki mood-nya. (me).
Di trimester ketiga mood ibu hamil yang mudah anjlok seringkali disebabkan oleh tubuhnya yang semakin lelah membawa kandungan yang besar, napas yang makin pendek, rasa gerah dan berkeringat, sakit punggung, kaki dan wajah bengkak, juga khawatir terhadap proses persalinan.
Saat mood ibu hamil sedang turun, sebaiknya hadapi dengan:
Terima dan beradaptasi. Belajar menerima dan beradaptasi dengan mood istri hamil yang seperti roller coaster itu penting. Misalnya, kalau dia sedang marah-marah, cukup senyum saja. Kalau dia tiba-tiba menangis, peluk dan sodorkan tisu.
Dukung dia. Misalnya, ketika wajahnya murung saat bercermin, segera katakan, “Tetap cantik kok. Setelah melahirkan, kulit wajahmu pasti kembali mulus!” Bila ibu hamil mendapat cukup dukungan dari orang di sekitarnya, ia akan merasa bahagia, tenang dan membangun persepsi positif tentang kehamilannya. Terlebih lagi bila didampingi suami yang berpandangan positif juga.
Tempat mencurahkan hati. Jadikan Anda tempat curahan hatinya. Emosi negatif yang diungkapkan dan dibaginya akan terasa ringan. Bila istri enggan mengungkapkan perasaan, luangkan waktu untuk "memancingnya". Misalnya katakan, “Kalau dipendam sendiri nanti stres dan bayi kita terkena dampaknya. Ada apa sih, Sayang?”
Peka pada perasaannya. Peka adalah bentuk empati Anda terhadap perasaan istri. Jangan bercanda atau mengolok-oloknya. Misalnya, mengatakan dia gembrot. Saat dia mengungkapkan perasaan yang konyol sekalipun, hati-hati berkomentar. Misalnya, ketika dia merasa risih sesudah periksa dalam, jangan malah keceplosan, “Cincin dokternya ketinggalan di dalam nggak?” Meski pun Anda cuma bercanda, tapi perasaan ibu hamil bisa menjadi super sensitif.
Hadapi dengan humor atau romantisme. Perlu lho, mengembangkan sifat humoris atau romantis saat mood istri sedang jelek. Anda bisa coba membuatnya tertawa dengan melontarkan banyolan. Meski pun humor Anda tak lucu, istri pasti menghargainya. Atau, beri hadiah kecil seperti bunga, puisi cinta, seporsi rujak, atau ajak ke tempat yang menyenangkan. Istri akan tersanjung dan terobati dengan perhatian Anda.
Sabar. Kehamilan bukan kondisi menetap, begitu juga perubahan emosi istri Anda. Itu hanya sementara, sehingga Anda tidak perlu terlalu khawatir, kesal atau frustrasi.
Waspada bila:
Perubahan mood sangat berat sampai-sampai ia tidak bisa berkonsentrasi, mengingat, mengambil keputusan, bekerja dan beraktivitas sehari-hari (termasuk mengurus diri). Anda perlu membicarakannya dengan istri dan dokter.
Menimbulkan konflik antara istri dengan orang di sekitarnya, baik keluarga atau teman. Anda harus cepat tanggap dan siap menjadi mediator atau penengah, bukannya terpancing bertengkar juga.
Mood buruk berkembang jadi stres, lalu depresi. Bicarakan dengan istri dan dokter. Bila perlu ajak mencari psikolog yang dapat membantu memperbaiki mood-nya. (me).
Selasa, 13 Desember 2016
Bahagiakan Hati Istrimu, Maka Rejeki Akan Mengejarmu
Bahagiakan Hati Istrimu, Maka Rejeki Akan Mengejarmu, Para Suami Bacalah!
maulida fadhila Kamis, 29 September 2016 Kajian, Keluarga
Radarislam,com ~ Siapa yang tidak ingin mendapatkan rezeki yang berlimpah khususnya dalam kehidupan rumah tangga? Rezeki yang paling baik adalah yang diberkahi oleh Allah. Katanya, dengan membahagiakan istri maka bisa membuka pintu rezeki menjadi lebih lebar dari biasanya. Benarkah demikian?
Apakah hubungan antara rezeki yang lancar dengan istri yang bahagia? Dikutip Radarislam.com dari laman Tribunnews.com (15/7/15), simak penjelasan berikut ini;
Perasaan bahagia seorang istri bisa dirasakan oleh anggota keluarga yang lain. Jika istri merasakan kebahagiaan, maka seluruh anggota keluarga juga akan bahagia. Jika istri bisa hidup dengan positif, maka semua anggota keluarganya juga bisa hidup dengan positif.
Istri yang bahagia dan merasa bersyukur akan menarik hal-hal yang positif dalam keluarga karena Allah akan memberikan lebih banyak rezeki bagi mereka yang senantiasa bersyukur.
Istri yang merasa bahagia bisa menjadi partner yang baik bagi suaminya mencari rezeki maupun menjadi tempat kembali yang menenangkan setelah sang suami mencari rezeki. Hasilnya, suami akan merasakan semangat mencari rezeki pada hari esok.
Istri yang merasakan kebahagiaan akan selalu mendukung sang suami dalam keadaan apapun dan bagaimana pun sehingga sang suami tidak akan pernah kehilangan dukungan meskipun dalam kondisi yang paling sulit sekalipun. Jadi suami bisa memiliki semangat untuk selalu bangkit lagi setiap menghadapi kesulitan.
Istri yang bahagia bisa diandalkan untuk mendidik anak-anaknya menjadi anak yang bahagia dan juga berguna. Rezeki bisa datang dari manapun termasuk dari anak. Rezeki bukan hanya berupa uang tetapi juga berupa anak-anak sholeh yang menemui orangtuanya dalam wajah yang bahagia setiap hari.
Baca juga: Wanita Tercipta Dari Tulang Rusuk Pria, Begini Maksud Yang Sebenarnya
Itulah beberapa alasan mengapa sang istri yang bahagia bisa memperlancar rezeki suami. Kebahagiaan sang istri bisa menular pada suaminya dan anggota keluarga yang lain sehingga suami memiliki energi yang lebih positif untuk bekerja mencari rezeki.[Radar Islam/ Tribun]
maulida fadhila Kamis, 29 September 2016 Kajian, Keluarga
Radarislam,com ~ Siapa yang tidak ingin mendapatkan rezeki yang berlimpah khususnya dalam kehidupan rumah tangga? Rezeki yang paling baik adalah yang diberkahi oleh Allah. Katanya, dengan membahagiakan istri maka bisa membuka pintu rezeki menjadi lebih lebar dari biasanya. Benarkah demikian?
Apakah hubungan antara rezeki yang lancar dengan istri yang bahagia? Dikutip Radarislam.com dari laman Tribunnews.com (15/7/15), simak penjelasan berikut ini;
Perasaan bahagia seorang istri bisa dirasakan oleh anggota keluarga yang lain. Jika istri merasakan kebahagiaan, maka seluruh anggota keluarga juga akan bahagia. Jika istri bisa hidup dengan positif, maka semua anggota keluarganya juga bisa hidup dengan positif.
Istri yang bahagia dan merasa bersyukur akan menarik hal-hal yang positif dalam keluarga karena Allah akan memberikan lebih banyak rezeki bagi mereka yang senantiasa bersyukur.
Istri yang merasa bahagia bisa menjadi partner yang baik bagi suaminya mencari rezeki maupun menjadi tempat kembali yang menenangkan setelah sang suami mencari rezeki. Hasilnya, suami akan merasakan semangat mencari rezeki pada hari esok.
Istri yang merasakan kebahagiaan akan selalu mendukung sang suami dalam keadaan apapun dan bagaimana pun sehingga sang suami tidak akan pernah kehilangan dukungan meskipun dalam kondisi yang paling sulit sekalipun. Jadi suami bisa memiliki semangat untuk selalu bangkit lagi setiap menghadapi kesulitan.
Istri yang bahagia bisa diandalkan untuk mendidik anak-anaknya menjadi anak yang bahagia dan juga berguna. Rezeki bisa datang dari manapun termasuk dari anak. Rezeki bukan hanya berupa uang tetapi juga berupa anak-anak sholeh yang menemui orangtuanya dalam wajah yang bahagia setiap hari.
Baca juga: Wanita Tercipta Dari Tulang Rusuk Pria, Begini Maksud Yang Sebenarnya
Itulah beberapa alasan mengapa sang istri yang bahagia bisa memperlancar rezeki suami. Kebahagiaan sang istri bisa menular pada suaminya dan anggota keluarga yang lain sehingga suami memiliki energi yang lebih positif untuk bekerja mencari rezeki.[Radar Islam/ Tribun]
Senin, 12 Desember 2016
Kewajiban suami terhadap istri , menurut ulama fiqih ;
-Membayar mahar atau maskawin. Memang hal ini bukanlah suatu syarat atau rukun dalam perkawinan, tetapi mahar ini merupakan suatu kewajiban yang harus diberikan oleh suami kepada istri. Sebagaimana dalam firman Allah swt: “Berikanlah maskawin (mahar) kepada wanita yang kamu nikahi sebagai pemberian dengan penuh kerelaan.” (QS. An-Nisa : 4)
-Memberi nafkah. Pemberian nafkah ini bersifat wajib bagi suami terhadap istrinya, ayah terhadap anaknya, dan tuan terhadap budaknya yang meliputi keperluan hidup seperti makan, pakaian, dan tempat tinggal.
-Menggaulinya dengan baik. Dalam artian dengan penuh kasih sayang, pengertian, tanpa kasar dan zalim.
-Berlaku adil jika istri lebih dari satu. Dari Abu Hurairah, Nabi Muhammad saw bersabda: “Barang siapa beristri dua, sedangkan dia lebih mementingkan salah seorang dari keduanya, maka ia akan datang nanti pada hari kiamat, sedangkan pinggangnya (rusuknya) dalam keadaan bungkuk.”
-Wajib memberikan makan istrinya apa yang ia makan, memberinya pakaian, tidak memukul wajahnya, tidak menghinanya, dan tidak berpisah ranjang kecuali dalam rumah sendiri.
-Wajib selalu memberikan pengertian, bimbingan agama kepada istrinya, dan menyuruhnya untuk selalu taat kepada Allah dan Rasul-Nya. (Qs. Al0Ahzab : 34 dan QS. At-tahrim : 6)
-Tidak boleh membuka aib (kejelekan) istri kepada siapapun
-Menjaga istrinya dengan baik. Termasuk menjaga istrinya dari segala sesuatu yang menodai kehormatannya, menjaga harga dirinya, dan menjunjung tinggi kehormatannya.
-Apabila istri durhaka kepada suami, maka suami wajib mendidiknya dan membawanya kepada ketaatan, walaupun secara paksa.
Kerudung segiempat : @im_syari (lacey wool)
Dress : @im_irnamutiara (plant dress, linen)
-Membayar mahar atau maskawin. Memang hal ini bukanlah suatu syarat atau rukun dalam perkawinan, tetapi mahar ini merupakan suatu kewajiban yang harus diberikan oleh suami kepada istri. Sebagaimana dalam firman Allah swt: “Berikanlah maskawin (mahar) kepada wanita yang kamu nikahi sebagai pemberian dengan penuh kerelaan.” (QS. An-Nisa : 4)
-Memberi nafkah. Pemberian nafkah ini bersifat wajib bagi suami terhadap istrinya, ayah terhadap anaknya, dan tuan terhadap budaknya yang meliputi keperluan hidup seperti makan, pakaian, dan tempat tinggal.
-Menggaulinya dengan baik. Dalam artian dengan penuh kasih sayang, pengertian, tanpa kasar dan zalim.
-Berlaku adil jika istri lebih dari satu. Dari Abu Hurairah, Nabi Muhammad saw bersabda: “Barang siapa beristri dua, sedangkan dia lebih mementingkan salah seorang dari keduanya, maka ia akan datang nanti pada hari kiamat, sedangkan pinggangnya (rusuknya) dalam keadaan bungkuk.”
-Wajib memberikan makan istrinya apa yang ia makan, memberinya pakaian, tidak memukul wajahnya, tidak menghinanya, dan tidak berpisah ranjang kecuali dalam rumah sendiri.
-Wajib selalu memberikan pengertian, bimbingan agama kepada istrinya, dan menyuruhnya untuk selalu taat kepada Allah dan Rasul-Nya. (Qs. Al0Ahzab : 34 dan QS. At-tahrim : 6)
-Tidak boleh membuka aib (kejelekan) istri kepada siapapun
-Menjaga istrinya dengan baik. Termasuk menjaga istrinya dari segala sesuatu yang menodai kehormatannya, menjaga harga dirinya, dan menjunjung tinggi kehormatannya.
-Apabila istri durhaka kepada suami, maka suami wajib mendidiknya dan membawanya kepada ketaatan, walaupun secara paksa.
Kerudung segiempat : @im_syari (lacey wool)
Dress : @im_irnamutiara (plant dress, linen)
Minggu, 11 Desember 2016
Kesalahan Mengejan yang Sering Dilakukan Saat Melahirkan
Kesalahan Mengejan yang Sering Dilakukan Saat Melahirkan
Share Yuk!
Tabloid-Nakita.com - Kemampuan mengejan erat kaitannya dengan kelancaran persalinan. Ingat, kekuatan Mama saat mengejan berperan signifikan pada persalinan normal dan lancar. Demikian pula sebaliknya, bila cara mengejan Mama keliru, maka selain menghambat persalinan, juga dapat menyebabkan berbagai dampak yang tidak diinginkan. Sebut saja pecahnya pembuluh darah di mata yang dapat mengganggu kesempurnaan penglihatan. Kurang tepatnya mengejan juga dapat menyebabkan Mama kehabisan energi. Kalau ini terjadi, kelahiran bayi baru dapat dilakukan bila dibantu dengan alat vakum atau forsep karena Mama kehabisan tenaga.
Baca juga: Begini cara latihan mengejan yang benar
Sayangnya, karena tidak tahu atau tak sempat berlatih, banyak ibu yang melakukan kesalahan mengejan saat melahirkan. Apa sajakah kesalahan mengejan yang sering dilakukan saat melahirkan tersebut, berikut di antaranya:
1. Pandangan Ke Mana-mana
Karena panik, pandangan Mama kadang ke mana-mana, ke atas, kiri, kanan. Padahal, sedapat mungkin arahkan pandangan ke perut supaya ibu bisa lebih berkonsentrasi terhadap persalinan. Ingat, Mama harus mengejan di perut bukan di leher. Jadi, fokuslah ke area tersebut.
2. Posisi Pantat yang Salah
Mengangkat pantat atau panggul berisiko membuat robekan di antara anus dan vagina membesar. Bila ini Mama lakukan, area itu harus banyak dijahit. Daripada mengangkat pantat, alangkah lebih baik bila Mama melemaskan panggul saat mengejan.
Baca juga: Mengejan melahirkan dengan mengejan BAB, sama kok. Ini penjelasannya
3. Menghabiskan Energi dengan Mengeluh atau Berteriak
Karena tegang atau sekadar ingin meluapkan emosi saat melahirkan, banyak Mama yang menjerit bahkan berteriak keras-keras. Kebiasaan ini jelas akan menguras banyak energi. Padahal, saat proses melahirkan Mama harus mengejan berkali-kali. Bila ini dilakukan, Mama bisa kehabisan tenaga. Selain itu, kebiasaan ini juga berisiko menyebabkan tenggorokan kering, batuk, dan serak. Ibu pun semakin panik dan tegang. Akibatnya, ibu tak jelas menangkap instruksi dokter.
Tegang atau panik boleh-boleh saja, mengeluh karena rasa mulas juga oke, tapi jangan sampai berteriak-teriak keras yang menghabiskan tenaga. Alangkah lebih baik, bila Mama melakukan relaksasi dengan menarik napas. Berdoa juga lebih baik untuk mengatur emosi tetap stabil.
4. Tidak Membuka Mata
Menutup mata saat melahirkan. Maksudnya mungkin ingin fokus dan berkonsentrasi, tapi hal ini berisiko menyebabkan gangguan pada mata. Pembuluh darah di mata bisa pecah dan membuat mata memerah. Meski akan pulih, tapi alangkah lebih baik bila Mama membuka mata saat melahirkan.
Baca juga: Mama belajar mengejan yuk. Begini caranya
5. Cara Bernapas yang Salah
Banyak Mama yang tidak tepat saat bernapas, alias serabutan. Kondisi ini akan menyebabkan rasa sakit. Agar napas lebih teratur dan tepat, ikuti komando bidan atau dokter. Kapan Mama harus menarik napas, menahan, dan mengeluarkannya sambil mengejan, sehingga persalinan bisa dilakukan dengan lancar.
6. Tidak Ikut Komando Bidan atau Dokter.
Karena tidak ikut komando, pola mengejan pun tidak tepat, sehingga energi Mama terbuang percuma. Biasanya dokter akan menginstruksikan Mama agar mengejan setelah pembukaan lengkap. Kenapa mengejan harus menunggu pembukaan lengkap? Hal ini untuk menghindari pembengkakan atau edema pada mulut rahim. Kelak, pembengkakan ini akan mempersulit proses persalinan berikutnya. Meski tidak nyaman karena harus menanti kontraksi hingga pembukaan 10, namun ibu harus tetap bersabar. Tak perlu khawatir karena penundaan mengejan umumnya tak akan membahayakan, kecuali bila jantung janin mulai melemah.
Baca juga: Ini Cara Bernapas yang Benar Saat Melahirkan
7. Takut Pup sehingga Menahan mengejan
Sebagian Mama menahan mengejan karena takut kotoran keluar saat melahirkan. Padahal, tidak masalah. Kalaupun mau dan mungkin, Mama bisa mengosongkan lambung 24 jam sebelum persalinan, baik secara alami maupun obat-obatan.
Ipoel
Sumber:
dr. Taufik Jamaan, SpOG.
RSIA Bunda Jakarta
Tagging Artikel
#kesalahan mengejan yang sering mama lakukan Tentang Penulis
PENULIS
Ipoel
Share Artikel Yuk!
ARTIKEL LAINNYA
Seorang Wanita Mengalami Lima Kali Operasi Caesar, Ini yang Terjadi Pada Rahimnya
4 Perbedaan Kehamilan Pertama dan Kedua
Cara Alami Menghilangkan Stretch Mark Setelah Melahirkan
Keluhan yang Umum Terjadi Saat Hamil Muda
Mama Perlu Rawat Inap Usai Persalinan
Pernahkah Mama Pengin Banget Makan Tanah Saat Hamil?
Kebijakan Privasi | Ketentuan Layanan | Tentang Kami | Info Iklan
© Tabloid Nakita 2016 All Rights Reserved
Share Yuk!
Tabloid-Nakita.com - Kemampuan mengejan erat kaitannya dengan kelancaran persalinan. Ingat, kekuatan Mama saat mengejan berperan signifikan pada persalinan normal dan lancar. Demikian pula sebaliknya, bila cara mengejan Mama keliru, maka selain menghambat persalinan, juga dapat menyebabkan berbagai dampak yang tidak diinginkan. Sebut saja pecahnya pembuluh darah di mata yang dapat mengganggu kesempurnaan penglihatan. Kurang tepatnya mengejan juga dapat menyebabkan Mama kehabisan energi. Kalau ini terjadi, kelahiran bayi baru dapat dilakukan bila dibantu dengan alat vakum atau forsep karena Mama kehabisan tenaga.
Baca juga: Begini cara latihan mengejan yang benar
Sayangnya, karena tidak tahu atau tak sempat berlatih, banyak ibu yang melakukan kesalahan mengejan saat melahirkan. Apa sajakah kesalahan mengejan yang sering dilakukan saat melahirkan tersebut, berikut di antaranya:
1. Pandangan Ke Mana-mana
Karena panik, pandangan Mama kadang ke mana-mana, ke atas, kiri, kanan. Padahal, sedapat mungkin arahkan pandangan ke perut supaya ibu bisa lebih berkonsentrasi terhadap persalinan. Ingat, Mama harus mengejan di perut bukan di leher. Jadi, fokuslah ke area tersebut.
2. Posisi Pantat yang Salah
Mengangkat pantat atau panggul berisiko membuat robekan di antara anus dan vagina membesar. Bila ini Mama lakukan, area itu harus banyak dijahit. Daripada mengangkat pantat, alangkah lebih baik bila Mama melemaskan panggul saat mengejan.
Baca juga: Mengejan melahirkan dengan mengejan BAB, sama kok. Ini penjelasannya
3. Menghabiskan Energi dengan Mengeluh atau Berteriak
Karena tegang atau sekadar ingin meluapkan emosi saat melahirkan, banyak Mama yang menjerit bahkan berteriak keras-keras. Kebiasaan ini jelas akan menguras banyak energi. Padahal, saat proses melahirkan Mama harus mengejan berkali-kali. Bila ini dilakukan, Mama bisa kehabisan tenaga. Selain itu, kebiasaan ini juga berisiko menyebabkan tenggorokan kering, batuk, dan serak. Ibu pun semakin panik dan tegang. Akibatnya, ibu tak jelas menangkap instruksi dokter.
Tegang atau panik boleh-boleh saja, mengeluh karena rasa mulas juga oke, tapi jangan sampai berteriak-teriak keras yang menghabiskan tenaga. Alangkah lebih baik, bila Mama melakukan relaksasi dengan menarik napas. Berdoa juga lebih baik untuk mengatur emosi tetap stabil.
4. Tidak Membuka Mata
Menutup mata saat melahirkan. Maksudnya mungkin ingin fokus dan berkonsentrasi, tapi hal ini berisiko menyebabkan gangguan pada mata. Pembuluh darah di mata bisa pecah dan membuat mata memerah. Meski akan pulih, tapi alangkah lebih baik bila Mama membuka mata saat melahirkan.
Baca juga: Mama belajar mengejan yuk. Begini caranya
5. Cara Bernapas yang Salah
Banyak Mama yang tidak tepat saat bernapas, alias serabutan. Kondisi ini akan menyebabkan rasa sakit. Agar napas lebih teratur dan tepat, ikuti komando bidan atau dokter. Kapan Mama harus menarik napas, menahan, dan mengeluarkannya sambil mengejan, sehingga persalinan bisa dilakukan dengan lancar.
6. Tidak Ikut Komando Bidan atau Dokter.
Karena tidak ikut komando, pola mengejan pun tidak tepat, sehingga energi Mama terbuang percuma. Biasanya dokter akan menginstruksikan Mama agar mengejan setelah pembukaan lengkap. Kenapa mengejan harus menunggu pembukaan lengkap? Hal ini untuk menghindari pembengkakan atau edema pada mulut rahim. Kelak, pembengkakan ini akan mempersulit proses persalinan berikutnya. Meski tidak nyaman karena harus menanti kontraksi hingga pembukaan 10, namun ibu harus tetap bersabar. Tak perlu khawatir karena penundaan mengejan umumnya tak akan membahayakan, kecuali bila jantung janin mulai melemah.
Baca juga: Ini Cara Bernapas yang Benar Saat Melahirkan
7. Takut Pup sehingga Menahan mengejan
Sebagian Mama menahan mengejan karena takut kotoran keluar saat melahirkan. Padahal, tidak masalah. Kalaupun mau dan mungkin, Mama bisa mengosongkan lambung 24 jam sebelum persalinan, baik secara alami maupun obat-obatan.
Ipoel
Sumber:
dr. Taufik Jamaan, SpOG.
RSIA Bunda Jakarta
Tagging Artikel
#kesalahan mengejan yang sering mama lakukan Tentang Penulis
PENULIS
Ipoel
Share Artikel Yuk!
ARTIKEL LAINNYA
Seorang Wanita Mengalami Lima Kali Operasi Caesar, Ini yang Terjadi Pada Rahimnya
4 Perbedaan Kehamilan Pertama dan Kedua
Cara Alami Menghilangkan Stretch Mark Setelah Melahirkan
Keluhan yang Umum Terjadi Saat Hamil Muda
Mama Perlu Rawat Inap Usai Persalinan
Pernahkah Mama Pengin Banget Makan Tanah Saat Hamil?
Kebijakan Privasi | Ketentuan Layanan | Tentang Kami | Info Iklan
© Tabloid Nakita 2016 All Rights Reserved
Sabtu, 10 Desember 2016
Cewek Berdandan Manglingi di Pernikahan
Entah Apa Korelasinya: Cewek Berdandan Manglingi di Pernikahan = Kasihan Suaminya?
6 Januari 2017
Andhika Lady Maharsi
Riasan pengantin adalah hal yang cenderung lebih sulit dilakukan ketimbang riasan lainnya. Kamu merias diri untuk acara kondangan atau wisuda, lalu bandingkan dengan riasan pengantin, susah mana coba? Dijamin kamu klepek-klepek duluan kalau masih belum banyak belajar. Untuk merias pengantin tidak butuh sekedar pengetahuan soal jenis-jenis warna foundation atau blusher yang tepat, tapi juga ada unsur passion dan moral yang nggak gampang.
Hipwee menulis ini atas nama seorang penulis yang juga MUA. Jadi sedikit banyak mengetahui seluk beluk riasan yang pengantin yang seharusnya.
Jadi begini ceritanya.
Sehari lalu, Hipwee menerbitkan sebuah artikel yang membahas sepak terjang karya MUA Khadijah Az-Zahra yang piawai mengoreksi wajah pengantin
Artikel tentang kepiawaian MUA via www.facebook.com
Artikel tersebut termasuk ramai dan diterima pembaca. Artinya kita semua sepakat bahwa Khadijah adalah seseorang yang memang punya bakat untuk membuat riasan wajah pengantin. Tapi sayangnya, ada beberapa pembaca yang justru baper dan bukan mengapresiasi atau mengkritik MUA-nya, melainkan menyebut si pengantin sebagai perempuan yang membuat calon suaminya kasihan (?).
BACA JUGA
UNCATEGORIZED
Untuk Lelaki yang Sedang dalam Pelukan dan Lelaki yang Entah Sedang Berada di Mana
Banyak komentar yang takjub dengan hasil makeup-nya, tetapi ada pula yang berkomentar dengan nada “kasihan suaminya”. Hmm, ini maksudnya apa ya kira-kira?
Banyak banget komentar miring yang justru membuli pengantin yang dirias secara ‘manglingi’, seperti pakem yang diusung oleh MUA Khadijah tersebut. Ada pula yang entah otaknya ditaruh di mana, bilang “hati-hati diceraikan pas makeup dihapus”. Waduh!
Supaya pembaca Hipwee menjadi makin terbuka, simak alasan di bawah ini yuk.
Menikah adalah hari spesial sekali seumur hidup, wajar saja kalau perempuan ingin tampil cantik
ingin tampil cantik via thepotomoto.wordpress.com
Namanya pernikahan, seorang cewek pastinya ingin dikenang dan tampil cantik di acara spesialnya. Perkara itu membuat wajahnya agak sedikit berbeda dari biasanya, toh memang itulah tujuan makeup: mengoreksi kekurangan dan menonjolkan kelebihan wajah. Kalau hidungmu kurang mancung, bisa dikasih shading. Kalau pipi kurang tirus, bisa dikasih contouring, untuk menambah kesan bercahaya, digunakanlah glitter.
Kalau dengan makeup tidak lantas membuat seorang pengantin cewek jadi makin cantik, untuk apa bayar jutaan untuk hasil yang sama saja?
BACA JUGA
UNCATEGORIZED
Entah Kau Takdirku atau Bukan, Terimakasih Pernah Menghadirkan Sejuta Rasa di Hidupku
Lagian, ketika sebelum menikah apakah cewekmu setiap hari berdandan seperti pengantin? ‘Kan nggak juga
sebelum menikah via rona.metrotvnews.com
Salah kaprahnya orang-orang yang menyebut ‘kasihan suaminya’, apa nggak memikirkan bahwa sebelum hari H pernikahan, dia sama sekali nggak melihat wajah ceweknya tanpa makeup? Apakah riasan pengantin dipakai setiap hari? Apakah setiap saat pakai sanggul? Di mana letak kasihannya kalau begini?
Cewek tampil cantik dan manglingi di hari spesialnya adalah untuk dikenang dan malahan untuk menyenangkan suaminya
Kalau kamu merasa tertipu dengan makeup cewek ketika menikah, pikirkan kembali tujuan kamu menikah. Karena penampilan luar ataukah kepribadian menarik?
jatuh cinta via www.lifehack.org
Rasanya agak kurang masuk akal ketika seorang cowok menikahi cewek hanya karena makeup atau kecantikannya saja. Pasti ada pertimbangan lain dalam memilih pasangan, misalnya sama-sama cocok, sama-sama jomblo, punya sifat baik, dari keluarga baik-baik, dsb. Bercerai karena merasa ditipu pengantin karena memakai makeup? Please,…
Di Indonesia sangatlah wajar ketika makeup pengantin dibuat lebih manglingi. Dan please, tidak ada yang salah dengan itu
makeup manglingi via www.seputarpernikahan.com
Meskipun saat ini sudah banyak aneka jenis riasan, dari yang alami natural, modern, hingga yang manglingi, ada pula jenis riasan yang memang sengaja dibuat manglingi. Orang Jawa misalnya, memandang bahwa seorang pengantin dikatakan cantik ketika tidak mudah dikenali dan ‘berbeda’ dari biasanya. Bukan karena menor atau ketebelan, tetapi sapuan makeup dan paesnya memang dibuat dengan lebih presisi sesuai pakem. Dan tahukah kamu? Ini adalah warisan budaya yang sama sekali nggak ada salahnya.
Bagaimana, ada pertanyaan?
Jumat, 09 Desember 2016
Cara Mudah Mengetahui Undertone Kulit
Undertone kulit umumnya dibagi menjadi tiga: warm tone, cool tone, dan neutral. Sudah tahu Anda tergolong yang mana?
GRISSELDA NIHARDJA
Sebagai wanita pasti mau penampilannya terlihat bagus. Mulai dari makeup, busana yang dipakai, sampai ke warna rambut. Penting untuk menyesuaikan semuanya dengan warna dasar atau undertone kulit Anda. Kenapa begitu? Anda mungkin pernah mengalami saat memakai satu produk, sebut saja misalnya foundation yang dapat membuat wajah terlihat lebih “hidup” dan kulit terlihat lebih sehat. Kalau begitu, berarti foundation yang dipilih sudah sesuai dengan undertone kulit Anda. Namun hal sebaliknya pun bisa terjadi, ada foundation yang justru membuat wajah terlihat kusam, dan mau sebaik apapun di-blend, digunakan tipis atau tebal, there is still something off about it.
Memilih produk yang sesuai dengan undertone kulit adalah hal krusial yang perlu diingat. Kita harus mengetahui dulu apa undertone kulit yang dimiliki. Secara umum undertone kulit dibagi menjadi 3: warm tone, cool tone, dan neutral. Orang yang memiliki kulit putih belum tentu memiliki cool tone, begitu juga dengan orang yang memiliki kulit lebih gelap, belum tentu tergolong warm tone. Simak tiga pertanyaan di bawah ini yang bisa membantu Anda untuk menentukan undertone kulit.
1. APA REAKSI KULIT JIKA TERKENA SINAR MATAHARI?
Coba ingat-ingat lagi saat Anda pernah terpapar sinar matahari dalam jangka waktu yang cukup lama. Apakah kulit menjadi tan kecoklatan, atau pink kemerah-merahan? Jika jawaban Anda yang pertama, berarti Anda memiliki warm tone, dan kalau memilih jawaban kedua berarti Anda tergolong sebagai pemilik cool tone.
2. APA WARNA URAT NADI ANDA?
Inilah pertanyaan paling dasar untuk menentukan undertone kulit. Kalau urat nadi berwarna hijau, Anda memiliki warm tone. Warna urat nadi berwarna biru berarti Anda memiliki cool tone. Dan kalau Anda sulit menentukan apakah warna urat nadi Anda tergolong hijau atau biru (warnanya seperti perpaduan hijau dan biru) maka Anda tergolong memiliki undertone kulit yang neutral.
3. WARNA PERHIASAN APA YANG PALING SERING DIPAKAI?
Coba cek lagi koleksi perhiasan dan aksesori yang Anda miliki. Lebih banyak warna emas atau silver? Tentu tidak ada larangan warna apa yang boleh atau tidak boleh dipakai. Namun warna yang paling sering dipakai biasanya adalah warna yang mendukung dan membuat penampilan Anda terlihat lebih baik. Orang yang memiliki warm tone terlihat lebih cocok menggunakan perhiasan berwarna emas, sedangkan yang memiliki cool tone cocok menggunakan perhiasan berwarna silver. Anda yang tergolong neutral mampu memakai perhiasan emas dan silver sama bagusnya.
Bagaimana? Kalau sudah mengetahui undertone kulit, pemilihan produk makeup, warna busana, warna rambut dan yang lainnya pun bisa disesuaikan. Anda yang tergolong warm tone bisa mencoba warna-warna seperti kuning, kuning kehijauan, kuning gading, oranye, coklat, dan merah yang warna dasarnya pun termasuk warm (merah keoranyean, merah kecoklatan). Kalau tergolong sebagai cool tone, coba warna-warna seperti pink, biru, biru kehijauan, magenta, dan blue-based red.
Kamis, 08 Desember 2016
SUKSES MENEMANI ISTRI BERSALIN
Apa kemungkinan terburuk yang akan suami Anda alami ketika menemani Anda bersalin? melihat darah di mana-mana dan juga kaget ketika bayi mungil datang ke dunia ini. Ya, ruang bersalin (tempat lahirnya bayi) berbeda dengan kamar observasi (ruangan ketika isteri menunggu pembukaan mulut rahim terjadi, mulai 1 cm hingga kira-kira 8 cm). Kalau ruang observasi lebih mirip kamar tidur, maka ruang bersalin ditata sesuai dengan standar medis; dingin, steril, berdinding porselen, bau obat dan penuh dengan perkakas kedokteran, yang mungkin menyeramkan bagi orang awam yang jarang masuk ke sana.
Proses lahirnya bayi pun akan disertai dengan keluarnya ketuban, lender dan darah yang berbau menusuk dan tidak semua orang tahan. Jadi, ukur kekuatan Anda. Jika Anda takut melihat jarum atau tak tahan pada aroma dan penampakan darah, ditandai dengan kepala berputar, tubuh lemas, menggigil dan pandangan berkunang-kunang, sebaiknya jangan masuk ruang bersalin. Itu karena, jika Anda sampai semaput, maka selain akan mengganggu konsentrasi isteri yang tengah berjuang mengeluarkan bayi, juga akan merepotkan petugas medis.
Cara lainnya, ikut masuk dengan mengenakan masker penutup hidung dan duduk/berdiri di dekat kepala isteri. Alihkan perhatian pada wajah isteri, bukan kepala bayi. Bila Anda mulai “goyang” tarik napas panjang dan embuskan pelan-pelan, atau bila tak tahan segera silam dari ruangan.
Jika Anda tidak kuat juga, Anda dapat memilih Hypnoterapi. Hypnoterapi adalah terapi khusus untuk mempersiapkan suami dan isteri mennjalani proses persalinan. Salah satu bentuk latihannya adalah Anda berdua diajak untuk mendalami karakter masing-masing, dan belajar memahami apa yang dapat Anda lakukan saat istri bersalin, sehingga tidak bingung dan serba salah pada hari penting itu.
Perhatikan tips di bawah ini:
1. Ketahui proses dan tahapan persalinan. Pelajari peran Anda dan partisipasi yang bisa Anda lakukan dalam setiap tahapan persalinan.
2. Jaga stamina dan urus diri Anda sendiri (makan, minum, mandi, istirahat), agar tidak ambruk saat menunggu proses persalinan yang panjang dan melelahkan.
3. Tenang dan tidak panik, apalagi jika Anda diminta untuk mengambil keputusan dengan segera oleh dokter atau pihak rumah sakit.
4. Siapkan mental, proses persalinan juga bisa diwarnai drama yang menguras emosi, bahkan kadang-kadang terjadi musibah yang memaksa Anda untuk tetap tegar.
5. Ciptakan suasana relaks karena ketenangan Anda akan menular dan dapat menghilangkan ketegangan istri.
6. Bantu isteri sesuai permintaannya, usahakan tidak menolak. Bila Anda lelah, minta izin untuk bergantian dengan pendamping lain misalnya ibu kandung atau saudara perempuan isteri.
7. Kuasai teknik-teknik pereda nyeri: mengubah posisi isteri, teknik bernapas, relaksasi, pemijatan, kompres panas-dingin, pengalihan pikiran dan hypnobirthing.
8. Dengarkan instruksi dokter. Jangan bengong, fokus pada instruksi dokter misalnya ketika ia meminta Anda membimbing isteri mengejan, menggunting tali pusat bayi atau memasase perut isteri setelah plasenta lahir.
(KAT/BDH/ERN)
Proses lahirnya bayi pun akan disertai dengan keluarnya ketuban, lender dan darah yang berbau menusuk dan tidak semua orang tahan. Jadi, ukur kekuatan Anda. Jika Anda takut melihat jarum atau tak tahan pada aroma dan penampakan darah, ditandai dengan kepala berputar, tubuh lemas, menggigil dan pandangan berkunang-kunang, sebaiknya jangan masuk ruang bersalin. Itu karena, jika Anda sampai semaput, maka selain akan mengganggu konsentrasi isteri yang tengah berjuang mengeluarkan bayi, juga akan merepotkan petugas medis.
Cara lainnya, ikut masuk dengan mengenakan masker penutup hidung dan duduk/berdiri di dekat kepala isteri. Alihkan perhatian pada wajah isteri, bukan kepala bayi. Bila Anda mulai “goyang” tarik napas panjang dan embuskan pelan-pelan, atau bila tak tahan segera silam dari ruangan.
Jika Anda tidak kuat juga, Anda dapat memilih Hypnoterapi. Hypnoterapi adalah terapi khusus untuk mempersiapkan suami dan isteri mennjalani proses persalinan. Salah satu bentuk latihannya adalah Anda berdua diajak untuk mendalami karakter masing-masing, dan belajar memahami apa yang dapat Anda lakukan saat istri bersalin, sehingga tidak bingung dan serba salah pada hari penting itu.
Perhatikan tips di bawah ini:
1. Ketahui proses dan tahapan persalinan. Pelajari peran Anda dan partisipasi yang bisa Anda lakukan dalam setiap tahapan persalinan.
2. Jaga stamina dan urus diri Anda sendiri (makan, minum, mandi, istirahat), agar tidak ambruk saat menunggu proses persalinan yang panjang dan melelahkan.
3. Tenang dan tidak panik, apalagi jika Anda diminta untuk mengambil keputusan dengan segera oleh dokter atau pihak rumah sakit.
4. Siapkan mental, proses persalinan juga bisa diwarnai drama yang menguras emosi, bahkan kadang-kadang terjadi musibah yang memaksa Anda untuk tetap tegar.
5. Ciptakan suasana relaks karena ketenangan Anda akan menular dan dapat menghilangkan ketegangan istri.
6. Bantu isteri sesuai permintaannya, usahakan tidak menolak. Bila Anda lelah, minta izin untuk bergantian dengan pendamping lain misalnya ibu kandung atau saudara perempuan isteri.
7. Kuasai teknik-teknik pereda nyeri: mengubah posisi isteri, teknik bernapas, relaksasi, pemijatan, kompres panas-dingin, pengalihan pikiran dan hypnobirthing.
8. Dengarkan instruksi dokter. Jangan bengong, fokus pada instruksi dokter misalnya ketika ia meminta Anda membimbing isteri mengejan, menggunting tali pusat bayi atau memasase perut isteri setelah plasenta lahir.
(KAT/BDH/ERN)
Rabu, 07 Desember 2016
MITOS DAN FAKTA TENTANG ASI DAN MENYUSUI
1. MITOS: Busui tidak boleh makan cabai/sambal karena nanti anaknya diare
FAKTA: tidak semua bayi sensitif terhadap capsaicin, zat yang terdapat dalam cabai. Silakan makan pedas dalam jumlah yang wajar dan amati reaksi bayi. Silakan baca dokumen tentang makanan dan minuman ibu menyusui.
2. MITOS : Busui tidak boleh makan cabai/sambal karena biji cabe akan keluar lewat feses bayi
FAKTA : bentuk feses bayi ASI memang teksturnya terkadang seperti biji cabai ini bukan karena ibu makan pedas/sambal/cabai. Silakan baca dokumen tentang BAB bayi.
3. MITOS: Tiap mau menyusui harus minum yang hangat-hangat agar ASI juga hangat.
FAKTA: suhu ASI selalu mengikuti suhu tubuh ibu. ASI dalam payudara umumnya bersuhu 37-38 derajat Celcius terlepas apapun yang ibu konsumsi.
4. MITOS : Busui tidak boleh minum dingin/es agar bayi tidak pilek
FAKTA : pilek bisa terjadi karena paparan virus dari lingkungan, bukan karena apa yang dikonsumsi oleh ibunya.
5. MITOS: ASI pagi hari itu basi jadi harus diperah dulu dan dibuang baru boleh menyusui bayi.
FAKTA: ASI kapanpun selalu dalam kondisi yang baik dan siap disajikan untuk bayi.
6. MITOS: Kalau sudah berhubungan suami istri, kualitas ASI tidak akan baik bagi bayi.
FAKTA: ibu bisa tetap berhubungan badan dengan suami. Berhubungan badan bisa meningkatkan hormone oksitosin dan memperlancar ASI.
7. MITOS: Ibu yang putingnya belah tidak boleh menyusui karena jika menyusui maka bayinya akan meninggal dunia
FAKTA: Puting belah sebagaimana bentuk puting yang lain tetap dapat menyusui karena bayi tidak menyusu pada puting tetapi menyusu pada payudara dengan mengikutsertakan areola. Sejauh ini belum ada laporan ilmiah tentang adanya bayi yang meninggal setelah menyusu pada ibu yang putingnya terbelah.
8. MITOS: menyusui membuat payudara ibu menjadi kendur atau berubah bentuk
FAKTA: kehamilan serta usia yang merubah bentuk payudara, bukan menyusui
9. MITOS: Seorang wanita yang telah melakukan operasi pembesaran payudara tidak dapat menyusui.
FAKTA: Banyak ibu yang melakukan operasi pembesaran payudara dan tetap menyusui. Tidak ada bukti nyata bahwa menyusui dengan payudara dengan silikon dapat membahayakan bayi. Operasi pembesaran payudara biasanya dilakukan lewat areola. Walau begitu, ibu yang pernah menjalankan operasi ini biasanya memiliki produksi ASI yang cenderung sedikit, sama dengan ibu yang menjalankan operasi apapun yang melalui areola.
10. MITOS: Payudara sebelah kanan adalah nasi, payudara kiri adalah lauknya. Jadi menyusu harus di kedua payudara agar lengkap makanan bagi si bayi.
FAKTA: Isi payudara kanan dan kiri sama saja kok, foremilk dan hindmilk . Biarkan bayi menyusu pada satu payudara hingga “habis”, bila masih kurang baru tawarkan payudara satunya agar dia mendapatkan foremilk dan hindmilk yang seimbang. Cek juga dokumen grup tentang foremilk dan hindmilk.
11. MITOS: Payudara sebelah kanan adalah makan, payudara kiri adalah minumnya. Jadi menyusu harus di kedua payudara agar lengkap makanan bagi si bayi.
FAKTA : Isi payudara kanan dan kiri sama saja kok, foremilk dan hindmilk . Biarkan bayi menyusu pada satu payudara hingga “habis”, bila masih kurang baru tawarkan payudara satunya agar dia mendapatkan foremilk dan hindmilk yang seimbang. Cek juga dokumen grup tentang foremilk dan hindmilk.
12. MITOS: Ibu dengan ukuran payudara yang kecil tidak bisa memproduksi ASI yang cukup untuk bayinya.
FAKTA: Ukuran payudara tidak ada hubungannya dengan produksi. Apapun ukuran payudara ibu, ASI akan selalu cukup untuk bayi jika ibunya rajin menyusui/memerah dan selalu berpikir positif. Besar/kecilnya payudara pada dasarnya tergantung dari jaringan lemak di dalam payudara.
13. MITOS: Kalau ibu keluar rumah ASI harus dibuang dulu sebelum menyusui lagi. Jika tidak nanti bayinya masuk angin.
FAKTA: ASI dalam payudara selalu dalam kondisi baik dan siap disajikan untuk bayi.
14. MITOS: Payudara harus digoyang-goyangkan dulu sebelum menyusui agar ASI tercampur dengan baik
FAKTA: ASI selalu terdiri dari foremilk dan hindmilk, keduanya keluar bergantian. Jika waktu menyusui cukup dan si kecil menghabiskan satu payudara hingga tertidur atau kenyang maka dia akan mendapatkan keduanya. Silakan cek dokumen tentang foremilk dan hindmilk.
15. MITOS: Ibu menyusui harus banyak makan agar ASI-nya banyak.
FAKTA: kuantitas ASI tidak ditentukan oleh berapa banyak makan ibu, tetapi oleh demand/kebutuhan bayi. Ibu harus menyusui sesuai dengan kehendak bayi dan harus selalu berpikiran positif bahwa ASI-nya cukup untuk bayinya. Selama ibu menyusui, dia harus makan makanan dengan gizi berimbang agar nutrisi dalam tubuh ibu tidak tekor karena digunakan untuk produksi ASI. Silakan baca dokumen tentang makanan dan minuman ibu menyusui
16. MITOS: ASI jangan sampai kena alat kelamin bayi karena bisa mengakibatkan mandul.
FAKTA: ASI tidak akan menyebabkan kemandulan. Jikapun sampai terkena alat kelamin, cukup bersihkan dengan air.
17. MITOS: Ibu yang sudah mendapatkan haid tidak boleh lagi menyusui karena ASI-nya menjadi amis dan tidak lagi segar.
FAKTA: ibu yang sudah haid tetap menghasilkan ASI yang berkualitas untuk bayinya. Namun penurunan produksi ASI pada ibu yang sedang haid sering terjadi terkait hormonal. Penurunan ini hanya sementara dan akan kembali normal selepas masa haid.
18. MITOS: ASI yang encer berarti kualitasnya tidak baik.
FAKTA: ASI memang terdiri dari dua bagian, yang encer disebut foremilk (ASI awal) yang kaya protein dan laktosa. ASI yang lebih kental disebut hindmilk (ASI akhir) yang kaya lemak. Keduanya penting untuk bayi. Silakan cek dokumen grup tentang foremilk dan hindmilk.
19. MITOS: Ibu menyusui harus minum jamu agar ASI menjadi kental
FAKTA: ASI selalu terdiri dari dua bagian, yang encer dan kaya protein disebut foremilk, sementara yang kental dan kaya lemak disebut hindmilk, terlepas apapun yang dikonsumsi ibu. Silakan cek dokumen tentang foremilk dan hindmilk.
20. MITOS: jika bayi demam ibu menyusui harus makan kelapa hijau untuk menurunkan demam pada bayi.
FAKTA: jika bayi demam segara ukur suhu tubuhnya dengan termometer. Paracetamol boleh diberikan jika suhunya di atas 38 derajat. Demam pada bayi bisa diringankan dengan kompres air hangat, skin to skin, perbanyak asupan ASI, dan berikan pakaian yang tipis.
21. MITOS: ASIP jika disimpan lama akan berubah menjadi darah.
FAKTA: ASIP ya tetap ASI, tidak akan menjadi darah. Lakukan manajemen ASIP yang benar agar ASIP layak konsumsi. Silakan cek dokumen tentang manajemen ASIP.
22. MITOS: ASI yang pertama keluar setelah bayi lahir itu adalah ASI basi karena warnanya kuning, jadi harus dibuang.
FAKTA: ASI yang keluar segera setelah bayi dilahirkan adalah kolostrum yang manfaatnya sangat besar bagi bayi. Silakan aca dokumen tentang Laktogenesis.
23. MITOS : Jika ASI belum atau tidak lancar di hari-hari pertama setelah melahirkan dapat digantikan dengan susu formula.
FAKTA : Belum keluarnya ASI pada hari pertama kelahiran adalah sesuatu yang normal. Hari-hari pertama ditandai dengan keluarnya kolostrum dengan jumlah yang kecil tetapi sangat penting untuk antibodi bayi. ASI matang baru keluar 2-3 hari sejak melahirkan. Bayi sendiri secara alami akan tahan selama 2-3 hari sejak lahir tanpa ASI. Sayangnya, banyak ibu menjadi keburu pesimis karena ASI yang tidak langsung keluar itu. Pemberian makanan lain selain ASI meningkatkan risiko terganggunya usus bayi yang belum siap. Silakan baca dokumen tentang Laktogenesis.
24. MITOS: Bayi ASI selalu tampak tidak kenyang dan sulit tidur, sehingga perlu diberi susu formula
FAKTA: Karena ASI begitu mudah dicerna, bayi yang umumnya minum ASI lebih mudah lapar dibanding bayi yang minum susu formula. Sehingga pada minggu-minggu awal setelah kelahirannya bayi akan menyusu setiap 2-3 jam sekali atau bahkan kurang dari itu. Penelitian menujukan bahwa bayi yang diberikan susu formula tidak tidur lebih baik meskipun bayi mungkin tidur lebih lama. Hal ini disebabkan susu formula tidak dapat dicerna dengan cepat, sehingga membuat jarak antara waktu menyusu menjadi lebih panjang sehingga bayi tidur lebih lama.
25. MITOS: ASI bisa kena mata bayi bisa buta.
FAKTA: tidak masalah ASI kena mata bayi, cukup bersihkan dengan kapas yang dicelup air hangat. Tetapi sebaiknya tidak menggunakan ASI sebagai obat tetes mata karena belum teruji secara medis,. Syarat obat tetes mata itu ada dua, harus steril dan pH-nya cocok dengan pH mata. Kalau pH-nya tidak cocok justru bisa merusak kornea mata. Sejauh ini, belum ada bukti ilmiah bahwa ASI bisa menjadi obat tetes mata. Kalau bayi belekan, disarankan untuk dilap dengan kapas yang dicelupkan ke air hangat dan lakukan pemijatan lembut di sekitar area mata. Lakukan observasi selama 1-2 x 24 jam, apabila kondisinya masih sama atau memburuk, harus segera dibawa ke dokter mata.
26. MITOS: Semakin sering ASI diperah makan ASI bisa semakin cepat kering.
FAKTA: semakin sering diperah dan disusukan maka produksi ASI akan semakin banyak. Hal ini berkaitan dengan sistem produksi ASI yang menganut prinsip supply on demand (sesuai permintaan). Semakin sering payudara dikosongkan, maka ASI akan lebih cepat diproduksi.
27. MITOS: Sekali menghentikan menyusui, maka seorang ibu tidak dapat menyusui lagi.
FAKTA: Jika bayi mendapat susu formula, ibu dapat menyusui kembali setelah terhenti sementara, dengan memberikan teknik relaktasi serta mendapat dukungan dan bantuan yang tepat.
28. MITOS: Stres menyebabkan ASI kering.
FAKTA: Walaupun stres berat atau baby blues yang parah dapat menyebabkan terhentinya ASI, akan tetapi keadaan ini biasanya hanya sementara, sebagaimana reaksi fisiologis lainnya. Bukti menunjukkan bahwa menyusui dapat menghasilkan hormon yang dapat meredakan ketegangan, memberikan ketenangan kepada ibu dan bayi dan menimbulkan ikatan yang erat antara ibu dan anak.
29. MITOS: Payudara yang “lembek” adalah payudara yang tidak ada ASInya.
FAKTA: Payudara “lembek” adalah tanda pengeluaran ASI (baik menyusui dan memerah) lancar. Payudara yang keras justru menandakan pengeluaran ASI tidak lancar, apabila hal ini dibiarkan justru akan mengganggu produksi ASI bahkan bisa menyebabkan radang payudara (mastitis)
30. MITOS: Menyusui adalah perjuangan seorang ibu, makanya adalah normal jika proses menyusu menimbulkan rasa sakit.
FAKTA: Walaupun bukan sesuatu hal yang aneh jika pada hari-hari pertama menyusui seorang ibu akan merasa sedikit kurang nyaman pada payudaranya, tapi kondisi ini seharusnya hanya berlangsung selama beberapa hari saja, dan tidak boleh menjadi sedemikian parahnya sehingga seorang ibu menjadi takut untuk menyusui bayinya. Rasa sakit yang amat sangat pada puting ketika sedang menyusui menandakan bahwa bayi belum sempurna pelekatannya. Sakit atau lecet pada puting yang berlangsung selama lebih dari 3-4 hari tidak boleh diabaikan, harus dicari tahu penyebabnya. Perbaiki pelekatan menyusui jika payudara lecet. Jika payudara lecet terus terjadi meski pelekatan sudah diperbaiki, segera bawa bayi ke dokter anak yang paham tentang tongue tie untuk melihat jika ada kemungkinan si bayi terkena tongue tie. Silakan baca dokumen tentang posisi dan pelekatan serta dokumen tentang tongue tie.
31. MITOS: Bayi ASIX membutuhkan tambahan cairan air putih ketika cuaca sedang panas. FAKTA: Komponen air di dalam ASI mencapai lebih dari 80% yang dibutuhkan oleh bayi di bawah usia 6 bulan sehingga dia tidak membutuhkan cairan lain bahkan dalam kondisi cuaca yang panas sekalipun. Ginjal bayi di bawah usia 6 bulan belum sempurna, sehingga memberi banyak air akan membuat tubuh bayi mengeluarkan natrium akibat kelebihan cairan. Ginjal bayi tidak mampu mengeluarkan air dengan cepat, sehingga menyebabkan timbunan air dalam tubuh. Air putih memang sehat, dan dibutuhkan tubuh, tetapi ginjal bayi di bawah 6 bulan belum matang untuk menerima cairan selain ASI.
32. MITOS: Seorang ibu harus mencuci putingnya setiap kali sebelum mulai menyusui.
FAKTA: Pemberian susu formula kepada seorang bayi memang harus sangat memperhatikan faktor-faktor kebersihan, karena susu formula merupakan tempat yang baik untuk berkembang biak-nya bakteri dan juga rentan terhadap kontaminasi. Membersihkan/mencuci puting malah akan menghilangkan minyak-minyak alami yang melindungi puting dari resiko lecet karena puting kering. Yang penting sebelum menyusui seorang ibu harus mencuci tangannya dengan sabun untuk mengurangi kemungkinan sakit pada bayinya.
33. MITOS: Menyusui hingga anak berusia di atas dua tahun membuat anak menjadi manja dan tidak mandiri
FAKTA: Menyusui setelah anak berusia dua tahun atau lebih justru meningkatkan kedekatan anak dengan ibu dan dapat membuat anak menjadi pribadi yang mandiri karena merasa kebutuhannya fisik dan psikologisnya terpenuhi dengan baik. Manja dan tidak mandiri berkaitan erat dengan pola asuh yang diterapkan orangtua masing-masing.
34. MITOS: susu formula hampir sama kandungannya dengan ASI.
FAKTA: Susu formula sama sekali berbeda dengan ASI, susu formula berusaha menyamakan diri dengan ASI walau dibuat berdasarkan pengetahuan yang sempit dan tidak menyeluruh tentang apa kandungan ASI sebenarnya. Susu formula tidak mengandung zat antibodi atau kekebalan tubuh, sel-sel hidup, enzim-enzim, dan tidak mengandung hormon. Dibandingkan ASI, susu formula mengandung lebih banyak zat aluminium, mangan, timbal dan zat besi. Kandungan protein dan lemak yang terdapat dalam susu formula juga berbeda dengan yang terdapat dalam ASI. Kandungan susu formula tidak berubah dari periode awal menyusui hingga akhir, dari hari pertama ke hari ke-7 hingga hari ke-30, dari satu ibu ke ibu lainnya, dari satu bayi ke bayi lainnya. ASI Anda dibuat khusus hanya untuk bayi Anda. Susu formula dibuat dan disamaratakan untuk semua bayi. Susu formula hanya mampu membuat bayi menjadi gemuk, tetapi bayi tidak mendapatkan kandungan nutrisi dan zat gizi lainnya yang dibutuhkan, yang semuanya terdapat dalam ASI.
35. MITOS: Ibu yang putingnya berdarah tidak boleh menyusui.
FAKTA: Meskipun darah membuat bayi gumoh lebih banyak, dan darah bahkan mungkin muncul dalam buang air besar nya, ini bukan alasan untuk berhenti menyusui bayi. Puting susu yang sakit dan berdarah tidak lebih buruk dari puting susu yang sakit dan tidak berdarah. Jika puting luka dan sakit sekali, boleh diistirahatkan selama 1-2 hari dari proses menyusui langsung dan selama itu ASI diperah dengan tangan sesering mungkin dan ASIP diberikan dengan media selain dot. Jika luka membaik, silakan menyusui kembali. Jangan lupa oleskan ASI pada puting untuk mempercepat sembuhnya luka atau lecet. Perbaiki juga pelekatan menyusui agar puting tidak mudah lecet.
36. MITOS: Wanita dengan puting datar atau terbenam tidak bisa menyusui.
FAKTA: Bayi tidak menyusui pada puting susu, mereka menyusu pada payudara. Meskipun mungkin lebih mudah bagi bayi untuk melekat pada payudara dengan puting menonjol, puting tidak harus tetap keluar. Sebuah awal yang tepat biasanya akan mencegah masalah menyusui dan ibu dengan berbagai bentuk puting bisa menyusui dengan baik. Nipple shield atau penyambung puting tidak dianjurkan karena walau kelihatannya bisa menyelesaikan masalah, penggunaannya dapat mengakibatkan proses menyusui yang buruk karena pelekatan yang tidak tepat. Jika pelekatan tidak tepat, maka ASI yang diperoleh bayi juga tidak akan optimal. Posisi menyusui tertentu juga bisa membantu ibu yang putingnya datar untuk menyusui dengan benar. Semakin sering disusui, maka puting yang terbenam umumny akan mulai muncul ke permukaan. Silakan cek dokumen masalah payudara pada ibu menyusui.
37. MITOS: bayi yang sudah berusia di atas 3 bulan dan sudah terbiasa menyusu langsung pada ibunya tidak akan terkena bingung puting.
FAKTA: peluang terjadinya bingung puting bisa dialami oleh semua bayi pada berbagai usia dan bisa terjadi setiap saat secara tiba-tiba tanpa tanda-tanda terlebih dahulu. Silakan cek dokumen tentang bingung puting.
38. MITOS: breastpump atau pompa ASI dapat membuat jaringan pada payudara rusak.
FAKTA: breastpump atau pompa ASI, baik elektrik dan manual, selama digunakan dengan benar, tidak membuat payudara sakit dan ibu tetap nyaman tidak membahayakan. Cara memerah ASI itu tergantung preferensi/pilihan atau kenyamanan. Kalau memerah dengan breastpump lebih nyaman silakan menggunakan. Kalau dengan tangan lebih nyaman silakan dengan tangan. Karena kalau tidak nyaman, maka hasil perahannya tidak optimal. AIMI menyarankan setiap ibu utk tetap tahu bagaimana cara memerah dengan tangan utk mengantisipasi kondisi-kondisi dimana ibu tidak bisa menggunakan breastpump, misal: puting sedang luka, breastpump sedang rusak, tidak bisa mendapatkan akses air bersih dan matang utk mencuci breastpump, dsb. Memerah dengan breastpump juga boleh, selama ibunya nyaman dan memahami betul penggunaan breastpump dengan baik dan benar (bagaimana cara menggunakan dan membersihkannya). Apapun cara memerah yang digunakan, pastikan cara itu nyaman bagi ibu karena kenyamanan memerah juga membantu memperlancar keluarnya ASI. Tentang memerah dengan tangan, silakan baca dokumen tentang memerah ASI dengan tangan.
39. MITOS : Bayi yang menangis terus pada jam-jam tertentu ASI ibu terkena sawan/ bayi terkena sawan
FAKTA : bayi menangis pada jam-jam tertentu bisa jadi karena kolik yang sebabnya tidak diketahui dan umum terjadi pada bayi dan akan hilang dengan sendirinya
40. MITOS : Ibu menyusui harus minum jamu untuk membuat ASI kental dan tidak amis
FAKTA : kekentalan ASI tidak ada hubungannya dengan jamu dan terkadang bayi justru sensitif terhadap jamu yang dikonsumsi ibu sehingga pada akhirnya bayi justru menolak menyusu atau bayi mengalami sensitifitas pemcernaan seperti diare atau muntah.
41. MITOS : ibu hamil tidak boleh menyusui karena ASInya sudah tidak bagus atau bahkan beracun
FAKTA : ibu hamil tetap bisa menyusui dengan memperhatikan beberapa hal seperti: kondisi janin, riwayat kehamilan dan persalinan sebelumnya, serta kemunculan kontraksi selama kehamilan. Silakan baca dokumen tentang menyusui saat hamil (nursing while pregnant) dan tandem nursing.
42. MITOS: Ibu menyusui tidak boleh tidur siang karena darah putih bisa naik ke kepala
FAKTA: Ibu menyusui harus cukup tidur/istirahat. Biasanya dianjurkan si ibu ikut tidur ketika bayinya tidur, terutama pada ibu yang baru melahirkan dan bayinya masih sering terbangun saat malam hari
43. MITOS: ASI yang tidak dikeluarkan akan menjadi kanker
FAKTA: Tidak benar. Kalau ASI yang tidak dikeluarkan akan menjadi kanker, maka semua ibu menyusui yang kemudian menyapih akan kena kanker. Ketika pengeluaran ASI tidak maksimal dan banyak ASI yang tertinggal atau tidak dikeluarkan oleh bayi atau tidak diperah, maka hormon akan merangsang payudara untuk menghambat produksi ASI selanjutnya. Sehingga produksi ASI dalam payudara berkurang dan jika hal ini berlagsung berulang-ulang, maka ASI akan berhenti dihasilkan. Mekanisme ini sangat membantu untuk beberapa sebab, misalnya bayinya meninggal atau ketika ibu akan menyapih bayi menyusu.
44. MITOS: Ibu jangan sampai ketiduran saat menyusui karena dapat menyebabkan bayinya cacingan
FAKTA: hormon prolaktin yang berperan dalam produksi ASI memang akan membuat ibu mengantuk. Silakan tidur jika mengantuk. Yang penting jika mulai mengantuk pastikan posisi bayi aman dan nyaman. Posisi menyusui tidur miring berguna untuk membantu ibu tetap rileks dan dapat beristirahat juga selama menyusui.
45. MITOS: Ibu menyusui yang jarang makan sayur membuat bayinya sembelit
FAKTA: bayi ASIX tidak akan sembelit karena ASI mengandung zat pencahar/ laksatif. Kalau ibunya makan makanan berserat seperti sayur dan buah, yang akan lancar buang air besar ya ibunya. Bagaimanapun ibu menyusui harus makan makanan yang bernutrisi untuk menjaga kondisi tubuhnya dan menjaga asupan micronutrients (vitamin dan mineral) dalam ASI.
46. MITOS: Kalau bayi menangis berarti ASI-nya kurang
FAKTA: bayi menangis belum tentu lapar, bisa jadi karena bosan, kepanasan atau kedinginan, atau tidak nyaman karena lembab. Orang tua harus mempelajari ciri-ciri lapar pada bayi, antara lain: bayi mulai lapar ketika dia mulai suka menggeleng-gelengkan kepalanya, mulai gelisah, dan mulai membuka buka mulutnya seakan mencari puting. Jika bayi sudah menangis, sebetulnya itu adalah senjata terakhirnya memberi tahu bawah dia sudah sangat lapar.
47. MITOS: Sedikitnya produksi ASI dikarenakan faktor genetik
FAKTA: Faktor genetik tidak mempengaruhi produksi ASI, ASI diproduksi semakin banyak jika ibu semakin sering menyusui atau memerah
48. MITOS: ASI yang keluar dari ibu yang sudah berusia di atas 40 tahun sudah tidak lagi baik
FAKTA: ASI yang diproduski semua wanita di berbagai usia kualitasnya sama baiknya
49. MITOS: Ada beberapa bayi yang alergi ASI
FAKTA: tidak ada yang disebut sebagai alergi ASI. Yang ada adalah bayi yang alergi makanan yang dikonsumsi ibunya pada masa menyusui, sehingga muncul reaksi alergi pada bayi. Penanganannya adalah si ibu mencari sumber alergi dan menjauhinya
50. MITOS: Jika si kakak tidak bingung puting, maka adiknya juga tidak akan bingung puting
FAKTA: bingung puting tidak terkait dengan genetik, sehingga bisa terjadi pada setiap bayi. Bisa terjadi kapan saja dan secara tiba-tiba. Jadi lebih baik menghindari dot atau empeng daripada harus menanggung resikonya
51. MITOS: Bayi ASI tidak bisa gemuk. Jika ingin bayinya gemuk, berikanlah susu formula.
FAKTA: Baik bayi ASI maupun bayi sufor bisa gemuk. Tetapi bayi ASI tidak rentan obesitas sebagaimana bayi yang mengkonsumsi susu formula karena kandungan laktosa pada ASI dihasilkan pas sesuai kebutuhan bayi. Lagipula gemuk atau kurus bukan satu-satunya ukuran kesehatan bayi. Pastikan berat badan bayi selalu diplot di KMS atau growth chart setiap kali penimbangan untuk mengetahui perkembangan bayi.
52. MITOS: menyusui bayi harus dijadwalkan agar bayi lebih disiplin, tidak kelaparan dan tidak kekenyangan
FAKTA: menyusui bayi pada prinsipnya adalah on demand atau sesuai kehendak bayi. Tubuh bayi yang sehat memiliki mekanisme untuk menginformasikan kapan dia merasa haus atau lapar. Pada waktu-waktu tertentu seperti saat bayi mengalami growth spurt atau percepatan pertumbuhan, bayi akan menyusu lebih sering dari biasanya.
53. MITOS: Ibu baru melahirkan tidak boleh tidur siang
FAKTA: bayi baru lahir belum mengenal waktu siang dan malam, jika malam hari sering begadang,membuat ibu lelah. Sementara pada siang hari bayi tidur, dianjurkan ibu ikut beristirahat juga agar ibu bisa tetap sehat.
54. MITOS: Jika menyusui sambil duduk, kakinya tidak boleh menggantung karena bisa masuk angin
FAKTA: bukan menyebabkan masuk angin tapi karena tidak rileks membuat ibu tidak nyaman dan proses menyusui menjadi tidak berjalan dengan baik
55. MITOS: Ibu menyusui tidak boleh makan berbau amis seperti ikan,daging,telor
FAKTA: ibu menyusui boleh mengkonsumsi sumber-sumber protein seperti ikan, daging, dan telur selama si bayi tidak menunjukkan ciri-ciri alergi.
56. MITOS: Ibu menyusui harus makan daun katuk agar ASI-nya deras
FAKTA: Produksi ASI ditentukan oleh seringnya ibu menyusui atau memerah, ditambah dengan pikiran positif ibu bahwa ASI-nya cukup. Tidak ada yang salah dengan mengkonsumsi daun katuk, karena konsumsi sayuran baik untuk ibu menyusui. Tetapi pada dasarnya ibu bisa makan apapun yang dia sukai. Kalau ibu menikmati apa yang dia makan, ASI-nya akan deras karena hati ibu merasa senang. Jadi, apapun makanan favorit ibu bisa jadi booster ASI yang baik.
57. MITOS: Kalau bayi sakit, maka ibu yang minum obatnya karena obatnya bisa mengalir lewat ASI
FAKTA: Kalau ibu yang sakit yang diobati si ibu, kalau bayi yang sakit yang diobati bayinya. Obat yang ibu minum akan diproses oleh organ pencernaan ibu dan diserap oleh tubuh ibu. Akhirnya yang sampai ke ASI sangat sangat sedikit dan bisa jadi tidak ada sama sekali. Meskipun demikian ada beberapa kategori obat yang tidak boleh diminum oleh busui karena bisa berpengaruh di ASI atau berbahaya bagi bayi. Lagipula jenis obat dan dosis obat untuk dewasa dan bayi itu berbeda Misalnya, obat batuk untuk anak dengan obat batuk untuk dewasa jelas berbeda. Kalaupun ada saat dimana bayi harus minum obat yang diberikan oleh dokter, perlu diketahui bahwa dosis obat yang diberikan pada bayi sangat rendah dibandingkan dengan dosis obat orang dewasa. Biasanya obat untuk bayi diberikan dengan perhitungan miligram per berat badan bayi. Bisa dibayangkan bila obat tersebut yang minum ibunya, meskipun ada beberapa jenis obat yang bisa saja terserap dalam ASI namun tentu saja sudah tidak bisa dijadikan sebagai cara pengobatan yang sesuai ketentuan. Maka tak heran bila bayi yang sakit tidak sembuh-sembuh akibat ibu yang mengkonsumsi obat tersebut.
58. MITOS: IMD tidak bisa dilakukan setelah proses kelahiran melalui operasi Caesar
FAKTA: baik melahirkan secara normal ataupun operasi tetap bisa dilakukan IMD selama ibu dan bayi berada dalam kondisi yang stabil. Jangan lupa selalu konsultasikan dengan dokter tentang keinginan Anda untuk IMD apapun metode melahirkan yang akan dijalani.
59. MITOS: Ibu yang mengkonsumsi obat-obatan tidak boleh menyusui FAKTA: Tidak semua obat-obatan menghalangi ibu untuk menyusui. Konsumsi beberapa jenis obat dalam waktu tertentu masih diperbolehkan pada ibu menyusui. Namun sebaiknya penggunaan obat – obatan tertentu selama menyusui dilakukan dibawah pengawasan dokter untuk menjamin keamanannya. Saat Anda berobat sakit, jangan lupa sampaikan kepada dokter jika kondisi Anda sedang menyusui. Silakan baca juga dokumen tentang obat-obatan yang aman bagi ibu menyusui.
60. MITOS: Menyusui tidak boleh dilakukan sambil berbaring, karena dapat mengakibatkan bayinya tersedak. FAKTA : Pertama, menyusui dapat dilakukan sambil berdiri, duduk ataupun berbaring, yang terpenting adalah ibu harus memperhatikan pelekatan menyusui. Apapun posisi menyusuinya, yang penting pelekatan harus tepat. Untuk posisi menyusui tidur miring, posisi pelekatan yg tepat berarti perut ibu harus menempel pada perut bayi, badan bayi seluruhnya menghadap ke badan Ibu (saling berhadapan). Dengan pelekatan yang benar, itu akan mencegah hidung bayi tertutup payudara ibu, mencegah bayi tersedak, dan sebagainya. Kuncinya, apapun posisinya, pelekatan harus selalu pas. Kedua, kalau masih terlalu lelah, terutama setelah baru melahirkan, usahakan saat menyusui selalu dengan pendampingan keluarga atau perawat. Ketiga, jangan lupa pastikan posisi bayi aman dan nyaman. Jangan lupa tubuh bayi disangga dengan bantal agar lebih stabil pelekatannya. Keempat, perhatikan jika air susu mengalir deras, sedangkan bayi mengantuk , sehingga mudah tersedak. Sebaiknya ibu tetap waspada dan bersiap-siap mengatur posisi bayi miring/kepala bayi lebih tinggi dari badannya.
Sumber: diambil dari file dokumen grup AIMI
FAKTA: tidak semua bayi sensitif terhadap capsaicin, zat yang terdapat dalam cabai. Silakan makan pedas dalam jumlah yang wajar dan amati reaksi bayi. Silakan baca dokumen tentang makanan dan minuman ibu menyusui.
2. MITOS : Busui tidak boleh makan cabai/sambal karena biji cabe akan keluar lewat feses bayi
FAKTA : bentuk feses bayi ASI memang teksturnya terkadang seperti biji cabai ini bukan karena ibu makan pedas/sambal/cabai. Silakan baca dokumen tentang BAB bayi.
3. MITOS: Tiap mau menyusui harus minum yang hangat-hangat agar ASI juga hangat.
FAKTA: suhu ASI selalu mengikuti suhu tubuh ibu. ASI dalam payudara umumnya bersuhu 37-38 derajat Celcius terlepas apapun yang ibu konsumsi.
4. MITOS : Busui tidak boleh minum dingin/es agar bayi tidak pilek
FAKTA : pilek bisa terjadi karena paparan virus dari lingkungan, bukan karena apa yang dikonsumsi oleh ibunya.
5. MITOS: ASI pagi hari itu basi jadi harus diperah dulu dan dibuang baru boleh menyusui bayi.
FAKTA: ASI kapanpun selalu dalam kondisi yang baik dan siap disajikan untuk bayi.
6. MITOS: Kalau sudah berhubungan suami istri, kualitas ASI tidak akan baik bagi bayi.
FAKTA: ibu bisa tetap berhubungan badan dengan suami. Berhubungan badan bisa meningkatkan hormone oksitosin dan memperlancar ASI.
7. MITOS: Ibu yang putingnya belah tidak boleh menyusui karena jika menyusui maka bayinya akan meninggal dunia
FAKTA: Puting belah sebagaimana bentuk puting yang lain tetap dapat menyusui karena bayi tidak menyusu pada puting tetapi menyusu pada payudara dengan mengikutsertakan areola. Sejauh ini belum ada laporan ilmiah tentang adanya bayi yang meninggal setelah menyusu pada ibu yang putingnya terbelah.
8. MITOS: menyusui membuat payudara ibu menjadi kendur atau berubah bentuk
FAKTA: kehamilan serta usia yang merubah bentuk payudara, bukan menyusui
9. MITOS: Seorang wanita yang telah melakukan operasi pembesaran payudara tidak dapat menyusui.
FAKTA: Banyak ibu yang melakukan operasi pembesaran payudara dan tetap menyusui. Tidak ada bukti nyata bahwa menyusui dengan payudara dengan silikon dapat membahayakan bayi. Operasi pembesaran payudara biasanya dilakukan lewat areola. Walau begitu, ibu yang pernah menjalankan operasi ini biasanya memiliki produksi ASI yang cenderung sedikit, sama dengan ibu yang menjalankan operasi apapun yang melalui areola.
10. MITOS: Payudara sebelah kanan adalah nasi, payudara kiri adalah lauknya. Jadi menyusu harus di kedua payudara agar lengkap makanan bagi si bayi.
FAKTA: Isi payudara kanan dan kiri sama saja kok, foremilk dan hindmilk . Biarkan bayi menyusu pada satu payudara hingga “habis”, bila masih kurang baru tawarkan payudara satunya agar dia mendapatkan foremilk dan hindmilk yang seimbang. Cek juga dokumen grup tentang foremilk dan hindmilk.
11. MITOS: Payudara sebelah kanan adalah makan, payudara kiri adalah minumnya. Jadi menyusu harus di kedua payudara agar lengkap makanan bagi si bayi.
FAKTA : Isi payudara kanan dan kiri sama saja kok, foremilk dan hindmilk . Biarkan bayi menyusu pada satu payudara hingga “habis”, bila masih kurang baru tawarkan payudara satunya agar dia mendapatkan foremilk dan hindmilk yang seimbang. Cek juga dokumen grup tentang foremilk dan hindmilk.
12. MITOS: Ibu dengan ukuran payudara yang kecil tidak bisa memproduksi ASI yang cukup untuk bayinya.
FAKTA: Ukuran payudara tidak ada hubungannya dengan produksi. Apapun ukuran payudara ibu, ASI akan selalu cukup untuk bayi jika ibunya rajin menyusui/memerah dan selalu berpikir positif. Besar/kecilnya payudara pada dasarnya tergantung dari jaringan lemak di dalam payudara.
13. MITOS: Kalau ibu keluar rumah ASI harus dibuang dulu sebelum menyusui lagi. Jika tidak nanti bayinya masuk angin.
FAKTA: ASI dalam payudara selalu dalam kondisi baik dan siap disajikan untuk bayi.
14. MITOS: Payudara harus digoyang-goyangkan dulu sebelum menyusui agar ASI tercampur dengan baik
FAKTA: ASI selalu terdiri dari foremilk dan hindmilk, keduanya keluar bergantian. Jika waktu menyusui cukup dan si kecil menghabiskan satu payudara hingga tertidur atau kenyang maka dia akan mendapatkan keduanya. Silakan cek dokumen tentang foremilk dan hindmilk.
15. MITOS: Ibu menyusui harus banyak makan agar ASI-nya banyak.
FAKTA: kuantitas ASI tidak ditentukan oleh berapa banyak makan ibu, tetapi oleh demand/kebutuhan bayi. Ibu harus menyusui sesuai dengan kehendak bayi dan harus selalu berpikiran positif bahwa ASI-nya cukup untuk bayinya. Selama ibu menyusui, dia harus makan makanan dengan gizi berimbang agar nutrisi dalam tubuh ibu tidak tekor karena digunakan untuk produksi ASI. Silakan baca dokumen tentang makanan dan minuman ibu menyusui
16. MITOS: ASI jangan sampai kena alat kelamin bayi karena bisa mengakibatkan mandul.
FAKTA: ASI tidak akan menyebabkan kemandulan. Jikapun sampai terkena alat kelamin, cukup bersihkan dengan air.
17. MITOS: Ibu yang sudah mendapatkan haid tidak boleh lagi menyusui karena ASI-nya menjadi amis dan tidak lagi segar.
FAKTA: ibu yang sudah haid tetap menghasilkan ASI yang berkualitas untuk bayinya. Namun penurunan produksi ASI pada ibu yang sedang haid sering terjadi terkait hormonal. Penurunan ini hanya sementara dan akan kembali normal selepas masa haid.
18. MITOS: ASI yang encer berarti kualitasnya tidak baik.
FAKTA: ASI memang terdiri dari dua bagian, yang encer disebut foremilk (ASI awal) yang kaya protein dan laktosa. ASI yang lebih kental disebut hindmilk (ASI akhir) yang kaya lemak. Keduanya penting untuk bayi. Silakan cek dokumen grup tentang foremilk dan hindmilk.
19. MITOS: Ibu menyusui harus minum jamu agar ASI menjadi kental
FAKTA: ASI selalu terdiri dari dua bagian, yang encer dan kaya protein disebut foremilk, sementara yang kental dan kaya lemak disebut hindmilk, terlepas apapun yang dikonsumsi ibu. Silakan cek dokumen tentang foremilk dan hindmilk.
20. MITOS: jika bayi demam ibu menyusui harus makan kelapa hijau untuk menurunkan demam pada bayi.
FAKTA: jika bayi demam segara ukur suhu tubuhnya dengan termometer. Paracetamol boleh diberikan jika suhunya di atas 38 derajat. Demam pada bayi bisa diringankan dengan kompres air hangat, skin to skin, perbanyak asupan ASI, dan berikan pakaian yang tipis.
21. MITOS: ASIP jika disimpan lama akan berubah menjadi darah.
FAKTA: ASIP ya tetap ASI, tidak akan menjadi darah. Lakukan manajemen ASIP yang benar agar ASIP layak konsumsi. Silakan cek dokumen tentang manajemen ASIP.
22. MITOS: ASI yang pertama keluar setelah bayi lahir itu adalah ASI basi karena warnanya kuning, jadi harus dibuang.
FAKTA: ASI yang keluar segera setelah bayi dilahirkan adalah kolostrum yang manfaatnya sangat besar bagi bayi. Silakan aca dokumen tentang Laktogenesis.
23. MITOS : Jika ASI belum atau tidak lancar di hari-hari pertama setelah melahirkan dapat digantikan dengan susu formula.
FAKTA : Belum keluarnya ASI pada hari pertama kelahiran adalah sesuatu yang normal. Hari-hari pertama ditandai dengan keluarnya kolostrum dengan jumlah yang kecil tetapi sangat penting untuk antibodi bayi. ASI matang baru keluar 2-3 hari sejak melahirkan. Bayi sendiri secara alami akan tahan selama 2-3 hari sejak lahir tanpa ASI. Sayangnya, banyak ibu menjadi keburu pesimis karena ASI yang tidak langsung keluar itu. Pemberian makanan lain selain ASI meningkatkan risiko terganggunya usus bayi yang belum siap. Silakan baca dokumen tentang Laktogenesis.
24. MITOS: Bayi ASI selalu tampak tidak kenyang dan sulit tidur, sehingga perlu diberi susu formula
FAKTA: Karena ASI begitu mudah dicerna, bayi yang umumnya minum ASI lebih mudah lapar dibanding bayi yang minum susu formula. Sehingga pada minggu-minggu awal setelah kelahirannya bayi akan menyusu setiap 2-3 jam sekali atau bahkan kurang dari itu. Penelitian menujukan bahwa bayi yang diberikan susu formula tidak tidur lebih baik meskipun bayi mungkin tidur lebih lama. Hal ini disebabkan susu formula tidak dapat dicerna dengan cepat, sehingga membuat jarak antara waktu menyusu menjadi lebih panjang sehingga bayi tidur lebih lama.
25. MITOS: ASI bisa kena mata bayi bisa buta.
FAKTA: tidak masalah ASI kena mata bayi, cukup bersihkan dengan kapas yang dicelup air hangat. Tetapi sebaiknya tidak menggunakan ASI sebagai obat tetes mata karena belum teruji secara medis,. Syarat obat tetes mata itu ada dua, harus steril dan pH-nya cocok dengan pH mata. Kalau pH-nya tidak cocok justru bisa merusak kornea mata. Sejauh ini, belum ada bukti ilmiah bahwa ASI bisa menjadi obat tetes mata. Kalau bayi belekan, disarankan untuk dilap dengan kapas yang dicelupkan ke air hangat dan lakukan pemijatan lembut di sekitar area mata. Lakukan observasi selama 1-2 x 24 jam, apabila kondisinya masih sama atau memburuk, harus segera dibawa ke dokter mata.
26. MITOS: Semakin sering ASI diperah makan ASI bisa semakin cepat kering.
FAKTA: semakin sering diperah dan disusukan maka produksi ASI akan semakin banyak. Hal ini berkaitan dengan sistem produksi ASI yang menganut prinsip supply on demand (sesuai permintaan). Semakin sering payudara dikosongkan, maka ASI akan lebih cepat diproduksi.
27. MITOS: Sekali menghentikan menyusui, maka seorang ibu tidak dapat menyusui lagi.
FAKTA: Jika bayi mendapat susu formula, ibu dapat menyusui kembali setelah terhenti sementara, dengan memberikan teknik relaktasi serta mendapat dukungan dan bantuan yang tepat.
28. MITOS: Stres menyebabkan ASI kering.
FAKTA: Walaupun stres berat atau baby blues yang parah dapat menyebabkan terhentinya ASI, akan tetapi keadaan ini biasanya hanya sementara, sebagaimana reaksi fisiologis lainnya. Bukti menunjukkan bahwa menyusui dapat menghasilkan hormon yang dapat meredakan ketegangan, memberikan ketenangan kepada ibu dan bayi dan menimbulkan ikatan yang erat antara ibu dan anak.
29. MITOS: Payudara yang “lembek” adalah payudara yang tidak ada ASInya.
FAKTA: Payudara “lembek” adalah tanda pengeluaran ASI (baik menyusui dan memerah) lancar. Payudara yang keras justru menandakan pengeluaran ASI tidak lancar, apabila hal ini dibiarkan justru akan mengganggu produksi ASI bahkan bisa menyebabkan radang payudara (mastitis)
30. MITOS: Menyusui adalah perjuangan seorang ibu, makanya adalah normal jika proses menyusu menimbulkan rasa sakit.
FAKTA: Walaupun bukan sesuatu hal yang aneh jika pada hari-hari pertama menyusui seorang ibu akan merasa sedikit kurang nyaman pada payudaranya, tapi kondisi ini seharusnya hanya berlangsung selama beberapa hari saja, dan tidak boleh menjadi sedemikian parahnya sehingga seorang ibu menjadi takut untuk menyusui bayinya. Rasa sakit yang amat sangat pada puting ketika sedang menyusui menandakan bahwa bayi belum sempurna pelekatannya. Sakit atau lecet pada puting yang berlangsung selama lebih dari 3-4 hari tidak boleh diabaikan, harus dicari tahu penyebabnya. Perbaiki pelekatan menyusui jika payudara lecet. Jika payudara lecet terus terjadi meski pelekatan sudah diperbaiki, segera bawa bayi ke dokter anak yang paham tentang tongue tie untuk melihat jika ada kemungkinan si bayi terkena tongue tie. Silakan baca dokumen tentang posisi dan pelekatan serta dokumen tentang tongue tie.
31. MITOS: Bayi ASIX membutuhkan tambahan cairan air putih ketika cuaca sedang panas. FAKTA: Komponen air di dalam ASI mencapai lebih dari 80% yang dibutuhkan oleh bayi di bawah usia 6 bulan sehingga dia tidak membutuhkan cairan lain bahkan dalam kondisi cuaca yang panas sekalipun. Ginjal bayi di bawah usia 6 bulan belum sempurna, sehingga memberi banyak air akan membuat tubuh bayi mengeluarkan natrium akibat kelebihan cairan. Ginjal bayi tidak mampu mengeluarkan air dengan cepat, sehingga menyebabkan timbunan air dalam tubuh. Air putih memang sehat, dan dibutuhkan tubuh, tetapi ginjal bayi di bawah 6 bulan belum matang untuk menerima cairan selain ASI.
32. MITOS: Seorang ibu harus mencuci putingnya setiap kali sebelum mulai menyusui.
FAKTA: Pemberian susu formula kepada seorang bayi memang harus sangat memperhatikan faktor-faktor kebersihan, karena susu formula merupakan tempat yang baik untuk berkembang biak-nya bakteri dan juga rentan terhadap kontaminasi. Membersihkan/mencuci puting malah akan menghilangkan minyak-minyak alami yang melindungi puting dari resiko lecet karena puting kering. Yang penting sebelum menyusui seorang ibu harus mencuci tangannya dengan sabun untuk mengurangi kemungkinan sakit pada bayinya.
33. MITOS: Menyusui hingga anak berusia di atas dua tahun membuat anak menjadi manja dan tidak mandiri
FAKTA: Menyusui setelah anak berusia dua tahun atau lebih justru meningkatkan kedekatan anak dengan ibu dan dapat membuat anak menjadi pribadi yang mandiri karena merasa kebutuhannya fisik dan psikologisnya terpenuhi dengan baik. Manja dan tidak mandiri berkaitan erat dengan pola asuh yang diterapkan orangtua masing-masing.
34. MITOS: susu formula hampir sama kandungannya dengan ASI.
FAKTA: Susu formula sama sekali berbeda dengan ASI, susu formula berusaha menyamakan diri dengan ASI walau dibuat berdasarkan pengetahuan yang sempit dan tidak menyeluruh tentang apa kandungan ASI sebenarnya. Susu formula tidak mengandung zat antibodi atau kekebalan tubuh, sel-sel hidup, enzim-enzim, dan tidak mengandung hormon. Dibandingkan ASI, susu formula mengandung lebih banyak zat aluminium, mangan, timbal dan zat besi. Kandungan protein dan lemak yang terdapat dalam susu formula juga berbeda dengan yang terdapat dalam ASI. Kandungan susu formula tidak berubah dari periode awal menyusui hingga akhir, dari hari pertama ke hari ke-7 hingga hari ke-30, dari satu ibu ke ibu lainnya, dari satu bayi ke bayi lainnya. ASI Anda dibuat khusus hanya untuk bayi Anda. Susu formula dibuat dan disamaratakan untuk semua bayi. Susu formula hanya mampu membuat bayi menjadi gemuk, tetapi bayi tidak mendapatkan kandungan nutrisi dan zat gizi lainnya yang dibutuhkan, yang semuanya terdapat dalam ASI.
35. MITOS: Ibu yang putingnya berdarah tidak boleh menyusui.
FAKTA: Meskipun darah membuat bayi gumoh lebih banyak, dan darah bahkan mungkin muncul dalam buang air besar nya, ini bukan alasan untuk berhenti menyusui bayi. Puting susu yang sakit dan berdarah tidak lebih buruk dari puting susu yang sakit dan tidak berdarah. Jika puting luka dan sakit sekali, boleh diistirahatkan selama 1-2 hari dari proses menyusui langsung dan selama itu ASI diperah dengan tangan sesering mungkin dan ASIP diberikan dengan media selain dot. Jika luka membaik, silakan menyusui kembali. Jangan lupa oleskan ASI pada puting untuk mempercepat sembuhnya luka atau lecet. Perbaiki juga pelekatan menyusui agar puting tidak mudah lecet.
36. MITOS: Wanita dengan puting datar atau terbenam tidak bisa menyusui.
FAKTA: Bayi tidak menyusui pada puting susu, mereka menyusu pada payudara. Meskipun mungkin lebih mudah bagi bayi untuk melekat pada payudara dengan puting menonjol, puting tidak harus tetap keluar. Sebuah awal yang tepat biasanya akan mencegah masalah menyusui dan ibu dengan berbagai bentuk puting bisa menyusui dengan baik. Nipple shield atau penyambung puting tidak dianjurkan karena walau kelihatannya bisa menyelesaikan masalah, penggunaannya dapat mengakibatkan proses menyusui yang buruk karena pelekatan yang tidak tepat. Jika pelekatan tidak tepat, maka ASI yang diperoleh bayi juga tidak akan optimal. Posisi menyusui tertentu juga bisa membantu ibu yang putingnya datar untuk menyusui dengan benar. Semakin sering disusui, maka puting yang terbenam umumny akan mulai muncul ke permukaan. Silakan cek dokumen masalah payudara pada ibu menyusui.
37. MITOS: bayi yang sudah berusia di atas 3 bulan dan sudah terbiasa menyusu langsung pada ibunya tidak akan terkena bingung puting.
FAKTA: peluang terjadinya bingung puting bisa dialami oleh semua bayi pada berbagai usia dan bisa terjadi setiap saat secara tiba-tiba tanpa tanda-tanda terlebih dahulu. Silakan cek dokumen tentang bingung puting.
38. MITOS: breastpump atau pompa ASI dapat membuat jaringan pada payudara rusak.
FAKTA: breastpump atau pompa ASI, baik elektrik dan manual, selama digunakan dengan benar, tidak membuat payudara sakit dan ibu tetap nyaman tidak membahayakan. Cara memerah ASI itu tergantung preferensi/pilihan atau kenyamanan. Kalau memerah dengan breastpump lebih nyaman silakan menggunakan. Kalau dengan tangan lebih nyaman silakan dengan tangan. Karena kalau tidak nyaman, maka hasil perahannya tidak optimal. AIMI menyarankan setiap ibu utk tetap tahu bagaimana cara memerah dengan tangan utk mengantisipasi kondisi-kondisi dimana ibu tidak bisa menggunakan breastpump, misal: puting sedang luka, breastpump sedang rusak, tidak bisa mendapatkan akses air bersih dan matang utk mencuci breastpump, dsb. Memerah dengan breastpump juga boleh, selama ibunya nyaman dan memahami betul penggunaan breastpump dengan baik dan benar (bagaimana cara menggunakan dan membersihkannya). Apapun cara memerah yang digunakan, pastikan cara itu nyaman bagi ibu karena kenyamanan memerah juga membantu memperlancar keluarnya ASI. Tentang memerah dengan tangan, silakan baca dokumen tentang memerah ASI dengan tangan.
39. MITOS : Bayi yang menangis terus pada jam-jam tertentu ASI ibu terkena sawan/ bayi terkena sawan
FAKTA : bayi menangis pada jam-jam tertentu bisa jadi karena kolik yang sebabnya tidak diketahui dan umum terjadi pada bayi dan akan hilang dengan sendirinya
40. MITOS : Ibu menyusui harus minum jamu untuk membuat ASI kental dan tidak amis
FAKTA : kekentalan ASI tidak ada hubungannya dengan jamu dan terkadang bayi justru sensitif terhadap jamu yang dikonsumsi ibu sehingga pada akhirnya bayi justru menolak menyusu atau bayi mengalami sensitifitas pemcernaan seperti diare atau muntah.
41. MITOS : ibu hamil tidak boleh menyusui karena ASInya sudah tidak bagus atau bahkan beracun
FAKTA : ibu hamil tetap bisa menyusui dengan memperhatikan beberapa hal seperti: kondisi janin, riwayat kehamilan dan persalinan sebelumnya, serta kemunculan kontraksi selama kehamilan. Silakan baca dokumen tentang menyusui saat hamil (nursing while pregnant) dan tandem nursing.
42. MITOS: Ibu menyusui tidak boleh tidur siang karena darah putih bisa naik ke kepala
FAKTA: Ibu menyusui harus cukup tidur/istirahat. Biasanya dianjurkan si ibu ikut tidur ketika bayinya tidur, terutama pada ibu yang baru melahirkan dan bayinya masih sering terbangun saat malam hari
43. MITOS: ASI yang tidak dikeluarkan akan menjadi kanker
FAKTA: Tidak benar. Kalau ASI yang tidak dikeluarkan akan menjadi kanker, maka semua ibu menyusui yang kemudian menyapih akan kena kanker. Ketika pengeluaran ASI tidak maksimal dan banyak ASI yang tertinggal atau tidak dikeluarkan oleh bayi atau tidak diperah, maka hormon akan merangsang payudara untuk menghambat produksi ASI selanjutnya. Sehingga produksi ASI dalam payudara berkurang dan jika hal ini berlagsung berulang-ulang, maka ASI akan berhenti dihasilkan. Mekanisme ini sangat membantu untuk beberapa sebab, misalnya bayinya meninggal atau ketika ibu akan menyapih bayi menyusu.
44. MITOS: Ibu jangan sampai ketiduran saat menyusui karena dapat menyebabkan bayinya cacingan
FAKTA: hormon prolaktin yang berperan dalam produksi ASI memang akan membuat ibu mengantuk. Silakan tidur jika mengantuk. Yang penting jika mulai mengantuk pastikan posisi bayi aman dan nyaman. Posisi menyusui tidur miring berguna untuk membantu ibu tetap rileks dan dapat beristirahat juga selama menyusui.
45. MITOS: Ibu menyusui yang jarang makan sayur membuat bayinya sembelit
FAKTA: bayi ASIX tidak akan sembelit karena ASI mengandung zat pencahar/ laksatif. Kalau ibunya makan makanan berserat seperti sayur dan buah, yang akan lancar buang air besar ya ibunya. Bagaimanapun ibu menyusui harus makan makanan yang bernutrisi untuk menjaga kondisi tubuhnya dan menjaga asupan micronutrients (vitamin dan mineral) dalam ASI.
46. MITOS: Kalau bayi menangis berarti ASI-nya kurang
FAKTA: bayi menangis belum tentu lapar, bisa jadi karena bosan, kepanasan atau kedinginan, atau tidak nyaman karena lembab. Orang tua harus mempelajari ciri-ciri lapar pada bayi, antara lain: bayi mulai lapar ketika dia mulai suka menggeleng-gelengkan kepalanya, mulai gelisah, dan mulai membuka buka mulutnya seakan mencari puting. Jika bayi sudah menangis, sebetulnya itu adalah senjata terakhirnya memberi tahu bawah dia sudah sangat lapar.
47. MITOS: Sedikitnya produksi ASI dikarenakan faktor genetik
FAKTA: Faktor genetik tidak mempengaruhi produksi ASI, ASI diproduksi semakin banyak jika ibu semakin sering menyusui atau memerah
48. MITOS: ASI yang keluar dari ibu yang sudah berusia di atas 40 tahun sudah tidak lagi baik
FAKTA: ASI yang diproduski semua wanita di berbagai usia kualitasnya sama baiknya
49. MITOS: Ada beberapa bayi yang alergi ASI
FAKTA: tidak ada yang disebut sebagai alergi ASI. Yang ada adalah bayi yang alergi makanan yang dikonsumsi ibunya pada masa menyusui, sehingga muncul reaksi alergi pada bayi. Penanganannya adalah si ibu mencari sumber alergi dan menjauhinya
50. MITOS: Jika si kakak tidak bingung puting, maka adiknya juga tidak akan bingung puting
FAKTA: bingung puting tidak terkait dengan genetik, sehingga bisa terjadi pada setiap bayi. Bisa terjadi kapan saja dan secara tiba-tiba. Jadi lebih baik menghindari dot atau empeng daripada harus menanggung resikonya
51. MITOS: Bayi ASI tidak bisa gemuk. Jika ingin bayinya gemuk, berikanlah susu formula.
FAKTA: Baik bayi ASI maupun bayi sufor bisa gemuk. Tetapi bayi ASI tidak rentan obesitas sebagaimana bayi yang mengkonsumsi susu formula karena kandungan laktosa pada ASI dihasilkan pas sesuai kebutuhan bayi. Lagipula gemuk atau kurus bukan satu-satunya ukuran kesehatan bayi. Pastikan berat badan bayi selalu diplot di KMS atau growth chart setiap kali penimbangan untuk mengetahui perkembangan bayi.
52. MITOS: menyusui bayi harus dijadwalkan agar bayi lebih disiplin, tidak kelaparan dan tidak kekenyangan
FAKTA: menyusui bayi pada prinsipnya adalah on demand atau sesuai kehendak bayi. Tubuh bayi yang sehat memiliki mekanisme untuk menginformasikan kapan dia merasa haus atau lapar. Pada waktu-waktu tertentu seperti saat bayi mengalami growth spurt atau percepatan pertumbuhan, bayi akan menyusu lebih sering dari biasanya.
53. MITOS: Ibu baru melahirkan tidak boleh tidur siang
FAKTA: bayi baru lahir belum mengenal waktu siang dan malam, jika malam hari sering begadang,membuat ibu lelah. Sementara pada siang hari bayi tidur, dianjurkan ibu ikut beristirahat juga agar ibu bisa tetap sehat.
54. MITOS: Jika menyusui sambil duduk, kakinya tidak boleh menggantung karena bisa masuk angin
FAKTA: bukan menyebabkan masuk angin tapi karena tidak rileks membuat ibu tidak nyaman dan proses menyusui menjadi tidak berjalan dengan baik
55. MITOS: Ibu menyusui tidak boleh makan berbau amis seperti ikan,daging,telor
FAKTA: ibu menyusui boleh mengkonsumsi sumber-sumber protein seperti ikan, daging, dan telur selama si bayi tidak menunjukkan ciri-ciri alergi.
56. MITOS: Ibu menyusui harus makan daun katuk agar ASI-nya deras
FAKTA: Produksi ASI ditentukan oleh seringnya ibu menyusui atau memerah, ditambah dengan pikiran positif ibu bahwa ASI-nya cukup. Tidak ada yang salah dengan mengkonsumsi daun katuk, karena konsumsi sayuran baik untuk ibu menyusui. Tetapi pada dasarnya ibu bisa makan apapun yang dia sukai. Kalau ibu menikmati apa yang dia makan, ASI-nya akan deras karena hati ibu merasa senang. Jadi, apapun makanan favorit ibu bisa jadi booster ASI yang baik.
57. MITOS: Kalau bayi sakit, maka ibu yang minum obatnya karena obatnya bisa mengalir lewat ASI
FAKTA: Kalau ibu yang sakit yang diobati si ibu, kalau bayi yang sakit yang diobati bayinya. Obat yang ibu minum akan diproses oleh organ pencernaan ibu dan diserap oleh tubuh ibu. Akhirnya yang sampai ke ASI sangat sangat sedikit dan bisa jadi tidak ada sama sekali. Meskipun demikian ada beberapa kategori obat yang tidak boleh diminum oleh busui karena bisa berpengaruh di ASI atau berbahaya bagi bayi. Lagipula jenis obat dan dosis obat untuk dewasa dan bayi itu berbeda Misalnya, obat batuk untuk anak dengan obat batuk untuk dewasa jelas berbeda. Kalaupun ada saat dimana bayi harus minum obat yang diberikan oleh dokter, perlu diketahui bahwa dosis obat yang diberikan pada bayi sangat rendah dibandingkan dengan dosis obat orang dewasa. Biasanya obat untuk bayi diberikan dengan perhitungan miligram per berat badan bayi. Bisa dibayangkan bila obat tersebut yang minum ibunya, meskipun ada beberapa jenis obat yang bisa saja terserap dalam ASI namun tentu saja sudah tidak bisa dijadikan sebagai cara pengobatan yang sesuai ketentuan. Maka tak heran bila bayi yang sakit tidak sembuh-sembuh akibat ibu yang mengkonsumsi obat tersebut.
58. MITOS: IMD tidak bisa dilakukan setelah proses kelahiran melalui operasi Caesar
FAKTA: baik melahirkan secara normal ataupun operasi tetap bisa dilakukan IMD selama ibu dan bayi berada dalam kondisi yang stabil. Jangan lupa selalu konsultasikan dengan dokter tentang keinginan Anda untuk IMD apapun metode melahirkan yang akan dijalani.
59. MITOS: Ibu yang mengkonsumsi obat-obatan tidak boleh menyusui FAKTA: Tidak semua obat-obatan menghalangi ibu untuk menyusui. Konsumsi beberapa jenis obat dalam waktu tertentu masih diperbolehkan pada ibu menyusui. Namun sebaiknya penggunaan obat – obatan tertentu selama menyusui dilakukan dibawah pengawasan dokter untuk menjamin keamanannya. Saat Anda berobat sakit, jangan lupa sampaikan kepada dokter jika kondisi Anda sedang menyusui. Silakan baca juga dokumen tentang obat-obatan yang aman bagi ibu menyusui.
60. MITOS: Menyusui tidak boleh dilakukan sambil berbaring, karena dapat mengakibatkan bayinya tersedak. FAKTA : Pertama, menyusui dapat dilakukan sambil berdiri, duduk ataupun berbaring, yang terpenting adalah ibu harus memperhatikan pelekatan menyusui. Apapun posisi menyusuinya, yang penting pelekatan harus tepat. Untuk posisi menyusui tidur miring, posisi pelekatan yg tepat berarti perut ibu harus menempel pada perut bayi, badan bayi seluruhnya menghadap ke badan Ibu (saling berhadapan). Dengan pelekatan yang benar, itu akan mencegah hidung bayi tertutup payudara ibu, mencegah bayi tersedak, dan sebagainya. Kuncinya, apapun posisinya, pelekatan harus selalu pas. Kedua, kalau masih terlalu lelah, terutama setelah baru melahirkan, usahakan saat menyusui selalu dengan pendampingan keluarga atau perawat. Ketiga, jangan lupa pastikan posisi bayi aman dan nyaman. Jangan lupa tubuh bayi disangga dengan bantal agar lebih stabil pelekatannya. Keempat, perhatikan jika air susu mengalir deras, sedangkan bayi mengantuk , sehingga mudah tersedak. Sebaiknya ibu tetap waspada dan bersiap-siap mengatur posisi bayi miring/kepala bayi lebih tinggi dari badannya.
Sumber: diambil dari file dokumen grup AIMI
Selasa, 06 Desember 2016
Sering Disalahkan Mertua? Baca Hadits Ini dengan Iman
By Pirman Bahagia - October 4, 2016037
ilustrasi @riaubook.com
Teman-teman yang sudah menikah, bersabarlah dalam menghadapi ujian. Apa pun bentuknya. Dari mana pun asalnya. Entah dari pasangan (suami/istri), orang tua atau mertua, tetangga dekat atau jauh, atau keluarga besar. Bersabarlah. Di dalam sabar ada bahagia dunia dan selamat di surga.
Hari itu, datanglah seorang laki-laki kepada sahabat mulia Abu Darda Radhiyallahu ‘anhu.
“Sampai hari ini, ayahku masih terus melakukan intervensi, mengaturku. Padahal aku sudah dinikahkan. Parahnya, kini beliau menyuruh aku untuk menceraikan istriku.” tutur si laki-laki sebagaimana dikisahkan oeh Ustadz Salim A. Fillah dalam Bahagianya Merayakan Cinta.
“Aku,” kata sahabat mulia Abu Darda Radhiyallahu ‘anhu, “berlepas diri dari orang yang menyuruhmu mendurhakai orang tuamu. Aku juga berlepas diri dari orang yang menyuruhmu menceraikan istrimu.”
“Tapi, jika engkau bersedia mendengarkan,” lanjut sang sahabat dengan nada bijak, “aku hendak menyampaikan satu perkataan yang pernah aku dengar langsung dari Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam.”
Si laki-laki diam. Menyimak dengan teliti.
Sahabat Abu Darda pun bertutur, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam pernah bersabda, “Ayah adalah pintu surga yang paling tengah. Jika engkau mau, maka peliharalah. Jika tidak, tinggalkanlah.”
Hadits nan agung ini diriwayatkan oleh Imam Ibnu Hibban Rahimahullahu Ta’ala.
***
Orang tua adalah mertua bagi pasangan kita. Orang tua pasangan adalah mertua kita. Dua-duanya sama derajatnya; orang tua yang harus kita hormati. Harus berbakti dan terlarang berlaku durhaka.
Namun, apa yang harus dilakukan jika orang tua atau mertua kita sering melakukan intervensi atas persoalan-persoalan pribadi dalam rumah tangga kita? Apakah kita dibolehkan menentangnya? Apakah tetap harus berbuat baik meski sudah keterlaluan bahkan memerintahkan agar kita menceraikan pasangan?
Hadits ini menjawab semua persoalan itu.
Jangan pernah durhaka. Jangan mudah menceraikan istri. Bicarakan dengan baik. Diskusilah dengan kepala dingin. Bermusyawarahlah dengan manusia setelah melakukan istikharah, meminta petunjuk dari Allah Ta’ala.
Sebab, tiada masalah yang tidak dijumpai solusinya. Seluruh masalah hadir, lengkap dengan penyelesaiannya. Hanya, kita perlu mencari dan menemukannya. Hanya, dibutuhkan kesabaran hingga solusi itu benar-benar kita dapatkan.
Selanjutnya, sabarlah. Nikah itu perjuangan. Nikah itu bukan senang-senang. Nikah bukan pula foya-foya. Jadikan hadits ini dan hadits-hadits serta al-Qur’an sebagai pedoman dalam hidup.
Semoga yang belum menikah segera menemukan jodoh ya. Sebab, nikah itu seru dan asyik.
Wallahu a’lam. [Pirman/Keluargacinta]
Senin, 05 Desember 2016
Suami Hanya Memberi Satu Juta Per Bulan Apakah Terhitung Sudah Menafkahi?
Suami Hanya Memberi Satu Juta Per Bulan Apakah Terhitung Sudah Menafkahi? Ini Jawabannya
Sahabat, ada kalanya penghasilan suami tak cukup untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, apakah jika suami hanya memberi uang satu juta Rupiah dan meminta istri untuk mencukup-cukupi seluruh kebutuhan hidup keluarga dengan uang sejumlah itu, sudahkah bisa terhitung menafkahi? Dengan catatan, memang penghasilan suami hanya sejumlah itu, tidak lebih.
Para ulama kalangan Hanafiah, Malikiyah dan Safi’iyyah berpendapat, barometer yang dijadikan acuan untuk menentukan kadar nafkah yang wajib diberikan suami adalah keadaan suami itu sendiri, bukan berdasarkan kebutuhan istri, berdasarkan firman Allah Ta’ala:
“Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya. Dan orang yang disempitkan rezekinya hendaklah memberi nafkah dari apa yang telah Allah karuniakan kepadanya. Allah tidaklah memikulkan beban kepada seseorang melainkan (sekedar) apa yang telah Allah berikan kepadanya. Allah kelak akan memberikan kelapangan setelah kesempitan.” (QS. Ath Thalaq: 7)
Bisa dikatakan ketika istri memiliki kebutuhan sebesar 3 juta Rupiah sebulan, namun suami hanya mampu memberi 1 juta Rupiah karena hanya sejumlah itulah pendapatannya, maka dengan 1 juta Rupiah pun suami sudah dikatakan telah menafkahi istrinya.
Pendapat ini diperkuat dengan penafsiran Imam Ibnu Katsir tentang makna lafazh ‘bil ma’ruf’ pada ayat berikut:
وَعَلَىالْمَوْلُودِلَهُرِزْقُهُنَّوَكِسْوَتُهُنَّبِالْمَعْرُوفِ
“Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara yang ma’ruf (baik).” (QS. Al Baqarah : 233)
Ibnu Katsir berkata, “Yakni sesuai dengan keadaan umum yang diterima kalangan para isteri di negeri mereka, tanpa berlebih-lebihan ataupun pelit, sesuai dengan kesanggupannya dalam keadaan mudah, susah ataupun pertengahan.”
Selain itu, masih ada dalil lain yang memperkuat pendapat tersebut:
وَمَتِّعُوهُنَّعَلَىالْمُوسِعِقَدَرُهُوَعَلَىالْمُقْتِرِقَدَرُهُمَتَاعًابِالْمَعْرُوفِ
“Dan hendaklah kamu berikan suatu pemberian kepada mereka. Orang yang mampu sesuai dengan kemampuannya dan orang yang miskin sesuai dengan kemampuannya pula, yaitu pemberian menurut yang patut”. (QS. Al Baqarah:236)
Lalu bagaimana jika nafkah yang diberikan suami tersebut dianggap kurang oleh istri? Apakah lantas istri yang harus bekerja keras memenuhi jumlah kekurangan tersebut?
Dalam hal ini, suami perlu ikhtiar optimal dan tidak boleh mudah menyerah, bahkan sampai menekan istri untuk turut bekerja, kecuali dengan keridhoan istri untuk ikut bekerja.
Karena pada akhirnya, istri bahkan memiliki hak untuk menggugat cerai, terutama ketika kondisi kekurangan nafkah tersebut tak sanggup untuk dipikulnya. Wallahualam.
Sahabat, ada kalanya penghasilan suami tak cukup untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, apakah jika suami hanya memberi uang satu juta Rupiah dan meminta istri untuk mencukup-cukupi seluruh kebutuhan hidup keluarga dengan uang sejumlah itu, sudahkah bisa terhitung menafkahi? Dengan catatan, memang penghasilan suami hanya sejumlah itu, tidak lebih.
Para ulama kalangan Hanafiah, Malikiyah dan Safi’iyyah berpendapat, barometer yang dijadikan acuan untuk menentukan kadar nafkah yang wajib diberikan suami adalah keadaan suami itu sendiri, bukan berdasarkan kebutuhan istri, berdasarkan firman Allah Ta’ala:
“Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya. Dan orang yang disempitkan rezekinya hendaklah memberi nafkah dari apa yang telah Allah karuniakan kepadanya. Allah tidaklah memikulkan beban kepada seseorang melainkan (sekedar) apa yang telah Allah berikan kepadanya. Allah kelak akan memberikan kelapangan setelah kesempitan.” (QS. Ath Thalaq: 7)
Bisa dikatakan ketika istri memiliki kebutuhan sebesar 3 juta Rupiah sebulan, namun suami hanya mampu memberi 1 juta Rupiah karena hanya sejumlah itulah pendapatannya, maka dengan 1 juta Rupiah pun suami sudah dikatakan telah menafkahi istrinya.
Pendapat ini diperkuat dengan penafsiran Imam Ibnu Katsir tentang makna lafazh ‘bil ma’ruf’ pada ayat berikut:
وَعَلَىالْمَوْلُودِلَهُرِزْقُهُنَّوَكِسْوَتُهُنَّبِالْمَعْرُوفِ
“Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara yang ma’ruf (baik).” (QS. Al Baqarah : 233)
Ibnu Katsir berkata, “Yakni sesuai dengan keadaan umum yang diterima kalangan para isteri di negeri mereka, tanpa berlebih-lebihan ataupun pelit, sesuai dengan kesanggupannya dalam keadaan mudah, susah ataupun pertengahan.”
Selain itu, masih ada dalil lain yang memperkuat pendapat tersebut:
وَمَتِّعُوهُنَّعَلَىالْمُوسِعِقَدَرُهُوَعَلَىالْمُقْتِرِقَدَرُهُمَتَاعًابِالْمَعْرُوفِ
“Dan hendaklah kamu berikan suatu pemberian kepada mereka. Orang yang mampu sesuai dengan kemampuannya dan orang yang miskin sesuai dengan kemampuannya pula, yaitu pemberian menurut yang patut”. (QS. Al Baqarah:236)
Lalu bagaimana jika nafkah yang diberikan suami tersebut dianggap kurang oleh istri? Apakah lantas istri yang harus bekerja keras memenuhi jumlah kekurangan tersebut?
Dalam hal ini, suami perlu ikhtiar optimal dan tidak boleh mudah menyerah, bahkan sampai menekan istri untuk turut bekerja, kecuali dengan keridhoan istri untuk ikut bekerja.
Karena pada akhirnya, istri bahkan memiliki hak untuk menggugat cerai, terutama ketika kondisi kekurangan nafkah tersebut tak sanggup untuk dipikulnya. Wallahualam.
Minggu, 04 Desember 2016
Cukuplah Kecantikanmu Untuk Suamimu Saja
Cukuplah Kecantikanmu Untuk Suamimu Saja, Tak Perlu Kau Diumbar Demi Secuil Pujian di Sosial Media....
Cantik-cantik, tapi kok kerap unggah photo selfienya ke sosial media? Cantik, tapi kok tidak tutup aurat? Cantik, tapi kok kerap tebar pesona? Begitukah aksi seseorang wanita muslim?
Wahai beberapa wanita, kecantikanmu itu tidak untuk dikonsumsi umum. Sebaab, makin banyak pandangan lelaki yang tidak engkau kenal (di sosial media dan internet) tergiur denganmu (lantaran wanitabertabarruj serta pamer aurat).
Semakin sering lelaki menghayalkanmu, maka akan semakin bertumpuklah dosamu. Jagalah dan taruhlah kecantikan dan kemolekan badanmu cuma untuk suamimu. Sehingga anda nantinya bakal semakin mulia dipandangan Allah.
Apabila anda umbar kecantikanmu pada lelaki yang haram memandangnya, ingatlah itu semuanya bakal pupus dan bakal lebur didalam liang lahat dan jadi santapan cacing dan ulat. Mari pelajari diri kita masing masing.
Semoga artikel ini bisa menjadi renungan kaum muslimah. Aamiin...
Cantik-cantik, tapi kok kerap unggah photo selfienya ke sosial media? Cantik, tapi kok tidak tutup aurat? Cantik, tapi kok kerap tebar pesona? Begitukah aksi seseorang wanita muslim?
Wahai beberapa wanita, kecantikanmu itu tidak untuk dikonsumsi umum. Sebaab, makin banyak pandangan lelaki yang tidak engkau kenal (di sosial media dan internet) tergiur denganmu (lantaran wanitabertabarruj serta pamer aurat).
Semakin sering lelaki menghayalkanmu, maka akan semakin bertumpuklah dosamu. Jagalah dan taruhlah kecantikan dan kemolekan badanmu cuma untuk suamimu. Sehingga anda nantinya bakal semakin mulia dipandangan Allah.
Apabila anda umbar kecantikanmu pada lelaki yang haram memandangnya, ingatlah itu semuanya bakal pupus dan bakal lebur didalam liang lahat dan jadi santapan cacing dan ulat. Mari pelajari diri kita masing masing.
Semoga artikel ini bisa menjadi renungan kaum muslimah. Aamiin...
Sabtu, 03 Desember 2016
Doa agar disembuhkan berbagai penyakit
Doa agar disembuhkan berbagai penyakit.
اللّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ اَذْهِبِ الْبَأْسَ اشْفِ فَأَنْتَ الشَّافيِ لاَ شِفَاءَ إِلاَّ شِفَاؤُكَ شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَماً
“Yaa Allah, wahai Tuhan segala manusia, hilangkanlah penyakitnya, sembuhkanlah ia. (hanya) Engkaulah yg dapat menyembuhkannya, tidak ada kesembuhan melainkan kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak kambuh lagi.” (HR Bukhari Muslim)
Mohon doa agar yang sakit cepat sembuh. Al-Fatihah...
اللّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ اَذْهِبِ الْبَأْسَ اشْفِ فَأَنْتَ الشَّافيِ لاَ شِفَاءَ إِلاَّ شِفَاؤُكَ شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَماً
“Yaa Allah, wahai Tuhan segala manusia, hilangkanlah penyakitnya, sembuhkanlah ia. (hanya) Engkaulah yg dapat menyembuhkannya, tidak ada kesembuhan melainkan kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak kambuh lagi.” (HR Bukhari Muslim)
Mohon doa agar yang sakit cepat sembuh. Al-Fatihah...
Langganan:
Postingan (Atom)