–Sabun cair untuk cuci piring yang ampuh melunturkan lemak di peralatan makanan Anda ternyata punya manfaat lain.
Sabun cair cuci piring memang didesain untuk memiliki daya luntur lemak yang lebih kuat ketimbang jenis-jenis sabun lain.
Jadi, selain untuk mencuci piring, seperti dikutip dari Good Housekeeping, Anda bisa memanfaatkan sabun ini untuk hal-hal lain.
Hapus noda lengket di baju
Menemukan tumpahan noda bumbu salad di baju kesayangan? Gosokkan sedikit sabun cuci piring di bagian yang terkena noda dan bilas dengan air.
Metode ini juga dapat digunakan untuk membersihkan kotoran yang biasanya terdapat di bagian kerah kemeja. Sabun cuci piring cukup lembut untuk digunakan di pakaian bahkan untuk bahan wol dan sutra yang biasanya akan mudah rusak jika menggunakan deterjen biasa.
Bersihkan lantai dapur dan kamar mandi
Gunakan air hangat dan tambahkan dua sendok makan cairan sabun pencuci piring. Anda bisa menggunakan campuran ini untuk membersihkan lantai berbahan vinyl atau keramik, namun hindari penggunaan di lantai berbahan kayu karena dikhawatirkan akan merusak material.
Bersihkan perabotan luar ruangan
Teteskan sabun pencuci piring di sebuah mangkuk dan tambahkan air hangat, gunakan untuk membersihkan meja dan kursi di luar ruangan seperti di teras atau di taman. Setelah itu bilas dengan air.
Bersihkan perhiasan
Campurkan beberapa tetes sabun pencuci piring dengan air soda. Busa campuran ini akan membantu menghilangkan kotoran hingga ke sela-sela perhiasan.
Rendam perhiasan dalam campuran tersebut selama lima menit, kemudian gunakan gosok gigi bekas berbahan lembut untuk membersihkan noda yang menempel.
Bersihkan sisir dan sikat rambut
Siapkan mangkuk berisi air hangat dan teteskan sabun pencuci piring. Rendam sisir selama beberapa saat, kemudian bilas dengan air untuk membersihkannya.
Sebagai perangkap serangga
Tambahkan tiga tetes sabun pencuci piring dalam sebuah mangkuk berisi cuka. Bau cuka akan menarik serangga seperti lalat untuk menghampiri, sementara cairan sabun akan membuat serangga tenggelam.
Hilangkan noda karpet
Siapkan dua cangkir air hangat dan campurkan dengan satu sendok makan sabun pencuci piring. Rendam lap ke dalam campuran tersebut dan gosokkan ke noda yang mengenai karpet.
Ulangi hingga noda terserap ke dalam lap dan menghilang. Setelah itu gunakan spons yang sudah direndam air dingin dan keringkan dengan kain lap yang kering.
Bersihkan perlengkapan dapur
Ketika memasak, perlengkapan dapur lain seperti panci atau meja dapur bisa terkena cipratan minyak. Masukkan air hangat dan beberapa tetes cairan sabun pencuci piring ke dalam botol penyemprot untuk membersihkan noda minyak. Semprotkan dan seka dengan kain lap kering.
Hilangkan noda minyak atau oli di garasi
Jika Anda melihat sebuah noda di lantai garasi mobil, tuang noda tersebut dengan baking sodakemudian tuang cairan pencuci piring.
Gosok dengan sikat plastik dan biarkan selama beberapa jam. Bilas dan ulangi hingga noda tersebut hilang.
Rina Susanto
Jumat, 31 Oktober 2014
Kamis, 30 Oktober 2014
Karena Tak Ada Pasangan yang Sempurna, Cuma Butuh Satu Hal Ini Agar Hubungan Tetap Terjaga
Pristiqa Wirastami
Memiliki pasangan bagaikan pisau bermata dua. Di satu sisi, pasangan kita bisa menjadi orang yang paling kita cintai. Tapi tak menutup kemungkinan, dia bisa menjadi orang yang paling kita benci. Dia bisa menjadi orang yang paling menguatkan, namun bisa tiba-tiba berubah menjadi orang yang paling menginjak harga diri kita.
Tapi itulah yang namanya pasangan. Sesayang dan secinta apapun kita dengannya, kita harus menyediakan ruang kosong yang tersisa di hati. Karena kita juga masih perlu menghargai diri sendiri. Nantinya ketika dia memilih sementara menepi, setidaknya masih ada pegangan agar tak jatuh terjembab pada jurang penyesalan.
Sebaliknya saat sebenci apapun kita pada pasangan, tetap harus ada keikhlasan yang tersisa. Keikhlasan untuk menerima sifat dia yang sangat bertolak belakang dengan kita. Keikhlasan ini juga sebagai komitmen yang harus mati-matian kita pertahankan, mau tetap bertahan dan menerima kekurangan yang sudah mulai terlihat.
Meski berdua terlihat sempurna, bukan berarti kita dan pasangan adalah dua orang yang selalu sejalan. Perdebatan yang tak jarang terjadi adalah bukti bahwa pasangan memang harus saling kompromi

meski sempurna, tapi tak selalu sejalan viawww.logancoleblog.com
Sebagian besar dari kita mungkin masih ingat, kapan pertama kali bertemu dengan sosoknya. Juga masih ingat bagaimana rasanya pertama kali dada berdesir aneh saat menjabat tangannya. Saling bertukar nama, lalu cerita. Waktu demi waktu, makin banyak momen yang dibagi bersamanya. Hingga julukan pasangan sempurna sering disematkan pada kita dan pasangan.
Saat melihat senyumnya memang semua terasa sempurna. Begitu pula saat pelukan hangatnya merengkuh tubuh kita yang sedang ringkih karena terlalu banyak mengeluarkan air mata. Panah cupid memang tak salah sasaran, kita dan dia menjadi pasangan paling bahagia.
Namun kesempurnaan itu sebenarnya tak pernah ada. Meski berdua terlihat sempurna, kita dan pasangan bukanlah dua pribadi yang selalu sejalan. Nyatanya hubungan ini tak jarang diisi dengan perdebatan yang melelahkan. Sesekali bersitegang mempertahankan argumen, masing-masing merasa paling benar, dan ujung-ujungnya saling menyalahkan. Harusnya dari sini membuat kita sadar, bahwa tak ada hubungan yang akan selamanya tenang. Gejolak justru menunjukkan bahwa hubungan ini memang nyata. Seiring argumen yang saling dipertahankan, membuat kita dan pasangan memang harus mau untuk berkompromi.
Untuk beberapa hal dalam dirinya, ada yang kita benci setengah mati. Hingga sesekali tanpa berpikir panjang ingin segera mengakhiri

terkadang dia membuat kita benci setengah mati viawww.logancoleblog.com
Pertengkaran dan perdebatan yang terjadi tak jarang memancing rasa benci kita pada pasangan. Saat adu mulut terjadi, dia kadang kelewat gigih mempertahankan argumen hingga memaksa kita untuk menurutinya. Namun sayangnya, kita juga sering memiliki ego yang kelewat tinggi hingga tak pernah mau mengalah.
Ego yang saling bertabrakan dan masing-masing merasa paling benar membuat kita kadang benci setengah mati dengannya. Rasanya membuat kita kembali berpikir, mengapa dulu kita memilih untuk menjalani hari bersamanya. Kadang kita juga menjadi terlalu gegabah, sesumbar untuk segera mengakiri saja. Ada masa ketika kita benar-benar merasa bahwa kita memilih orang yang salah. Itu adalah ketika emosi masih merajai pikiran.
Tapi atas apa yang selama ini telah terjadi, semakin memperlihatkan bahwa tidak akan ada hubungan yang sempurna. Kita cuma butuh legawa, untuk bisa saling menerima

kita cuma butuh legawa via www.logancoleblog.com
Namun kalau dipikir lagi, pertengkaran dengan dia tak pernah benar-benar membuat hati kita memar dan hancur berantakan. Ada penyesalan yang mendesak masuk ke kalbu di akhir perdebatan.
Pertengkaran dengannya selalu jadi ajang intropeksi diri, agar kesalahan yang sama tak akan pernah terulang lagi. Kita toh akhirnya segera sadar, bahwa memang tak pernah ada pasangan yang benar-benar sempurna. Satu-satunya yang harus kita saling lakukan adalah mau saling menerima.
Legawa adalah satu kata yang tepat untuk menggambarkan rumitnya hubungan dua anak manusia. Tapi meski begitu, kita cuma butuh satu hal ini. Untuk bersama dengan orang yang memiliki latar belakang yang sangat berbeda dengan kita, perlu kelegaan dan keikhlasan hati yang luar biasa. Setiap harinya kita perlu makin melebarkan hati. Agar ada tempat tersisa untuk keikhlasan yang tak boleh berbatas.
Legawa untuk memaafkan, legawa untuk menerima kritik, dan juga legawa untuk menurunkan ego meski kita tahu tak sepenuhnya salah.
Mempertahankan hubungan bukan soal mencari siapa yang paling benar dan yang paling salah. Namun bagaimana sikap kita untuk tak besar kepala meski dalam posisi yang benar dan tak merasa dipojokkan ketika memang melakukan kesalahan. Kita memang harus mulai pandai menempatkan diri. Bersama dia yang tersayang, harusnya rasa sabar semakin besar. Bukankah kesabaran seharusnya memang tak ada batasnya?
Jadi sudahkah kamu mencoba untuk legawa menerima pasangan?
Kamis, 23 Oktober 2014
5 Jenis Tes Kesehatan Pranikah. Sadari Pentingnya Sebelum Menyesal di Kemudian Hari
Andrall Intrakta DC
Menikah itu persoalan yang cukup rumit. Menikah itu bukan hanya masalah persiapan mental dan finansial. Ada satu hal yang sering kali luput dari perhatian setiap anak manusia yang akan menuju pelaminan. Satu hal yang sebenarnya sangat penting tapi kerap diabaikan. Adalah tes kesehatan pranikah. Ini selalu diabaikan dan tak jarang sering kali dilupakan.
Nah, daripada nantinya kamu menyesal karena tidak sempat memeriksakan kesehatan kamu dan pasanganmu, ada baiknya kalian selalu upayakan untuk mengingat betapa pentingnya tes kesehatan pranikah. Dan, dirangkum dari berbagai sumber, inilah tes kesehatan yang sebenarnya wajib kamu lakukan sebelum menikah dari Hipwee Wedding!
Sebelum melakukan tes yang lebih kompleks, lakukanlah pemeriksaan darah perifer lengkap (DPL). Ini menyangkut golongan darah dan rhesus demi buah hatimu nanti
Pemeriksaan DPL ini meliputi Hb, hematokrit, leukosit, trombis, eritrosit, dan laju endap darah (LED). Tes ini berlaku untuk kedua mempelai loh. Bagi wanita, tes DPL ini sangat penting, karena tes ini dapat mengetahui keadaan Hb-mu. Selain itu, cek darah juga dapat mengetahui kondisi kadar kolesterol tinggi yang mampu meningkatkan risiko penyakit jantung koroner dan stroke. Cek gula darah juga bisa mengetahui ancaman Diabetes Melitus, sebab DM ini bisa berkembang menjadi intoleransi glukosa yang sangat berbahaya bagi janinmu.
Cek darah juga bisa mengetahui rhesus darah kamu dan pasanganmu. Kalau rhesus darahmu (-) dan suamimu (+), bahaya bisa menyertai kehamilan keduamu nantinya. Di kehamilanmu yang kedua ini, bisa menyebabkan kematian janin dalam rahum, atau kalau pun berhasil lahir, buah hatimu akan mengalami bengkak hati, penyakit kuning, gagal jantung, dan anemia.
Setelah tes darah, kamu juga perlu melakukan urinalisis lengkap. Supaya dapat diketahui adakah ISK (Infeksi Saluran Kemih). ISK ini juga menyebabkan risiko besar bagi kandungan dan tubuhmu. Sebaiknya kamu periksakan dulu sebelum menyesal.
Selain masalah rhesus, cek darah juga bisa mendeteksi kondisi penyakit hereditas atau turunan dari orangtua
Pengobatan penyakit kuning pada bayi. Kasihan… :( viawww.youtube.com
Kalau ternyata Hb-mu rendah, bisa saja kamu mengidap Thalassemia. Penyakit ini bisa berpengaruh pada tumbuh kembang janin dan kesehatan tubuhmu ketika hamil nanti. Selain itu,Thalassemia ini juga merupakan penyakit genetik yang bisa saja menurun kepada anak-anakmu kelak. Selain itu, penyakit turunan yang lainnya adalah hemofillia dan SCD (Sickle Cell Disease).
Setelah melakukan pemeriksaan darah perifer lengkap, lanjutkanlah dengan tes TORCH. Kuncinya: upayakan untuk tidak terlalu intim dengan kucing peliharaanmu
Jangan keseringan main sama kucing. :(
TORCH merupakan penyakit yang disebabkan parasit Toxoplasma, virus Rubella, virus Cytomegalo (CMV), dan virus Herpes yang biasanya ditularkan oleh kucing. Akibat dari beberapa virus ini adalah gangguan pada kehamilanmu kelak, seperti kesuburan kandungan, keguguran, buah hatimu yang lahir prematur, atau bahkan kelainan bawaan pada bayimu. Makanya, cobalah untuk jaga jarak dengan kucing peliharaanmu.
Periksalah kesehatan organ reproduksimu dan pasangan. Ini menyangkut kesuburan kalian berdua loh!
Bagi kedua calon mempelai, tes kesehatan yang meliputi organ reproduksi ini sangat penting. Karena memang beberapa orang menyebut regenerasi adalah orientasi dari sebuah pernikahan. Itulah kenapa kamu wajib hukumnya untuk memeriksakan kesehatan organ reproduksimu.
Bagi mempelai wanita, tes ini meliputi pemeriksaan USG untuk mengetahui kondisi rahim saluran, saluran telur, dan indung telur. Setelah itu ada pula tes lanjutan meliputi HSG (Hysterosalpingogram) untuk mengetahui kondisi tuba fallopi atau buluh rahim (saluran penghubung antara ovarium dan rahim). Serta beberapa pemeriksaan mengenai hormone-hormon pendukung organ reproduksi.
Sementara untuk mempelai pria, tes ini dilakukan terhadap kondisi penis, skrotum, prostat, dan hormone FSH dalam produksi sperma. Penting!
Tes yang kadar pentingnya luar biasa. Pemeriksaan beberapa penyakit yang dapat menular
Sebelum menikah, kamu dan pasanganmu wajib banget buat melakukan tes penyakit menular. Kasus yang kerap menjadi ancaman adalah HIV, Hepatitis B, dan Hepatitis C. Karena dua penyakit ini yang paling bahaya bagi masa depan kalian berdua dan anak-anak kalian. Sebab, nggak jarang, banyak pasangan muda saat ini yang terancam terkena HIV atau Hepatitis B dan C karena pergaulan yang terlalu bebas. Sialnya lagi, virus ini tidak menimbulkan gejala apapun pada penderitanya. Sebaiknya kamu melakukan pemeriksaan ini deh, daripada menyesal di kemudian hari.
Nah, bagaimana sekarang? Sangat penting, bukan, melakukan tes kesehatan sebelum menikah? Jangan sia-siakan waktumu untuk tidak melakukan tes kesehatan pranikah, sebelum akhirnya kamu menyesal di akhir hari.
Rabu, 22 Oktober 2014
Pernikahan Hasil Perjodohan Ternyata Lebih Bertahan Dibandingkan Pernikahan Karena Cinta
Pernikahan seperti apakah yang senantiasa langgeng dan bertahan lama? Pernikahan karena cinta atau perjodohan. Menurut para psikater dan psikolog, sebanyak 10 persen pernikahan yang berdasarkan cinta berujung pada perceraian.
Selain itu, 40 persen pernikahan yang berangkat dari saling mencintai menghasilkan pasangan yang sering bertengkar. Umumnya, pernikahan mereka bisa terselamatkan karena ada campur tangan orang ketiga, baik keluarga, konsultan, maupun terapis pernikahan.
Kemudian, bertentangan dengan keterangan di atas, pernikahan hasil perjodohan lebih mampu bertahan meski sering terjadi bentrokan ego dan perbedaan pendapat.
Namun, ironis, pernikahan perjodohan lebih lama bertahan karena ada tekanan sosial.
Uraian tersebut di atas dipresentasikan pada Indian Association of the Social Psychiatry. Sebuah konferensi yang diselenggarakan oleh World Psychiatry Association dan dikampanyekan oleh Chhatrapati Shahuji Maharaj Medical University.
“Pernikahan yang dilandasi cinta bisa berkembang, begitu juga dengan pernikahan hasil perjodohan. Perbedaannya terletak pada besarnya peranan keluarga. Dalam pernikahan yang dilandasi cinta, keluarga tidak banyak ikut campur dan membiarkan keputusan ditentukan oleh pasangan tersebut. Hal seperti ini tidak terjadi pada pernikahan hasil perjodohan," jelas Profesor Harjeet Singhs, Co-Chairman Indian Association of the Social Psychiatry.
Lalu, Singhs menambahkan bahwa pernikahan hasil perjodohan memiliki tekanan sosial yang tinggi ketimbang berdasarkan cinta.
Pernikahan memang bukanlah matematika. Namun bila pilihan ini dihadapkan kepada Anda, apa pilihan Anda, perjodohan ataukah cinta?
Senin, 13 Oktober 2014
Pukulan Telak "Cak Nun" Untuk Orang Yang Bersorban dan Bergamis Dengan Tujuan....
Walaupun ulama atau kyai, tapi Cak Nun selalu berpakaian seperti layaknya orang biasa. Bisa dikatakan ganok bedane karo wong dodol akik, buruh pabrik atau sales kaos kaki.
“Kalau saya datang dengan berpakaian gamis dan sorban, memang tidak ada salahnya. Cuman saya takut semua orang akan berkesimpulan bahwa saya lebih pandai daripada yang lain. Lebih parah lagi, kalau mereka berkesimpulan bahwa saya lebih alim...Kalau itu tidak benar, itu khan namanya 'penipuan'...!"kata Cak Nun.
"Kalaupun memang benar, apakah akhlak itu untuk dipamerkan kepada orang lain (melalui pakaian)? Tidak boleh kan? Maka semampu-mampu saya, berpakaian seperti ini untuk mengurangi potensi 'penipuan' saya kepada Anda. Anda tidak boleh mendewakan saya, me-Muhammad-kan saya, meng-habib-kan saya, karena saya adalah saya karena Allah menjadikan saya sebagai saya dan tidak karena yang lain. Maka Anda obyektif saja sama saya...” lanjut Cak Nun.
Menurut Cak Nun, seorang ulama harusnya bisa berpakaian yang sama dengan pakaian umatnya yang paling miskin. Cak Nun tidak mempersalahkan orang yang bergamis dan berserban. Malah salut sama mereka yang menunjukan kecintaannya pada Rasulullah dengan meniru persis apa yang ada di diri Rasul. Tapi perlu diketahui bahwa baju Rasulullah tidak sebagus dan sekinclong yang dipakai kebanyakan orang sekarang. Baju Rasulullah sendiri ada 3 jenis : yang dipakai, yang di dalam lemari dan yang dicuci. Dan semua orang Arab di jaman nabi, model pakaiannya seperti itu. Nggak cuma Nabi Muhammad..;Abu Jahal, Sueb, Sanusi, Atim dan orang Arab lainnya, model klambine koyok ngono iku.
Jadi sebenarnya sunnah Rasul yang paling mendasar adalah Akhlaknya bukan kostumnya. Orang yang disukai Tuhan adalah orang yang menyebut dirinya buruk, biso rumongso, nggak rumongso biso.
Orang yang diragukan keihklasannya adalah orang menyebut dirinya baik. Semua nabi mengaku dirinya dzolim : "Inni Kuntu Minadzolimin"(aku termasuk orang yang dzolim). Nggak ada nabi yang mengaku dirinya sholeh. Kalau ada orang yang mengaku paling benar atau alim, langsung tinggal mulih ae...ndang baliyo sriii...!
"Kalau sama Tuhan kita harus 100%, kalau kepada ilmu kita, cukup 99%. Seluruh yang saya ketahui dan yakini benar itu belum tentu benar. Maka saya tidak mempertahankan yang saya yakini benar karena mungkin mendapatkanilmu yang lebih tinggi." kata Cak Nun.
Karena itulah saat bersama jamaahnya, Cak Nun selalu memposisikan dirinya sama, sama-sama belajar. Dan Cak Nun sendiri lebih suka pada jamaah yang sedang berproses daripada yang sudah ahli ibadah. Karena itu lebih tepat sasaran. Bukan pengajian pada orang yang sudah ngerti Al Quran, bukan pengajian yang menyuruh haji orang yang sudah berhaji, menyuruh ngaji orang yang sudah ngaji tiap hari, menyuruh orang shalat yang sudah shalat, dst.
"Tidak apa-apa kalau ilmu agamamu masih pas-pasan, itu malah membuatmu menjadi rendah hati. Banyak orang yang sudah merasa tahu ilmu agama, malah menjadikannya tinggi hati, " begitu pesan Cak Nun.
"Kalau saya kadang bicara pakai bahasa Jawa, jangan dibilang Jawasentris..saya cuman berekspresi sebagai orang Jawa..saya lahir dan dibesar di Jawa..diperintah Tuhan jadi orang Jawa...maka saya mencintai dan mendalami budaya saya..siapa bilang Jawa itu tidak Islam..kalau saya ayam saya nggak akan jadi kambing..kalau anda kucing jangan meng-anjing-anjing-kan diri..Kita memang disuruh Bhineka (berbeda-beda) kok..!
" Banyak orang salah kaprah menyebut Cak Nun sebagai penganut kejawen. Kejawen ndasmu... 'Software' Cak Nun lebih canggih karena laku tirakat luar biasa yang dilakukan sejak kecil. (Laku tirakat yang tidak bertujuan untuk menguasai ilmu hitam koyok mbahmu mbiyen). Sehingga beliau waskito, mempunyai sidik paningal, mempunyai pandangan yang tajam dan jernih soal kehidupan.
Little bit wagu kalau ada orang Jawa (atau Indonesia) yang malah membangga-mbanggakan budaya Arab atau Barat. Benci kebaya tapi nggak ngasih solusi bagaimana kebaya bisa Islami. Ingat : Jowo digowo, Arab digarap dan Barat diruwat.
Minggu, 12 Oktober 2014
Pria idaman wanita
Kadang lelaki salah kaprah untuk mendapatkan perhatian dari wanita.
Tubuh berotot dan sixpack,
Mobil mentereng biar dianggap beken,
Merasa keren pake motor sport.
Ngomongnya tinggi, tapi karyanya nihil.
Janjinya banyak, buktinya nggak ada.
Padahal tak semua wanita suka dengan lelaki tipe seperti ini.
Wanita itu suka dengan calon suami yang perhatian, bukan pamer pesona.
Wanita itu suka dengan calon suami yang membimbing, bukan yang kekanakan.
Wanita itu suka dengan lelaki yang mandiri, bukan yang bergantung sama kekayaan orang tuanya.
Wanita itu suka dengan lelaki yang soleh, yang bisa menyolehkan istri dan anaknya.
Semoga bermanfaat :)
Setia Furqon Kholid
Jumat, 10 Oktober 2014
Apa yang dibutuhkan istri dari suaminya
Saat merasa ada emosi yang tidak baik, saat kita merasa tertekan dan stres, lebih baik kita berhenti sejenak. Ceritakan pada pasangan kita, dan minta ruang dan waktu untuk kita sendiri untuk merenung dan menyegarkan pikiran dan hati. Sebab, “sadar dan waras” adalah dua kondisi yang kita perlukan beriringan, agar bisa membersamai buah hati kita dengan baik.
Kenapa seorang istri/ibu bisa mudah marah, mudah lelah, mudah merasa tak berdaya dlsb? Boleh jadi salah satu faktornya adalah
“kebutuhan mereka untuk didengarkan” tak terpenuhi.
Iya, karena didengarkan, kebutuhan berbicara, merupakan salah satu kebutuhan emosi utama kita sehari-hari, selain makan, minum, buang air dsb.
Setiap wanita rata-rata punya kebutuhan berbicara 15.000-20.000 kata per hari. Berbeda dengan lelaki yang hanya punya kebutuhan berbicara 7.000-10.000 kata per hari, dan itu pun biasanya sudah terpenuhi di kantornya, melalui presentasi dsb.
Jadi wajar, apabila kebanyakan istri/ibu itu cerewet, bawel, dan lebih senang berbicara dibandingkan suami/ayah; karena memang kebutuhan fitrahnya seperti itu.
Jadi, kebayang kalau misal yang seharuan di rumah, mengurus si kecil, gak ada temen ngobrol, ngerjain urusan rumah tangga yang gak ada habisnya dari mulai bangun tidur sampe tidur lagi. Merasa lelah fisik, hati, dan pikiran.
* * *
Kebutuhan berbicaranya tak terpenuhi bukan hanya sehari, tapi berhari-hari. Hingga menumpuk jadi beban stres yang luar biasa, yang suatu waktu bisa “meledak” dengan menangis, marah-marah, sensitif, dan mudah tersinggung, sampe terus-terusan sering merasa lelah. Hanya karena, kebutuhan fitrah mereka untuk berbicara, untuk didengarkan, tak terpenuhi.
Kebutuhan itu, yang gak bisa didelegasikan dengan cuma berkeliaran di “kepala” saja, tapi memang perlu diucapkan, dilisankan, agar melegakan diri. Ingatkah Anda tentang kisah tukang cukur dan Raja Alexander Agung? Ia hidup tertekan hanya karena tidak bisa berbagi cerita dengan orang lain.
Oleh sebab itu, tips meringankan stres pada seorang istri/ibu adalah : rutin mengajak diskusi pasangan kita, setiap malam sebelum tidur.
Duhai para suami, istri Anda memerlukan Anda untuk menjadi pendengar setia mereka, jadilah tempat bersandar dan berkeluh kesah ternyaman untuknya, agar ia bisa menjalani peran sebagai istri dan ibu yang bahagia.
Kamis, 09 Oktober 2014
Stasiun lama jombang kota
Di pasar legi jombang
Jalur rel kereta 'mati' di Jawa masih menyisakan bekas peninggalan seperti stasiun, pondasi jembatan, rel dan infrastruktur persinyalan, namun untuk haltenya sudah tak berbekas lagi.
Misalnya yang terjadi pada jalur rel Jombang-Pare-Kediri eks Kediri Jawa Timur yang dibangun perusahaan swasta Stoomtram Maatschappij (KSM) yang tak aktif sejak 1981.
Berdasarkan laporan observasi jalur kereta api non aktif lintas Jombang-Pare-Kediri eks Kediri-Stoomtram Maatschappij (KSM) yang dibuat Hari Kurniawan di Javanesche Spoorwegen Observeur 2013, yang kami kutip
Sekarang sebagian bekas peninggalan rel kereta KSM sudah beralh fungsi menjadi pemukiman warga, didirikan bangunan, dibongkar, tertimbun bahkan hilang tak berbekas. Ada yang berbekas seperti stasiun, namun kondisinya sudah berubah menjadi pasar atau toko-toko.
Misalnya Stasiun Jombang Kota yang terletak berdekatan komplek Pasar Legi Kabupaten Jombang ini sekarang telah beralih fungsi menjadi kios penjual buah dan sembako.
Merupakan stasiun yang berada diujung paling utara dari jalur milik KSM dan berbatasan langsung dengan jalur milik Babad-Djombang Stoomtram Maatschappij (BDSM).
Stasiun ini diperkirakan dibangun pada tahun 1897 seiring dibukanya jalur rel dari Jombang (SS) sampai dengan Jombang Kota sejauh 2,7 km pada tahun 1898 dan tersambung juga dengan jalur milik BDSM lintas Jombang Kota sampai dengan Ploso sejauh 10 Km.
Pada tahun 1981, Stasiun Jombang Kota mulai di non-aktifkan bersamaan penutupan total jalur Babad sampai dengan Jombang.
Tanah lapang dari Eks Stasiun Jombang Kota, sekarang sudah berubah menjadi Pasar, sementra itu relnya diperkirakan masih ada dan tertimbun tanah dan bangunan. Papan nama Stasiun yang bertuliskan “Jombang Kota +37 M” masih dapat ditemui di bagian atas samping bangunan stasiun.
Jalur rel kereta 'mati' di Jawa masih menyisakan bekas peninggalan seperti stasiun, pondasi jembatan, rel dan infrastruktur persinyalan, namun untuk haltenya sudah tak berbekas lagi.
Misalnya yang terjadi pada jalur rel Jombang-Pare-Kediri eks Kediri Jawa Timur yang dibangun perusahaan swasta Stoomtram Maatschappij (KSM) yang tak aktif sejak 1981.
Berdasarkan laporan observasi jalur kereta api non aktif lintas Jombang-Pare-Kediri eks Kediri-Stoomtram Maatschappij (KSM) yang dibuat Hari Kurniawan di Javanesche Spoorwegen Observeur 2013, yang kami kutip
Sekarang sebagian bekas peninggalan rel kereta KSM sudah beralh fungsi menjadi pemukiman warga, didirikan bangunan, dibongkar, tertimbun bahkan hilang tak berbekas. Ada yang berbekas seperti stasiun, namun kondisinya sudah berubah menjadi pasar atau toko-toko.
Misalnya Stasiun Jombang Kota yang terletak berdekatan komplek Pasar Legi Kabupaten Jombang ini sekarang telah beralih fungsi menjadi kios penjual buah dan sembako.
Merupakan stasiun yang berada diujung paling utara dari jalur milik KSM dan berbatasan langsung dengan jalur milik Babad-Djombang Stoomtram Maatschappij (BDSM).
Stasiun ini diperkirakan dibangun pada tahun 1897 seiring dibukanya jalur rel dari Jombang (SS) sampai dengan Jombang Kota sejauh 2,7 km pada tahun 1898 dan tersambung juga dengan jalur milik BDSM lintas Jombang Kota sampai dengan Ploso sejauh 10 Km.
Pada tahun 1981, Stasiun Jombang Kota mulai di non-aktifkan bersamaan penutupan total jalur Babad sampai dengan Jombang.
Tanah lapang dari Eks Stasiun Jombang Kota, sekarang sudah berubah menjadi Pasar, sementra itu relnya diperkirakan masih ada dan tertimbun tanah dan bangunan. Papan nama Stasiun yang bertuliskan “Jombang Kota +37 M” masih dapat ditemui di bagian atas samping bangunan stasiun.
Rabu, 01 Oktober 2014
WARISAN IBU
(perspektif ilmu Quantum Biologi Molecular)_
Teori terdahulu menyebutkan karakteristik dan sifat-sifat bawaan seorang anak diwariskan dari ibu dan bapaknya dalam proporsi 50 : 50. Artinya, ayah dan ibu memberikan sumbangan yang sebanding dan setara dalam diri seorang anak.
Akan tetapi, penelitian biologi molekuler terbaru menemukan bahwa seorang ibu mewariskan 75% unsur genetikanya kepada anak, sedangkan bapak hanya 25%. Oleh karena itu, sifat baik, kecerdasan, dan kesalihan seorang anak sangat ditentukan oleh sifat baik, kecerdasan dan kesalihan ibunya.
Sebaliknya, sifat buruk, kebodohan, dan ketidak-taatan seorang anak sangat ditentukan oleh sifat buruk, kebodohan, dan ketidak-taatan ibunya.
Apa yang disabdakan Rasulullah Muhammad SAW, ternyata memiliki kesesuaian dengan fakta ini.
Ketika seorang Sahabat bertanya kepada Baginda Nabi, mana yang harus diprioritaskan seorang anak, apakah ibunya atau ayahnya, beliau pun menjawab, _“Ibumu, ibumu, ibumu...lalu Ayah mu”_. Proporsinya tiga berbanding satu (3:1).
Mari kita lihat lebih jauh. Di dalam sel-sel manusia terdapat sebuah _organel_ yang memiliki fungsi sangat strategis, namanya _mitokondria_.
Organel berbentuk bulat lonjong ini berongga. Selaputnya terdiri atas dua lapis _membran_. Membran dalam bertonjolan ke dalam rongga ( _matriks_ ) dan mengandung banyak enzim pernapasan.
Tugas utama _mitokondria_ adalah memproduksi bahan kimia tubuh bernama *ATP* _(adenosin triphosphat)_. Energi yang dihasilkan dari reaksi ATP inilah yang kemudian menjadi sumber energi bagi manusia.
_Mitokondria_ bersifat semiotonom karena 40% kebutuhan protein dan enzim dihasilkan sendiri oleh gen-nya.
_Mitokondria_ adalah salah satu bagian sel yang memiliki *DNA* _(deoxyribonucleic acid)_ sendiri, selebihnya dihasilkan gen di inti sel.
Sekali lagi, dan ini sangat menarik, mitokondria hanya diwariskan oleh ibu, tidak oleh bapak. Mengapa? Karena mitokondria berasal dari sel telur, bukan dari sel sperma. Itulah sebabnya, investasi seorang ibu dalam diri anak mencapai 75%.
Kita dapat berkata, inilah _*“organel cinta”*_ seorang ibu yang menghubungkan kita dengan Allah Swt dan alam semesta.
Tanpa kehadiran _mitokondria_, hidup menjadi hampa, tidak ada energi yang mampu menggelorakan semangat.
Tanpa _mitokondria_, kita tidak dapat melihat, mendengar, sehingga akhirnya tidak dapat membaca, mencerna dan merasa.
Oleh karena itu, jangan heran jika kontak batin antara ibu dan anaknya sangat kuat dan intens. Jarak sejauh apapun tidak bisa menghalangi sensitivitas hati seorang ibu.
Hal ini memperlihatkan adanya energi cinta yang menembus dimensi. Teori _*superstring*_ yang kita ambil dari ilmu Fisika Quantum dapat sedikit memperjelas hal ini.
Para ilmuwan di MIT, USA, yang tergabung dalam kelompok 18, menemukan sebuah _supersimetri_, yaitu sebuah persamaan matematika yang menciptakan ruang di alam semesta terdiri atas 57 bentuk dalam 248 dimensi. Konsep supersimetri menyebutkan, andai dunia ini dibagi-bagi menjadi bentuk apapun, sebenarnya hanya ada satu titik yang melingkupinya.
Artinya, ilmu pengetahuan menemukan bahwa jarak itu tidak dapat membatasi jiwa dan ruh yang bersemayam dalam satu titik yang sama.
Jika kita menggunakan konsep ini, dimana pun berada, hati seorang ibu selalu berada di titik yang sama.
Itulah sebabnya, apa yang dirasakan anak dan apa yang dirasakan ibu, bioelektriknya berada pada titik yang sama.
_Mitokondria_ nya berada dalam posisi yang sama sehingga titik pertemuannya pun sama. Dengan kata lain, perasaan seorang ibu kepada anaknya bagaikan perasaan dia terhadap dirinya sendiri...
Jadi, saudara-riku tercinta... Jika anda ingin mendapatkan anak yg berkualitas, maka kondisikan sang ibu lebih dahulu agar menjadi pribadi yg berkualitas...
😊❤💕
*الله أكبر!*
*Allahu Akbar!*
Sumber : buku _"The Secret of Mother"_
Langganan:
Postingan (Atom)