Rabu, 30 November 2016

Nafkahi Orang Tua vs Nafkahi Anak Istri

Kesimpulan mengenai kasus terjadinya bentrok/tabrakan antara menafkahi orang tua dan menafkahi istri di kajian Tafsir al-Aisar kemarin adalah: "menafkahi istri dan anak lebih diutamakan dari menafkahi orang tua (jika salah satunya harus dipilih karena tidak bisa dikompromikan keduanya)."

Ilustrasinya:

Anda memiliki uang sejumlah 200.000 yang cukup untuk makan bersama istri/anak selama 3 hari dan kebutuhan penting lainnya. Tapi di sisi lain, ibu bapak Anda adalah orang faqir yang tak lagi berpenghasilan. Juga membutuhkan sekitar itu. Maka kebutuhan istri/anak lebih Anda dahulukan daripada orang tua. Solusi agar orang tua tetap bisa mendapatkan manfaat dari Anda untuk memenuhi kebutuhan mereka adalah meminjamkan (mencarikan pinjaman yang akan kita bayar) untuk mereka uang, atau menjual barang dan hasilnya untuk mereka.

Ini bukan masalah durhaka kepada orang tua. Ini masalah hak yang lebih berat dipertimbangkan, sesuai kaedah yang diterapkan ulama. Menjadi anak dari ayah dan ibu tersebut bukanlah ikhtiyar dan pilihan Anda. Ia murni taqdir kauniy dari Allah. Sehingga: menafkahkan mereka adalah hak Allah. Sebaliknya, menjadi suami bagi istri Anda adalah ikhtiyar dan pilihan Anda. Anda lah yang memilih jadi suami dia dan bapak si anak. Sehingga Anda membuat tanggung jawab.

Sedangkan kaedah yang diterapkan para ulama, di antaranya Imam Malik, adalah: Hak hamba lebih didahulukan daripada hak Allah. Ini juga termasuk urusan muamalah, yang hak hamba bukan sekadar diikutsertakan, melainkan dipertimbangkan lebih berat dan diutamakan. Maka, hak menafkahi anak-istri adalah hak hamba. Dan hak menafkahi orang tua yang tidak mampu adalah hak Allah. Jika bisa menunaikan keduanya, maka itu sempurna. Jika tidak bisa dan harus memilih salah satu dan mengorbankan salah satu, maka hak anak-istri lebih didahulukan.

Semoga ini jelas. Wallahu a'lam.

Status ini hanya berkaitan dengan para suami, bukan istri bukan juga bujangan. Jangan zhalimi anak-istri.

Selasa, 29 November 2016

Mahar Ali : Memantaskan diri untuk Fatimah

Ketika itu kulihat wajah Rasulullah nampak berseri-seri. Sambil tersenyum baginda berkata kepada Ali bin Abi Talib, 'Wahai Ali, apakah engkau mempunyai suatu bekal mas kawin?"

"Demi Allah," jawab Ali bin Abi Talib dengan terus terang, "Engkau sendiri mengetahui bagaimana keadaanku, tak ada sesuatu tentang diriku yang tidak engkau ketahui. Aku tidak mempunyai apa-apa selain sebuah baju besi, sebilah pedang dan seekor unta."

"Tentang pedangmu itu," kata Rasulullah menanggapi jawaban Ali bin Abi Talib, "Engkau tetap memerlukannya untuk meneruskan perjuangan di jalan Allah. Dan untamu itu engkau juga perlu untuk keperluan mengambil air bagi keluargamu dan juga engkau memerlukannya dalam perjalanan jauh. Oleh karena itu, aku hendak menikahkan engkau hanya atas dasar mas kawin sebuah baju besi saja. Aku puas menerima barang itu dari tanganmu. Wahai Ali, engkau wajib bergembira, sebab Allah sebenarnya sudah lebih dahulu menikahkan engkau di langit sebelum aku menikahkan engkau di bumi". Demikianlah riwayat yang diceritakan Ummu Salamah r.a.

Setelah segala-galanya siap, dengan perasaan puas dan hati gembira, dan disaksikan oleh para sahabat, Rasulullah mengucapkan kata-kata ijab kabul pernikahan puterinya,

"Bahwasanya Allah SWT memerintahkan aku supaya menikahkan engkau Fatimah atas mas kawin 400 dirham (nilai sebuah baju besi). Mudah-mudahan engkau dapat menerima hal itu."

Maka menikahlah Ali dengan Fatimah. Pernikahan mereka penuh dengan hikmah walau diarungi di tengah kemiskinan. Bahkan disebutkan Rasulullah sangat terharu melihat tangan Fatimah yang kasar karena harus menepung gandum untuk membantu suaminya.

Dari kisah di atas kita tau, bahwa perlu bertahun-tahun bagi ali untuk memantaskan diri menjadi pendamping hidup Fatimah Azzahra, bahkan ali mencoba mengikhlaskan bila pada kenyataannya kelak Fatimah memang bukan jodohnya.

Senin, 28 November 2016

Ingat !! Menikah Itu Tak Perlu Mewah dan Hamburkan Banyak Rupiah, Yang Penting Sah

 Dinda Qilla


Tak Dapat dipungkiri, pernikahan adalah momen penting yang penuh kesakralan. Saat-saat yang pasti jadi tempat berkumpulnya kebahagian, baik itu untuk kedua mempelai, orang tua, handai taulan sampai teman-teman. Tapi sayang momen ini sering kali jadi ajang menghambur-hamburkan uang. Kebanyakan dari kalian berusaha sekali menggelar acara pernikahan mewah, yang katanya juga ini wujud dari gengsi yang dipunya.

Semakin mewah acara, penilaian baik tentang keluarga kalian pun semakin kuat. Tapi apakah benar esensi nikah itu dilihat dari mewahnya? Bukankah yang paling penting itu sahnya saja. Menggelar acara mewah memang hak kalian semua, tapi sebelum benar-benar terlaksana. Yuk ketahui dulu alasan nikah dengan modal sah tanpa acara terlalu mewah itu sebenarnya sudah cukup. Coba dipikirakan baik-baik ya!

1. Kawin mewah hanya membuat pusing tujuh keliling berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun nutup setoran

Ngurusin sewa gedung lah, ketemu vendor catering lah, fitting baju pengantin lah, sampai urusan nyari-nyari undangan dan suvenir, semua itu bukan hal yang bisa diselesaikan dalam waktu satu bulan. Apalagi kalau kamu ingin acara yang mewah nan sempurna. Nggak heran kalau akhirnya kalian sebagai mempelai merasakan pusing berbulan-bulan memikirkan ini itu.
Kepusingan juga tak lantas berhenti ketika acara pernikahan usai. Kalian nggak bisa memungkiri, jika setelah kemewahan di hari itu kamu dan dia dihadapkan dengan krisis keuangan atau biasa dibilang bangkrut. Sebab kenyataannya, pesta yang mewah harus dibayar juga dengan hutang yang menumpuk di akhir acara. Sampai detik ini, masih yakin mau bikin acara mewah dengan kondisi keuangan yang pas-pasan? Pikirkan lagi sebelum pusing merajai kepalamu.

2. Perkawinan itu momen sakral yang kadar khidmatnya bukan ditentukan seberapa banyak tamu yang datang

Urusan mengundang memang hak kamu, dia dan seluruh keluarga besar yang punya hajat. Tapi apa iya, diharuskan sekali mengundang tamu banyak hingga ratusan. Bukankah kekhidmatan pernikahan kalian benar terasa ketika yang hadir itu hanya orang-orang terdekat saja. Hangatnya momen sakral tak tergantung dengan seberapa banyak tamu undangan.

Bandingkan jika yang datang hanya keluarga kalian masing-masing beserta beberapa kerabat saja. Bukan cuma pengeluaran yang lebih hemat, tapi membangun chemistry dua keluarga pun jadi lebih efektif lagi. Berbeda ketika tamu yang datang ke acaramu hampir setiap orang yang kamu kenal, kadang para tamu malah nggak saling kenal dan ngebikin kikuk.

3. Resepsi sederhana tidak membuatmu menunda ibadah dengan alasan belum cukup modal

Daripada setipa kali ditanya kapan nikah,


jawaban kamu terlalu klise berkaitan dengan keuangan. Kenapa nggak nikah yang sederhana aja? kan nikah itu persoalan sah, yang kalaupun perlu selamatan cukup yang sesuai dengan kemampuan finansial sekarang. Kalaupun bersikeras ingin menggelar acara nikahan yang mewah, harus tunggu berapa tahun untuk melakukan ibadah yang seharusnya sederhana?!

4.Ketimbang nikah mewah tapi menyusahkan orangtua, lebih baik sederhana bukti kemandirianmu

Punya orang tua yang berkecukupan memang bisa diandalkan untuk wujudkan cita-citamu menggelar pernikahan mewah. Toh meminta bantuan hal yang mudah. Namun semudah itu pula kemandirianmu dipertanyakan. Berbeda ketika kamu metuskan untuk menikah dengan sederhana, tapi semua modal murni dari usaha kalian berdua saja. Bukankah itu lebih membanggakan dan tak merepotkan orang tua?

5. Toh mewah tidaknya pesta pernikahan, bukan patokan rumah tanggamu langgeng selamanya

Nikah di harapan semua orang pastinya sekali seumur hidup. Makanya dari sana juga lahir sebuah anggapan, kamu dan dia harus bisa merasakan jadi ratu dan raja dalam semalam. Nikahan kalian harus digelar dengan mewahnya. Padahal kemewahan sendiri belum tentu jadi patokan kelanggengan kehidupan rumah tangga kalian. Percuma juga jadinya, kalau nikahannya sudah mewah tapi ujung-ujungannya malah berpisah.

6. Jika pernikahanmu bertujuan ibadah, mengapa harus gelar pesta megah yang justru cenderung riya'?

Semua orang juga pasti sudah paham, jika nikah itu bagian dari ibadah. Lalu bukankah dalam beribadah itu dilarang ria karena terlihat berfoya-foya?! Coba kamu renungkan lagi, tujuan nikahmu itu benar untuk ibadah dan berbagi kebahagian, atau ada niatan untuk umbar gengsi yang berujung riya. Jangan sampai ibadahmu ini mubazir cuma karena niat yang keluar dari jalurnya.

7. Kawinan mewah perlu budget berpuluh juta, padahal kalau modal sah uangmu masih bisa ditabung buat kehidupan rumah tangga

Sewa gedung bisa sampai 10 juta, baju pengantin dengan segala riasannya paling murah sekitar 5 jutaan, belum lagi catering yang mungkin diatas 10 jutaan, pokoknya semua perlengkapan nikah memang memerlukan budget berjuta-juta. Padahal gaji kamu dan dia sebagai pekerja dalam sebulan tak sampai dari angka 4 misalnya. Mau sampai kapan nabung demi pernikahan mewah? Mau dibuang percuma juga kah tabungan yang sudah terkumpul hanya dalam waktu sehari semalam?

Padahal modal kehidupan rumah tangga setelah pernikahan itu justru jauh lebih besar dari bayangan kalian. Jadi, kalau modal sah justru bisa memberi jaminan atau pegangan secara finansial kepada kamu dan dia, kenapa harus bersikukuh untuk nikah mewah?
Semua memang kembali ke diri masing-masing, atau bisa juga kembali kekeluarga besar kalian. Tapi setidaknya sebelum melangsungkan momen sakral ini, kamu dan dia bisa merundingkan bagaimana baiknya.

Minggu, 27 November 2016

Janji Pernikahan Adalah Awal Bukan Akhir

Janji Pernikahan Adalah Awal Bukan Akhir, Maka…

Beberapa orang menganggap kisah cinta dengan pasangan berakhir setelah selesai mengucapkan janji setia dalam pernikahan. Kenyataannya. Pernikahan adalah awal dari kisah cinta yang sebenarnya. Banyak perubahan yang bisa jadi akan membuat kamu terkejut. Hal tidak terduga tentang pasangan akan banyak kamu temui di awal pernikahanmu.

Berikut adalah tips agar pernikahan yang kamu jalani bersama langgeng dan berjalan menyenangkan. Yuk, simak penjelasannya sebagai berikut:

Bertengkar Bukan Berarti Tidak Cocok

Terlibat perdebatan dengan pasangan dan akhirnya bertengkar bukan berarti kamu tidak cocok dengannya. Perdebatan kecil adalah hal yang biasa dialami pasangan, apalagi di awal pernikahan. Tidak perlu menganggap pertengkaran tersebut adalah sesuatu yang besar. Jadikan hal itu sebagai bumbu manis pernikahan kalian. Masakan tidak hanya butuh gula, tapi juga garam agar lebih gurih. Begitu juga dengan pernikahan butuh pertengkaran kecil untuk menambah romansa kehidupan rumah tangga.

Menerima Hal ‘Aneh’ Pada Diri Pasangan

Di hari pertama pernikahan jangan kaget saat mengetahui si dia ternyata suka mendengkur. Hobi kentut sembarangan dan mungkin sedikit jorok. Jangan jadikan hal ini sebagai bahan pertengkaran. Cobalah untuk menerima hal tersebut. Bukankah setiap manusia memiliki sisi ‘aneh’ masing-masing? Selama hal tersebut bukan sesuatu yang prinsip bagimu, hal itu bukan masalah.

Terikat Bukan Tertekan

Status kalian memang berubah. Menikah bukan berarti membuat kalian harus selalu bersama. Kalian tetap dua orang berbeda dan memiliki kehidupan pribadi masing-masing. Jangan jadikan pernikahan membuat kamu tertekan. Tetap bersosialisasi bersama teman dan menambah pergaulan dengan teman yang sama-sama baru menikah atau sudah lama menikah akan menambah pengetahuanmu.

Sekali untuk Selamanya

Pernikahan adalah janji sakral, yang tentu saja semua berharap terjadi sekali dalam hidup. Pernikahan adalah tentang menjaga komitmen. Maka saat memutuskan menikah tidak ada kata tidak cocok, yang ada adalah terus berjuang atau menyerah.

Nah, demikian 4 hal yang harus kamu perhatikan saat memulai kehidupan baru pernikahan. Menikah akan memberikan banyak warna hidup bagimu. Jadi, apakah kamu sudah siap untuk perubahan tersebut?

Sabtu, 26 November 2016

Kebodohan itu adalah suatu Penyakit,& obatnya adalah bertanya

"kebodohan itu adalah suatu Penyakit,& obatnya adalah bertanya "

Nabi pernah menyatakan kalau "kebodohan itu adalah suatu Penyakit,lalu obatnya adalah bertanya kepada ulama
Abu daud dalam sunannya ,mencantumkan sebuah hadist dari Jabir bin Abdillah ,beliau mengisahkan"Kami pernah mengadakan suatu perjalanan. Pada saat itu ,salah satu dari kami ada yang tertimpa batu sehingga kepalanya terluka parah. Kemudian ornag itu mengalami mimpi basah,Ia bertanya kepada para sahabatnya: “Apakah menurut alian aku mendapat keringanan untuk bertayammum (sebagai pengganti mandi?)  ,Mereka menjawab: “menurut kami,kamu tidak mendapat keringanan. Sebab, Kamu masih bias memakai air”, Ia pun mandi dan akhirnya meninggal.
ketika kami mendatangi nabi Muhammad SAW, dan memberitahu tentang hal tersebut,lalu beliau berseru : Mereka telah membunuhnya, Semoga Allah membinasakan mereka! , Mengapa mereka tidak bertanya,bila tidak mengetahui, Sungguh obat dari kebododohan itu bertanya, seharusnya ia cukup bertayyamum saja ,caranya dengan menutupi bagian yang luka itu dengan secarik kain lalu mengusap atasnya, lalu mengguyur anggota tubuh yang lain dengan air”

Rasul menjelaskan kebodohan itu adalah suatu Penyakit,lalu obatnya adalah bertanya kepada ulama.

dikutip dari buku
Judul asli : Ad Daa wa Dawaa / AL Jawabul Kaafi, Penulis : Imam Ibnul Qoyyim Al Jauziyah, Tahqiq : Syaikh Ali Hasan bin Ali Al halabi Al Atsari,: halaman.6.

Penulisnya Ibnu Qayyim al Jauziyah, adalah seorang ulama tersohor dan penulis buku berbobot yang hidup pada abad ke 8 H. Buku ini berbicara panjang lebar serta sempurna di berbagai masalah tarbiyah dan tazkinatun nufus, mulai dari pentingnya doa bagi seorang hamba serta hubungan doa dengan takdir. Berbicara tentang macam macam maksiat dan bahayanya bagi pelakunya, juga dosa dosa dan pengaruh negatifnya secara langsung di dunia. Berbicara juga tentang hukuman Allah terhadap hambaNya baik itu hukuman Syar’I maupun Qadari, Qalbi maupun Badani, duniawi maupun ukhrawi.

Jumat, 25 November 2016

Jangan Diam Ketika Anak Memukuli Mama karena Kesal

Jangan Diam Ketika Anak Memukuli Mama karena Kesal
     
Tabloid-Nakita.com - Mama dan Papa mungkin kerap melihat kejadian berikut ini: anak memukuli ibunya sebagai ekspresi rasa kesalnya. Ibunya pun ketika disakiti justru diam saja. Eh, kok begitu, ya?

Kita jadi bertanya-tanya, mengapa orangtua membiarkan saja anaknya berperilaku semena-mena, seperti memukul atau menarik rambut mereka. Orangtua seperti ini tidak menyadari bahwa jika ia tidak bersikap tegas ketika anak memukul ibunya, berarti secara tidak langsung ia mengajarkan perilaku tersebut diperbolehkan.

“Anak akan menganggap bahwa ia boleh melakukan hal tersebut, karena dari orangtualah anak-anak belajar mengenai perilaku yang dapat diterima dan tidak dapat diterima oleh masyarakat,” kata Endang Fourianalistyawati, MPsi, dosen dan psikolog dari Fakultas Psikologi Universitas YARSI Jakarta.

Jika perilaku anak memukul ibu dibiarkan, anak akan tumbuh menjadi pribadi yang kasar, suka mem-bully, bahkan menjadi anak yang tidak bisa diatur.

“Dalam perkembangannya, ia mungkin menjadi anak yang kerap melakukan kenakalan karena emosinya mudah tersulut saat  keinginannya tidak tercapai dan sejak kecil tidak diajarkan bagaimana meregulasi emosi dengan baik, agar tidak bertindak semena-mena,” papar Endang lagi. Wah, enggak banget ya?

Mencontoh orangtua
Selain itu, menurut Endang, orangtua sering kali tidak menyadari bahwa mereka sendirilah yang mencontohkan perilaku semena-mena tersebut karena tidak menyadari bahwa perilaku anak memukul ibu tersebut bisa menimbulkan masalah. Misalnya, di rumah Mama dan Papa secara tidak sadar memperlakukan orang-orang yang bekerja di rumah dengan semena-mena—menyuruh sesuatu tanpa memerhatikan bahwa si mbak perlu beristirahat, atau mengabaikan waktu makan siang sopir sembari tetap menyuruhnya mengantar ke sana kemari.

Ingat Mama Papa, anak belajar dari apa yang dilihat, didengar, dan dirasakan oleh orangtua dan lingkungannya. Menurut pakar psikologi perkembangan, Jean Piaget, jika orangtua dan lingkungan berperilaku negatif—baik secara langsung kepada anak maupun tidak—anak akan melakukan proses adaptasi terhadap sikap dan perilaku tersebut menjadi skema baru yang diakomodasi sebagai perilaku mereka.

“Anak belajar bahwa perilaku tersebut ‘boleh’ dilakukan, karena orangtua dan lingkungannya juga berperilaku yang sama,” tandas Endang.

Oleh karenanya, yang pertama sekali perlu dipahami, yaitu kita adalah role model bagi anak. Ini berarti orangtua perlu memberikan contoh yang baik terus-menerus kepada anak. Tentang kebiasaan anak memukul ibunya karena keinginannya tidak dipenuhi, pertama-tama, jangan diam saja ketika si kecil melakukannya.

Narasumber: Endang Fourianalistyawati, MPsi, Dosen dan Psikolog dari Fakultas Psikologi Universitas YARSI, Jakarta

(Amanda Setiorini)

Kamis, 24 November 2016

Istri Yang Ingin Bekerja

Abang, aku mau kerja!”

“Jangan, lah. Kamu di rumah saja. Istri itu di rumah tugasnya :)”

“Itu, tetangga kita, dia kerja!”

“Hehe …, dia itu guru, sayaang. Dia dibutuhkan banyak orang. Yang membutuhkan kamu tidak banyak. Hanya Abang dan anak kita. Di rumah saja, ya.”

“Itu…, tetangga kita yang satunya, yang sekarang sudah pindah ke kampung sebelah, aku lihat dia kerja. Bukan guru. Tidak dibutuhkan banyak orang.”

“Nanti, tunggu Abang meninggal dunia.”

“Apa-apaan sih?”

“Dia itu janda, sayaaaang. Suaminya meninggal satu setengah bulan yang lalu. Makanya dia kerja.”

“Tapi kebutuhan kita makin banyak, Bang”

“Kan Abang masih kerja, Abang masih sehat, aku masih kuat. Akan Abang usahakan, InsyaAllah.”

“Iya, aku tahu. Tapi penghasilan Abang untuk saat ini tidaklah cukup.”

“Bukannya tidak cukup, tapi belum lebih. Mengapa Abang bilang begitu? Karena Allah pasti mencukupi. Lagi pula, kalau kamu kerja siapa yang jaga anak kita?”

“Kan ada Ibu! Pasti beliau tidak akan keberatan. Malah dengan sangat senang hati.”

“Istri Abang yang Abang cintai, dari perut sampai lahir, sampai sebelum Abang bisa mengerjakan pekerjaan Abang sendiri, segalanya menggunakan tenaga Ibu. Abang belum ada pemberian yang sebanding dengan itu semua. Sedikit pun belum terbalas jasanya. Dan Abang yakin itu tak akan bisa. Setelah itu semua, apakah sekarang Abang akan meminta Ibu untuk mengurus anak Abang juga?”

“Bukan Ibumu, tapi Ibuku, Bang?”

“Apa bedanya? Mereka berdua sama, Ibu kita. Mereka memang tidak akan keberatan. Tapi kita, kita ini akan jadi anak yang tegaan. Seolah-olah, kita ini tidak punya perasaan.”

“Jadi, kita harus bagaimana?”

“Istriku, takut tidak tercukupi akan rezeki adalah penghinaan kepada Allah. Jangan khawatir! Mintalah pada-Nya. Atau begini saja, Abang ada ide! Tapi Abang mau tanya dulu.”

“Apa, Bang?”

“Apa alasan paling mendasar, yang membuat kamu ingin bekerja?”

“Ya untuk memperbaiki perekonomian kita, Bang. Aku ingin membantumu dalam penghasilan. Untuk kita, keluarga kita.”

“Kalau memang begitu, kita buka usaha kecil saja di rumah. Misal sarapan pagi. Bubur ayam misalnya? Atau, bisnis online saja. Kamu yang jalani. Bagaimana? anak terurus, rumah terurus, Abang terlayani, uang masuk terus, InsyaAllah. Keren, kan?”

“Suamiku sayang, aku tidak pandai berbisnis, tidak bisa jualan. Aku ini karyawati. Bakatku di sana. Aku harus keluar kalau ingin menambah penghasilan.”

“Tidak harus keluar. Tenang, masih ada solusi!”

“Apa?”

“Bukankah ada yang lima waktu? Bukankah ada Tahajud? Bukankah ada Dhuha? Bukankah ada sedekah? Bukankah ada puasa? Bukankah ada amalan-amalan lainnya? Allah itu Maha Kaya. Minta saja pada-Nya.”

“Iya, Bang, aku tahu. Tapi itu semua harus ada ikhtiar nyata.”

“Kita ini partner, sayang. Abanglah pelaksana ikhtiarnya. Tugas kamu cukup itu. InsyaAllah jika menurut Allah baik, menurut-Nya kita pantas, kehidupan kita pasti akan berubah.”

“Tapi, Bang?!”

“Abang tanya lagi…, kamu ingin kita hidup kaya, apa berkah?”

“Aku ingin kita hidup kaya dan berkah.”

“Kalau begitu lakukan amalan-amalan tadi. InsyaAllah kaya dan berkah.”

“Kalau tidak kaya?”

“Kan masih berkah? Dan…, tahu apa yang terjadi padamu jika tetap istiqomah dengan itu?”

“Apa, Bang?

“Pilihlah pintu surga yang mana saja yang kamu suka. Dan kamu, menjadi sebenar-benarnya perhiasan dunia.”

***

Rasulullah SAW bersabda, “Apabila seorang wanita (istri) itu telah melakukan shalat lima waktu, puasa bulan Ramadhan, menjaga harga dirinya dan mentaati perintah suaminya, maka ia diundang di akhirat supaya masuk surga berdasarkan pintunya mana yang ia suka (sesuai pilihannya),” (HR. Ahmad, Ibnu Hibban dan Thabrani).

“Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita sholehah” [H.R. Muslim]

Rabu, 23 November 2016

KIAT MENCEGAH AUTISME SEJAK DALAM KANDUNGAN


  Selasa, 26 Juli 2016 Editor:  Gisela Niken
     
Tabloid-Nakita.com -  Setiap ibu hamil pasti ingin melindungi janin dari berbagai ancaman seperti ancaman autisme. Beberapa faktor seperti genetika memang tidak bisa terhindari, namun ada beberapa penyebab autisme yang disebabkan oleh lingkungan dan gaya hidup Mama. Berikut cara mencegah autisme sejak dalam kandungan yang perlu Mama ketahui dan lakukan.

Baca juga: 5 fakta yang perlu Mama ketahui untuk mencegah autisme

1.Mengurangi paparan polusi udara
Faktor lingkungan memang menjadi faktor penyebab risiko autisme. Peneliti di Harvard School of Public Health mengungkapkan bahwa ibu hamil yang terpapar polusi udara termasuk pada trimester ketiga memiliki risiko dua kali lipat lahir prematur. Komponen polusi udara yang berasal dari ratusan bahan kimia jadi penyebab utamanya.

2.Menghindari paparan bahan kimia
Selain polusi udara, Mama perlu menjauhi hal-hal yang berbau bahan kimia seperti logam dan pestisida. Mama perlu memilah tempat makan hingga kosmetik yang mudah membuat Mama terpapar oleh bahan kimia. Batasi mengonsumsi makanan dan minuman kaleng hingga makanan yang terbungkus plastik. Selain itu, Mama juga harus menjauhi produk perawatan diri yang memiliki aroma.

Baca juga: Vaksin penyebab anak autis, benarkah?

3.Berhati-hati dalam mengonsumsi obat
Beberapa studi seperti yang diterbitkan dalam Journal of American Medical Association mengungkapkan adanya hubungan antara obat yang ibu hamil konsumsi dengan risiko autisme. Misalnya penggunaan anti-depresan dan valproate akan menyebabkan gangguan neurologis yang berujung pada autisme. Sangat penting bagi Mama hamil untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum Mama mengonsumsi obat-obatan.

4. Perbanyak asam folat
Jangan lewatkan mendapatkan suplemen yang berisi dengan asam folat. Beberapa studi mengungkapkan asam folat yang kurang dapat meningkatkan risiko autisme. Berbagai ahli merekomendasikan wanita hamil untuk mengonsumsi 400-800 mcg asam folat setiap harinya. Sayuran hijau dan susu dapat memenuhi asam folat selama kehamilan.

Baca juga: 5 makanan tinggi asam folat untuk mencegah cacat janin

5.Menjaga agar tidak sakit selama hamil
Tahukah Mama bahwa Mama yang sering sakit saat hamil juga berisiko memiliki anak autisme? Beberapa penelitian telah mengungkapkan adanya hubungan infeksi ibu hamil dengan risiko terjadinya autisme. Untuk mencegah autisme sejak dalam kandungan, ada baiknya Mama menjaga kesehatan dengan pola makan yang sehat dan istirahat cukup.

(Niken/Fit Pregnancy)

Selasa, 22 November 2016

Kata-kata Promo : Sofa Bed

Anda mungkin sudah tidak asing lagi ketika mendengar kata sofa bed .
Ya,memang saat ini sofa bed sedang menjadi idaman orang – orang untuk menghiasi ruang bersantai keluarga di rumah.
Mungkin anda adalah salah satu orang yang saat ini sedang mencari yang menjual sofa bed dengan harga yang murah.
Tepat sekali anda sudah langsung dengan produsen nya ,karena kami adalah salah satu produsen yang berada di kota mojokerto .

Sofa bed yang kami miliki sangat lah aman dan nyaman pada saat digunakan oleh semua anggota keluarga anda,karena kami menggunakan bahan – bahan yang sangat berkualitas seperti bahan kain katun yang lembut pada bagian luar sofa bed dan bahan busa yang tebal dan juga empuk pada bagian dalam sofa bed.
Kami pun memiliki pilihan ukuran dan motif yang sangat banyak,motif yang kami miliki diantaranya adalah, motif karakter, motif batik, motif polka, motif minimalis, dan masih banyak lagi motif – motif lucu dan menarik lainnya yang kami miliki.

Untuk harga sofa bed yang kami tawarkan sangat lah terjangkau sekali .
Jadi tunggu apa lagi?

Ukuran 180 x 120 x 12
Harga 700.000 + Handle,  No Handle 650.000
( Handle ialah pegangan tangan )

Segera hubungi kami untuk pemesanan ..
Kami juga menerima reseller yang ingin bergabung dengan kami .

Hubungi kami untuk informasi & pemesanan :
Whatsapp : 085731203022
Bbm : D01412A0

Senin, 21 November 2016

Yang Bisa Dilakukan Suami untuk Membantu Istri Saat Melahirkan

Yang Bisa Dilakukan Suami untuk Membantu Istri Saat Melahirkan
Oleh Arinda Veratamala.
Data medis direview oleh Thu Truong, PharmD.

Peran suami sangat dibutuhkan dalam proses persalinan, mulai dari persiapan bahkan sampai setelah persalinan. Kehadiran suami di samping istri saat persalinan membawa energi positif bagi istri sehingga proses persalinan bisa menjadi lebih lancar. Walaupun tugas suami tak seberat tugas istri saat persalinan, tetapi tugas suami untuk membantu istri secara fisik dan emosi tak kalah pentingnya.

Hal ini bisa dimulai pada minggu-minggu mendekati persalinan. Jadi, kalau kata orang, suami harus menjadi suami siaga (siap-antar-jaga) jika sudah mendekati hari-hari kelahiran. Ya, ini menjadi kata-kata yang sangat pas untuk menggambarkan bagaimana sang suami bisa membantu istrinya saat persalinan.

Pertama, suami harus sudah menyiapkan segala sesuatunya sebelum hari kelahiran tiba. Kedua, suami juga harus mengantar istrinya ke rumah sakit untuk melakukan persalinan. Ketiga, suami juga harus menjaga istrinya setelah proses persalinan usai, baik di rumah sakit maupun di minggu-minggu pertama setelah kelahiran karena istri masih membutuhkan banyak bantuan untuk melakukan seluruh tugasnya.

Berikut ini adalah hal yang dapat dilakukan suami dalam membantu istrinya saat persalinan.

Menjelang melahirkan

1. Siapkan segala kebutuhan
Kebutuhan yang dimaksud di sini adalah segala barang yang dibutuhkan istri saat persalinan di rumah sakit. Mulai dari baju ganti istri, baju calon bayi Anda, selimut dan bantal jika perlu, perlengkapan mandi, sandal yang nyaman, makanan ringan, buku atau sesuatu yang bisa mengisi waktu luang, kamera jika Anda ingin mengabadikan momen, dan jangan lupa untuk mempersiapkan keperluan Anda sendiri. Semua kebutuhan ini bisa Anda masukkan dalam koper dari jauh-jauh hari, sehingga jika hari kelahiran tiba, Anda sudah siap untuk langsung membawanya.  Jangan lupa untuk membawa semua dokumen yang dibutuhkan untuk administrasi, seperti KTP Anda dan istri, kartu asuransi, dan kartu debit/kredit.

Satu hal lagi yang penting Anda siapkan adalah Anda dan istri sudah sama-sama mengetahui akan melahirkan di mana, di rumah sakit mana atau di bidan mana, dan dengan metode melahirkan apa, normal atau caesar. Sehingga pada saat hari kelahiran tiba, Anda sebagai suami bisa langsung membawa istri ke tempat yang dituju tanpa harus menanyakannya lagi.

2. Bersiap mengantar istri jika tanda-tanda melahirkan sudah mulai terlihat
Pada saat ini kehadiran Anda sangat diperlukan. Istri sedang merasakan sakit dan ingin segera melahirkan, tetapi proses untuk menuju melahirkan itu sangat panjang. Di rumah, mungkin istri sudah mengeluh perutnya terasa mulas, sehingga Anda panik dan langsung membawanya ke rumah sakit tujuan. Namun, tunggu dulu, sebaiknya Anda jangan terburu-buru, bisa saja itu baru merupakan tanda-tanda awal melahirkan, sehingga waktu untuk sampai melahirkan masih jauh. Sebagian besar ibu hamil merasa rumah menjadi tempat yang nyaman untuk menunggu kelahiran daripada harus berlama-lama menunggu kelahiran di rumah sakit.

3. Menemani istri saat mendekati waktu kelahiran
Saat menunggu kelahiran, istri mungkin membutuhkan Anda untuk menemaninya berjalan agar waktu kelahiran cepat datang. Ya, istri sebaiknya melakukan banyak pergerakan, seperti berjalan di lorong rumah sakit untuk memicu melahirkan. Pada saat ini juga, istri pasti merasa gelisah, tugas Anda sebagai suami adalah untuk menenangkan istri dan membuat istri nyaman. Anda bisa membawakan bacaan untuk istri, memperdengarkannya musik, memijatnya, atau hanya sekadar berbicara dan bercanda dengan istri. Buatlah istri melupakan segala kekhawatirannya menjelang persalinan.

Selama proses persalinan

1. Menemani istri saat proses melahirkan
Saatnya tiba! Istri Anda sedang berusaha untuk mengeluarkan bayi Anda. Sebelum Anda menemaninya, sebaiknya Anda sudah mengetahui terlebih dahulu apa saja yang akan terjadi saat proses melahirkan agar Anda tidak terkejut begitu melihatnya. Anda bisa tanyakan ini ke dokter atau ikut kelas ibu hamil sebelumnya.

Saat menemani istri melahirkan, sebaiknya Anda tenang dan memberikan energi positif kepada sang istri agar proses persalinan lancar. Genggam tangan istri dan tatap matanya membuat istri tetap fokus dan merasa lebih tenang saat melahirkan. Tak jarang, mungkin Anda menjadi pelampiasan rasa sakit istri, istri bisa memegang tangan Anda dengan sangat erat, mencakar, dan mencubit Anda. Yang harus Anda lakukan adalah tetap tenang dan terus memberi semangat kepada istri dengan mengatakan hal-hal positif kepadanya.

2. Melihat bayi Anda untuk pertama kali
Melihat proses kelahiran bayi Anda ke dunia dapat menjadi momen berharga bagi Anda. Mendengar suara tangisnya untuk pertama kali membuat Anda sangat senang dan terharu, bahkan mungkin Anda bisa meneteskan air mata. Sesaat setelah bayi lahir, Anda dapat melakukan tugas Anda sebagai suami, yaitu memotong tali pusat bayi Anda dengan tangan Anda sendiri jika Anda menginginkannya, jika Anda tidak ingin, Anda bisa menyerahkannya kepada dokter. Anda juga bisa memeluk dan menggendong bayi Anda pertama kali untuk memberinya kehangatan jika Anda ingin.

Tugas Anda belum selesai

Setelah proses persalinan selesai, bukan berarti tugas Anda ikut selesai. Istri Anda masih membutuhkan bantuan Anda. Saat ini, istri Anda sedang kelelahan setelah melalui proses persalinan yang panjang. Temani ia, ajak ia bicara, suapi ia makanan untuk membantu proses pemulihannya. Setelah bayi lahir, mungkin Anda akan sulit untuk mendapatkan tidur yang cukup dalam beberapa hari ke depan.

Minggu, 20 November 2016

Berapa Uang Kondangan yang Pantas Diberikan?

Serba-serbi Kondangan
Berapa Uang Kondangan yang Pantas Diberikan?
Intan Kemala Sari - wolipop
Foto: Ari Saputra

Do's & Don'ts Kondangan
Jakarta - Di Indonesia, adalah hal wajar jika seorang tamu undangan membawa amplop yang berisi uang sebagai kado pernikahan untuk pengantin. Jumlah yang diberikan pun beragam sesuai dengan kemampuan masing-masing tamu undangan. Namun berapa sebenarnya jumlah uang yang pantas diberikan tamu undangan saat kondangan?

Wolipop sempat melakukan wawancara kepada beberapa orang wanita dan menanyakan berapa jumlah uang yang diberikan saat kondangan. Berikut rangkuman pendapat mengenai jumlah uang kondangan yang pantas diberikan:

"Biasanya aku kasih uang Rp 100 ribu. Tapi kalau yang menikah teman dekat, biasanya kasih kado, patungan sama teman-teman yang lain." - Lusy, 25 Tahun.

"Tergantung seberapa dekat aku sama yang mengundang. Kalau memang dekat, minimal Rp 200 ribu. Tapi biasanya, dekat atau nggak dekat, aku kasih Rp 100 ribu hingga Rp 150 ribu setiap kondangan." - Jani, 26 Tahun.

"Uang kondangan aku tergantung dekat atau nggak sama pengantinnya. Kalau dia orang dekat atau saudaraku, biasanya aku kasih Rp 500 ribu atau kado dengan nilai yang sama." - Sukma, 30 Tahun.

"Aku pukul rata, semuanya sama Rp 150 ribu, mau itu teman dekat atau kenalan biasa saja." - Saskia, 23 Tahun

"Kalau nggak terlalu kenal aku kasih Rp 50 ribu. Dan kalau dekat aku lebih suka kasih barang yang berguna dan bisa dipakai, misalnya peralatan dapur atau bed cover kan lebih bermanfaat." - Mutia, 23 Tahun.

"Zaman sekarang minimal kalau kondangan Rp 100 ribu. Kalau pengantinnya cukup dekat, kayak sahabat atau saudara, minimal Rp 300 ribu." - Tika, 34 Tahun.

Sabtu, 19 November 2016

Cepat Turunkan Berat Badan dengan Diet Dukan



Tabloid-Nakita.com - Mama pasti iti demi melihat selebriti yang badannya ramping, meski kerap menyantap makanan berkalori tinggi. Pengen tahu enggak apa rahasia di balik langsingnya mereka? Ternyata, rahasianya ada pada diet yang mereka terapkan, yaitu diet dukan. Diet dukan adalah diet dengan melakukan suatu pola makan tertentu agar dapat menekan nafsu makan kita secara alami tanpa harus merasakan kelaparan ketika menjalankannya. Diet dukan ini diberi nama dari penemunya yaitu Dr. Pierre Dukan. Dr. Pierre Dukan melakukan penelitian selama 35 tahun untuk mengembangkan Proses Diet yang terbaik. Diet dukan sukses turunkan berat badan dengan cepat. Karena itu, Dr. Pierre memperkenalkan diet ini lewat buku The Dukan Diet, bukunya laris manis dan menempati tempat teratas best seller di perancis. Kate Middleton adalah salah satu publik figur yang sukses menjalani diet ini.

Baca juga: Berat Badan Turun 4 Kilo dalam 3 Hari dengan Diet Militer

Mengenal 4 Tahap Diet Dukan

     Berikut ini adalah 4 tahap cara diet dukan:


1. Fase Attack Diet Dukan


      Fase attack adalah fase serangan protein murni, artinya pada fase ini hanya disarankan makan protein murni. Mama dapat memakan daging atau protein dari daftar makanan di bawah ini tanpa menambahkannya dengan bahan karbohidrat lainnya, yaitu berupa: daging sapi tanpa lemak, daging babi tanpa lemak, daging rusa, burung unta, ayam, kalkun, burung seperti burung puyuh atau ayam hutan, ikan, makanan laut, daging sapi muda, jeroan, kelinci, telur, susu skim, polos yoghurt bebas lemak, bebas lemak Yunani yoghurt gaya, bebas lemak keju cottage dan tahu.


     Di antara daging atau makanan yang berprotein disini yang tidak di perbolehkan adalah daging bebek, daging angsa ataupun daging sapi dan daging sapi atau kambing yang berlemak, dan sangat di larang yang berlemak(berarti juga tanpa santan).

     Untuk fase attack diet dukan ini dilaksanakan selama 3 sampai 10 hari. Imbangi konsumsi protein dengan minum air putih 3 liter sehari. Tujuan dari fase ini adalah untuk menekan nafsu makan secara alami sementara tetap menjaga keadaan kulit dan bentuk otot anda tetap baik.

Baca juga: Diet ini Bisa Menurunkan Berat Badan 7 Kg dalam 7 Hari

2. Fase Cruise Diet Dukan

     Pada fase ini makanan yang dimakan adalah makanan protein murni tanpa lemak ditambah dengan sayuran yang direkomendasikan.

     Adapun sayuran yang di rekomendasikan antara lain:
Asparagus, Ubi bit (ubi kayu dan ubi jalar tidak boleh), Brokoli, segala macam kubis atau kol, wortel, seledri, chicory, cukini, mentimun, adas, kacang-kacangan termasuk tahu dan tempe, Daun bawang, Semua jenis Jamur yang baik dimakan, daun Bawang/ bawang, palm hati, peppers, labu, lobak, daun salad/ selada, kacang soya, bayam, tomat, lobak

Untuk sayur wortel, bit dan artichoke agar dibatasi karena kandungan karbohidrat (zat gula) yang tinggi di dalamnya dapat memperlambat penurunan berat badan anda. Sehingga untuk sayuran ini agar digunakan cuman satu porsi dalam 1 minggu.
   
     Diyakini pada fase ini berat badan Mama dapat turun 1 pon dalam 3 hari, atau 900 gram per satu minggu. Laksanakan fase attack selama 3-10 hari kemudian fase cruise selama 1 minggu. Laksanakan silih berganti hingga anda mendapatkan berat badan anda yang anda inginkan, kemudian lanjutkan dengan fase konsolidasi.

Baca juga: Turunkan Berat Badan 7 Kilo Dalam Seminggu Dengan Diet Sehat ini

3. Fase Konsolidasi Diet Dukan.
   

    Setelah mencapai berat badan yang diinginkan (ideal), maka Mama harus menerapkan terlebih dahulu fase konsolidasi Diet Dukan. Kegunaannya adalah untuk mencegah pola makan yang berlebihan sebagai suatu upaya oleh tubuh untuk mengembalikan berat badan yang hilang.

     Peraturan yang harus dipenuhi untuk fase ini adalah, orang yang telah melaksanakan diet pada fase satu dan dua diet dukan yang telah mengalami penurunan berat badan, harus menjalani fase ini selama 10 hari di fase konsolidasi untuk 1 kg berat badannya yang berkurang. Misalkan berat badannya sudah turun 5 kg, berarti harus menjalani fase konsolidasi selama 50 hari.

     Menu yang di perbolehkan untuk Fase konsolidasi adalah:
     a. Semua makan berprotein tanpa lemak di fase attack diperbolehkan
     b. Semua sayuran di fase cruise diperbolehkan
     c. Buah seberat 200 gr, 1 porsi per hari kecuali buah alpokat, pisang, anggur dan ceri. Karena buah ini tinggi kandungan karbohidratnya.
     d. Keju diperbolehkan 2 iris tipis, 1 porsi perhari.
     e. Roti gandum/ roti tawar, 2 iris= 56g, 1 porsi per hari
     f. karbohidrat (nasi, gandum atau kentang) 280 g= 2 porsi perminggu

Baca juga: Ternyata beda orang beda pula dietnya. Mama yang sukses jalani diet A, belum tentu sukses bila dijalani mama lainnya. Simak rahasia diet sukses dari Dr. Irsyal Rusad. Sp.PD

4. Fase Stabilisasi Diet Dukan


     Setelah menjalani fase konsolidasi, berat badan akan stabil, kemudian anda dapat kembali makan seperti biasa, namun tentunya dengan memenuhi beberapa ketentuan untuk tetap dapat mempertahankan berat badan anda. Aturan terakhir dari diet dukan ini, yang perlu anda terapkan adalah:

* Menerapkan satu hari dalam seminggu untuk melaksanakan diet protein murni seperti pada fase attack seumur hidup Mama.
* Olahraga naik tangga bila memungkinkan
* Mengonsumsi 3 sendok makan dedak gandum perhari.

Baca juga: Langsing Usai Melahirkan Tanpa Olahraga dan Diet Ketat

(Ipoel/dietdukan.blogspot/berbagai sumber)

Jumat, 18 November 2016

Berikut Ini Istilah Makanan Mengandung Daging Babi Yang Harus Kamu Ketahui!


FOOD FOR FUN, HIGHLIGHT, PEOPLE
SEPTEMBER 13, 2016

Sintya
I don't drink coffee, so let's have a cup of tea or two, maybe?
Website
Buat kamu yang memang ngga mengonsumsi daging babi, yuk mulai lebih cermat lagi sebelum memilih menu makanan di beberapa tempat makan. Berikut ini adalah istilah dalam makanan yang mengandung daging babi yang harus kamu simak dan pahami. So, kalau kamu menjumpai beberapa makanan dengan istilah ini, kamu bisa lebih berhati-hati kan?

Pork

Photo source: bago.jakarta
Istilah yang pertama dan paling banyak ditemui adalah pork, kayak nama menu dari Bago Jakarta, yaitu Crispy Pork Belly Sambal Matah. Dari namanya aja sudah keliatan kan guys kalau menu makanan ini mengandung daging babi.

Swine

Photo source: natdonuts.blogspot.com
Swine adalah sebutan untuk daging babi dari semua jenis babi yang ada. Salah satu restoran yang punya menu Swine adalah H Gourmet & Vibes. Jangan sampai salah pesan ya guys!

Bacon

Photo source: www.culinarybonanza.com
Meskipun bacon juga bisa dipakai untuk daging sapi yang dikeringkan atau diasap, tapi sebagian besar orang menyebut bacon sebagai sebutan daging babi yang diasap atau dikeringkan. Kayak menu yang ada di St.Ali Jakarta yaitu Waffles with Bacon & Maple Syrup contohnya. Menu ini adalah menu waffle yang diatasnya diberi irisan bacon babi.

Char Siu

Photo source: @y0ungmango
Char siu adalah daging babi yang dimasak merah, atau biasanya juga dipakai untuk menu barbeque. Makanya, kalau nemu menu yang ada istilah char siu-nya, berarti makanan itu mengandung daging babi.

Cu Nyuk

Photo source: @anak__kucing
Kalau Cu Nyuk adalah daging babi yang biasanya banyak ditemukan dalam masakan seperti bubur atau siomay. Jangan sampai salah pesan dan salah makan ya!

Yakibuta

Photo source: @bee.jay.jarin
Sajian dari daging babi hampir mirip dengan char siu dan biasanya dijadikan topping ramen.

Dwaeji

Photo source: @xvrlum
Dwaeji adalah sebutan daging babi dalam bahasa Korea. Biasanya banyak ditemukan dalam menu bulgogi atau galb. Siapa yang suka makan makanan Korea? Jangan sampai salah pesan nih ya…

Tonkotsu

Photo source: @chiffon_quilt
Tonkkotsu adalah sajian dari irisan daging babi yang digoreng pakai tepung panir sampai crispy. Atau biasanya juga ditemukan sebagai topping ramen.

Nasi Goreng Merah

Photo source: www.perutgendut.com
Meskipun namanya ngga ada unsur babi sama sekali, tapi kamu harus waspada kalau nemuin menu Nasi Goreng Merah yang ada di RM. Irtim Makassar karena nasi goreng merah ini mengandung potongan daging babi lho!

Sebenarnya masih banyak banget istilah makanan yang mengandung babi kayak lard, B2, rou, nibuta, ham, hog, dan berbagai istilah lainnya yang harus kamu pahami biar ngga salah pesan.

Let us know what you think?18 comments




Syah SparrowSeptember 25, 2016 17:49
Informatif bgt! Makasih ya udah ngasih tahu kami kami yg ga boleh makan babi. Kalo ada yg part 2 nya bagus nih. Ini namanya toleransi. Saling ngehormatin. Makasih 😊


Leo SaragihSeptember 24, 2016 12:40
Makanan enak semua ini.
..


Leo SaragihSeptember 24, 2016 12:38
M


Indyana PutraSeptember 23, 2016 11:40
setahu saya, char siu itu nama bumbunya.. jadi ada juga bebek char siu..
memang pada umumnya yang dijadikan masak char siu itu daging babi..
mungkin ada yang bisa menambahkan....


Dyah AlifdaSeptember 21, 2016 13:48
'buta' dalam bahasa jepang artinya babi, jadi apapun yg mengandung kata 'buta' berarti dari daging babi *cmiiw


https://www.qraved.com/journal/people/berikut-ini-istilah-makanan-mengandung-daging-babi-yang-harus-kamu-ketahui/?utm_source=Facebook&utm_medium=CPA&utm_content&utm_campaign=Brand+Awareness+-+QRAVED+Lookalike+10%25&fbaid=6059505727995

Kamis, 17 November 2016

Iri dengan Kawan Karena Suaminya Baik

"Mba ari, aku iri denganmu krn aku dan suamiku tak seromantis seperti mba ari dan suami."
Ujar seorang kawan ketika kami bertemu.

"Yg mba gendong itu siapa mba?" Tanyaku tersenyum.

"Anak saya mba." jawabnya terheran dg pertanyaan saya.

"Mba iri dengan saya dan suami, padahal Allaah telah limpahkan seorang anak yg lucu, mungil dan amat menggemaskan." Saya menjawab sambil menatap si kecil. "Sedangkan Allaah belumlah memberikan kami buah hati." imbuh saya ☺😊

Dimana Rasa Syukur kita?^^
Sedangkan Allaah tak pernah keliru dalam memberikan nikmat dan ujian Nya 💙💙

Asiyah diuji dengan suami sekejam Fir'aun, Nabi Nuh diuji dengan Istri yg durhaka,
Nabi Zakaria beserta istrinya diuji dengan penantian buah hati yg lama,
Nabi Muhammad Shalallaahu 'alaihi Wasaalam beserta keluarganya memilih hidup dalam kefaqiran dan bersabar atasnya,
Dan 'Aisyah Radhiyallaahu'anha tidak pernah melahirkan seorang anak.
Maa syaa Allaah.....

Bila Para Nabi dan wanita² Shalihah terdahulu diuji dengen sedemikian rupa, padahal mereka adalah orang² terpilih yg telah Allaah jaminkan surga, lalu bagaimana dengan kita? ☺☺

Tidak perlu mencibir bila melihat saudara saudari kita berbagi bahagia rumahtangganya,
Tidak perlu mengejek pula bila mengetahui rumahtangga saudara saudari kita tengah teruji.

Tidak perlu menyinyir bila melihat saudara saudari kita berbagi kisah lucu anak²nya,
Tidak perlu pula menyindir saudari² kita yg belum diberikan buah hati.

Tidak perlu iri dan dengki bila ada saudara saudari kita yg berbagi kisah sukses bisnis dan omsetnya yg melimpah,
Tidak perlu pula menganggap remeh saudara saudari kita yg belum berhasil dalam bisnis dan usahanya.

Lihatlah Para Nabi dan Rasul,
Lihatlah para wanita mukminah terdahulu,
Ujian mereka tak sama, ujian mereka masing², keadaan mereka berbeda, namun mereka mampu bersyukur akan nikmat yg Allaah beri dan bersabar akan ujian yg Allaah beri.

Jangan biarkan diri memendam kedengkian ketika melihat kenikmatan yg didapat orang lain, karena itu akan membuat kita lupa akan nikmat Allaah yg diberikan kepada kita.

Berbahagia, tanpa merendahkan oranglain.
Berbahagia, bila melihat saudara saudari kita merasakan kenikmatan.
Dan Turut merasakan duka bila saudara saudari kita dilanda kedukaan.

Jagalah hati kita, jagalah kebersihannya, agar hati kita tak mudah merasa sakit dan terjangkiti penyakit hati. Sehingga kita selalu memandang dan melihat kebaikan serta sisi positif dari apa yg diposting saudara saudari kita. ^__^

Bila ada yg keliru, bila ada yg bikin hati ga sreg, bila ada yg bikin hati ga seneng, inboklah, japrilah, dan sampaikan nasehatmu dengan penuh cinta dan kasih sayang.

Berbagi kebahagiaan itu fitroh asalkan tidak melampui batas, karena bagaimanapun ada hati yg harus kita jaga.

'afwan wa baarakallaahufiikum^^

'abdaturrahman :
Ari Ummu Irhabiy

Rabu, 16 November 2016

Doa Memohon Agar Barang Yang Dicuri Dikembalikan

Simpan Doa Ini Untuk Digunakan Bila Perlu

 02/10/2016  Putri Octavia
Kehilangan barang berharga tentu membuat gusar. Entah hilang karena lupa atau mungkin hilang karena dicuri. Mungkin barang itu adalah sesuatu yang sangat berharga seperti perhiasan emas berlian, mobil, motor, atau uang. Segala cara dan usaha pasti akan ditempuh untuk menemukan atau mengembalikan barang yang hilang yang mungkin dicuri itu.

Sayangnya banyak yang pergi ke dukun untuk mengembalikan barang yang hilang tersebut. Padahal ada Allah tempat kita mengadukan permasalahan kita. Allah maha kuasa untuk mengembalikan sesuatu yang hilang. Tentu saja…

Nah, untuk mendapatkan kembali barang yang telah dicuri oleh pencuri, anda bisa mengamalkan amalan doa di bawah ini:  1. Anda harus  mengetahui barang yang telah dicuri oleh si pencuri.2. Setelah anda mengetahui barang yang dicuri, barulah anda membaca Al-Fatihah sebanyak 7 kali.3. Setelah membaca Al-Fatihah sebanyak 7 kali, maka lanjutkan dengan membaca surat al-Ikhlas (Qulhu Allahu Ahad)  sebanyak 7 kali.4. Baca shalawat Nabi 7 kali seperti dibawah ini.

5. Bacakan: Ya Allah sebanyak 3 kali.6. Bacakan asmaul khusna  dibawah ini sebanyak 119 kali.

7. Kemudian ucapkan seperti berikut dalam doa:”Ya Tuhanku, aku mohon supaya dikembalikan barang (Nama barang yang hilang) yang telah dicuri secepat mungkin”.Setelah anda lakukan mengikuti cara-cara yang diterangkan diatas, InsyaAllah anda akan mendapat kembali barang yang telah dicuri.Ada tambahan doa lagi yang bisa anda baca:


اللّهُمَّأجِرْنِيفِيْمُصِيْبَتِيْوَاخْلُفْنِيْخَيْرًامِنْهَا

ALLAHUMMA AJIRNI FII MUSIIBATII WAKHLUFNI KHOIRAN MINHA

Ya Allah berilah ganjaran atas musibah yang menimpaku ini, dan gantilah dengan yang lebih baik daripadanya..”

Itulah doa yang bisa anda panjatkan untuk mengembalikan barang yang dicuri atau hilang entah karena sebab apa.

Atau, Anda bisa membaca do’a berikut ini:

Jangan pergi ke dukun, karena disamping dosa, hal itu hanya akan membuat anda semakin rugi. Semoga bermanfaat.

Selasa, 15 November 2016

Baca Empat Ayat Ini Agar Proses Melahirkan Berlangsung Mudah

Proses melahirkan merupakan bagian paling berat yang harus dihadapi oleh ibu yang tengah mengandung. Dibutuhkan pengorbanan yang sangat luar biasa dari seorang ibu ketika menjalani proses ini. Bahkan mereka harus mempertaruhkan nyawa untuk melahirkan sang buah hati.

Meskipun sudah melakukan berbagai cara untuk mewujudkan persalinan normal yang mudah dan lancar. Tidak jarang banyak ibu yang mengandung akhirnya terpaksa dioperasi karena sulitnya menjalani persalinan.

Ternyata, di dalam Al-Qur’an ada beberapa ayat yang apabila dibaca agar bisa melahirkan dengan mudah. Ayat apa sajakah itu? Berikut ini ulasan selengkapnya untuk kaum muslimin agar bisa diamalkan.

1. QS. Ar-Ra’d: 8
Ayat pertama yang bisa dibaca untuk memudahkan ibu ketika hari persalinan terdapat dalam QS. Ar-Ra’d ayat 8.

“Allah mengetahui apa yang dikandung oleh setiap perempuan, dan kandungan rahim yang kurang sempurna dan yang bertambah. Dan segala sesuatu pada sisi-Nya ada ukurannya”

Tidak seorangpun yang telah ditetapkan berumur panjang, kecuali telah ditetapkan Allah lebih dahulu dan tertulis di Lohmahfuz, tidak akan bertambah dan tidak akan berkurang. Oleh sebab itu, ketika dalam masa persalinan senantiasalah berdoa hanya kepada Allah SWT agar diberi kemudahan. Sebab Allah adalah Dzat yang Maha Mengetahui segala sesuatu.

2. QS. Fathir: 11
Ayat yang harus dibaca selanjutnya ketika hendak ataupun dalam proses persalinan adalah QS. Fathir ayat 11. Allah Ta’ala berfirman yang artinya:

“Dan Allah menciptakan kamu dari tanah kemudian dari air mani, kemudian Dia menjadikan kamu berpasangan (laki-laki dan perempuan). Dan tidak ada seorang perempuanpun mengandung dan tidak (pula) melahirkan melainkan dengan sepengetahuan-Nya. Dan sekali-kali tidak dipanjangkan umur seorang yang berumur panjang dan tidak pula dikurangi umurnya, melainkan (sudah ditetapkan) dalam Kitab (Lohmahfuz). Sesungguhnya yang demikian itu bagi Allah adalah mudah.”

Dalam ayat ini, Allah SWT menerangkan mengenai kejadian Adam yang diciptakan langsung dari tanah, kemudian keturunannya dijadikan dari mani yang pada hakikatnya juga berasal dari tanah, karena mani itu berasal dari makanan dan makanan yang berupa beras, sayur-sayuran dan lain-lain berasal dari tanah. Kemudian mereka dijadikan berpasang-pasangan, terdiri dari laki-laki dan wanita. Tidak seorang perempuan yang mengandung atau melahirkan kecuali semuanya diketahui oleh Allah SWT, tidak ada yang tersembunyi bagi-Nya. Oleh sebab itu, serahkan semua kepada Allah dan percayalah bahwa Allah selalu memberikan yang terbaik bagi hamba-Nya.

3. QS. An-Nahl: 78
Ketika hendak melahirkan atau sedang dalam prosesi lahiran, bacalah QS. An-Nahl ayat 78 ini agar Allah memudahkan segala sesuatunya. Allah SWT berfirman yang artinya:

“Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu pun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur.”

4. QS. Al-Zalzalah: 1 - 8
Ayat terakhir yang dianjurkan untuk dibaca ketika menghadapi persalinan agar dimudahkan terdapat dalam QS. Al-Zalzalah ayat 1-8. Allah SWT berfirman yang artinya:

“Apabila bumi digoncangkan dengan goncangan (yang dahsyat), dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung)nya, dan manusia bertanya: “Mengapa bumi (menjadi begini)?”, pada hari itu bumi menceritakan beritanya, karena sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang sedemikian itu) kepadanya. Pada hari itu manusia ke luar dari kuburnya dalam keadaan bermacam-macam, supaya diperlihatkan kepada mereka (balasan) pekerjaan mereka, Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula.”

Demikianlah ulasan mengenai empat Ayat yang dianjurkan untuk dibaca agar bisa melahirkan dengan mudah. Selain itu, agar mempermudah prosesi persalinan, mintalah kepada suami untuk melakukan amalan-amalan berupa Sholat Fardlu atau Sholat Hajjat adalah Surat Al-Fatihah, Surat Maryam, Ayat Kursi dan perbanyak membaca Istighfar, Sholawat Nabi dan Hamdalah. Semoga ayat-ayat tersebut bisa membuat ibu dan janin dalam kandungan semakin dekat dengan Allah serta diberi kemudahan dalam melahirkan.

Senin, 14 November 2016

Gaun Menyapu Lantai

"Mbak, mau nyapu jalan ya? Itu lho gamisnya kepanjangan, sampai ke tanah.”

"Sudah lebar, panjang pula. Apa ga kotor? Kalau kena najis di jalan gimana? Ga sah donk kalau pakaiannya dipakai sholat.”

“Iiiih… Jadi muslimah kok jorok sih? mbo’ panjangnya yang biasa aja. Ga usah berlebihan. Biar ga kotor,kamu pasti sering denger komentar kayak gini bukan?

Ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menerangkan mengenai bagian bawah pakaian, Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha berkata kepada Rasulullah, “Lalu bagaimana dengan pakaian seorang wanita wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Hendaklah ia mengulurkannya satu jengkal,” Ummu Salamah berkata, ‘Jika demikian masih tersingkap ” Satu hasta saja dan jangan lebih dari itu,” jawab beliau. (HR. At Tirmidzi. Hadits hasan shahih)

Dari hadits di atas dapat ditarik dua kesimpulan, yaitu:

Pertama, bahwa seorang wanita wajib menutup kedua telapak kakinya dengan pakaiannya.

Kedua, boleh hukumnya memanjangkan pakaian bagi seorang wanita dengan ukuran sebagaimana telah dijelaskan hadits di atas.

Nah Jadi Sudah Tahukan Ukhty Kalau Jilbab Menyapu Jalan Itu di Perintahkan..! Lalu Apa Tidak Kena Najis..? Tidak Sah di Pake Shalat Donk...?

Dari seorang ibu putra Ibrahim bin Abdurrahman bin ‘Auf bahwa ia pernah bertanya kepada Ummu Salamah istri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, ‘Sesungguhnya aku adalah seorang perempuan yang biasa memanjangkan (ukuran) pakaianku dan (kadang-kadang) aku berjalan di tempat kotor?’ maka Jawab Ummu Salamah, bahwa Nabi pernah bersabda, “Tanah selanjutnya menjadi pembersihnya.” (HR. Ibnu Majah, Imam Malik dan Tirmidzi. Hadits shahih)

Nah Jadi Jika Kena Najis Maka Langkah Kaki Selanjutnya Membersihkan Najis .

Sudah Tahu Kan Sekarang..?

Lalu apa Sih Namanya Jilbab yang Menyapu Tanah Itu..? Namanya "Irkha"

Semoga bermanfaat... 😊😊
Jadi ngga penasaran lgi kan temanku knpa jilbabku panjangnya hingga mnyapu jalan menurutmu??

#tookfromfriend
Im sorry not so remember from who's.
#jilbabkupanjangjilbabkusayang
#lovesyari
#lovesunnah
#loveAllah
#ummuquinsha

Minggu, 13 November 2016

3 Keputusan Seputar Pernikahan yang Bisa Bikin Kamu Telat Kaya



Tak sedikit orang yang mampu menjadi kaya raya di usia muda. Sudah memiliki mobil bahkan membeli rumah di umur yang belia. Di sisi lain, ada yang baru mencapai masa jaya di usia yang tak lagi muda. Semua tergantung bagaimana perjuangan mereka dan bagaimana mereka memanfaatkan kesempatan yang ada.

Tapi, tahukah kamu, keputusan terkait pernikahan juga mempengaruhi kesuksesan seseorang. Jika kamu ingin lebih cepat sukses, hindari 3 keputusan seputar pernikahan yang dapat menghambat cepat kaya berikut ini.

Menikah terlalu tua

Bayangkan jika kamu telat menikah. Akibatnya, di usia 30-an kamu akan sibuk dengan anak-anakmu yang masih kecil dan membutuhkan perhatian lebih banyak. Andaikan kamu menikah lebih cepat, di usia 30-an anak-anakmu sudah cukup besar. Dengan begitu kamu punya lebih banyak waktu untuk fokus dan serius pada pekerjaan atau bisnismu.

Memang, jodoh itu di tangan Tuhan. Namun, kamu juga tidak bisa tinggal diam menanti jodohmu datang. Kamu harus berusaha sambil terus berdoa agar Tuhan segera mengirim jodoh terbaik untukmu. (Baca juga: Empat Kesalahan yang Bisa Bikin Bisnismu Gagal)

Terlalu banyak anak

Memiliki banyak anak kelihatannya menyenangkan, tetapi itu semua harus diimbangi dengan pemasukan yang memadai. Jangan sampai kamu hanya merasa senang saat anak-anak masih kecil, sedangkan saat mereka tumbuh lebih besar dan membutuhkan lebih banyak lagi biaya, kamu dan pasangan  kelabakan.

Intinya, rencana memiliki anak harus disesuaikan dengan kemampuan. Jangan memaksakan diri. Begitupun dengan hewan peliharaan yang kerap dianggap seperti anak, memaksakan diri memelihara hewan yang membutuhkan perawatan mahal justru akan menguras pengeluaran. Kecuali, kamu punya cukup penghasilan untuk urusan yang satu ini. (Baca juga: 6 Tanda Kalau Kamu Layak Jadi Pebisnis Sukses)

Hanya punya satu sumber penghasilan

Rumah tangga yang memiliki lebih dari satu sumber penghasilan tentu saja berpotensi lebih cepat mengumpulkan pundi-pundi kekayaan. Jika hanya ada satu sumber penghasilan, maka pasangan harus betul-betul pandai mengatur keuangan agar tidak jatuh miskin.

Saat pendapatan terasa masih kurang, cobalah mencari peluang untuk bisnis atau pekerjaan sampingan. Banyak kesempatan terbuka apalagi di era seperti sekarang ini, hanya dengan bermodalkan ponsel pintar dan kuota internet misalnya, kamu sudah bisa membuat toko online sendiri.

Sabtu, 12 November 2016

Hukuman yang Pantas untuk Anak 3 Tahun


Tabloid-Nakita.com - "Bu Mayke, saya ingin bertanya, apa hukuman yang bisa diberikan pada anak 3 tahun apabila tidak dapat diingatkan? Apakah berdiri di satu pojok tertentu selama beberapa menit (time out) seperti yang dicontohkan dalam reality show "Nanny 911" cukup efektif? Mohon pendapat Ibu Mayke. Terima kasih. (Endah – Bogor)

Salam kenal, Bu Endah. Reality show "Nanny 911" tidak selalu cocok diterapkan pada anak-anak, sebab bergantung pada berbagai faktor, antara lain, ketegasan dan konsistensi orangtua ketika melaksanakan hukuman, siapa saja yang berperan dalam pengasuhan anak, kepribadian anak. Demikian pula, apakah time out bisa menjadi hukuman yang pantas untuk anak 3 tahun di Indonesia.

Anak usia toddler (sekitar 18 – 36 bulan), karena belum mencapai kematangan dalam perkembangan otak, maka sulit mengendalikan diri. Tindakan mereka bersifat spontan, apa yang diinginkan dan dipikirkan, langsung diucapkan atau dilakukan. Mereka belum mampu dengan baik menimbang-nimbang, apa yang dipikirkan dan dirasakan oleh orang lain, karena itu sangat wajar kalau anak-anak usia ini “lupa” pada pesan orangtuanya dan mengulang perbuatan yang dilarang.

Akan tetapi dengan beranjaknya usia, otak semakin berkembang untuk mencapai kematangan, dan melalui pengarahan, bimbingan dari orangtua mengenai aturan-aturan yang perlu diikuti oleh anak, maka lambat laun si kecil semakin mampu mengendalikan dirinya (meregulasi diri/regulasi emosi).

Saya ingin menyatakan, wajar kalau anak batita dan balita suka nyeleneh, sulit diatur atau diberi tahu. Menjadi tugas orangtua/orang dewasa untuk mengarahkan anak agar bisa menjadi manusia yang mampu mengendalikan dirinya dan bekerja sama dengan orang lain.

Bagaimana caranya? Tentu saja dengan memberitahukan, kenapa dilarang dan memberikan pilihan lain. Sering kali orangtua lupa bahwa anak di usia ini ingin mencoba banyak hal, yang kadang membahayakan dirinya atau orang lain, namun dia belum mengerti sepenuhnya.

Di lain sisi, orangtua lupa, keinginan anak perlu disalurkan agar keingintahuannya bisa dipuaskan, dalam rangka mendapatkan pengalaman yang sangat berharga untuk hidupnya, melatih kemampuan dan ketrampilan dasar.

Jadi, untuk mengatasi perilaku anak Ibu, lebih baik berikan alternatif lain yang boleh dia lakukan dan tidak selalu melarang dan menghukumnya. Sebagai contoh, anak suka sekali main air. Main air dapat diarahkan dengan menyuruhnya menyiram tanaman, atau mencuci sepedanya. Memberantakkan peralatan dapur, dapat disiasati dengan memberikannya peralatan dapur yang aman dilengkapi dengan sayur atau bahan makanan yang bisa dia olah dengan caranya sendiri.

Diharapkan anak mempunyai pengalaman belajar sesuatu yang baru dari keingintahuannya, merasa dirinya dimengerti oleh orangtuanya. Ayah-ibunya pun tidak usah sering-sering menghukum, memarahi anak, dan menjadi stres sendiri. Jadi, tak perlu lagi memikirkan apa hukuman yang pantas untuk anak 3 tahun.

Narasumber: Dra. Mayke S. Tedjasaputra, MSI, Play Therapist dan Star Pengajar Fakultas Psikologi UI

Tagging Artikel
#hukuman untuk anak 3 tahun #hukuman untuk anak batita Tentang

Jumat, 11 November 2016

Anger Management, Cegah Ibu menyakiti anak saat kelelahan



Saat membaca bukunya Mba Grace Melia berjudul Letters To Aubrey (Kumpulan surat seorang Ibu untuk putrinya yg berkebutuhan khusus akibat terinfeksi virus rubella saat hamil) ada surat berjudul : Mami Marah ke Ubii… Maaf :( :( :(

Surat tersebut berisikan penyesalan Mba Grace karena marah pada Ubii yang sulit makan di mana Mba Grace menyiapkan berbagai makanan menu MPASI homemade yang selalu ditolak dan kelelahan. Ah Mba Grace, you’re not alone… Pagi ini saya flashback kesalahan2 yang saya buat 8 tahun lalu. Mengasuh, merawat, mendidik anak sejak bayi sendirian memang perlu stok sabar yg tidak ada batasnya. Stok sabar perlu jadi kuadrat bila Ibu dikaruniai anak2 spesial, berkebutuhan khusus, menderita penyakit yang perlu perawatan jangka panjang.

Anak saya Yusuf, dengan penyakit Hirschprungnya, apapun yang ditelannya langsung muntah proyektil (menyemprot). Pasca disusui hingga kedua payudara saya lembek, langsung byurr… muntah mengotori dinding, kasur, dll disusul rewel karena kesakitan perutnya kembung dan sulit bab. Kemudian Yusuf bolak balik sesak napas, menderita pneumonia hingga bolak balik dirawat di RS.

Ketika Yusuf sudah mulai menerima MPASI (Makanan Pendamping ASI) pun sama, muntah proyektil karena tidak ada dokter yang bisa mendiagnosis apa penyakit Yusuf hingga usianya berusia 1 tahun. Plus nya Yusuf menderita TB (Tuberkulosis), mengkonsumsi si obat merah yang kabarnya sangat pahit, dan cerita para penderita TB dewasa itu kehilangan nafsu makan. Subhanallah dengan ASI eksklusif saat itu Yusuf tidak menderita gagal tumbuh, kurva pertumbuhan berat badan (BB) nya masih normal.

Saat kelelahan mengurus Yusuf, saya mengandung Ibrahim. Mengandung Ibrahim menyebabkan penyakit syaraf HNP saya makin parah, bahkan tidur pun saya kesakitan. All at once, ternyata suami saya dikirim tugas belajar yang tidak bisa membawa saya & Yusuf, selama 6 bulanan ke benua lain. Lalu mulailah episode emosi saya sulit terkendali. Kombinasi penyakit2 Yusuf, kehamilan saya, HNP saya, suami di benua lain, jauh dari keluarga, membuat saya seperti di dasar laut sendirian. Episode marah2, berteriak, menangis dan sesekali menyakiti Yusuf –been there done that Mba Grace hiks- .

Padahal mengendalikan diri saat emosi disebutkan di dalam Al Quran (mohon maaf kalau ayat ini tidak tepat/ada yang lebih tepat) :

" Dan orang-orang yang menahan amarahnya serta memaafkan (kesalahan) orang lain. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan” (QS Ali ‘Imran:134) "

Kemudian di dalam suatu hadits, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Bukanlah orang kuat (yang sebenarnya) dengan (selalu mengalahkan lawannya dalam) pergulatan (perkelahian), tetapi tidak lain orang kuat (yang sebenarnya) adalah yang mampu mengendalikan dirinya ketika marah”

Ah, saya yang fakir ilmu ini memang sekilas pernah dengar dulu tips2 mengendalikan emosi ini, tapi ya tidak dijalankan :

1. Berlindung kepada Allah Ta’ala dari godaan setan
2. Diam, agar terhindar dari ucapan-ucapan buruk yang sering/mudah keluar ketika orang sedang marah
3. Jika marah dalam keadaan berdiri maka hendaknya duduk, kalau kemarahannya belum hilang maka hendaknya berbaring

Menurut mayoclinic, anger management adalah proses belajar untuk mengenali tanda2 bahwa kita sedang marah dan segera mengambil tindakan untuk menenangkan diri dan beradaptasi dengan situasi saat tersebut dengan cara yang positif. Anger management menolong kita mencegah rasa marah berkembang menjadi frustasi sedini mungkin.

Yang utama adalah mencari pemicu marah dan tanda2 baik fisik maupun emosi yang terjadi ketika akan/mulai marah.

Buatlah daftarnya ya, daftar tersebut :
1. Stressor . Apa pemicu marah yang paling sering? Mengurus bayi-anak sendirian sehingga kelelahan? Anak-anak, suami, urusan rumah tangga, pekerjaan, dll

2. Tanda-tanda kemarahan makin tinggi, misalnya menggigit bibir, mengepalkan tangan, wajah memerah, bila sedang menyetir jadi ngebut, dll

3. Tanda-tanda emosi seperti ingin berteriak, menangis, hati sesak/penuh, dll

Tips tambahan ini bisa dicoba :

1. Relaksasi
Hal mudah, murah, sederhana yaitu Tarik napas pelan, dalam. Bisa sambil bergumam selain Ta’awudz, istigfar, dzikir , berkata Tenang, sabar. Bayangkan kejadian2 yang membahagiakan.

2. Ganti suasana/pindah tempat
Seperti yang Mba Grace cerita di bukunya, saat marah tersebut, Mba Grace meletakkan Ubii di tempat aman kemudian lari ke kamar, dan menangis. Yup, ini adalah cara yang lebih aman daripada kita makin marah dan dapat menyakiti bayi/anak kita lebih keras. Bila anak2 makin besar, pamit bilang ke anak2 : “Bunda perlu sendirian di kamar sebentar mungkin kira2 15 menit, bila tidak ada yang urgent biarkan Bunda sendirian dulu ya”

3. Ask for help ! Mintalah / carilah bantuan
Bila memungkinkan, carilah bantuan, bisa dari tetangga,teman (bila tinggal jauh dari keluarga), tentu yang utama bicarakan dengan suami. Tinggal di perantauan apalagi di luar negeri tidak usah sungkan minta tolong, sangat umum di AS, Australia itu saling baby-sit entah sekedar menjaga anak2 saat sang Ibu ke pasar, saat sakit, dll. Ibu jangan bertahan ingin jadi Super woman, kenali saat Ibu mulai lelah, dan stress seperti yang saya sebutkan di atas.

4. Sayangi diri sendiri, rawat diri dengan baik
Walau klise dan sulit dilakukan tapi ya curi2lah waktu untuk menyayangi diri sendiri seperti cukup tidur/istirahat,makan yang bergizi, berolahraga, dan tentu me time : lakukan hal-hal, hobi2 yang disukai, gak perlu mahal2 : mandi air hangat, membaca, ngemil (bukan nge Mall hehe) , nyalon (ini saya banget, lari untuk creambath yang paling sering), pijat (apalagi saya sering kram betis-paha), dll.

Dan tips2 lainnya banyak, yang saya sebut di atas yang pernah saya terapkan.

Yang terakhir, kenali tanda2 ini di mana sudah saatnya Ibu perlu bantuan secara intensif baik dari orang terdekat maupun psikolog/psikiater :

1. Sering/regular sulit mengendalikan marah
2. Secara konstan tidak sabar, sinis, dan perasaan tidak nyaman, cemas
3. Berbicara dengan suami, anak, di tempat kerja mudah memicu frustasi
4. Melakukan kekerasan fisik pada anak, suami, dll
5. Mengancam anak, suami, dll
6. Tidak dapat mengendalikan diri seperti memecahkan barang, melempar barang, dll
7. Tanda-tanda depresi makin nyata

Mohon maaf kalau ada yang tidak berkenan, tulisan ini untuk semua Ibu –khususnya- yang been there done that seperti saya …

Kamis, 10 November 2016

Resep Nasi Mozarella

Nasi dan keju ternyata adalah padu padan yang pas banget! Kalau kamu punya banyak nasi bekas di rumah, coba deh bikin nasi panggang keju yang satu ini. Dijamin deh rasanya jauh lebih enak dari yang sering kamu beli di toko Pizza

Bahan-bahan:

2 kuning telur
2 cangkir whipping cream atau susu full cream
bawang putih, potong dadu kecil
1 cangkir wortel parut
1 cangkir peterseli cincang segar, ditambah cangkir untuk hiasan
1 sendok teh garam, atau lebih jika diinginkan
sejumput lada hitam
2 cangkir keju parut mozzarella atau keju lain favoritmu
2 cangkir sosis
300gr nasi putih
1 cangkir keju parmesan atau cheddar.
Cara membuat:

Panaskan oven hingga 180 derajat celsius.
Lumuri loyang atau mangkok anti panggang dengan mentega atau minyak agar tak lengket! Sisihkan.
Dalam sebuah mangkok besar, campur whip cream dengan kuning telur, kemudian masukkan bawang putih, wortel, peterseli, garam, lada, keju, sosis, dan nasi. aduk hingga rata.
Masukkan adonan nasi tersebut pada loyang anti panggang kemudian taburi dengan keju parmesan atau cheddar dan panggang selama 20 hingga 30 menit

Rabu, 09 November 2016

Pengobatan Wasir Dengan Herbal Rumahan



Wasir, atau disebut juga hemoroid, terjadi ketika pembuluh darah pada dubur membesar karena mengalami peradangan sehingga menyebabkan rasa sakit, bahkan pendarahan. , obatnya ternyata bisa dengan sari cuka apel
Manfaat kesehatan dari cuka sari apel yang tak terbantahkan. bahan dapur umum ini digunakan untuk pengobatan kondisi kesehatan banyak termasuk wasir. Ini sama efektif bila digunakan secara topikal pada daerah yang terkena .

Cara alamiah ini sangat bermanfaat bagi wasir internal maupun jenis eksternal, dan juga wasir berdarah. Pengobatan ACV ini akan menghentikan pendarahan dalam waktu singkat.

Cuka sari apel memiliki kandungan disinfektan yang dapat mencegah terjadinya infeksi di daerah dubur, sehingga mengurangi iritasi.



Selain itu, kandungan anti-inflamasi yang terdapat di dalamnya pun membantu mengurangi rasa sakit dan pembengkakan.

Rendam bola kapas dalam cuka sari apel (encer jika perlu) dan menerapkannya pada wasir bagian luar/ eksternal dan tahan selama 30 menit. Ulangi perawatan ini setiap hari jika diperlukan. Pembekuan cuka sari apel sangat ideal untuk wasir internal,

pengobatan akan menunjukkan hasil dalam 24 jam.

Lidah buaya (Aloe Vera)

Tanaman asli asal afrika ini cukup ampuh sebagai pengobatan alami ambeien atau wasir. Untuk pengobatan luar, patahkan satu daun lidah buaya dan oleskan pada tonjolan wasir. Selain sebagai obat luar bisa juga dengan dari dalam yakni daging lidah buaya  dapat diolah menjadi makanan atau minuman kesehatan yang lezat. mengkonsumsinya secara teratur mampu meringankan gejala hemoroid/wasir.

Sebagai obat luar maupun dengan cara dikonsumsi, Aloe vera sangat aman bahkan sudah ada gel lidah buaya topikal yang diproduksi secara komersial. Namun ada sedikit orang yang alergi pada aloe vera, oleskan sedikit pada kulit apabila tidak terjadi gatal kemerahan berarti bisa digunakan untuk pengobatan.

Bawang putih

Ada dua jenis wasir yakni yang ada di dalam dan yang ada diluar. Untuk mengobati wasir yang ada di dalam menggunakan bawang putih, masukan bawang putih kecil kedalam dubur sebelum beranjak tidur. Sedangkan untuk wasir yang berada diluar, tumbuk bawang putih lalu oleskan pada wasir.

Madu dan Cuka Apel

Cuka apel memiliki kemampuan untuk mengecilkan pembuluh darah yang bengkak. Sedangkan madu sudah terkenal dalam membantu mempercepat penyembuhan luka dan sebagai agen anti-inflamasi. Kombinasi keduanya dapat dipakai sebagai obat alami untuk wasir. Caranya campur sedikit madu dengan setetes cuka apel lalu balurkan pada wasir yang sudah dibersihkan.

Ingatlah untuk makan makanan yang lembut, selama tiga hari setelah memulai dengan pengobatan.

Selasa, 08 November 2016

RUQYAH PRAKTIS SAAT HAMIL DAN MELAHIRKAN


Oleh: KH. Fadhlan Abu Yasir, Lc
(Ketua Umum Asosiasi Ruqyah Syar’iyyah Indonesia)
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وبعد:
 Seorang yang beriman memiliki hubungan harmonis dengan Allah ta’ala melalui doa, dzikir, munajat, membaca Al-Qur’an, dan ibadah lainnya, maka ketika ia menghadapi masalah hidup, hubungannya dengan Allah semakin kuat.
 Al-Qur’an menjelaskan bahwa kondisi seorang yang hamil adalah dalam kesusahan diatas kesusahan, kelemahan diatas kelemahan, apalagi semakin besar kandungan dan semakin tua usia kandungan, tentulah wanita semakin menganggung beban yang berat setiap saatnya, waktu-waktunya dipenuhi ketidak-nyamanan. Hari-hari yang seperti inilah yang telah banyak menjauhkan wanita muslimah hamil dari dzikrullah, ibadah berkurang, puasa ditinggalkan karena rukhshah, doa dan munajat tidak diperhatikan, bahkan ada yang mulai berat menjalankan shalat fardhu, dan akhirnya ditinggalkan, na’udzu billah min dzalik.
 Bacaan doa atau ruqyah secara khusus tidak ada dalam hadits untuk wanita hamil dan saat melahirkan, karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sudah menjelaskan dalam hadits-hadits menghadapi masalah berat, bencana, doa istighatsah (mohon penyelamatan diri), dan ayat-ayat Al-Quran telah menjelaskan tanda-tanda kekuasaan Allah dalam penciptaan manusia di dalam rahim, bahkan setiap kesulitan pasti disampingnya da kemudahan. Maka ayat-ayat dan doa-doa tersebut boleh dibaca untuk wanita hamil dan saat melahirkan, karena telah dipraktikkan oleh ulama salaf dan difatwakan kemujarabannya oleh banyak ulama.
 Al-Qur’an adalah sarana kesembuhan bagi segala penyakit jasmani dan rohani, bahkan sebagai rahmah ilahiyah bagi orang-orang yang beriman, karena Al-Qur’an adalah nur ilahy dalam kehidupan yang menerangi jalan hidup manusia. Maka Allah mengizinkan bagi kita berobat dengan Al-Qur’an, baik dengan membacanya, menghayatinya (tadabbur), mendengarkanya, atau mengamalkannya dengan penuh keimanan yang suci, keyakinan yang sempurna, dan kepasrahan diri kepada Allah.
Rasulullah saw. pernah memerintahkan ummatnya dalam mengobati suatu penyakit dengan bacaan Al-Qur’an, beliau bersabda:
عَلَيْكُمْ بِالشِّفَاءَيْنِ الْقُرْآنِ وَالْعَسَلِ
 “Atas kamu sekalian berobat dengan dua obat: Al-Qur'an dan madu!” (HR. Ibnu Majah dalam As-Sunan 2/1142 no: 3452 dengan sanad shahih)
Ketika kita melakukan terapi dengan bacaan Al-Qur’an dan doa, bukan berarti kita berlepas diri dari ilmu kedokteran modern, karena memanfaatkan hasil penelitian ilmu kedokteran dan sarana terapi modern adalah bagian sunnah Nabi SAW, yang beliau anjurkan dalam sabdanya:
اَلْحِكْمَةُ ضَالَّةُ الْمُؤْمِنِ أَنَّى وَجَدَهَا فَهُوَ أَحَقُّ النَّاسِ بِهَا
“Ilmu pengetahuan adalah barang yang dicari-cari seorang mukmin, maka dimanapun ia menemukannya, ialah orang yang paling berhak memilikinya.”
 Kemanjuran terapi penyakit dengan Al-Qur’an, doa, beramal shaleh dan ikhtiyar mengonsumsi obat menjadi sarana terapi yang istimewa. Karena kita tidak hanya sembuh dari penyakit fisik, atau non fisik, akan tetapi kita mendapat nasihat-nasihat Al-Qur’an, nilai-nilai hidayah yang terkandung dalam bacaan Kalamullah, dan turunnya rahmat Allah. Hal ini dirangkum dalam sebuah firman-Nya:
يَا أَيُّهَا النَّاسُ قَدْ جَاءَتْكُمْ مَوْعِظَةٌ مِنْ رَبِّكُمْ وَشِفَاءٌ لِمَا فِي الصُّدُورِ وَهُدًى وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ. قُلْ بِفَضْلِ اللَّهِ وَبِرَحْمَتِهِ فَبِذَلِكَ فَلْيَفْرَحُوا هُوَ خَيْرٌ مِمَّا يَجْمَعُونَ
“Wahai manusia! Sungguh, telah datang kepadamu mau’izhah (nasehat Al-Quran) dari Tuhan-mu, sebagai penyembuh bagi penyakit yang ada dalam dada, dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman. Katakanlah (wahai Rasulullah), “Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Itu lebih baik daripada apa yang mereka kumpulkan.” (Surat Yunus: 57-58)
Dan Allah berfirman:
وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ وَلَا يَزِيدُ الظَّالِمِينَ إِلَّا خَسَارًا
“Dan Kami Turunkan dari Al-Quran (sesuatu) yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang yang beriman, sedangkan bagi orang yang zalim (al-Quran itu) hanya akan menambah kerugian.” (Surat Al-Isra’: 82)
 Syekh Ibnul Qayyim Al-Jauziyah dalam kitabnya Ath-Thibbun Nabawi menjelaskan bahwa Al-Quran sebagai syifa’ (obat atau penawar) segala macam penyakit baik yang bersifat fisik ataupun psykhis. Kandungan ruqyah syar’iyyah adalah bacaan ayat dan doa suci dengan khusyuk dan ikhlash mengharap ridha Allah. Sudah banyak testimoni yang menjelaskan bahwa Al-Qur’an sebagai obat terbaik bagi orang yang beriman, berjuta-juta ummat manusia telah mendayagunakan terapi Al-Qur’an. Maka kesalahan besar kita adalah ketika kita berpegang kepada kedokteran semata dengan mengabaikan terapi Al-Qur’an, karena akan menyia-nyiakan kebaikan yang banyak. Kemudian pengamalan terapi Al-Qur’an tidak akan ada ruginya dan tidak membawa suatu bahaya.
Terapi Al-Qur’an dan doa adalah terapi yang mampu dilakukan oleh setiap muslim, terapi tanpa ada efek samping, terapi yang siap digunakan di setiap saat, di setiap tempat, dan dalam segala kondisi.
DZIKIR PEMBENTENGAN DIRI:
1. Setelah shalat shubuh dan Maghrib membaca :
• Surat Al Fatihah, Ayat Kursi, dan 2 ayat terakhir dari Surat Al Baqarah.
•  Membaca kalimat kepasrahan hati kepada Allah sebanyak 7 kali:
حَسْبِيَ اللهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ
"Cukuplah Allah bagiku, tiada Tuhan selain Dia, kepada-Nya aku bertawakkal, dan dialah pemilik singgasana yang agung."
• Membaca   kalimat tauhid sebagai perisai diri:
لَا إِلَهَ  إِلاَّاللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ لَهُ اْلمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ.
“Tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Allah semata, tidak sekutu bagi-Nya, bagi-Nya seluruh kekuasaan dan segala pujian, dan Dia Maha Kuasa Atas segala sesuatu.”
(100 kali setelah shalat shubuh dan maghrib atau 10 kali ba'da shubuh dan maghrib, 1 kali ba`da shalat fardhu yang lain)
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : مَنْ قَالَ : لَا إِلَهَ إِلا اللهُ وَحْدَهُ لا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ، وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ فِي يَوْمٍ مِائَةَ مَرَّةٍ كَانَتْ لَهُ عَدْلَ عَشْرِ رِقَابٍ، وَكُتِبَتْ لَهُ مِائَةُ حَسَنَةٍ، وَمُحِيَتْ عَنْهُ مِائَةُ سَيِّئَةٍ، وَكَانَتْ لَهُ حِرْزًا مِنَ الشَّيْطَانِ يَوْمَهُ ذَلِكَ حَتَّى يُمْسِيَ، وَلَمْ يَأْتِ أَحَدٌ أَفْضَلَ مِمَّا جَاءَ بِهِ إِلا أَحَدٌ عَمِلَ بِأَكْثَرَ مِنْ ذَلِكَ.
Dari Abu Hurairah RA bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Barangsipa membaca: Tidak ada yg berhak diibadahi kecuali Allah satu-satu-Nya tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik- Nya kerajaan dan milik-Nya segala puji dan Dia Maka Kuasa atas segala sesuatu.” Dalam sehari 100 kali, maka baginya sebanding memerdekakan 10 budak, dicatatkan untuknya 100 kebajikan,dihapuskan 100 kejahatannya, dan baginya perisai diri dari syaithan sepanjang hari itu sampai sore hari,dan tidak ada seorang pun yang bisa mendatangkan yang lebih utama dari itu kecuali seorang yang meng amalkan lebih banyak dari itu. (Hadits Muttafaq ‘alaih)
1. Sebelum tidur malam, lakukanlah :
• Berwudlu dengan sebagus-bagusnya.
• Shalat witir 3 raka’at
• Bersihkan tempat tidur dengan sulak (kemoceng) atau kain sebelum anda menempatinya.
• Bacalah ayat Kursi dan dua ayat akhir Al Baqarah.
•    Kumpulkan kedua telapak tanganmu di depan mulut, lalu tiuplah dan bacakan Surat Al-Ikhlas, An-Nas, dan Al-Falaq di kedua telapak tangan, lalu usapkan ke seluruh tubuh anda. Lakukan hal ini sebanyak tiga kali.
•    Berbaringlah miring ke kanan dengan menempelkan telapak tangan kanan dibawah pipi kanan, lalu bacalah doa:
بِسْمِكَ اللَّهُمَّ أَحْيَاوَبِسْمِكَ أَمُوْتُ
"Dengan Nama-Mu Ya Allah aku hidup dan dengan Nama-Mu aku mati"

RUQYAH MENDEKATI SAAT PERSALINAN:
a) Siapkan 1 liter air minum atau air Zamzam kemudian dibacakan ayat-ayat berikut dan doa-doanya dengan bilangan ganjil, kemudian ditiupkan ke dalamnya.
b) Bacaan diniatkan untuk memohon kemudahan dalam melahirkan.
c) Air yang sudah dibacakan ruqyah boleh diminum oleh wanita yang mendekati saat persalinan dan dioleskan di bagian perutnya dan bawah perutnya.

Ayat-ayat pilihan untuk ruqyah persalinan:
1. Surat Al-Fatihah (1): 1-7
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ -١- الْحَمْدُ للّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ -٢- الرَّحْمـنِ الرَّحِيْمِ -٣- مَالِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ -٤- إِيَّاكَ نَعْبُدُ وإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ -٥- اهدِنَــــا الصِّرَاطَ المُستَقِيمَ -٦- صِرَاطَ الَّذِيْنَ أَنعَمتَ عَلَيهِمْ غَيرِ المَغضُوبِ عَلَيهِمْ وَلاَ الضَّالِّينَ -٧-
2. Surat Al-Baqarah (2): 1-5
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ: المّ -١- ذَلِكَ الْكِتَابُ لاَ رَيْبَ فِيهِ هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ -٢- الَّذِيْنَ يُؤْمِنُونَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيمُونَ الصَّلاةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنفِقُونَ -٣- والَّذِيْنَ يُؤْمِنُونَ بِمَا أُنزِلَ إِلَيْكَ وَمَا أُنزِلَ مِن قَبْلِكَ وَبِالآخِرَةِ هُمْ يُوقِنُونَ -٤- أُوْلَـئِكَ عَلَى هُدًى مِّن رَّبِّهِمْ وَأُوْلَـئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ -٥-
3. Surat Al-Baqarah (2): 255:
اللهُ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لاَ تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلاَ نَوْمٌ لَّهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الأَرْضِ مَن ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلاَّ بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلاَ يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهِ إِلاَّ بِمَا شَاء وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضَ وَلاَ يَؤُودُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ -٢٥٥-
4. Surat Al-Baqarah (2): 284-286:
لِلَّهِ ما فِي السَّمَاواتِ وَمَا فِي الأَرْضِ وَإِن تُبْدُواْ مَا فِي أَنفُسِكُمْ أَوْ تُخْفُوهُ يُحَاسِبْكُم بِهِ اللهُ فَيَغْفِرُ لِمَن يَشَاءُ وَيُعَذِّبُ مَن يَشَاءُ وَاللهُ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ -٢٨٤- آمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنزِلَ إِلَيْهِ مِنْ رَّبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ كُلٌّ آمَنَ بِاللهِ وَمَلآئِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لاَ نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِّنْ رُّسُلِهِ وَقَالُواْ سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ -٢٨٥- لاَ يُكَلِّفُ اللهُ نَفْساً إِلاَّ وُسْعَهَا لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ رَبَّنَا لاَ تُؤَاخِذْنَا إِن نَّسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا رَبَّنَا وَلاَ تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْراً كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلاَ تُحَمِّلْنَا مَا لاَ طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنتَ مَوْلاَنَا فَانصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ -٢٨٦-
5. Surat Ar-Ra’d (13): 8:
﴿ اللهُ يَعْلَمُ مَا تَحْمِلُ كُلُّ أُنْثَى وَمَا تَغِيضُ الْأَرْحَامُ وَمَا تَزْدَادُ وَكُلُّ شَيْءٍ عِنْدَهُ بِمِقْدَارٍ ﴾
6. Surat An-Nahl (16): 78
﴿ وَاللهُ أَخْرَجَكُمْ مِنْ بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ لَا تَعْلَمُونَ شَيْئًا وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْأَبْصَارَ وَالْأَفْئِدَةَ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ ﴾
7. Surat Fathir (35): 11:
﴿ وَاللهُ خَلَقَكُمْ مِنْ تُرَابٍ ثُمَّ مِنْ نُطْفَةٍ ثُمَّ جَعَلَكُمْ أَزْوَاجًا وَمَا تَحْمِلُ مِنْ أُنْثَى وَلَا تَضَعُ إِلَّا بِعِلْمِهِ وَمَا يُعَمَّرُ مِنْ مُعَمَّرٍ وَلَا يُنْقَصُ مِنْ عُمُرِهِ إِلَّا فِي كِتَابٍ إِنَّ ذَلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرٌ ﴾
8. Surat Al-Insyiqaq: 1-4
﴿ إِذَا السَّمَاءُ انْشَقَّتْ * وَأَذِنَتْ لِرَبِّهَا وَحُقَّتْ * وَإِذَا الْأَرْضُ مُدَّتْ * وَأَلْقَتْ مَا فِيهَا وَتَخَلَّتْ ﴾
9. Surat An-Nazi’at: 46
﴿ كَأَنَّهُمْ يَوْمَ يَرَوْنَهَا لَمْ يَلْبَثُوا إِلَّا عَشِيَّةً أَوْ ضُحَاهَا ﴾
10. Surat Al Ikhlash (112) ayat :1-4
﴿ بِسـْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم قُلْ هُوَاللهُ أَحَد ٌ . اللهُ الصَّمَدُ . لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ . وَلَمْ يَكُنْ لَّهُ كُفُوًا أَحَدٌ﴾
11. Membaca Surat Al Falaq (113) 3 kali:
 ﴿ بِسْـمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ قُلْ أَعُوْذُ بِرَبِّ اْلفَلَقِ . من شَرِّ مَا خَلَقَ . وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ . وَمِن شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ . وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ ﴾
12. Surat An-Nas (114)ayat:1-6:
 ﴿ بِسـْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ قُلْ أَعُوْذْ بِرَبِّ النَّاسِ .  مَلِكِ النَّاسِ . إِلَهِ النَّاسِ. مِن شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ . الَّذِيْ يُوَسْوِسُ فِيْ صُدُوْرِ النَّاسِ ﴾

DOA-DOA PILIHAN:
1. Membaca pengakuan dosa Nabi Adam dan Nabi Yunus ‘alaihimas salam:
رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنفُسَنَا وَإِن لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ
“Ya Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang rugi.”
 لَا إِلَه إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانك إِنِّي كُنْت مِنْ الظَّالِمِينَ
“Tidak ada Tuhan selain Engkau, sungguh aku termasuk orang-orang yang zhalim.”

2. Membaca kalimat kepasrahan:
حَسْبُنَا الله وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ، نِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النّصِيْرُ
 “Cukuplah Allah bagi kami dan dia sebaik-baik Pemimpin, sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong.”
حَسْبِيَ اللهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ، عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ ْالعَرْشِ اْلعَظِيْمِ
“Cukuplah Allah bagiku, tiada Tuhan selain Dia, kepada-Nya aku bertawakkal, dan dialah pemilik singgasana yang agung.”
لاَ حَوْلَ ولاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ الْعَلِيِّ العَظِيْمِ
“Tidak ada upaya dan tidak ada kekuatan kecuali dengan izin Allah Yang Maha Luhur Yang Maha Agung.”
3. Membaca doa bencana dan istighatsah:
هُوَ اللهُ رَبِّيْ لاَ أُشْرِكُ بِهِ شَيْئاً
“Dialah Allah Pemeliharaku, aku tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun.”
لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ الْعَظِيمُ الْحَلِيمُ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ رَبُّ السَّمَوَاتِ وَرَبُّ الأَرْضِ وَرَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيمِ، اللَّهُمَّ اصْرِفْ عَنِّي شَرَّهُ
“Tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Agung lagi Maha Penyantun, Tidak ada Tuhan selain Allah Yang Memiliki `arsy agung, Tidak ada Tuhan selain Allah Yang Memiliki seluruh langit dan bumi, Yang Memiliki `arsy yang mulia.Ya Allah singkirkanlah dariku kejahatannya!”
يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ، أَصْلِحْ لِيْ شَأْنِيْ كُلَّهُ وَلاَ تَكِلْنِيْ إِلَى نَفْسِيْ طَرْفَةَ عَيْنٍ .
“Wahai Yang Maha Hidup, wahai Yang Menegakkan segala urusan makhluq, dengan kasih-sayang-Mu kami memohon pertolongan, perbaikilah urusan kami semuanya dan janganlah Engkau sandarkan kami kepada nafsu kami sekejab matapun.” (3x)
اللَّهُمَّ رَحْمَتَكَ أَرْجُو  فَلاَ تَكِلْنِيْ إِلَى نَفْسِيْ طَرْفَةَ عَيْنٍن  وَأَصْلِحْ لِيْ شَأْنِيْ كُلَّهُ،  لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ
 “Ya Allah, hanyalah rahmat-Mu yang aku harapkan, maka janganlah Engkau serahkan kami kepada nafsu kami sekejab matapun,dan perbaikilah urusan kami semuanya, tidak ada Tuhan selain Engkau.” (3x)
4. Memohon rahmat dan bimbingan Allah sebagaimana doa Ashhabul Kahfi:
رَبَّنَا آتِنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً وهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًا
“Ya Tuhan kami berikanlah kepada kami dari sisi-Mu Rahmat dan persiapkan petunjuk-Mu dalam urusan kami.”
Dan membaca doa orang-orang yang mendalam ilmu ma’rifahnya kepada Allah:
رَبَّنَا لاَ تُزِغْ قُلُوْبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَناَ وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ
“Ya Tuhan kami, janganlah Engkau palingkan hati kami dari kebenaran setelah Engkau memberi kami hidayah, dan berTuhan kami rahmat dari sisi-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Pemberi.” (Surat Ali `Imran: 8)
5. Memohon penghapusan derita dengan pancaran Al-Qur’an:
اللَّهُمَّ إِنَّا عَبِيْدُكَ وَبَنُوْ عَبِيْدِكَ وَبَنُوْ إِمَائِكَ، نَوَاصِيْنَا بِيَدِكَ، مَاضٍ فِيْنَا حُكْمُكَ، عَدْلٌ فِيْنَا قَضَاؤُكَ، نَسْأَلُكَ بِكُلِّ اسْمٍ هُوَ لَكَ سَمَّيْتَ بِهِ نَفْسَكَ، أَوْ أَنْزَلْتَهُ فِيْ كِتَابِكَ، أَوْ عَلَّمْتَهُ أَحَدًا مِنْ خَلْقِكَ، أَوِ اسْتَأْثَرْتَ بِهِ فِيْ عِلْمِ اْلغَيْبِ عِنْدَكَ، أَنْ تَجْعَلَ اْلقُرْآنَ رَبِيْعَ قُلُوبِنَا، وَنُوْر صُدُوْرِنَا، وَجَلاَءَ أَحْزَانِنَا، وَذَهاَبَ هُمُومِنَا وَغُمُوْمِنَا.
"Ya Allah, aku sungguh sebagai hamba-Mu, anak seorang hamba laki-laki-Mu, dan anak seorang hamba perempuan-Mu, ubun-ubunku ada di angan-Mu, berlaku pada diriku segala ketentuan-Mu, adil terhadap diriku segala keputusan-Mu, aku memohon kepada-Mu dengan setiap nama-Mu yang Engkau namai diri-Mu dengannya, atau Engkau turunkan nama itu dalam kitab-Mu, atau Engkau ajarkan nama itu kepada seseorang dari manusia yang Engkau ciptakan, atau Engkau khususkan nama itu dalam ilmu ghaib di sisi-Mu, semoga Engkau menjadikan Al Qur'an tumbuh subur di hatiku, pelita di dalam dadaku, penyingkap kesusahanku, dan penghapus sedih dan deritaku"
6. Mengikrarkan bahwa kemudahan hanya atas kehendak Allah:
اَللّهُمَّ لاَ سَهْلَ إِلاَّ مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً وَأَنْتَ تَجْعَلُ الْحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلاً  
“Ya Allah tidak ada yang mudah kecuali sesuatu yang Engkau jadikan mudah, dan Engkau mampu menjadikan gunung batu menjadi lembah.” (3x)
7. Mengikrarkan keyakinan bahwa tidak ada bahaya ketika bersama kalimat Allah:
بِسْمِ اللهِ الَّذِي لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي اْلأَرْضِ وَلاَ فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيْعُ اْلعَلِيْمُ
"Dengan nama Allah Yang karena bersama nama-Nya tidak ada sesuatu apapun di langit atau di bumi mampu mendatangkan bahaya, dan Dialah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui".(3x)
نَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ
“Kami berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk yang Dia ciptakan.” (3x)
اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ الْعَافِيَةَ فِى دِيْنِيْ وَدُنْيَايَ وَأَهْلِيْ وَماَلِيْ، اللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاِتيْ وَآمِنْ رَوْعَاتِيْ، وَاحْفَظْنِيْ مِنْ بَيْنِ يَدَيَّ وَمِنْ خَلْفِيْ، وَعَنْ يَمِيْنِيْ وَعَنْ شَمَالِيْ وَمِنْ فَوْقِيْ، وَأَعُوْذُ بِعَظَمَتِكَ أَنْ أُغْتَالُ مِنْ تَحْتِيْ.
Ya Allah, sungguh aku mohon kepada-Mu kesejahteraan dalam agamaku, duniaku, keluargaku, dan hartaku. Ya Allah tutuplah seluruh aib-aibku, dan amankan aku dari ketakutan-ketakutan, jagalah aku dari depanku dan dari belakangku, dari kananku dan dari kiriku dan dari atasku, aku berlindung dengan keagungan-Mu dari serangan dari bawahku.
8. Membentengi diri dari syirik:
اللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوْذُ بِكَ مِنْ أَنْ نُشْرِكَ بِكَ شَيْئاً نَعْلَمُهُ وَ نَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لاَ نَعْلَمُهُ
"Ya Allah, sungguh kami berlindung kepada-Mu dari mempersekutukan sesuatu yang kami tahu dengan-Mu, dan kami memohon ampunan kepada-Mu terhadap yang kami tidak mengetahui".(3x)
9. Memohon kesembuhan kepada Allah:
اللَّهُمَّ أَذْهِبِ اْلبَأْسَ رَبَّ النَّاسِ، اِشْفِ وَ أَنْتَ الشَّافِي لاَ شِفَاءَ إِلاَّ شِفَاؤُكَ شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَمًا
"Ya Allah, hilangkanlah penyakit ini, wahai Penguasa seluruh manusia, sembuhkanlah! Engkaulah Yang menyembuhkan, tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan dari-Mu, sembuhkanlah dengan kesembuhan sempurna tanpa meninggalkan rasa sakit.”  (3x)
بِسْمِ اللهِ، بِسْمِ اللهِ، بِسْمِ اللهِ، أَعُوْذُ بِعِزَّةِ اللهِ وَ قُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ وَأُحَاذِرُ
"Dengan Nama Allah, dengan Nama Allah, dengann Nama Allah, aku berlindung dengan keperkasaan Allah dan kekuasan-Nya dari kejahatan yang kau hadapi dan aku hindari.”(7x)
10. Memohon pembentengan diri, harta dan keluarga:
حَصَّنْتُ نَفْسِي وَمَالِيْ وَأَهَالِيْ وَكُلِّ شَيْءٍ أَعْطَانِيْهِ رَبِّيْ بِالْحَيِّ اْلقَيُّوْمِ الَّذِيْ لاَيَمُوْتُ أَبَدًا، وَدَفَعْتُ عَنْهُمُ السُّوْءَ بِلاَحَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ اْلعَلِيِّ اْلعَظِيْمِ.
Aku bentengi diriku, hartaku, keluarga-keluargaku, dan segala sesuatu yang Tuhan berikan kepadaku dengan : Al Hayyul Qayyuum (Yang Maha Hidup kekal dan Maha Pengurus makhluq-Nya) yang tidak akan mati selamanya, dan aku singkirkan kejahatan dari mereka dengan: Laa haula walaa quwwata illaa billaahil `aliyyil `azhim.(3x)

11. Memohon perlindungan kepada Allah dari segala kemunkaran dan kesialan:
اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنْ مُنْكَرَاتِ الْأَخْلَاقِ وَالْأَعْمَالِ وَالْأَهْوَاءِ وَالْأَدْوَاءِ
“Ya Allah sungguh aku berlindung kepada-Mu dari keburukan akhlaq, perbuatan yang munkar, hawa-nafsu yang jahat, dan penyakit yang buruk.”
اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنْ يَوْمِ السُّوْءِ، وَمِنْ لَيْلَةِ السُّوْءِ، وَمِنْ سَاعَةِ السُّوْءِ، وَمِنْ صَاحِبِ السُّوْءِ، وَمِنْ جَارِ السُّوْءِ، فِي دَارِ الْمُقَامَةِ
“Ya Allah sungguh aku berlindung kepada-Mu dari hari buruk, malam buruk, waktu buruk, teman buruk, tetangga buruk di negeri tempat tinggal.”
12. Membaca permohonan lengkap yang dimohon Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:
اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ مِنَ الْخَيْرِ كُلِّهِ، عَاجِلِهِ وَآجِلِهِ، مَا عَلِمْنَا مِنْهُ وَمَا لَمْ نَعْلَمْ، اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِ مَا سَأَلَكَ عَبْدُكَ وَنَبِيُّكَ، وَ نَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا عَاذَ بِهِ عَبْدُكَ وَنَبِيُّكَ، اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ الْجَنَّةَ وَمَا قَرَّبَ إِلَيْهَا مِنْ قَوْلٍ أَوْ عَمَلٍ، وَنَعُوْذُ بِكَ مِنَ النَّارِ، وَمَا قَرَّبَ إِلَيْهَا مِنْ قَوْلٍ أَوْ عَمَلٍ وَنَسْأَلُكَ أَنْ تَجْعَلَ كُلَّ قَضَاءٍ قَضَيْتَهُ لَنَا خَيْرًا.
Ya Allah sesungguhnya kami memohon kepada-Mu dari kebaikan seluruhnya, yang segera dan yang tertunda. Yang kami ketahui dan yang belum kami ketahui. Ya Allah kami memohon kepada-Mu kebaikan yang di mohon oleh hamba dan nabi-Mu. Dan kami mohon perlindungan kepada-Mu dari kejahatan yang hamba dan nabi-Mu berlindung darinya. Ya Allah kami memohon kepada-Mu Surga dan setiap amal atau ucapan yang mendekatkan kepadanya. Dan kami berlindung kepada-Mu dari neraka, dan setiap ucapan dan perbuatan yang mendekatkan kepadanya. Dan kami memohon kepada-Mu setiap keputusan yang Engkau putuskan sebagai kebaikan bagi kami.
13. Saat hamil membaca ikrar doa istri ‘Imran:
رَبِّ إِنِّي نَذَرْتُ لَكَ مَا فِي بَطْنِي مُحَرَّراً فَتَقَبَّلْ مِنِّي إِنَّكَ أَنتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
“Ya Tuhan-ku, sesungguhnya aku bernazar kepada- Mu, apa (janin) yang dalam kandunganku (kelak) menjadi hamba yang mengabdi (kepada-Mu), maka terimalah (nazar itu) dariku. Sungguh, Engkaulah Yang Maha Mendengar, Maha Mengetahui.”
14. Saat menjelang persalinan membaca:
يَا خَالِقَ النَّفْسِ مِنَ النَّفْسِ يَا مُخَلِّصَ النَّفْسِ مَنَ النَّفْسِ يَا مُخْرِجَ النَّفْسِ مِنَ النَّفْسِ خَلِّصْهَا
“Wahai Yang Menciptakan seorang anak dari seorang ibu, wahai Yang Melepaskan seorang anak dari kandungan seorang ibu, wahai Yang Mengeluarkan seorang anak dari kandungan seorang ibu, lepaskanlah ia!”
15. Memohon pengkabulan doa dengan Asma Allah:
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيْعُ اْلعَلِيْمُ، وَتُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ.
“Wahai Tuhan kami kabulkanlah permohonan kami sesungguhnya Engkau Maha Mendengar, lagi Maha Mengetahui dan terimalah taubat kami, sesungguhnya Engkau Maha Penerima Taubat dan Maha Penyayang.”
16. Menutup ruqyah dengan doa mustajab:
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَ فِي اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
“Wahai Tuhan kami, berikanlah kepada kami kebahagiaan di dunia dan kebahagiaan di akherat, serta jauhkanlah kami dari siksa neraka”.
سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ اْلعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ وَسَلاَمٌ عَلَى اْلمُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ
”Maha Suci Tuhanmu Pemilik keperkasaan dari apa yang mereka sifatkan, salam kepada seluruh para utusan, dan segala puji bagi Allah Tuhan semesta Alam.”

TABARRUK DENGAN TULISAN AYAT DAN DOA:
 Sebagian ulama salaf membolehkan penulisan ayat Al-Qur’an dan doa pada pinggan putih dengan minyak za’faran kemudian dilarutkan untuk diminum dan dioleskan pada bagian perut wanita yang akan melahirkan dan bawah perut.
 Dalam hal ini yang bisa mempraktikkan hanyalah seorang yang alim dan bertaqwa kepada Allah, sehingga tulisannya terjamin kebenarannya dan juga diberkahi. Sedangkan apabila penulisnya orang awam, apalagi berlumuran dosa, maka kesalahan tulis tidak bisa dihindari dan keberkahan tulisannya tidak ada. Bagaimana Allah turunkan berkah melalui tulisan tangan yang berlumuran dosa?
 Maka mayoritas ulama salaf melarang tabarruk dengan tulisan sebagai upaya menutup bahaya yang lebih besar (saddu adz-dzari’ah).
HAL-HAL YANG MEMBANTU PROSES PERSALINAN:
1. Banyak berjalan tanpa alas kaki selama 1 bulan terakhir.
2. Makan 7 butir kurma ‘ajwah setiap pagi.
3. Banyak bershadaqah untuk membantu orang fakir dan miskin.
4. Banyak minum air Zamzam yang sudah dibacakan ruqyah dan doa.
5. Mengkonsumsi kurma segar atau jus kurma.
6. Menjelang saat melahirkan: satu sendok makan habbah sauda’ direbus dalam 2 gelas air selama 15 menit kemudian didinginkan, masukkan 4 sendok makan madu Indonesia atau 2 sendok madu Arab dikocok sampai rata untuk diminum.
7. Mandi dan keramas dengan air hangat.
8. Banyak berdzikir dengan tenang tanpa mengeluarkan suara.
9. Pemijatan pada titik tiga jari diatas mata kaki kanan dan kiri bagian dalam setelah terjadi pembukaan dan siap melahirkan.
10. Banyak beristighfar kepada Allah, karena istighfar bisa menjadi sarana yang menghapus dosa, menambah kekuatan, memudahkan segala urusan, mendatangkan rizki, dan mendekatkan diri kepada Allah.
 Demikian semoga tulisan ini bermanfaat bagi saudara seiman dan Allah memudahkan proses lahirnya mujahid dan mujahidah Islam yang tangguh.
 Wallahu a’lamu bishshawab.

Senin, 07 November 2016

MITOS: Malam Pertama = Sakit


Hubungan intim yang menyakitkan sering menjadi momok bagi pasangan pengantin baru. Suami sering merasa takut untuk menyakiti istrinya sedangkan istri ketakutan untuk merasa sakit. Hal ini malah menambahkan ketegangan saat malam pertama.
Organ intim pria dan wanita telah diciptakan Tuhan sedemikian rupa sehingga vagina wanita cukup elastis untuk melahirkan seorang bayi. Untuk itu, penetrasi penis merupakan suatu yang alamiah yang dapat ditampung oleh vagina wanita. Perasaan rileks memegang peranan penting. Untuk itu diperlukan komunikasi dan foreplay yang baik agar suami-istri dapat merasakan hubungan intim yang lebih nyaman

Minggu, 06 November 2016

Merasa Istri Tidak Cantik Lagi?? Sadarilah Betapa Kelelahannya Istrimu

Terakhir saya menggunakan jilbab model begini akhir tahun 2010 kalau tidak salah. Mungkin karna saya termasuk up to date liat perkembangan hijab 😁😁 jadi sekarang kalau make jilbab segiempat, modelnya sudah nggak pakai lipitan kiri kanan begini lagi. Suka ngerasa klasik di muka sendiri, padahal yang make style hijab ini masih banyak dan keren.

Tau penulis Asma Nadia kan?

Beliau lebih jadul lagi dari yang ini.

Dan beliau keren. 😍😍😍

Maka nggak adil rasanya, kalau seorang kenalan saya, wanita dengan 3 anak yang jarak usia anaknya tak ada yang sampai setahun ini, jadi merasa minder sama diri sendiri hanya karna gaya jilbabnya selalu begini.

Alasannya simple.

'aku nggak pernah buka majalah, Hen. Nggak tau gaya hijab keren masa kini itu yang gimana. Aku juga kalau buka facebook dan bbm cuma buat masarin dagangan bubur ayamku. Nggak sempat merhatiin gaya hijab temen-temen. Abis baru mau kepoin foto selfie cantik temen, anakku sudah teriak pengen ini itu. Pun di televisiku yang cuma ada satu ini dari pagi sampai malam isinya kartun, tengah malam anakku sudah tidur semua gantian suamiku yang pakai nonton bola. Jadi aku buta soal hijab. Aku juga nggak pernah beli hijab baru semenjak nikah. Banyak yang lebih perlu uangnya, toh jilbabku nggak sobek.'

Aku seketika merasa malu padanya, dalam pandangannya sekarang, jilbab baru dibeli ketika sobek. Aku saja tak pernah sampai sobek sudah berkali ganti.

'lalu kenapa kamu minder?' tanyaku.

'suamiku.'

dia masih terdiam cukup lama sebelum melanjutkan. Mungkin menimbang apakah pantas dia ceritakan padaku curhatnya atau tidak.

'Dia jarang mau bawa aku kondangan meskipun anak-anak kadang bisa ditinggal sebentar ke orangtuaku, kalaupun aku pergi kondangan bareng dia, itu karna aku yang maksa pengen ikut karna yang acara kan teman kami kuliah bersama dulu,  itupun pakai berdebat segala, sampai akhirnya dia menyerah dan membiarkan aku ikut. Tapi kok dia kayak malu ngakuin aku ini istrinya. Kayak nggak mau deket aku. Aku ditinggal sendiri terus sementara dia ke teman-temannya. Lalu aku perhatiin gaya teman-teman wanitanya yang foto-foto manja bareng-bareng itu, semua gaya hijabnya nggak ada yang kayak aku. Dipuntel-puntel semua kayak konde tapi ke atas, kan kalo konde zaman dulu itu dibelakang kepala ya. Terus ada juga tuh kayak selendang diputer-puter, aduh aku nggak ngerti apa namanya. Dan ternyata bagus semua. Ditambah make up. Aku loh cuma jilbab begini biasa. Yang ku beli 4 tahun yang lalu, ngetrend saat itu tapi udah jadul tahun  kesekian ini. Make up pun aku kan cuma punya gincu angin, Hen. Itupun udah setahun lebih nggak habis-habis. Oleh-oleh tetangga yang baru pulang umroh. ' keluhnya dengan mata berkaca-kaca.

Aku menarik nafas panjang.

I know, kemana arah pembicaraan ini.

Temanku yang mengabdi penuh mengurus keluarganya ini sampai tak tahu apa itu turban, apa itu pashmina.

Sebelum tulisan ini ku buat, aku pernah memposting fotoku sendiri yang hanya mengenakan daster dengan jilbab serampangan.

Coba bandingkan fotoku itu dengan foto yang ku upload kalau aku sedang membantu merekomendasikan jualan baju nya teman-temanku, hasilnya?

O jelas jauh beda.

Kenapa?

Karna saat hanya dasteran aku kucel. Tak berbedak. Wajah berminyak, terlihat kusam. Ditambah jilbab yang tak pas dengan dasterku, semakin menambah kesemerawutan penampilanku.

Saat mempromosikan jualan baju teman, aku memakai riasan terbaikku. Mematchingkan kesana kemari baju dan jilbab yang ku kenakan agar nyaman dilihat. Agar orang tertarik mencoba jualan temanku. Aku akan senang sekali kalau temanku semakin laris dagangannya.

Lalu apakah setiap hari aku 'terlihat cantik' seperti foto promosi itu?

Aku ini ibu rumah tangga.

Bukan model.

Ada kalanya aku bangun pagi tak sempat mandi, hanya gosok gigi seadanya,  langsung ngebut buat sarapan, lanjut mengerjakan pekerjaan rumah tangga lainnya sampai hari tak terasa siang.

Ibu-ibu yang sering kerumahku saat aku masih dasteran dengan niat mau membeli daganganku, pasti tak asing lagi kalau menemui wujudku saat masih belum selesai mengerjakan urusan dapur, dengan saat aku datang ke arisan atau sedang kondangan berdua suamiku.

Beda.

Tak sama.

Dandan dengan tak dandan.

Mandi dengan tak mandi.

Dasteran dengan gamisan.

Rambut lepek bau asap karna habis bakar ikan kesukaan anak dan suami, dengan khimar cantik yang menutupi kepala dengan anggunnya.

Semuanya BEDA.

Jangan bodoh duhai suami temanku, sumpah kamu bikin aku gerigitan. Pengen ngulek sambel semangkuk terus nuangin ke es teh mu. Biar kamu minum teh pedas rasa orang mangkel 😡😡😡

Istrimu yang kamu anggap jadul itu, dulunya teman nongkrongku yang paling modis.

Zaman aku masih plonga plongo sama soft lens, dia udah punya aneka warna mulai dari yang seperti telaga biru, mata kucing, mata setan bahkan mata zombi.

Zaman aku masih bingung apa itu rebonding, dia udah berkali-kali smoothing dari salon satu ke salon lainnya.

Jangan ditanya merk bajunya, sepatunya, tas nya, handphonenya, semua selalu up to date. Orangtuanya memberikan semua yang terbaik untuknya.

Yang dulu ku sesalkan, kenapa gadis secantik itu, semodis itu, yang kalau dia mau sama anaknya pejabat pun dia bisa, mau menikah denganmu yang hanya mahasiswa pengangguran, waktu itu?

Merelakan kuliahnya sendiri agar bisa menggantikan tugasmu mencari nafkah dan kamu selesai tepat waktu dengan gelar kebanggaanmu itu, bisa kerja kantoran seperti sekarang, punya teman-teman yang gahol, yang kekinian, dan setara dengan penampilanmu yang juga mengikuti perkembangan zaman.

Lalu kau biarkan istrimu memiliki sebuah perasaan yang hanya dimiliki oleh seorang istri yang bersuamikan orang tak tahu diri sepertimu.

Aku yang mendengar kontan sakit hati.

Kecewa.

Orang tua nya mempercayakan anak mereka padamu. Dengan harapan, kau akan membahagiakan anaknya seribu kali lipat dari yang bisa mereka berikan.

Lalu kau buat dia mengandung tiga bayimu.

Tanpa jeda.

Kakak pertama lahir.

Usianya dua bulan, istrimu mengandung yang kedua.
Pun sama dengan yang ketiga.

Dan tiga balita itu dia urus sendiri dengan tangannya yang dulu belum tentu sebulan sekali menyentuh sapu.

Nyambi berjualan bubur untuk menambah kepulan asap dapur kalian agar anakmu bisa makan layak penuh gizi, karna gajihmu bukan tak cukup untuk itu tapi tak kan cukup olehmu yang gemar membeli kemeja baru dengan alasan kau lah yang bergaul di luar sana setiap hari dengan teman kantoranmu yang borjuis itu.

Kau buat temanku yang sangat cantik kini tak ubahnya babu tiap kali aku bertandang kerumahnya.
Aku ingin menangis tiap melihat betapa kasar kulitnya sekarang, bersisik karna tak pernah kenal lagi apa itu handbody karna baginya lebih penting membeli obat batuk pilek anakmu yang uang obatnya masih kau pakai juga untuk bergaya makan di mall bersama mereka yang hanya peduli merk jeansmu.

Jangan tanya parfum, temanku yang pertama kali dulu mengajariku mengorder parfum mahal limited edition di katalog MLM itu kini hanya sering meminjam setetes dua cologne balitanya yang masih tersisa hanya untuk menutupi bau susu menyengat yang habis ditumpahkan anakmu ke badannya secara tak sengaja.

Aku ingin kau membaca tulisanku ini.

Aku yakin kau akan membacanya karna cukup sering kau 'like' postingan-postingan masakanku yang diadukan istrimu itu kepadaku saat kau protes padanya, kenapa istrimu itu tak bisa seperti aku yang mampu membuat masakan enak apa saja dirumah kalian.

Mungkin kau lupa, suamiku tak seperti dirimu.

Suamiku lelaki mandiri. Yang jika ingin bekerja tak pernah merengek padaku ingin disiapkan ini dan itu. Yang tak sungkan membersihkan kamar mandi sendiri saat dilihatnya aku masih sibuk belepotan tepung karna membuatkan cake kesukaannya.

Mungkin kau tak sadar, suamiku menyediakanku seorang asisten untuk membantu semua kerepotanku sehingga aku bisa memasak yang enak tanpa memusingkan cucian piring atau baju yang belum dijemur dan disetrika.

Mungkin kau tak tahu, suamiku menyediakan banyak fasilitas memasak di rumah untuk memudahkanku memenuhi permintaannya ketika ingin makan sesuatu, tak seperti istrimu yang ketika merengek sebuah blender murah saja masih kau katakan boros lalu uangnya kau pakai membeli sepatu futsal mahal. Sebenarnya apa definisi boros bagimu?

Mungkin kau yang belum tahu tahu, suamiku rajin menyarankanku memakai style yang begini dan begitu sesuai seleranya bahkan royal mensponsorinya agar aku selalu cantik saat pergi bersamanya, dan ketika kami berkumpul di sebuah tempat yang banyak wanita cantiknya, maka suamiku tak pernah minder mengenalkanku yang cantik disampingnya sebagai istri yang paling disayanginya.

Mungkin kau juga tak paham, bahwa seorang istri yang punya balita apalagi banyak dengan yang tak punya satu balita pun itu berbeda. Bahwa aku yang tak punya balita ini masih kenal apa itu yang namanya menyempatkan diri facial dan creambath juga spa meski hanya sebulan sekali.

Tapi istrimu yang mengurus 3 balita seorang diri itu telah bertahun-tahun ini sudah lupa menyisir rambut kusutnya sehabis mandi karna mandinya pun ketar ketir sembari menguatkan hati mendengar tangisan anakmu yang meraung karna tak mau ditinggal ibunya barang sedetikpun sedangkan kau diam tak perduli asyik memandangi gadget canggihmu yang isinya hanya undangan kongkow-kongkow tak jelas.

Sungguh...

Kau punya wanita paling cantik yang pernah ada,

Paling tangguh yang pernah ku kenal...

Yang telah Allah sediakan untuk menjadi yang paling memaklumi sikapmu

Menerima banyak kekuranganmu padanya

Karna percayalah,

Jika aku yang jadi istrimu

Tak akan sampai beranak tiga

Dari dulu sudah ku tinggalkan.

Tapi mungkin saja, ada kebaikanmu yang begitu besar dan istimewa, yang aku tidak tahu,  yang hanya istrimu dan Tuhan saja yang tau

Sehingga Tuhan menguatkan hati istrimu untuk tetap mencintaimu sepenuh hati.

Bahkan setelah kau buat dia menunggu kepanasan dibawah terik matahari di parkiran,

Saat kau bilang padanya di kondangan waktu itu,

'kau duluan saja dan tunggu diparkiran. Aku masih ingin berfoto bersama teman-temanku. Kau tak usah ikut berfoto ya, bajumu aneh. Nanti malah jadi pembicaraan teman-temanku. Aku nggak enak.'

Kata-katamu ini, yang jika orang lain saja yang mendengarnya menjadi sedih dan pilu,

Lalu bagaimana hati perempuan yang sudah merelakan nyawanya untuk dipertaruhkan melahirkan benih-benih cintamu itu?

Masih cinta kah kau padanya?

Jika ya, minta maaf lah.

Syukuri istrimu.

Atau kau akan tahu bagaimana sakitnya kehilangan seseorang yang pernah mencintaimu sepenuh hati lalu tak ada lagi.

Karna tempatmu,

Sudah digantiNya dengan 'orang lain' yang lebih pantas untuk menjadi pasangan wanita sehebat istrimu.

Mumpung belum terlambat.

Menangkan kembali hati istrimu.

Karna hati wanita itu seperti bubur.

Yang jika hatinya terlanjur meneriakkan kata 'cukup',

Maka itu artinya bagimu adalah 'selesai sampai disitu'.

Kau rela?

Hujan oktober, rumah hijau, 2016

#menulisagarinimenjadipelajaranbagiyanglain