Kamis, 17 November 2016

Iri dengan Kawan Karena Suaminya Baik

"Mba ari, aku iri denganmu krn aku dan suamiku tak seromantis seperti mba ari dan suami."
Ujar seorang kawan ketika kami bertemu.

"Yg mba gendong itu siapa mba?" Tanyaku tersenyum.

"Anak saya mba." jawabnya terheran dg pertanyaan saya.

"Mba iri dengan saya dan suami, padahal Allaah telah limpahkan seorang anak yg lucu, mungil dan amat menggemaskan." Saya menjawab sambil menatap si kecil. "Sedangkan Allaah belumlah memberikan kami buah hati." imbuh saya ☺😊

Dimana Rasa Syukur kita?^^
Sedangkan Allaah tak pernah keliru dalam memberikan nikmat dan ujian Nya 💙💙

Asiyah diuji dengan suami sekejam Fir'aun, Nabi Nuh diuji dengan Istri yg durhaka,
Nabi Zakaria beserta istrinya diuji dengan penantian buah hati yg lama,
Nabi Muhammad Shalallaahu 'alaihi Wasaalam beserta keluarganya memilih hidup dalam kefaqiran dan bersabar atasnya,
Dan 'Aisyah Radhiyallaahu'anha tidak pernah melahirkan seorang anak.
Maa syaa Allaah.....

Bila Para Nabi dan wanita² Shalihah terdahulu diuji dengen sedemikian rupa, padahal mereka adalah orang² terpilih yg telah Allaah jaminkan surga, lalu bagaimana dengan kita? ☺☺

Tidak perlu mencibir bila melihat saudara saudari kita berbagi bahagia rumahtangganya,
Tidak perlu mengejek pula bila mengetahui rumahtangga saudara saudari kita tengah teruji.

Tidak perlu menyinyir bila melihat saudara saudari kita berbagi kisah lucu anak²nya,
Tidak perlu pula menyindir saudari² kita yg belum diberikan buah hati.

Tidak perlu iri dan dengki bila ada saudara saudari kita yg berbagi kisah sukses bisnis dan omsetnya yg melimpah,
Tidak perlu pula menganggap remeh saudara saudari kita yg belum berhasil dalam bisnis dan usahanya.

Lihatlah Para Nabi dan Rasul,
Lihatlah para wanita mukminah terdahulu,
Ujian mereka tak sama, ujian mereka masing², keadaan mereka berbeda, namun mereka mampu bersyukur akan nikmat yg Allaah beri dan bersabar akan ujian yg Allaah beri.

Jangan biarkan diri memendam kedengkian ketika melihat kenikmatan yg didapat orang lain, karena itu akan membuat kita lupa akan nikmat Allaah yg diberikan kepada kita.

Berbahagia, tanpa merendahkan oranglain.
Berbahagia, bila melihat saudara saudari kita merasakan kenikmatan.
Dan Turut merasakan duka bila saudara saudari kita dilanda kedukaan.

Jagalah hati kita, jagalah kebersihannya, agar hati kita tak mudah merasa sakit dan terjangkiti penyakit hati. Sehingga kita selalu memandang dan melihat kebaikan serta sisi positif dari apa yg diposting saudara saudari kita. ^__^

Bila ada yg keliru, bila ada yg bikin hati ga sreg, bila ada yg bikin hati ga seneng, inboklah, japrilah, dan sampaikan nasehatmu dengan penuh cinta dan kasih sayang.

Berbagi kebahagiaan itu fitroh asalkan tidak melampui batas, karena bagaimanapun ada hati yg harus kita jaga.

'afwan wa baarakallaahufiikum^^

'abdaturrahman :
Ari Ummu Irhabiy

0 komentar:

Posting Komentar