Jumat, 30 Mei 2014
MENGATASI MASA JENUH PERKAWINAn
Aug 15, 2016
Tahun pertama pernikahan Anda dan suami bisanya tidak begitu terasa karena Anda berdua menemui segala jenis tantangan baru untuk dihadapi. Anda harus menyesuaikan diri dengan satu sama lain serta menikmati kebahagiaan baru sebagai sepasang suami istri. Tahap awal ini dikenal dengan fase bulan madu. Sayangnya, fase ini tidak berlangsung selamanya dalam sebuah perkawinan. Setelah bertahun-tahun bersama, pasangan suami istri biasanya tiba pada titik jenuh. Bukan berarti cinta memudar di antara Anda dan suami, justru ini menunjukkan bahwa Anda dan suami sudah stabil. Selain dengan cara bersyukur, perhatikan juga empat hal di bawah ini untuk mengusir kebosanan dalam perkawinan Anda.
Menciptakan kebiasaan baru
Pada tahap ini Anda dan suami sudah memiliki kebiasaan yang pasti bisa ditebak. Agar tak lagi hambar, ciptakan kebiasaan baru dalam pernikahan Anda. Dengan begitu, Anda dan suami bisa memfokuskan energi dan perhatian pada hal-hal baru tersebut. Ganti waktu bercinta Anda jadi di pagi hari sebelum memulai aktivitas harian. Cobalah untuk bergantian mengerjakan tugas rumah tangga. Kalau biasanya Anda yang memasak, tantang suami untuk masak dan Anda yang menggantikan suami untuk menyetir ketika pergi bersama. Hal ini dapat membuat Anda dan suami jadi lebih menghargai peran masing-masing dalam berumah tangga.
Saling mendukung untuk memiliki kesibukan lain di luar pernikahan
Jika selama ini Anda dan suami terlalu sibuk membangun rumah tangga yang sempurna, mudah saja untuk merasa bosan. Maka, penting bagi Anda untuk menghidupi passionmasing-masing dengan kesibukan di luar rumah. Ketika Anda berdua punya dunia baru di luar diri masing-masing, Anda jadi tidak sabar untuk pulang ke rumah dan menceritakannya pada suami Anda. Begitu juga halnya dengan suami Anda, Anda pun jadi antusias mendengar hal-hal baru yang dia alami.
Lupakan rutinitas Anda
Kapan terakhir kali Anda menghabiskan waktu berkualitas berdua saja dengan pasangan, melakukan hal-hal yang belum pernah Anda lakukan sebelumnya? Sekarang lah saatnya berkemas dan pergi liburan ke tempat yang asing bagi Anda dan suami. Manfaatkan juga saat ini untuk saling mencurahkan isi hati masing-masing, termasuk juga rasa jenuh yang Anda simpan. Siapa tahu dia memiliki ide brilian untuk mengatasi persoalan Anda berdua.
RELATIONSHIP
Rahasia Pernikahan Sukses: Saling Menghormati
Karena cinta saja tak cukup menjamin pernikahan Anda
Kamis, 29 Mei 2014
Manfaat Buah Alpukat Untuk Kecantikan Kulit
artikel diambil dari 
Oleh Skin.co.id | skin.co.id – Kam, 10 Jul 2014 15:24 WIB
Buah alpukat merupakan salah satu buah sehat yang kaya nutrisi baik untuk tubuh maupun untuk kulit. Selain rasanya yang lezat, buah berwarna hijau ini mengandung bahan-bahan alami yang bermanfaat untuk kulit wajah. Anda bisa menggunakan buah alpukat sebagai masker wajah alami dan kabar baiknya adalah buah ini sangat cocok untuk semua jenis kulit. Apa saja manfaat buah ini?
Buah Kaya Nutrisi
Buah alpukat mengandung beberapa nutrisi untuk kulit seperti vitamin A, C, dan E. Vitamin A yang terkandung dalam buah lezat ini sangat penting untuk pertumbuhan sel-sel kulit yang baru dan membantu memperlambat proses penuaan kulit. Kandungan vitamin E dan C sangat berperan dalam membantu melindungi kulit dari paparan radikal bebas. Selain itu, vitamin C di dalam buah alpukat berguna dalam membantu meningkatkan stimulasi pembentukan collagen yang mana membuat kulit Anda jadi lebih kencang dan elastis. Bahan-bahan alami yang terkandung pada buah alpukat sangat baik untuk mengurangi peradangan kulit.
Avocado Oil
Selain bisa dipakai untuk masker wajah, buah alpukat bisa diambil minyaknya yang dapat digunakan untuk perawatan wajah. Minyak ini kaya akan kandungan sterolin. Sebuah studi menunjukkan bahwa sterolin membantu mengurangi tanda-tanda penuaan kulit seperti bintik hitam serta membantu melembabkan kulit.
Apa saja resep masker wajah dari buah alpukat yang bisa Anda buat sendiri di rumah? Jangan lewatkan artikel berikutnya.
Rabu, 28 Mei 2014
Persiapan Resepsi Murah Meriah Tanpa Bantuan Wedding Organizer, Cuma Butuh Tujuh Langkah!
Katon
Mempersiapkan sebuah pernikahan itu kesannya sangat ribet dan memakan banyak waktu. Mungkin itulah alasan utama mengapa banyak orang lebih memilih untuk menyewa Wedding Organizer atau biasa disingkat WO. Tapi kan, menyewa WO itu nggak murah tante?? Yep, bener banget, menyewa WO kadang justru akan menambah budget acara pernikahanmu.
Nah, bagi kamu yang ingin menabung, sebenarnya kamu bisa mempersiapkan acara pernikahanmu sendiri tanpa bantuan WO. Nggak susah kok! Yang penting, kamu harus mau bekerja keras dan sedikit ribet demi budget pernikahan yang lebih rendah. Toh, sisa uangmu yang tadinya akan amu bayarkan ke WO bisa digunakan untuk banyak hal seperti cicilan rumah, tabungan anak, ataupun beli kendaraan baru. Langsung aja yuk cek langkah-langkahnya.
1. Pertama, pastikan dulu kamu sudah booking gedung dan dekorasi yang kamu inginkan paling nggak setahun sebelumnya!
gedung cantik nan murah via www.halomoney.co.id
Oke, mungkin kamu berpikir bahwa satu tahun adalah waktu yang terlalu lama untuk booking gedung dan dekorasinya. Tapi yakin deh, satu tahun terkadang kurang ketika kamu ingin mem-booking gedung yang populer. Semakin populer dan semakin besar daya tampung gedungnya, tentunya akan semakin diincar oleh para calon pengantin. Bahkan untuk gedung-gedung populer tersebut, ada juga yang udah nge-booking dua tahun sebelumnya! Kalau kamu memang bersedia untuk berkompromi, carilah gedung yang murah dan bisa dibooking kurang lebih enam bulan sebelumnya.
Memilih vendor dekorasi pun sebaiknya disesuaikan dengan gedung pernikahanmu. Kamu bisa memastikan apakah vendor dekorasinya sudah terbiasa menangani gedung tersebut atau tidak agar si tukang dekorasi bisa membantu secara maksimal.
2. Sebelum memilih vendor katering-mu, tentunya kamu wajib mencicipi masakan mereka dulu!
prasmanan lah biar asik! via blog.wemary.com
Untuk masalah katering, kamu bisa memesannya sekitar tiga hingga enam bulan sebelum pernikahan. Eits, meskipun begitu jangan sampai kamu asal sewa vendor katering aja ya! Makanan di resepsimu itu adalah kunci keberhasilan acaramu di mata tamu-tamu. Oleh karena itu, selalu pilih katering yang sudah memiliki reputasi yang baik. Seandainya pun kateringmu seadanya, kamu harus tetap memastikan rasa masakan mereka. Vendor-vendor di luar sana biasanya akan menyediakan makanan tester yang bisa kamu coba, kalau kamu nggak suka menunya kamu pun bisa minta ganti!
3. Tiga bulan sebelum hari H, saatnya pesan undangan dan souvenir! Ini nih saat yang tepat untuk memotong biaya!
undangan via undanganpernikahankita.com
Pasti kamu pernah deh menjumpai undangan pernikahan yang super mewah dan menarik bentuknya. Sah-sah aja sih, kalau kamu memang punya biayanya. Seandainya kamu ingin berhemat, undangan dan souvenir bisa kamu jadikan ajang memotong budget. Inget ya, undangan pernikahan cuma punya satu fungsi, memberi tahu tanggal hari jadi kamu. Setelah itu, wush, paling-paling dibuang sama si tamu. Makanya sebenarnya kamu tidak perlu memesan undangan pernikahan yang terlalu mewah. Asalkan infonya jelas dan tepat, kamu pun tak perlu khawatir hal lainnya.
Begitu juga dengan souvenir, kamu nggak perlu merasa bahwa souvenirmu harus mewah! Toh kamu yang menikah, seharusnya kamu yang dapat cindera mata dari teman-temanmu, bukan sebaliknya.
4. Kamu nggak perlu membeli pakaian pengantin, cukup menyewanya beserta dengan si tukang rias pengantin!
Mungkin kamu merasa bahwa kamu ingin merasa spesial di hari jadi, tentunya kamu ingin memiliki gaun pengantin yang paling cantik. Tapi ingat-ingat biaya ya! Membeli atau bahkan menjahitkan pakaian pengantin itu akan jauh lebih mahal daripada menyewa. Kalau kamu memang ingin menekan budget acara nikahmu, sebaiknya kamu menyewanya saja. Biasanya akan ada satu paket baju pengantin dan tata rias, sehingga kamu nggak perlu ribet lagi!
Terkait dengan makeup atau tata rias, kamu wajib melakukan testing agar kamu tahu kemampuan si tukang rias ini. Biasanya mereka bersedia untuk memberikan testing makeup agar kamu terlihat sempurna di hari jadimu.
5. Hiburan pastinya penting di hari jadimu, tapi nggak selalu harus mahal kok!
band pernikahan! via www.insideweddings.com
Pernikahan pastinya nggak akan lengkap tanpa adanya musik atau hiburan. Tentunya kamu merasa perlu untuk menghibur tamu-tamumu, oleh karena itu kamu pun berniat untuk menyewa band beserta dengan sound system-nya. Padahal ya, memiliki band di pesta pernikahan itu nggak wajib kok! Kamu juga bisa mengudang penyanyi tradisional beserta musiknya seperti gamelan agar pernikahanmu terlihat lebih tradisional. Ditambah lagi, kamu juga bisa menyewa sound system saja, tanpa penyanyi. Toh yang penting ada musik di pernikahanmu!
6. Jangan lupa memilih seragam keluarga, pagar bagus, pagar ayu, dan lainnya ya! Tinggal pilih mana yang sesuai sama seleramu.
Kamu bisa memilih baju seragam untuk keluarga dan kerabatmu dua bulan sebelum hari jadi. Untuk seragam, mungkin nggak terlalu banyak hal yang bisa bikin ribet. Kamu tinggal pilih mana yang sesuai sama budget dan juga selera kamu! Tapi satu hal yang wajib kamu ingat adalah pentingnya memastikan bahwa kain yang seragam tersedia dalam jumlah yang ditentukan. Kan nggak lucu kalau misalnya kamu kehabisan kain yang seragam dan salah satu kerabatmu memakai jenis kain yang berbeda.
7. Abadikan momen-momen pernikahanmu dengan dokumentasi! Biar hemat, pilih satu studio foto yang menawarkan paket pernikahan!
cek dulu maz fotonya! via blog.lukihermanto.com
Paket pernikahan? Itu lho, foto prewedding, video dan foto saat acara berlangsung, dan sebagainya. Dengan memilih satu studio foto yang kamu percaya, kesempatan kamu untuk mendapatkan diskon biasanya lebih tinggi! Memilih studio untuk dokumentasi juga tidak perlu terlalu jauh harinya. Bahkan kamu bisa melakukannya di bulan yang sama dengan hari jadimu!
Nah, setelah melakukan tujuh langkah di atas, kamu tinggal siap-siap untuk tercatat sebagai suami-istri secara sah di KUA. Kamu nggak butuh banyak dana sih, bahkan nikah di KUA itu gratis kok! Tapi, kamu harus ingat bahwa proses tercatat di KUA itu tidak sebentar. Kamu harus sudah mulai bersiap dua atau tiga bulan sebelumnya. Mau tahu gimana langkah-langkah birokrasi menikah di KUA? Cek aja di sini!
Selasa, 27 Mei 2014
Bagaimana Hukum Mengubur Ari Ari Bayi
Untuk pasangan yang barusan dikaruniai keturunan tentu akan mencari tahu mengenai Bagaimana Hukum Mengubur Ari Ari Bayi
Menurut Islam serta tata cara menanam ari ari itu. Seperti kita ketahui, ari ari atau plasenta berperan sebagai penyalur makanan serta saluran lain yang menghubungkan antara janin dengan ibunya saat masih tetap dalam rahim. Sepanjang berbulanbulan, ari ari ini begitu bermanfaat untuk bayi didalam rahim sang ibu. Tetapi demikian bayi lahir,
Tetapi dalam kebiasaan orang-orang tertentu, ada satu kepercayaan kalau dibalik manfaat medis, ada jalinan gaib pada bayi dengan ari arinya. Orang jawa sering menyebutnya 'sedulur papat limo pancer kakang kawah adi ariari'. Karenanya, beberapa orang-orang yang mewarisi kebiasaan kuno ini masih terlihat melakukan berbagai jenis ritual yang tak ada kaitannya dengan syariat.
Salah nya ialah mengubur ari ari mesti di dekat rumah, ditabur bunga tujuh rupa bahkan juga mesti di beri pelita (lampu). Dan bersamanya juga dikuburkan bendabenda spesifik, yang diakui bakal punya pengaruh atas nasib serta kehidupan si bayi apabila nantinya dewasa.
Lucunya, beberapa orang kadang-kadang lakukan ritual menanam ari ari itu demikian saja, tanpa ada pernah tahu jalinan sebab mengakibatkan. Serta makin lucu lagi, lantaran yang melakukannya kerapkali malah orang yang berpendidikan tinggi serta bertitel sarjana. Semestinya mereka lebih memprioritaskan halhal yang ilmiah daripada suatu hal yang irrasional.
Lantas Bagaimana Hukum Mengubur Ari Ari Bayi Menurut Islam Sendiri?
Terdapat banyak da dalil mengenai hukum mengubur ari ari, diantaranya yaitu hadits kisah Aisyah, kalau beliau menyampaikan,
“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan untuk mengubur tujuh hal potongan tubuh manusia; rambut, kuku, darah, haid, gigi, gumpalan darah, serta ariari. ”
Hadits di atas dijelaskan dalam Kanzul Ummal no. 18320 serta AlJami AsShagir kisah AlHakim, dari Sayyidah Aisyah.
Seirama dengan hadits itu yaitu hadits kisah Abdul Jabbar bin Wail dari bapaknya, beliau menyampaikan,
“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan untuk mengubur rambut serta kuku. ” (HR. Baihaqi dalam kitab Syu’abul Iman, no. 6488)
Berhujjah dengan hadits di atas, Jumhur ulama menganjurkan supaya sesudah bayi lahir ari ari selekasnya dikubur sebagai bentuk memuliakan Bani Adam. Lantaran sisi dari memuliakan manusia yaitu mengubur sisi badan yang lepas, salah satunya ariari. Selain itu, aksi sejenis ini bakal lebih
melindungi kebersihan serta tak mengganggu lingkungan.
As Suyuthi menyampaikan,
“Beliau menyuruh untuk mengubur rambut, kuku, darah, .. serta ariari, lantaran semuanya benda ini yaitu sisi dari badan manusia, hingga benda ini dimuliakan seperti keseluruhnya tubuh manusia dimuliakan. ” (AsSyamail AsSyarifah, Hal. 271)
Dalam kitab Nihayatul Muhtaj disebutkan kalau Hukum Mengubur Ari Ari Bayi Menurut Islam ini yaitu disarankan.
“Dan disarankan mengubur anggota tubuh yang terpisah dari orang yang masihlah hidup serta akan tidak selekasnya mati, atau dari orang yang masihlah diragukan kematiannya, seperti tangan pencuri, kuku, rambut, ‘alaqah (gumpalan darah), serta darah akibat goresan, untuk menghormati orangnya”
Meski sekian, Imam Ahmad memberikan sebagian qoul,
“Boleh mengubur rambut serta kuku. Tetapi bila tak dikerjakan, kami memiliki pendapat, tak kenapa. ” Info beliau ini diriwayatkan oleh Al Khallal dalam At Tarajjul, Hal. 19. Klenik dalam Ritual Penguburan Ariari Mengubur atau menanam ari ari memanglah disarankan, Namun satu hal yang butuh diingat, ini sekalipun tak menganjurkan Anda untuk lakukan beragam ritual klenik saat mengubur ari-ari.
Lantaran Islam sekalipun tak menyarankan sekian. Bahkan bila sikap sejenis ini diiringi dengan beragam kepercayaan tanpa basic, jadi jadinya tahayul serta khurafat yang begitu dikritik oleh syariat.
Ketika ini diyakini bisa menjadi sebab agar bayinya memiliki kemampuan tertentu, atau agar bayinya mendapatkan semua yang bisa membahagiakan hidupnya, maka berarti termasuk mengambil sebab yang sejatinya bukan sebab. Dan itu termasuk perbuatan syirik kecil.
Oleh karenanya ketahuilah bahwa ritual klenik ini betul-betul produk lokal warisan dari ajaran kejawen dan agama hindu, Sangat jauh dari baubau Islam dan syariatnya. Tak satu ayat Quran atau hadits menyebutkannya.
Sementara, mempercayai ada hubungan gaib antara ari ari dengan nasib bayi yang lahir tersebut, jelas telah melanggar wilayah akidah, hal ini sudah termasuk kategori syirik. Sehingga ritual tertentu yang dilakukan terhadap ari ari ini, sangat mengganggu hubungan kita sebagai muslim dengan Allah Subhanahu Wata'ala.
Seolah nasib seseorang ditentukan oleh ari ari, bukan oleh tugas pendidikan dari kedua orang tuanya dan lingkungannya. Padahal tegas sekali disebutkan bahwa nasib seseorang bukan ditentukan oleh perlakuan terhadap ari ari, namun tergantung dari usaha (ikhtiar) seseorang serta doadoa yang dipanjatkan.
Kita harus menerima kenyataan bahwa ritual dan kepercayaan kuno seperti ini masih melekat di tengah masyarakat. Bahkan, tidak jarang yang jadi pelakunya adalah orang berpendidikan. Mungkin di kepalanya ada ragu dan setengah tidak percaya, tetapi tetap dilakukannya juga, dengan alasan patuh pada apa yang dikatakan orang tua atau untuk menjaga tradisi nenek moyang.
Oleh karena itu harus dikonfirmasi kembali, tradisi nenek moyang yang bagaimana yang harus kita lestarikan? Sebab tidak semua tradisi itu baik. Bukankah di zaman nenek moyang dulu, juga ada tradisi nyembah keris, minum khamar, zina, judi dan seterusnya? berhala? Apakah sampai sekarang akan tetap kita lestarikan budayabudaya yang negatif dari nenek moyang itu? Tentu tidak, bukan?
Tugas kita sekarang ini adalah berupaya mengikis dan mengurangi secara sistematis, tradisi yang sekiranya bertentang dengan nilai-nilai kemanusiaan serta nilainilai keIslaman. Namun bila tradisi itu sesuai dengan Islam, barulah kita lestarikan.
Jika sekedar mengubur (memendam) ari ari di dalam tanah, tanpa niat apapun kecuali untuk memuliakan ciptaan Allah dan demi kesehatan lingkungan, tentu boleh dan baik. Sebab plasenta atau ari ari itu akan segera membusuk jika tidak segera dipendam.
Khusus masalah doa ketika mengubur ari ari, Allah Subhanahu wataala telah menetapkan teknis dan tata caranya. Jika menggunakan teknis dan tata cara yang tidak sesuai dengan apa yang dikehendaki oleh Allah Subhanahu Wataala, doa itu bukan saja tertolak, namun malah bisa menimbulkan bencana. Misalnya ritual perlakuan terhadap ari ari yang cenderung syirik itu, bukan nasib baik yang akan diterima oleh bayi dan keluarga itu, malah bisa jadi sebaliknya.
Jalan terbaik memang dipendam saja, agar tidak merusak lingkungan. Namun tanpa diiringi ritual klenik apa pun yang bisa merusak hubungan mesra kita kepada Allah Subhanahu Wataala. Pendam saja, baca bismillah dan selesai.
Wallahu a'lam bishshawab.
Senin, 26 Mei 2014
Pikiran Negatif Buruk Bagi Kesehatan
Tahukah Anda sebanyak 80% orang mengalami sakit, tapi bukan karena fisiknya, melainkan karena emosinya. Pikiran negatif ternyata tidak baik bagi kesehatan, mau buktinya?
1. MARAH selama 5 menit akan menyebabkan sistem imun tubuh kita mengalami depresi selama 6 jam.
2. DENDAM & MENYIMPAN KEPAHITAN akan menyebabkan imun tubuh kita mati.. Dari situlah bermula segala penyakit, seperti STRESS, KOLESTEROL, HIPERTENSI, SERANGAN JANTUNG, RHEMATIK, ARTHRITIS, STROKE (perdarahan/penyumbatan pembuluh darah).
3. Jika kita sering membiarkan diri kita STRES, maka kita sering mengalami GANGGUAN PENCERNAAN.
4. Jika kita sering merasa KHAWATIR, maka kita mudah terkena penyakit NYERI PUNGGUNG.
5. Jika kita MUDAH TERSINGGUNG, maka kita akan cenderung terkena penyakit INSOMNIA (susah tidur)
6. Jika kita sering mengalami KEBINGUNGAN, maka kita akan terkena GANGGUAN TULANG BELAKANG BAGIAN BAWAH.
7. Jika kita sering membiarkan diri kita merasa TAKUT BERLEBIHAN, maka kita akan mudah terkena penyakit GINJAL.
8. Jika kita suka ber-NEGATIVE THINKING, maka kita akan mudah terkena DYSPEPSIA (penyakit sulit mencerna).
9. Jika kita mudah EMOSI & cenderung PEMARAH, maka kita bisa rentan terhadap penyakit HEPATITIS.
10. Jika kita sering merasa APATIS (tdk pernah peduli) terhadap lingkungan, maka kita akan berpotensi mengalami PENURUNAN KEKEBALAN TUBUH.
11. Jika kita sering MENGANGGAP SEPELE semua persoalan, maka hal ini bisa mengakibatkan penyakit DIABETES.
12. Jika kita sering merasa KESEPIAN, maka kita bisa terkena penyakit DEMENSIA SENELIS (berkurangnya memori dan kontrol fungsi tubuh).
13. Jika kita sering BERSEDIH & merasa selalu RENDAH DIRI, maka kita bisa terkena penyakit LEUKEMIA (kanker darah putih).
Ryan thamrin
Minggu, 25 Mei 2014
Lima Manfaat Kesaktian Lidah Buaya untuk Kecantikan
Lihat Foto
5 Kesaktian Lidah Buaya Untuk Kecantikan
Manfaatnya tak hanya dihitung jari. Dari menyehatkan rambut, gigi, melembapkan kulit, sampai mengobati luka, semua bisa. Semua berkat air liurnya lidah buaya yang sakti ini.
Kunci khasiat Aloe vera alias lidah buaya ini ada pada daging daunnya yang berbentuk gel bening. Selain banyak mengandung air, 'air liur' lidah buaya ini menyimpan beragam zat biologis aktif. Di antaranya anthraquinon yang memiliki efek laksatif (merangsang kerja usus), polysaccharida yang dikenal dengan acetylated mannose atau acemann (golongan karbohidrat yang bermanfaat untuk imunitas, penyembuhan luka dan antiviral, serta kanker pada hewan).
Selain itu, juga ada zat prostaglandin yang berperan dalam penyembuhan luka. Kandungan yang lain adalah asam lemak (trigliserida, kolesterol, steroid, asam urik, lignin, dan asam salisilat), enzim-enzim, asam amino, vitamin (B1, B2, B6, C, dan E), mineral (kalsium, sodium, mangan, magnesium, seng, tembaga, dan kromium).
Masih ada lagi kandungan senyawa antiinflamasi seperti glikoprotein dan salisilat, serta senyawa lain yang merangsang pertumbuhan kulit dan jaringan konektif.
Dilansir dari berbagai sumber, berikut adalah manfaat lidah buaya:
Kunci khasiat Aloe vera alias lidah buaya ini ada pada daging daunnya yang berbentuk gel bening. Selain banyak mengandung air, 'air liur' lidah buaya ini menyimpan beragam zat biologis aktif. Di antaranya anthraquinon yang memiliki efek laksatif (merangsang kerja usus), polysaccharida yang dikenal dengan acetylated mannose atau acemann (golongan karbohidrat yang bermanfaat untuk imunitas, penyembuhan luka dan antiviral, serta kanker pada hewan).
Selain itu, juga ada zat prostaglandin yang berperan dalam penyembuhan luka. Kandungan yang lain adalah asam lemak (trigliserida, kolesterol, steroid, asam urik, lignin, dan asam salisilat), enzim-enzim, asam amino, vitamin (B1, B2, B6, C, dan E), mineral (kalsium, sodium, mangan, magnesium, seng, tembaga, dan kromium).
Masih ada lagi kandungan senyawa antiinflamasi seperti glikoprotein dan salisilat, serta senyawa lain yang merangsang pertumbuhan kulit dan jaringan konektif.
Dilansir dari berbagai sumber, berikut adalah manfaat lidah buaya:
1 Menyembuhkan Luka
Penyembuhan luka ini dengan lidah buaya dimungkinkan karena kandungan berbagai vitamin dan mineral seperti vitamin C, E, dan zinc. Zat-zat ini juga memiliki efek antifungal dan antibakterial sehingga dapat mencegah terjadinya infeksi pada luka.
Hanya dengan pengolesan, lidah buaya membantu mempercepat penyembuhan luka bakar dan luka superfisial, terbakar sinar matahari, radang dingin, luka akibat radiasi, beberapa jenis dermatitis (radang kulit), psoriasis, luka teriris, gigitan serangga, alergi tumbuhan, bisul, lecet, dan masalah dermatologis lainnya. Tapi sebaiknya tidak digunakan pada luka dalam atau luka operasi.
Jika dioleskan ke kulit yang luka atau terbakar, Aloe vera menggantikan cairan tanpa menghentikan proses oksigenasi, mempercepat penyembuhan, dan meminimalkan bekas luka.
2 Perawatan kulit wajah
Aloe vera yang kaya vitamin dan mineral menjadikannya sebagai bahan favorit dalam industri kosmetik, terutama sebagai emolien, penyegar, dan pelembap kulit.
Jika digunakan secara teratur, Aloe vera dapat mempercepat luruhnya sel-sel kulit mati dan memperbarui pertumbuhan sel-sel kulit yang baru. Bahkan, ia juga mujarab untuk kulit berjerawat; tidak hanya menyembuhkan tetapi juga meregenerasi kulit. Dengan kemampuan penetrasinya, Aloe vera menggantikan cairan yang hilang serta memperbaiki jaringan kulit dari luar dan dalam.
3 Menjaga kehalusan tangan
Jika kulit tangan Anda cenderung kering, kaku, dan kasar dan disertai kuku yang rapuh, gunakan Aloe vera atau produk kosmetik yang mengandung Aloe vera.
Tumbuhan ini bermanfaat mengembalikan kelembapan dan elastisitas kulit serta menguatkan kuku. Komposisi aktif, keseimbangan pH, serta kandungan asam amino dalam Aloe vera mengembalikan elastisitas kulit, meremajakan kembali epidermis, dan memperkuat kuku.
4 Perawatan Rambut
Khasiatnya pada rambut sudah dikenal sejak berabad-abad. Aloe vera dikenal mampu mengatasi rambut kusam, rapuh, rontok, dan ketombe. Bahkan, orang tua jaman dahulu juga menggunakan aloe vera untuk menyuburkan rambut.
Caranya dengan memijat kulit kepala secara teratur dengan menggunakan gel Aloe vera atau keramas dengan sampo lidah buaya. Baik sebagai sampo, hair lotion, maupun pemakaian langsung pada rambut (seperti pada creambath) Aloe vera bekerja seperti conditioner.
Pada kulit kepala, Aloe vera menjadi pelembap seperti pada kulit daerah lain. Aloe vera dapat memperkuat akar rambut, melubrikasi rambut, memperbarui sel-sel epitelial, melembapkan dan menyehatkan kulit kepala. Semua ini berkat kandungan protein pada Aloe vera.
5 Perawatan mulut dan gigi
Untuk menjaga kesehatan gigi dan gusi, gunakan mouth wash dan pasta gigi berbahan dasar Aloe vera.
Jumat, 23 Mei 2014
Wahai para suami, bersabarlah dengan keadaan istrimu; bagaimana pun kondisinya
Bersabarlah dengan sikap baik dan buruknya, sebab di sana ada kebaikan yang amat banyak. Bisa jadi, ada sifat buruk istri yang tidak disukai, namun di dalamnya terdapat kebaikan yang banyak dan baru bisa kau dapatkan kelak di kemudian hari.
Wahai para suami, seberapa pun lamanya kalian menjalani kehidupan rumah tangga, bersabarlah. Sebab tidak ada balasan yang layak bagi pelaku kesabaran, kecuali surga yang telah Allah Ta’ala sediakan kelak di akhirat.
Guna menguatkan kesabaran, sering-seringlah membaca Kalam Allah Ta’ala, sabda Nabi-Nya yang mulia, juga kisah-kisah mencerahkan jiwa dari ulama’-ulama’ yang besar rasa takut dan harapnya kepada Allah Ta’ala. Merekalah sebaik-baik generasi; yang telah berikan contoh terbaik dalam menjalani kehidupan yang kian dahsyat godaannya.
Imam Ibnu al-Jauzi dalam kitabnya Shaid al-Khatir mengisahkan sebuah cerita kesabaran seorang suami. Ialah Syeikh Abu Utsman an-Naisaburi. Beliau adalah orang ‘alim, shaleh, kaya, sekaligus terhormat. Namun, sebab usianya yang tak muda lagi, beliau tidak berniat untuk menikah lagi.
Kemudian datanglah seorang wanita yang menawarkan dirinya untuk dinikahi. Inilah di antara tanda kemuliaan seorang wanita shalehah yang menjaga dirinya. Guna melindungi diri dari zina, mereka memilih untuk minta dinikahi oleh orang shaleh dengan cara yang baik.
Maka, Abu Utsman pun mendatangi walinya untuk melamar. Saat mendengar apa yang disampaikan, wali sang wanita itu amat terkajut, haru, sekaligus bahagia. Betapa mulianya, pikirnya, sebab ia dan anaknya bukan berasal dari keluarga yang mampu.
Maka, keduanya pun menikah secara sah dalam naungan keberkahan, insya Allah. Malam harinya, Abu Utsman memasuki kamar pengantin. Ia terkejut ketika melihat kondisi istrinya. Rupanya sang istri adalah sosok yang cacat fisik dan matanya.
Namun, saat ia hendak pergi, sang istri yang cacat itu memintanya agar tetap berada di dalam kamar menemaninya. Abu Utsman berkata,
“Aku tetap berada dalam kondisi itu selama lima belas tahun.” Pungkas Abu Utsman, “Aku berharap amalan itu mendapatkan balasan terbaik dari Allah Ta’ala.”
Sungguh, lima belas tahun bukanlah waktu yang sebentar. Bersabar selama itu tidak mungkin dilakukan, kecuali oleh mereka yang bagus kualitas iman dan taqwanya. Kesabaran itu, hanya bisa dilakukan oleh mereka yang besar rasa cintanya kepada Allah Ta’ala.
Kamis, 22 Mei 2014
WalimahWalimah yang Paling Buruk dalam Islam
By Pirman Bahagia -
Diriwayatkan oleh Imam Muslim dan Imam al-Bukhari Rahimahumullahu Ta’ala dari sahabat mulia Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam menyebutkan ciri walimah pernikahan yang paling buruk. Hendaknya kita memperhartikan riwayat ini, agar makanan yang kita hidangkan dalam walimah nikah tidak tergolong dalam seburuk-buruknya hidangan.
“Makanan yang paing buruk adalah makanan dari pesta walimah yang tidak diundang di dalamnya orang yang mau datang kepadanya (orang miskin), tapi diundang orang yang engggan datang kepadanya (orang kaya). Barang siapa tidak memperkenankan undangan, sesungguhnya telah durhaka kepada Allah Ta’ala dan Rasul-Nya.”
Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim ini, makanan yang paling buruk dinisbatkan pada hidangan walimah yang hanya mengundang orang kaya. Padahal, orang kaya sudah terbiasa mengonsumsi makanan enak dan sangat jarang merasa puas dengan hidangan makan yang disediakan dalam walimah pernikahan yang dia hadiri.
Sebaliknya, dalam walimah tersebut tidak mengundang orang-orang miskin, padahal mereka sangat menghajatkan makanan yang enak dalam pesta walimah karena jarang mengonsumsinya.
“Seburuk-buruk makanan ialah makanan (walimah) yang hanya mengundang orang-orang kaya, tetapi meninggalkan orang-orang miskin.”
Senada dengan hadits pertama, hadits kedua yang diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari menyebutkan bahwa semewah apa pun makanan yang dihidangkan dalam sebuah walimah pernikahan, jika hanya mengundang orang-orang kaya dan tidak melibatkan orang-orang miskin, maka makanan tersebut disebut oleh Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam sebagai seburuk-buruknya makanan.
Dua hadits yang mulia ini hendaknya menjadi pelajaran berharga bagi sebagian kita. Islam sebagai agama yang mulia benar-benar mengatur seluruh persoalan yang dihadapi oleh umat manusia. Bahkan dalam hal walimah pernikahan, Islam memberikan panduan yang sangat jelas, manusiawi, dan sesuai dengan norma-norma kebaikan yang terkandung dalam masyarakat.
Sayangnya, dua hadits ini banyak diingkari, akhir-akhir ini. Ada kalangan yang mengaku Islam, tapi sangat jauh dari nilai-nilai islami saat hendak menyelenggarakan walimah pernikahan. Mereka hanya mengutamakan menu, berbangga diri, dan benar-benar tidak melibatkan orang miskin, yatim piatu, dan kelompok masyarakat lain yang benar-benar membutuhkan makanan bergizi nan lezat.
Wallahu a’lam. [Pirman/Keluargacinta]
yang Paling Buruk dalam Islam
By Pirman Bahagia -
Diriwayatkan oleh Imam Muslim dan Imam al-Bukhari Rahimahumullahu Ta’ala dari sahabat mulia Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam menyebutkan ciri walimah pernikahan yang paling buruk. Hendaknya kita memperhartikan riwayat ini, agar makanan yang kita hidangkan dalam walimah nikah tidak tergolong dalam seburuk-buruknya hidangan.
“Makanan yang paing buruk adalah makanan dari pesta walimah yang tidak diundang di dalamnya orang yang mau datang kepadanya (orang miskin), tapi diundang orang yang engggan datang kepadanya (orang kaya). Barang siapa tidak memperkenankan undangan, sesungguhnya telah durhaka kepada Allah Ta’ala dan Rasul-Nya.”
Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim ini, makanan yang paling buruk dinisbatkan pada hidangan walimah yang hanya mengundang orang kaya. Padahal, orang kaya sudah terbiasa mengonsumsi makanan enak dan sangat jarang merasa puas dengan hidangan makan yang disediakan dalam walimah pernikahan yang dia hadiri.
Sebaliknya, dalam walimah tersebut tidak mengundang orang-orang miskin, padahal mereka sangat menghajatkan makanan yang enak dalam pesta walimah karena jarang mengonsumsinya.
“Seburuk-buruk makanan ialah makanan (walimah) yang hanya mengundang orang-orang kaya, tetapi meninggalkan orang-orang miskin.”
Senada dengan hadits pertama, hadits kedua yang diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari menyebutkan bahwa semewah apa pun makanan yang dihidangkan dalam sebuah walimah pernikahan, jika hanya mengundang orang-orang kaya dan tidak melibatkan orang-orang miskin, maka makanan tersebut disebut oleh Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam sebagai seburuk-buruknya makanan.
Dua hadits yang mulia ini hendaknya menjadi pelajaran berharga bagi sebagian kita. Islam sebagai agama yang mulia benar-benar mengatur seluruh persoalan yang dihadapi oleh umat manusia. Bahkan dalam hal walimah pernikahan, Islam memberikan panduan yang sangat jelas, manusiawi, dan sesuai dengan norma-norma kebaikan yang terkandung dalam masyarakat.
Sayangnya, dua hadits ini banyak diingkari, akhir-akhir ini. Ada kalangan yang mengaku Islam, tapi sangat jauh dari nilai-nilai islami saat hendak menyelenggarakan walimah pernikahan. Mereka hanya mengutamakan menu, berbangga diri, dan benar-benar tidak melibatkan orang miskin, yatim piatu, dan kelompok masyarakat lain yang benar-benar membutuhkan makanan bergizi nan lezat.
Wallahu a’lam. [Pirman/Keluargacinta]
Diriwayatkan oleh Imam Muslim dan Imam al-Bukhari Rahimahumullahu Ta’ala dari sahabat mulia Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam menyebutkan ciri walimah pernikahan yang paling buruk. Hendaknya kita memperhartikan riwayat ini, agar makanan yang kita hidangkan dalam walimah nikah tidak tergolong dalam seburuk-buruknya hidangan.
“Makanan yang paing buruk adalah makanan dari pesta walimah yang tidak diundang di dalamnya orang yang mau datang kepadanya (orang miskin), tapi diundang orang yang engggan datang kepadanya (orang kaya). Barang siapa tidak memperkenankan undangan, sesungguhnya telah durhaka kepada Allah Ta’ala dan Rasul-Nya.”
Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim ini, makanan yang paling buruk dinisbatkan pada hidangan walimah yang hanya mengundang orang kaya. Padahal, orang kaya sudah terbiasa mengonsumsi makanan enak dan sangat jarang merasa puas dengan hidangan makan yang disediakan dalam walimah pernikahan yang dia hadiri.
Sebaliknya, dalam walimah tersebut tidak mengundang orang-orang miskin, padahal mereka sangat menghajatkan makanan yang enak dalam pesta walimah karena jarang mengonsumsinya.
“Seburuk-buruk makanan ialah makanan (walimah) yang hanya mengundang orang-orang kaya, tetapi meninggalkan orang-orang miskin.”
Senada dengan hadits pertama, hadits kedua yang diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari menyebutkan bahwa semewah apa pun makanan yang dihidangkan dalam sebuah walimah pernikahan, jika hanya mengundang orang-orang kaya dan tidak melibatkan orang-orang miskin, maka makanan tersebut disebut oleh Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam sebagai seburuk-buruknya makanan.
Dua hadits yang mulia ini hendaknya menjadi pelajaran berharga bagi sebagian kita. Islam sebagai agama yang mulia benar-benar mengatur seluruh persoalan yang dihadapi oleh umat manusia. Bahkan dalam hal walimah pernikahan, Islam memberikan panduan yang sangat jelas, manusiawi, dan sesuai dengan norma-norma kebaikan yang terkandung dalam masyarakat.
Sayangnya, dua hadits ini banyak diingkari, akhir-akhir ini. Ada kalangan yang mengaku Islam, tapi sangat jauh dari nilai-nilai islami saat hendak menyelenggarakan walimah pernikahan. Mereka hanya mengutamakan menu, berbangga diri, dan benar-benar tidak melibatkan orang miskin, yatim piatu, dan kelompok masyarakat lain yang benar-benar membutuhkan makanan bergizi nan lezat.
Wallahu a’lam. [Pirman/Keluargacinta]
yang Paling Buruk dalam Islam
By Pirman Bahagia -
Diriwayatkan oleh Imam Muslim dan Imam al-Bukhari Rahimahumullahu Ta’ala dari sahabat mulia Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam menyebutkan ciri walimah pernikahan yang paling buruk. Hendaknya kita memperhartikan riwayat ini, agar makanan yang kita hidangkan dalam walimah nikah tidak tergolong dalam seburuk-buruknya hidangan.
“Makanan yang paing buruk adalah makanan dari pesta walimah yang tidak diundang di dalamnya orang yang mau datang kepadanya (orang miskin), tapi diundang orang yang engggan datang kepadanya (orang kaya). Barang siapa tidak memperkenankan undangan, sesungguhnya telah durhaka kepada Allah Ta’ala dan Rasul-Nya.”
Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim ini, makanan yang paling buruk dinisbatkan pada hidangan walimah yang hanya mengundang orang kaya. Padahal, orang kaya sudah terbiasa mengonsumsi makanan enak dan sangat jarang merasa puas dengan hidangan makan yang disediakan dalam walimah pernikahan yang dia hadiri.
Sebaliknya, dalam walimah tersebut tidak mengundang orang-orang miskin, padahal mereka sangat menghajatkan makanan yang enak dalam pesta walimah karena jarang mengonsumsinya.
“Seburuk-buruk makanan ialah makanan (walimah) yang hanya mengundang orang-orang kaya, tetapi meninggalkan orang-orang miskin.”
Senada dengan hadits pertama, hadits kedua yang diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari menyebutkan bahwa semewah apa pun makanan yang dihidangkan dalam sebuah walimah pernikahan, jika hanya mengundang orang-orang kaya dan tidak melibatkan orang-orang miskin, maka makanan tersebut disebut oleh Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam sebagai seburuk-buruknya makanan.
Dua hadits yang mulia ini hendaknya menjadi pelajaran berharga bagi sebagian kita. Islam sebagai agama yang mulia benar-benar mengatur seluruh persoalan yang dihadapi oleh umat manusia. Bahkan dalam hal walimah pernikahan, Islam memberikan panduan yang sangat jelas, manusiawi, dan sesuai dengan norma-norma kebaikan yang terkandung dalam masyarakat.
Sayangnya, dua hadits ini banyak diingkari, akhir-akhir ini. Ada kalangan yang mengaku Islam, tapi sangat jauh dari nilai-nilai islami saat hendak menyelenggarakan walimah pernikahan. Mereka hanya mengutamakan menu, berbangga diri, dan benar-benar tidak melibatkan orang miskin, yatim piatu, dan kelompok masyarakat lain yang benar-benar membutuhkan makanan bergizi nan lezat.
Wallahu a’lam. [Pirman/Keluargacinta]
Rabu, 21 Mei 2014
Hukum mencukur alis
Seringkali kita melihat di tevelisi, koran atau majalah kecantikan membicarakan tentang cukur alis bagi perempuan. Dengan dalih memperindah atau mempercantik.
Seperti dilansir Islampos.com bahwa ada yang alisnya ditipiskan dan ditimpa dengan kosmetik, atau jenis lain hingga muncul pula istilah sulam alis.
Tahukah Ukhti, bagaimana Islam memandang hal itu? Apakah kita sebagai seorang muslimah boleh menipiskan alis?
(Baca juga: Apa Hukumnya Manusia Menikahi Jin? )
Hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari menyebutkan bahwa,
“Rasulullah SAW melaknat perempuan-perempuan yang minta dicukur alisnya.” (Lihat juga: VIDEO - Ini Alasan Aktor Fast & Furious Masuk Islam )
Ini adalah salah satu cara berhias yang berlebih-lebihan. Lebih diharamkan lagi jika mencukur alis ini dilambangkan sebagai simbol peremupuan nakal.
Akan tetapi mazhab Hambali membolehkan perempuan mencukur rambut diwajah jika seizin suami, karena itu adalah bagian dari berhias.(Baca juga: Foto Mengharukan Ini Jadi Perbincangan Netizen )
Berlaianan dengan Imam Nawawi yang menyebutkan mencukur rambut dahi itu tidak boleh sama sekali, mengatakan bahwa hal itu bukanlah bagian dari berhias.
Imam Thabrani meriwayatkan istri Abu Ishak, bahwa suatu hari dia pernah datang ke rumah Aisyah.(Lihat juga: VIDEO - Detik-detik Polisi Jatuh dari Helikopter )
Istri Abu Ishak waktu itu masih gadis dan masih seang kecantikan. Kemudian dia bertanya:
“Bagiamana hukumnya perempuan-perempuan yang menghias mukanya untuk kepentingan suaminya?”
Maka Aisyah menjawab: “Hilangkanlah kejelekan-kejelekan yang ada pada kamu itu sedapat mungkin.” (islampos)
Seperti dilansir Islampos.com bahwa ada yang alisnya ditipiskan dan ditimpa dengan kosmetik, atau jenis lain hingga muncul pula istilah sulam alis.
Tahukah Ukhti, bagaimana Islam memandang hal itu? Apakah kita sebagai seorang muslimah boleh menipiskan alis?
(Baca juga: Apa Hukumnya Manusia Menikahi Jin? )
Hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari menyebutkan bahwa,
“Rasulullah SAW melaknat perempuan-perempuan yang minta dicukur alisnya.” (Lihat juga: VIDEO - Ini Alasan Aktor Fast & Furious Masuk Islam )
Ini adalah salah satu cara berhias yang berlebih-lebihan. Lebih diharamkan lagi jika mencukur alis ini dilambangkan sebagai simbol peremupuan nakal.
Akan tetapi mazhab Hambali membolehkan perempuan mencukur rambut diwajah jika seizin suami, karena itu adalah bagian dari berhias.(Baca juga: Foto Mengharukan Ini Jadi Perbincangan Netizen )
Berlaianan dengan Imam Nawawi yang menyebutkan mencukur rambut dahi itu tidak boleh sama sekali, mengatakan bahwa hal itu bukanlah bagian dari berhias.
Imam Thabrani meriwayatkan istri Abu Ishak, bahwa suatu hari dia pernah datang ke rumah Aisyah.(Lihat juga: VIDEO - Detik-detik Polisi Jatuh dari Helikopter )
Istri Abu Ishak waktu itu masih gadis dan masih seang kecantikan. Kemudian dia bertanya:
“Bagiamana hukumnya perempuan-perempuan yang menghias mukanya untuk kepentingan suaminya?”
Maka Aisyah menjawab: “Hilangkanlah kejelekan-kejelekan yang ada pada kamu itu sedapat mungkin.” (islampos)
10 Alasan Kenapa Wanita Tanpa Make-Up Pantas Menjadi Pendamping Hidupmu
Dunia Wanita - Memilih pendamping hidup itu sangat penting, karena inilah kriteria wanita yang paling pas menurut Agama.
Sebenarnya tidak ada yang salah dengan make up.Make up memang bisa menonjolkan kecantikan seorang wanita. Namun jangan salah, ada yang lebih sexy dari kepolosan wajah seorang wanita. Karena bagaimanapun, wajah polos adalah cerminan dari diri kita. Dan inilah alasannya kenapa wanita berwajah polos tanpa make up harus mendapatkan perhatian lebih dari cowok.
Cewek yang beranin menunjukkan muka polos itu percaya diri
Jika seorang cewek berani tampil tanpa make up, berarti dia sedang menunjukkan bahwa dia percaya dengan dirinya sendiri dan semua kelebihannya yang alami tanpa buatan. Kepercayaan cewek yang alami itu akan mendapatkan nilai lebih dari cowok.
Cewek dengan muka polos itu menunjukkan kalau dia ramah
Muka polos itu itu menunjukan bahwa dia seorang perempuan yang ramah dan humble. Jika kamu ingin curhat, maka curhatlah dengan perempuan yang seperti ini. Karena dia akan sangat terbuka dan menjadi pendengar setia serta memberimu banyak solusi.
Tidak ada yang ditutup-tutupi darinya
Meski wajahnya berjerawat atau bahkan hitam sekalipun, dia tidak repot-repot untuk menutupinya. Karena baginya, kecantikan dan ketulusan itu datangnya dari hati, bukan dari hati.
Suka petualangan, cewek seperti ini cocok buat kamu
Jika kamu cowok yang suka tantangan dan berpetualang, maka cewek dengan muka polos inilah jodohmu, yang akan setia menemanimu berpetualang tanpa ribet dengan make up nya. Meski naik gunung selama 4 hari, dia tidak akan bingung make up, cuci muka menurutnya sudah cukup untuk membuat wajah lebih fresh.
Tidak sombong, itulah sifat khas dari cewek dengan muka polos
Kalau pertama berkenalan, cewek denhan muka polos ini pasti sangat ramah, kadangn mengawalinya lebih dahulu untuk ngobrol santai. Maka sudah jelas dia rendah hati dan tidak sombong.
Memiliki kepribadian yang lebih bersinar karena tidak ditutupi oleh make up
Cewek dengan muka polos itu percaya, bahwa dengan kepribadiannya dan integritasnya, dia akan bisa menarik perhatian dengan caranya sendiri. Cewek seperti ini sudah dipastikan memiliki prbadi yang baik.
Dia terlihat lebih innocent
Cewek yang seperti ini biasnya menjadi incaran para cowok, gayanya yang apa adanya dengan wajah polosnya membuat dia lebih bersinar dengan senyumnya yang merkah.
Cewek dengan muka polos itu lebih bisa menjaga kesehatan
Secara tidak langsung, cewek dengan muka polos itu sadar, bahwa make up yang diaplikasikan ke wajah secara terus menerus akan merusak wajah.
Muka polos lebih sexy
Beberapa penelitian mengatakan, bahwa cowok lebih suka melihat cewek yang polosan dan natural, karena terliat lebih sexy dan apa adanya.
Banyak kejutan yang diberikan oleh cewek dengan muka polos
Kamu gak bakalan tau, jika cewek bermuka polos akan terlihat mengejutkan jika ber make up. Jadi siap-siap dikejutkan dengan penampilannya.
Buat kamu cewek, sudah jangan susah-susah maksain cantik hanya demi profile picture sosial media, kamu udah gitu apa adanya, karena cantik itu dari hati dan akhlakmu.
Selasa, 20 Mei 2014
Doa untuk saudara sesama muslim
Dari Ummu Darda’ dan Abu Darda’ Radhiyallahu ‘anhuma bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Doa seorang muslim untuk saudaranya (muslim lainnya) yang tidak berada di hadapannya akan dikabulkan oleh Allah. Di atas kepala orang muslim yang berdoa tersebut terdapat seorang malaikat yang ditugasi menjaganya. Setiap kali orang muslim itu mendoakan kebaikan bagi saudaranya, niscaya malaikat yang menjaganya berkata, “Amin (semoga Allah mengabulkan) dan bagimu hal yang serupa.” (HR. Muslim no. 2733, Abu Daud no. 1534, Ibnu Majah no. 2895 dan Ahmad no. 21708)
Senin, 19 Mei 2014
MANA YANG LEBIH UTAMA, MENAFKAHI ISTRI-ANAK ATAU ORANGTUA?
Soal menafkahi, mana lebih utama antara istri-anak dan ibu kandung?
Assalamualaikum wr. Wb. Ustad/ustdzah saya Iva, wanita dan sudah menikah. Saya bekerja dan memiliki anak 1 masih balita. Saya ingin bertanya, bagaimana islam memandang apabila dalam rumah tangga istri harus memenuhi kebutuhan sendiri & anak, dikarenakan suami harus membyar cicilan pinjaman di bank & memberikan nafkah ke ibunya, sedangkan ibu mertua mampu & msih dapat nafkah dari bapak mertua & dari kakak ipar setiap bulannya. Suami takut ibunya marah jika tidak dikasih. Jadi suami tidak bisa menafkahi istri dan anak. Apakah dalam islam berdosa ustad/ustdzah ? Apakah islam memandang apabila tidak memberi nafkah ke ibunya, suami saya berdosa ? Apakah tidak bisa memberi nafkah istri dan anak termasuk mendzalimi istri & anak ? Mana yang harus didahulukan istri & anak atau ibunya? Sblm menikah saya seorang yatim & saya juga msih menjadi tulang punggung keluarga untuk menafkahi ibu saya dan adik saya sampai saat ini. Bagaimana islam memandang permasalahan ini, mhon jwabanya ustad/ustadzah. Sukron. Wassalam,
Jawaban
Assalamu alaikum wr.wb Alhamdulillahi Rabbil alamin. Washshalatu wassalamu ala Rasulillahi wa ala alihi wa shahbih ajmain. Amma ba'du:
Dalam Islam jelas bahwa seorang suami bertanggung jawab untuk memberikan nafkah kepada isteri dan anak-anaknya. Hal ini sebagaimana ditegaskan dalam Alquran surat an-Nisa ayat 34 dan al-Baqarah 233.
Meskipun kondisi isteri mampu, berkecukupan, bahkan kaya, kewajiban untuk memberikan nafkah keluarga tetap menjadi tanggung jawab suami, kecuali kalau isteri ridha dg keadaan yang ada. Namun jika tidak, dan suami tetap tidak mau memberikan nafkah kepada isteri dan anak, maka sang suami berdosa. Rasul saw bersabda, "Cukuplah seseorang mendapat dosa jika ia menelantarkan orang yang menjadi tanggungannya."Selanjutnya seorang suami memang dituntut untuk memberikan nafkah kepada isteri dan anak, serta kepada kedua orang tuanya jika mereka berada dalam kondisi membutuhkan dan kekurangan. Kalau suami bisa memenuhi kebutuhan mereka semua, maka wajib baginya untuk memenuhi.
Namun jika penghasilan atau hartanya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan semua, maka harus ada prioritas. Yaitu yang harus didahulukan adalah isteri dan anak yang memang berada dalam tanggung jawabr utamanya sebagai seorang suami. Hal ini berdasarkan sabda Rasul saw, "Mulailah dari dirimu dengan bersedekah (memberikan nafkah) untuknya. Lalu jika ada yang tersisa maka untuk keluargamu (isteri dan anakmu). Jika masih ada yang tersisa, maka untuk karib kerabatmu (orang tua, saudara dst), dan begitu seterusnya."Imam an-Nawawi berkata, "Apabila pada seseorang berhimpun orang-orang membutuhkan dari mereka yang harus ia nafkahi, maka bila hartanya cukup untuk menafkahi semuanya, ia harus menafkahi semuanya, baik yang dekat maupun yang jauh. Namun apabila sesudah ia menafkahi dirinya, yang tersisa hanya nafkah untuk satu orang, maka ia wajib mendahulukan isteri daripada karib kerabatnya yang lain...(Raudhah ath-Thalibin).
Melihat pada kasus Anda, hendaknya suami mendahulukan yang menjadi kewajibannya, yaitu menafkahi isteri dan anak. Jika kondisinya benar-benar tidak mampu menafkahi ibunya, maka suami tidak berdosa karena Allah tidak membebani seseorang di luar kemampuannya. Hanya saja, hal ini harus dibicarakan secara baik-baik disertai dg pemberian pemahaman. Kalau ibu masih tetap bersikeras untuk mendapat nafkah suami, sementara Anda sebagai isteri ridha demi untuk menjaga keutuhan dan kebahagiaan rumah tangga, maka Anda mendapatkan pahala yang besar insya Allah. Namun jika tidak ridha, Anda berhak untuk menuntut suami. Semoga Allah memberikan keberkahan dan jalan keluar terbaik bagi Anda sekeluarga.Wallahu a'lam.Wassalamu alaikum wr.wb.Tim syariahonline.com
http://www.islamedia.co/2014/11/mana-yang-harus-diutamakan-suami.html?m=1
Jawaban oleh: Ust. Ibrahim Bafadhol, M.Pd.I
Bismillah. Alhamdulillah washsholatu wassalamu ‘ala rosulillah wa’ala ali wasobbihi wamanitabbahuda amaba’d.
Manakah yang harus didahulukan oleh seorang anak laki-laki, memberikan nafkah kepada ibunya atau istrinya, jika si anak laki-laki ini tidak mampu menafkahi keduanya?
Perlu diketahui, bahwa para ulama telah bersepakat bulat atau ber-ijma sebagaimana telah dinukil oleh Ibnul Munzir, bahwa nafkah untuk kedua orang tua yang miskin dan tidak mampu mencukupi kebutuhan pokok keduanya, maka nafkah kedua orang tua ini menjadi kewajiban anak-anaknya. Baik anak laki-laki maupun perempuan.
Kemudian jika anak laki-laki ini telah menikah dan telah memiliki anak, maka dia punya dua kewajiban: kewajiban menafkahi orang tuanya yang miskin yang tidak mampu mencukupi kebutuhan pokoknya dan menafkahi istri dan anak-anaknya sendiri.
Jika seorang anak laki-laki mampu melakukan dua kewajiban ini, maka inilah yang wajib atas dirinya. Tapi jika dia tidak mampu memadukan dua kewajiban tersebut, karena penghasilannya yang pas-pasan misalnya, maka yang harus didahulukan adalah menafkahi istri dan anak-anaknya.
Para ahli fiqih telah menegaskan hal ini, sebagaimana diutarakan oleh penyusun kitab Kasyful Kina’, dia berkata, seseorang yang tidak punya kelebihan dari nafkah untuk mencukupi semua yang wajib ditanggung oleh dirinya, maka yang pertama dia mulai adalah menafkahi dirinya sendiri.
Jika setelah itu ada kelebihan untuk orang lain, maka dia dahulukan istrinya. Karena nafkah untuk istri adalah kewajiban berdasarkan saling timbal balik atau al-mu’awadoh, yakni istri memberikan pelayanan kepada suaminya, oleh karena itu pelayanan dari istri ini wajib diimbali dengan nafkah. Dan nafkah yang wajib karena al-mu’awadoh lebih didahulukan dari nafkah yang diberikan karena menolong atau al-muwasah.
Kemudian mereka berdalil dengan sebuah hadits yang diriwayatkan oleh sahabat Jabir rodhiallohu’anhu dan hadits ini dikeluarkan oleh imam Muslim dalam shohihnya, Rosululloh shalallohu ‘alaihi wasalam bersabda:
“Jika Allah ta’ala memberikan kepada salah seorang di antara kalian kebaikan – nikmat atau rezeki, maka hendaknya dia memulai dengan dirinya dahulu dan keluarganya” (HR. Muslim)
“Nafkah yang paling besar pahalanya adalah nafkah yang dikeluarkan oleh seseorang kepada keluarganya” (HR. Muslim)
Jadi seperti inilah syariat mendudukan perkaranya. Bahwa orang tua atau ibu yang miskin, tidak memiliki penghasilan sehingga tidak bisa mencukupi makanan pokoknya sehari-hari, tidak mungkin ditelantarkan. Nafkah atau makanan pokok orang tua adalah tanggungan dari anak-anaknya. Setelah sang anak laki-laki mencukupi kewajiban terhadap istri dan anak-anaknya sendiri.
Tetapi jika sang orang tua tidak miskin, untuk makanan pokoknya sudah cukup, misalnya orang tuanya memiliki penghasilan berupa uang pensiun, maka nafkahnya tidak wajib bagi anak laki-lakinya.
Namun jika anak laki-lakinya hendak memberikan sebagian uangnya kepada ibunya, maka hendaknya sang istri tidak mencegahnya. Karena hal tersebut merupakan bentuk birur walidayn atau berbakti kepada orang tuanya. Dengan catatan, setelah anak laki-laki ini mencukupi nafkah untuk keluarganya.
Wallohu a’lam
Wasallahu ‘ala nabiyina muhammad wa’ala washobbihi wassalam
Jumat, 16 Mei 2014
5 Amalan Utama yang Sering Ditinggalkan Orang Sakit
By Pirman Bahagia
Kita semua pasti pernah merasakan sakit. Sekadar tidak enak badan, sakit ringan, atau parah. Hanya beberapa jam, berhari-hari, bahkan ada yang bertahun-tahun tidak kunjung sembuh. Karena sakit merupakan konsekuensi dari kurangnya diri menjaga kesehatan dan hampir pasti dialami, ada baiknya jika kita memahami hal ini dengan baik.
Pasalnya, 5 amalan utama ini sering ditinggalkan oleh orang yang sakit. Entah karena tidak tahu atau karena sebab lainnya.
Ujian
Ketika mengalami sakit, yakinilah bahwa sakit merupakan satu dari sekian banyak ujian yang Allah Ta’ala berikan. Sakit adalah episode yang menjadi bukti, apakah kita percaya kepada-Nya atau sebaliknya.
Yakinilah sakit sebagai ujian. Dan yakinilah bahwa hanya Dia yang berkuasa memberi kesembuhan.
“Dan jika aku sakit, Dialah (Allah) yang menyembuhkan.” (Qs. asy-Syu’ara’ [26]: 80)
Mengadu
Mengadu kepada makhluk itu tercela. Tapi mengadu kepada Allah Ta’ala merupakan kemuliaan. Sangat dianjurkan, sebab kita sangat membutuhkan pertolongan Allah Ta’ala. Kita tiada daya, kecuali karena kekuatan dari-Nya.
“Sungguh hanya kepada Allah-lah aku mengadukan segala kesusahan dan kesedihanku.” (Qs. Yusuf [12]: 86)
Sabar dan Tabah
Banyak yang tidak sabar saat diuji dengan sakit. Mereka mengeluhkan banyak hal. Hal ini terjadi karena tiadanya keyakinan bahwa sakit merupakan bagian dari ujian. Padahal jika bersabar, Allah Ta’ala menjanjikan pahala yang tiada batasnya.
“Sungguh hanya orang-orang sabarlah yang dicukupkan pahalanya tanpa batas.” (Qs. az-Zumar [39]: 10)
Doa
Senantiasalah memanjatkan doa kepada Zat yang Maha Mengabulkan doa. Sampaikanlah semua harapan hanya kepada-Nya. Bukan hanya doa agar diberi kesembuhan, tapi juga doa terkait semua hajat bahkan doa untuk keluarga, sahabat, dan kaum Muslimin secara umum.
Selain kalimat ‘bismillah’, ada doa-doa khusus yang bisa diamalkan saat sakit. Salah satunya dengan membaca,
أعوذبعزةالله وقدرته من شرماأجدوماأحاذر
“Aku berlindung kepada Kemuliaan Allah dan Kekuasan-Nya dari keburukan yang aku temukan dan aku waspadai.” (Hr. Imam Malik bin Anas dan Imam Abu Dawud) seraya memegang dan mengusap bagian tubuh yang sakit.
Yakin
Inilah yang paling akhir. Meyakini bahwa Allah Ta’ala pasti memberikan hikmah di balik sakit dan kesembuhan setelah sakit. Semua sakit pasti ada obatnya. Allah-lah sebaik-baik Zat yang Menyembuhkan.
Jika anda sehat, bersyukurlah. Jika ada kerabat atau teman yang sakit, sampaikan 5 amalan ini kepada mereka. Insya Allah, Anda berhak mendapatkan pahalanya. Aamiin.
Wallahu a’lam. [Pirman/Kisahikmah]
Kamis, 15 Mei 2014
MENGAPA MALAIKAT MIKAIL TIDAK PERNAH TERTAWA..??
Suatu Ketika Rasulullah Muhammad Shallallahu'alaihi Wasallam ketika Mi'raj dilangit ke 7 bertanya kepada Malaikat Jibril : Wahai jibril, mengapa saya sama sekali tidak pernah melihat Mika’il tertawa..??
Jibril menjawab : Mika'il tidak pernah tertawa semenjak neraka diciptakan" (HR. Imam Ahmad)
Astaghfirullahhal'adzhiim..
Wahai Diri yang masih bergelimang kemaksiatan..!!
Apakah engkau tidak takut dengan api neraka..??
Apakah engkau lebih perkasa dari malaikat..??
Malaikat mika’il yang di tugaskan untuk memberikan rezeki kepada seluruh makhluk di dunia, ia menurunkan hujan dan menumbuhkan tanaman² untuk di manfaatkan oleh para makhluk..
Meski bertugas memberi kemakmuran, ia tidak pernah tersenyum dan tertawa ketika neraka sudah diciptakan..
Malaikat Mika’il yang begitu taat dan memiliki banyak keutamaan, dia takut jika ALLAH Subhanahu Wata'ala murka kepadanya..
.
SubhanALLAH..
Semoga bermanfaat bagi sahabat semua, semoga menjadi kebaikan Kita semua.. Amin
Rabu, 14 Mei 2014
Kisah Seorang Suami menghadapi Istri yang 'Gila' Usai Melahirkan
:: Kisah Seorang Suami menghadapi Istri yang 'Gila' Usai Melahirkan ::
Seorang suami menuliskan pengalaman pribadinya ketika istrinya mengalami perubahan setelah melahirkan. Berikut kisahnya:
Perkenalkan, saya Topan Pramukti, bapak satu anak yang pernah menyaksikan istri berjuang melawan Post Partum Depression. Pernah dengar? Saya tidak akan menjelaskan secara teori, di sini saya hanya ingin memohon agar kalian duduk sebentar, luangkan waktu barang 10 menit untuk membaca cerita saya ini sampai habis. Saya mohon.
Namanya Bunga, seorang teman saya yang tentu bukan nama sebenarnya. Beberapa waktu lalu ia melahirkan anak pertamanya. Kalau kalian pikir dia sekarang sedang di puncak bahagia, kalian salah. Hari-harinya, saat ini, dilalui dengan penuh air mata dan rasa cemas. Berkali-kali dia harus melawan dirinya sendiri, saat pisau di dekatnya kerap dia todongkan pada bayinya. Berkali-kali pula dia nyaris kehilangan nyawa, sebab baginya, pilihan hanya dua: dia atau anaknya yang mati.
Suaminya kemana? Ada. Mereka tinggal satu rumah dan tidur satu ranjang. Hubungan mereka baik-baik saja dan keluarga mereka (kelihatannya) normal dan bahagia. Tak ada masalah, tak pula ada orang ketiga. Ekonomi keluarga sedang berada di titik baik, pun kesehatan, semua baik.
Namun Bunga tetap meneteskan air mata setiap hari, dia tetap sesenggukan, menangis, dan butuh pertolongan. Ibu muda itu sebisa mungkin menghindarkan pandangannya dari pisau atau benda tajam apapun, karena bisikan jahat itu bisa datang kapanpun dimanapun. Bunga selalu tidur membelakangi bayinya, karena untuknya, berhadapan dengan bayinya adalah drama yang berujung histeris semalaman.
Pasti Anda pikir, Bunga gila, ya? Bukan..Dia adalah ibu yang menderita Post Partum Depression.
Cerita lain datang dari Lala, lagi-lagi bukan nama sebenarnya. Satu dari lusinan perempuan yang menjadikan istri saya, tempat mencari pertolongan. Saya tak pernah mengenal perempuan ini, seperti saya tak pernah mengenal perempuan-perempuan pencari pertolongan lain yang berderet di daftar kontak hape istri saya. Yang saya tahu, ada seorang ibu muda tiba-tiba menulis pesan pada istri saya di Twitter. Meminta nomer hape karena dia butuh diselamatkan. Satu alarm yang membuat istri saya langsung memberikan kontak padahal belum kenal: dalam pesannya dia menyebut-nyebut Post Partum Depression.
Singkatnya, Lala dan istri saya berkomunikasi lewat aplikasi whatsapp. Lala mengaku sering mendapati tubuhnya membiru, dingin, dan gemetar. Dia seperti mau mati, katanya. Lala takut keramas, dia cemas saat bilas matanya harus tertutup, membuka mata dalam keadaan tak bernyawa. Lala takut keluar rumah, takut mati di jalan. Lala takut ketemu orang baru, takut dibunuh.
Lala gila, ya? Bukan.. Dia sama seperti Bunga, seorang ibu yang menderita Post Partum Depression.
Lala dan Bunga bukan cuma ada dua, mereka banyak. Istri saya kerap salah menyebut nama, saking banyaknya yang harus diladeni curhat. Saking banyaknya yang tiba-tiba menelpon sambil menangis jerit-jerit. Padahal sederet nama di kontak hape kami, hanya yang diantar takdir untuk menemukan kami, sebagai sebut saja: penyintas (survival) Post Partum Depression.
Lala dan Bunga punya satu kesamaan, mereka merasa gila dan tak ada seorangpun yang peduli dengan itu. Termasuk suami. Orang yang setiap hari ada di samping mereka, satu-satunya manusia yang mereka harapkan dapat mengerti kondisi mereka, bergeming tak peduli. Mereka melawan sendirian, berjuang sendirian.
Dua setengah tahun yang lalu, istri saya adalah Lala dan Bunga. Ia pernah nyaris membunuh bayi kami. Dia pernah hidup berhari-hari di kolong kasur karena takut mati. Saya, pernah menganggapnya sakit jiwa. Saya pernah memilih diam tidak peduli. Ia pernah berjuang melawan Post Partum Depression, sendirian.
Tapi di tengah perjuangannya, dia melawan dengan sangat keras. Dia mengumpulkan artikel-artikel tentang Post Partum Depression dan memberikannya pada saya, memohon agar saya membacanya seperti yang saat ini saya lakukan pada kalian.
Istri saya menekuk lutut, mengatupkan tangan, menangis, dan memohon sejadi-jadinya agar saya mau membaca dan memahami kondisinya saat itu. Karena dia tahu, hanya saya yang bisa membantunya berjuang melawan. Menurutnya, hanya saya yang mampu menyelamatkan nyawanya dan bayi kami.
Dia memeluk saya kencang, meminta setulus yang dia bisa, membasahi dada saya dengan air matanya, membiarkan hati kami yang bicara. Saat itu, dia mungkin tahu, tak ada satu katapun yang dapat meluluhkan hati saya. Belum banyak pengetahuan soal Post Partum Depression beredar di masyarakat, tak ada banyak teori yang bisa dia sodorkan untuk saya. Di mata saya, dia sakit jiwa.
Dia cuma punya mata basah dan hati yang meluluh paling luluh, tanpa bicara dia memohon, dengan sangat. Hati tetaplah hati. Mata saya ikut basah, kami berpengangan tangan dan berjuang bersama-sama.
Kami, berdua, melewati hari-hari paling sulit. Saat dimana keuangan keluarga carut marut, bayi kami merindukan ibunya, pekerjaan yang menumpuk, dan istri yang terus hidup di kolong kasur sambil menangis menggerung-gerung. Kondisi istri saya semakin tak terkendali, sudah tak dapat dihitung berapa kali tinju yang dilayangkannya ke tubuh saya, tembok yang dipukuli, dan pintu yang dibanting.
Kami berdua, menjalani titik rumah tangga paling rapuh. Andai saja saya memilih menyerah, mungkin saat ini kami tak lagi bersama. Mungkin istri atau bayi saya sudah pergi menghadap Gusti Allah, atau kami bertiga sedang menjalani hidup masing-masing yang entah seperti apa hancurnya. Andai saja waktu itu saya memilih menyerah, tetap tidak peduli, rumah tangga kami berakhir sudah.
Kepada para suami, dimanapun kalian…
Post Partum Depression adalah serangan depresi yang menyerang ibu paska melahirkan. Pintu masuknya, adalah depresi yang lebih ringan, atau terkenal dengan nama Baby Blues. Faktanya, 80% ibu yang baru melahirkan MENGALAMI BABY BLUES. Jadi mari kita simpulkan, bahwa Post Partum Depression sangat mungkin terjadi pada siapapun, termasuk istri-istri kalian.
Saya mohon, dengan sangat, kalau sampai itu terjadi, tetaplah di sana. Tetaplah di sisi perempuan yang kalian ikat dengan janji suci, peluk dia erat-erat, dan ikutlah berjuang. Bertahanlah, wahai para Ayah… Saya bersumpah atas nama Tuhan, bahwa Post Partum Depression bukanlah hal yang mudah untuk dilewati sendirian. Perempuan yang memelukmu sambil berurai air mata, benar-benar butuh pertolongan. Sangat membutuhkan.
Cari sebanyak-banyaknya artikel tentang depresi ini, konsultasikan pada dokter atau ahli, genggam tangannya erat, terus berjalan dan menangkan perjuangan ini. Semoga kita semua selalu sehat dan bahagia.
Salam,
Topan Pramukti
www.pungkyprayitno.com
Sumber: www.sujiwo.com
Please Like and Share
Selasa, 13 Mei 2014
Karena Menikah Bukan Cuma Perihal Kapannya, Tapi Sudah Tepatkah Orangnya
Rumondang Kristiani Elika
http://katakatamutiarayangbijak.blogspot.co.id
Mulai dari sepupu atau teman sekolah yang menikah lebih dulu serta pertanyaan kapan dan dengan siapa selalu saja mengganggu. Tak jarang terlintas dalam pikiran, yang menjalani saya kenapa yang lain harus sibuk-sibuk menggerutu? Tak lupa juga mama papa yang selalu bilang ingin punya cucu. Kadang rasanya ingin lari saja dari kenyataan atau bersembunyi sejauh-jauhnya agar tak perlu sering-sering bertemu dengan mereka yang benar-benar tak tahu apa isi kepala dan hatimu.
Puluhan resepsi yang kalian hadiri, terkadang memancing tanda tanya dalam hati yang belum juga bertemu dengan jawabannya. Saya kapan yah? Dengan orang seperti apa atau pesta yang bagaimana? Kamu benar-benar tak tahu harus pergi kemana untuk bisa tahu jawabannya apa. Hanya bisa berdoa. Dalam hati dengan diam bertanya pada Yang Kuasa. Kamu jadi lebih sering membicarakan hal ini dalam rentetan doa.
Padahal saat ini, sendiri juga bukan perkara sulit untuk kamu lewati. Kamu mandiri dan kuat menghadapi hidup meski tanpa kisah cinta yang tak jauh dengan drama. Kamu bahagia meski kemana-mana tak ada laki-laki yang menemani. Kamu bebas merdeka menjalani hidup sesuai dengan rancangan yang kamu bina. Tapi, pertanyaan kapan nikah dari mereka yang tak tahu apa-apa tak pelak justru berperan penting melahirkan rasa khawatir. Kadang kamu justru mulai merasa ragu pada diri sendiri. Apa yang salah dengan diri ini. Kenapa tak kunjung dihadirkan dia yang pada hatinya cinta dapat kamu sandarkan sampai ujung usia.
Andai mereka mau sedikit saja santai dan menerima. Mungkin kamu tak harus bingung-bingung berhadapan dengan kenyataan yang tak sesuai dengan harapan. Memangnya wanita mana yang tak ingin menikah? Wanita mana yang tak ingin menghabiskan hidupnya dengan pria yang nama belakangnya disandang olehmu selamanya? Wanita mana yang tak ingin jadi sempurna dengan panggilan mama?
Harapanmu sama seperti wanita pada umumnya bukan? Tak ada yang berbeda hanya waktunya saja yang belum tiba. Hanya mungkin Tuhan yang belum berkata ya. Masih ada sedikit waktu yang harus kamu gunakan untuk menunggu. Memperbaiki diri dan menyiapkan hati bagi dia yang restu Tuhan telah dikantongi. Jadi tak perlu khawatir tentang apapun yang orang lain katakan atau tentang seperti apapun penilaian mereka pada caramu memandang hidup.
Karena pernikahan bukan tentang sekarang atau kapan-kapan. Tapi tentang menghabiskan sisa hidupmu bersama dia yang memang dipilihkan Tuhan. Jadi jangan khawatir. Bukannya terlambat, kamu hanya menunggu waktu yang tepat. Dengan dia yang senyum dan restu Tuhan bisa kalian dapatkan. Dengan dia yang akan memperjuangkan bukan hanya ingin diperjuangkan. Padanya yang saat bersama deg-degan mu tak juga menghilang. Kamu dan dia yang sama-sama bangga karena bisa saling mendapatkan.
Bukankah jauh lebih menyenangkan kalau kamu bisa bertemu, jatuh cinta dan diikat pernikahan dengan orang yang tak main-main dengan perasaan. Selamanya memilih bertahan tanpa ketentuan. Disampingmu dengan setia selalu cinta tanpa syarat apa-apa. Kalau begitu biarkan Tuhan mengambil waktumu lebih panjang dari yang kamu inginkan. Agar bisa dengan matang cintamu dipersiapkan.
Jadi bersabar sajalah. Karena memang pada hakekatnya jalan Tuhan tak dapat dengan mudah diselami begitu saja oleh setiap hati. Yang pasti semua yang terukir dalam tanganNya, tak pernah berakhir tanpa keindahan. Dia setia dan tak akan meninggalkan. Kamu dan jodohmu, Dia punya aturan sendiri untuk mempertemukan. Jadi jangan bimbang. Karena Dia tak pernah ingkar janji maka harusnya tak ada alasan untukmu berhenti mempercayai. Entah kapan pernikahanmu datang ingat saja, bahwa Tuhan selalu punya waktunya sendiri. Tak pernah terlalu cepat apalagi terlambat. Jadi tetaplah bersabar.
http://katakatamutiarayangbijak.blogspot.co.id
Mulai dari sepupu atau teman sekolah yang menikah lebih dulu serta pertanyaan kapan dan dengan siapa selalu saja mengganggu. Tak jarang terlintas dalam pikiran, yang menjalani saya kenapa yang lain harus sibuk-sibuk menggerutu? Tak lupa juga mama papa yang selalu bilang ingin punya cucu. Kadang rasanya ingin lari saja dari kenyataan atau bersembunyi sejauh-jauhnya agar tak perlu sering-sering bertemu dengan mereka yang benar-benar tak tahu apa isi kepala dan hatimu.
Puluhan resepsi yang kalian hadiri, terkadang memancing tanda tanya dalam hati yang belum juga bertemu dengan jawabannya. Saya kapan yah? Dengan orang seperti apa atau pesta yang bagaimana? Kamu benar-benar tak tahu harus pergi kemana untuk bisa tahu jawabannya apa. Hanya bisa berdoa. Dalam hati dengan diam bertanya pada Yang Kuasa. Kamu jadi lebih sering membicarakan hal ini dalam rentetan doa.
Padahal saat ini, sendiri juga bukan perkara sulit untuk kamu lewati. Kamu mandiri dan kuat menghadapi hidup meski tanpa kisah cinta yang tak jauh dengan drama. Kamu bahagia meski kemana-mana tak ada laki-laki yang menemani. Kamu bebas merdeka menjalani hidup sesuai dengan rancangan yang kamu bina. Tapi, pertanyaan kapan nikah dari mereka yang tak tahu apa-apa tak pelak justru berperan penting melahirkan rasa khawatir. Kadang kamu justru mulai merasa ragu pada diri sendiri. Apa yang salah dengan diri ini. Kenapa tak kunjung dihadirkan dia yang pada hatinya cinta dapat kamu sandarkan sampai ujung usia.
Andai mereka mau sedikit saja santai dan menerima. Mungkin kamu tak harus bingung-bingung berhadapan dengan kenyataan yang tak sesuai dengan harapan. Memangnya wanita mana yang tak ingin menikah? Wanita mana yang tak ingin menghabiskan hidupnya dengan pria yang nama belakangnya disandang olehmu selamanya? Wanita mana yang tak ingin jadi sempurna dengan panggilan mama?
Harapanmu sama seperti wanita pada umumnya bukan? Tak ada yang berbeda hanya waktunya saja yang belum tiba. Hanya mungkin Tuhan yang belum berkata ya. Masih ada sedikit waktu yang harus kamu gunakan untuk menunggu. Memperbaiki diri dan menyiapkan hati bagi dia yang restu Tuhan telah dikantongi. Jadi tak perlu khawatir tentang apapun yang orang lain katakan atau tentang seperti apapun penilaian mereka pada caramu memandang hidup.
Karena pernikahan bukan tentang sekarang atau kapan-kapan. Tapi tentang menghabiskan sisa hidupmu bersama dia yang memang dipilihkan Tuhan. Jadi jangan khawatir. Bukannya terlambat, kamu hanya menunggu waktu yang tepat. Dengan dia yang senyum dan restu Tuhan bisa kalian dapatkan. Dengan dia yang akan memperjuangkan bukan hanya ingin diperjuangkan. Padanya yang saat bersama deg-degan mu tak juga menghilang. Kamu dan dia yang sama-sama bangga karena bisa saling mendapatkan.
Bukankah jauh lebih menyenangkan kalau kamu bisa bertemu, jatuh cinta dan diikat pernikahan dengan orang yang tak main-main dengan perasaan. Selamanya memilih bertahan tanpa ketentuan. Disampingmu dengan setia selalu cinta tanpa syarat apa-apa. Kalau begitu biarkan Tuhan mengambil waktumu lebih panjang dari yang kamu inginkan. Agar bisa dengan matang cintamu dipersiapkan.
Jadi bersabar sajalah. Karena memang pada hakekatnya jalan Tuhan tak dapat dengan mudah diselami begitu saja oleh setiap hati. Yang pasti semua yang terukir dalam tanganNya, tak pernah berakhir tanpa keindahan. Dia setia dan tak akan meninggalkan. Kamu dan jodohmu, Dia punya aturan sendiri untuk mempertemukan. Jadi jangan bimbang. Karena Dia tak pernah ingkar janji maka harusnya tak ada alasan untukmu berhenti mempercayai. Entah kapan pernikahanmu datang ingat saja, bahwa Tuhan selalu punya waktunya sendiri. Tak pernah terlalu cepat apalagi terlambat. Jadi tetaplah bersabar.
Senin, 12 Mei 2014
nilah Hukuman Untuk Istri yang Tidak Mau Mengunjungi Mertua
Ketika seorang wanita telah sah untuk bersanding dengan seorang laki-laki, maka statusnya berubah menjadi seorang istri. Dan kewajiban sebagai seorang istri ialah mentaati suaminya. Termasuk untuk tinggal dan mengikuti segala aturannya, segali itu masih berada dalam tuntunan syariat Islam. Bukan hanya berlaku baik terhadap suami, sang istri pun harus berperilaku baik pula pada keluarga suami, termasuk kedua orang tuanya, yang menjadi mertua bagi istri.
Terkadang ada istri yang tidak begitu menyukai mertuanya sendiri. Hal ini terjadi akibat beberapa faktor yang berbeda. Namun yang pasti, hal inilah yang menjadi penghambat hubungan silaturahmi untuk berjalan baik. Lalu, bagaimana hukumnya istri yang tidak mau mengunjungi rumah mertuanya? Dan apa hak mertua atas istri?
Seorang istri wajib menaati suami dalam perkara-perkara yang tidak mengandung maksiat kepada Allah. Syariat telah memberikan dorongan yang kuat kepada istri untuk menaati suami, serta memperingatkannya dari tidak mentaatinya dalam perkara-perkara yang ia bisa taat kepadanya.
Dalam Al-Musnad dan Shahih Ibnu Hibban disebutkan bahwa Nabi SAW bersabda, “Jika seorang wanita telah mengerjakan shalat lima waktu, berpuasa satu bulan, menjaga kehormatannya dan mentaati suaminya, maka akan dikatakan kepadanya, ‘Masuklah kamu ke dalam surga dari pintu-pintu surga mana saja yang kamu kehendaki’.”
Dalam Al-Musnad, Shahih Ibnu Hibban dan Al-Mustadrak disebutkan bahwa Nabi bersabda, “Seandainya aku boleh memerintahkan seseorang untuk bersujud kepada orang lain (selain Allah), sungguh aku akan memerintahkan seorang istri untuk bersujud kepada suaminya.”
Dalam kitab Ash-Shahih diriwayatkan bahwa Nabi SAW bersabda, “Maukah kalian aku kabarkan tentang dosa yang paling besar? Yaitu, menyekutukan Allah dan mendurhakai kedua orang tua.” Kemudian beliau duduk setelah sebelumnya bersandar dan bersabda, “Ketahuilah, juga perkataan sia-sia.” Beliau terus menerus mengulanginya hingga kami bergumam, “Sekiranya di antara sempurnanya ketaatan istri kepada suami ialah hendaknya ia berbuat baik kepada kedua orang tua suami, berbakti kepada keduanya, tidak berlaku buruk pada keduanya, serta bersabar terhadap apa yang muncuk dari keduanya. Semua itu dilakukan demi meraih ridha suami agar dengan itu ia memperoleh pahala dari Allah.
Jika ibu Anda marah pada istri Anda lantaran suau sebab yang datang dari istri Anda, maka seyogyanya istri Anda meminta maaf darinya sebelum ia meninggal, agar ia meninggal dalam keadaan ridha terhadap istri Anda. Namun, jika ibu Anda telah meninggal sedangkan istri Anda belum mengerjakan hal itu maka istri Anda wajib banyak mendoakannya agar mendapat ampunan.
Demikian pula seorang anak wajib banyak mendoakan kedua orangtuanya ketika keduanya masih hidup maupun sesudah meninggal. Allah berfirman, “Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah, ‘Wahai Rabbku, kasihilah mereka sebagaimana mereka berdua telah mendidikku waktu kecil’,” (QS. Al-Isra’: 24).
Adapun mengenai hal itu dianggap sebagai kedurhakaan seorang anak kepada ibunya atau tidak, maka jawabannya adalah jika istri menyakiti ibunya sementara ia tidak mencegahnya, melarangnya dan menghukum perbuatan istri tersebut maka hal itu termasuk bentuk kedurhakaan. Sehingga, ia harus banyak beristighfar dan memperbanyak amal shaleh.
Sesungguhnya Allah Mahamulia dan Mahamenerima taubat lagi Maha Penyayang, Jika Dia mengetahui dari hamba-Nya kejujuran taubatnya maka Dia akan menerima taubatnya.
Allah berfirman, “Katakanlah, ‘Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang’,” (QS. Az-Zumar: 53).
Sumber: cahayatasbih.com
Sabtu, 10 Mei 2014
MENAHAN DIRI UNTUK TIDAK BERTANYA
“Gimana mbak, program hamilnya sudah sukses?”
“Jadi kamu kapan nyusul? Anakku sudah mau lima lho..”
“Kok bisa kena kanker stadium empat, dulu awalnya gimana?”
Tanya.
Seringkali, dalam hubungan sosial kita, yang menyakitkan bukanlah takdir yang kita terima. Melainkan pertanyaan yang diulang-ulang, dan kita harus menyiapkan senyum secerah bidadari untuk menjawabnya.
Bagi mereka yang belum kunjung hamil, pertanyaan soal program hamil dan ikhtiar apa saja yang sudah dilakukan, rasanya begitu membosankan. Hingga mengantar pada satu titik: Malas bertemu orang, karena pertemuan dengan orang hanya akan memancing tanya yang itu-itu saja.
Juga soal nikah. Kapan nikah? Sudahkah ada calon? Lama-lama jadi tidak lucu lagi jika ujungnya si penanya hanya akan mengeluarkan kalimat basa-basi “Makanya..jangan ketinggian pasang target..”
Bah! Jangankan pasang target, untuk bisa bertemu dan berelasi dengan lawan jenis saja serba mepet.
Atau soal penyakit. Kenapa bisa kena penyakit ganas. Kenapa anaknya menderita cacat bawaan. Kenapa, sejak kapan, awal ketahuan gimana, peluang hidupnya bagaimana?
Oh kawan.. andai kita ada di posisi itu barangkali memilih untuk mengunci pintu dan mengirim para penanya itu ke Timbuktu.
Saya pernah berada di posisi ini. Pasca keguguran dan secara mental belum siap dijenguk. Dengan terbuka saya menolak kunjungan kawan yang mengabari lebih dulu jika akan datang ke rumah. Saya pun berpesan pada suami agar tidak menerima tamu keluarga untuk sementara waktu.
Bukan saya tinggi hati. Tapi saya belum punya mental untuk mengulang jawaban atas pertanyaan, yang akan membuka lagi nyeri hati yang belum tuntas saya obati. Sementara pertanyaan itu, hampir tidak mungkin saya hindari.
Atau kini, saat kandungan saya masuk enam bulan, dan pertemuan dengan orang hampir selalu membawa tanya: “Cowok apa cewek?”
Barangkali lantaran dua anak saya lelaki semua, maka kehamilan keempat ini jadi begitu mengundang penasaran. Akankah saya beruntung (dapat anak perempuan) atau buntung (dapat anak laki-laki lagi)
Ajaibnya, si penanya seolah sudah punya jawaban sendiri atas pertanyaan tersebut.
“Sudah kelihatan belum?”
--“Apanya ya?” (celingak celinguk cari tukang sayur)
“Itu jenis kelamin bayinya.. cowok apa cewek?” (err... ada pertanyaan lain? Hari ini saya sudah 7 kali lho bu ditanya begini)
--“Oh itu.. cowok cewek sama saja bu, yang penting bayi dan ibunya sehat..” *muka datar
“Kalau cowok lagi apa nggak pusing?” (ya engga lah bu, momong anaknya sendiri kok pusing. Lha kalo momong anak situ, baru saya pusing)
--“Ya enggak lah.. ngapain pusing”
“Ini cowok lagi paling” *nyengir
--“Cowok lagi ya Alhamdulillah.. malah kalau lima cowok semua kebeneran, biar bisa bikin kelompok marawis.” *lalu melenggang keluar arena*
Percaya atau tidak, saya yang tadinya tidak ribut soal jenis kelamin, jadi terganggu juga dengan pertanyaan itu. Seolah tanpa punya anak yang lengkap jenis kelaminnya, hidup jadi begitu malang merana.
Apalagi jika si penanya gemes dengan jawaban saya yang tidak transparan. Akan berkomentar dengan:
“Kalo cowok lagi berarti masih ada PR” atau “kalo cowok lagi bikin terus sampai dapat cewek..”
Mueheheh... emang bisa ya bu, menentukan jenis kelamin seperti menentukan adonan bolu. Tinggal pilih mau dikasih pasta strawberry atau black forrest -_-
Kalau saya saja terganggu dengan pertanyaan semacam ini, lalu apa kabar kawan-kawan yang jangankan memilih jenis kelamin, untuk hamil saja begitu sulit?
Ada yang menunggu 5, 10 hingga 15 tahun. Amunisi apa yang harus mereka siapkan untuk menjawab tanya? Mereka barangkali ikhlas, dan tetap menikmati hidup, tapi tanya-tanya itu akan tetap ada. Dan harus mereka jawab demi menyenangkan hati penanya dan memuaskan rasa ingin tahu mereka.
Tidak pernah enak berada di posisi itu. Harus menjawab tanya saat tidak ingin ditanya. Atau saat tanya itu hanya akan membuka luka lama.
Tugas kita lah untuk mengerem mulut, lalu menahan diri untuk tidak bertanya. Apa guna? Hidup mereka bukan milik kita. Dan siapa tahu tanya penasaran kita malah hanya menyakiti saudara kita saja.
Memang benar, malu bertanya sesat di jalan.
Namun jika sepanjang jalan kita terus bertanya, hingga lupa tujuan, oh lidah ini sungguh tak bertulang kawan. Mana kita tahu setelah kita puas bertanya, dia pulang dengan tangis dan sedu sedan.
Mari, sama-sama menjaga adab dan rasa. Mari menahan diri untuk tidak bertanya.
Salam,
Wulan Darmanto
Kamis, 08 Mei 2014
Lebihkan Uang Belanja Istri Saat Ramadan, Ini Hukumnya
Topeta - Sebagaimana yang telah kita ketahui bersama bahwa tanggung jawab seorang suami kepada keluarganya adalah memberikan nafkah. Termasuk di dalamnya adalah memberikan uang belanja untuk memenuhi kebutuhannya. Antara satu keluarga dengan yang lainnya tentu berbeda-beda kebutuhannya.
Namun pada bulan puasa Ramadhan yang merupakan bulan penuh kemulian ini memang ada anjuran untuk memberikan lebih dari biasanya. Inilah yang kami pahami dari pernyataan Al-Mawardi sebagaimana dikemukakan Muhyiddin Syaraf An-Nawawi dalam kitab Al-Majmu’ Syarhul Muhadzddzab berikut ini;
قَالَ الْمَاوَرْدِىُّ وَيُسْتَحَبُّ لِلرَّجُلِ أَنْ يُوَسِّعَ عَلَي عِيَالِهِ فِي شَهْرِ رَمَضَانَ وَاَنْ يُحْسِنَ إِلَي أَرْحَامِهِ وَجِيرَانِهِ لَاسِيَمَا فِي الْعَشْرِ الْاَوَاخِرِ مِنْهُ
Artinya, “Al-Mawardi berpendapat bahwa dianjurkan bagi seorang suami untuk memberikan lebih dalam menyuplai kebutuhan keluarganya pada bulan Ramadhan, berbuat kebajikan kepada sanak-famili, dan tetangganya, terlebih pada sepuluh akhir bulan Ramadhan,” (Lihat Muhyiddin Syaraf An-Nawawi, Al-Majmu’ Syarhul Muhadzdzab, Kairo-Darul Hadits, 1421 H/2010 M, juz VII, halaman 576).
Dari apa yang dikemukakan Al-Mawardi ini kita dapat memahami bahwa sebagai suami yang notabenenya adalah keluarga dianjurkan untuk untuk memberikan lebih dalam hal pemenuhan kebutuhan keluarganya di bulan Ramadhan.
Dari sini kemudian kita bisa memahami bahwa memang dianjurkan bagi suami untuk memberikan uang belanja lebih kepada keluarganya pada bulan Ramadlan. Bahkan juga berbuat kebajikan kepada kerabat dekat dan tetangga terlebih pada sepuluh akhir bulan Ramadhan.
Pemberian lebih, berbuat kebajikan kepada kerabat dan tetangga dalam pemahaman kami adalah termasuk kategori sedekah. Hal ini didasarkan kepada hadits yang menyatakan bahwa sedekah pada bulan Ramadhan itu lebih utama.
عَنْ أَنَسٍ قَالَ قِيلَ يَا رَسُولَ اللهِ أَيُّ الصَّدَقَةِ أَفْضَلُ قَالَ صَدَقَةُ رَمَضَانَ (رواه البيهقي)
Artinya, “Dari Anas ra ia berkata, bahwa Rasulullah SAW pernah ditanya apakah sedekah yang paling utama? Beliau SAW pun menjawab, ‘Sedekah yang paling utama adalah sedekah pada bulan Ramadhan,’” (HR Al-Baihaqi).
Demikian jawaban singkat ini. Semoga bisa dipahami dengan baik. Bagi para istri yang di bulan Ramadhan ini jika menerima uang belanja lebih dari suaminya sudah semestinya tidak menggunakan untuk hal-hal yang tidak perlu atau mubadzir karena bertentangan dengan semangat puasa itu sendiri. Kami selalu terbuka untuk menerima saran dan kritik dari para pembaca.
Senin, 05 Mei 2014
Hindari 6 Aplikasi Makeup yang Dapat Membuat Anda Terlihat Tua
Inginnya pakai makeup untuk menonjolkan fitur wajah, tapi kok malah sebaliknya? Cari tahu dulu yuk kesalahan makeup yang membuat Anda terlihat tua.
CHRISTALLIA LIE
Semua wanita saya rasa pasti ingin terlihat awet muda. Tapi, khusus untuk Anda yang suka memakai makeup setiap hari, pernah nggak mendengar komentar kalau wajah malah jadi terlihat tua? Kalau semakin sering dengar komentar seperti itu, sepertinya ada beberapa kesalahan yang tidak sadar dilakukan. Pemilihan dan aplikasi makeup yang salah bisa seperti menambah umur. Anda yang ingin terlihat muda, coba deh ketahui dulu enam aplikasi makeup yang dapat membuat Anda terlihat tua berikut.
1. MEMAKAI RIAS WAJAH YANG TEBAL
Rangkaian produk riasan wajah seperti foundation, concealer dan bedak akan membuat Anda tampak dewasa jika digunakan secara berlebihan. Garis-garis halus kulit pun jadi lebih terlihat.
Solusi: Ketika membeli produk face makeup, sebaiknya perhatikan shade yang sesuai dengan jenis kulit. Bagi kulit Anda yang cenderung kering, foundation yang terallu tebal akan membuat rias wajah terlihat menumpuk dan memperjelas garis-garis halus kulit. Pilih tinted moisturizer, BB Cream, atau foundation yang teksturnya ringan sehingga kulit wajah lebih rata namun tidak terlihat seperti memakai banyak makeup. Untuk kulit berminyak, Anda bisa gunakan powder foundation sebagai pilihan. Pakai kabuki brush atau powder brush untuk hasil yang lebih natural. Sedangkan kulit normal dan kulit kombinasi lebih bebas dengan beragam foundation yang ada, atau Anda dapat memakai bedak pada area T-Zone.
PRODUK REKOMENDASI:
Kulit Berminyak: MAKE OVER Ultra Cover Liquid Matte Foundation Rp119.000 (BELI DI SINI), Kulit Berminyak: REVLON New Complexion Oil Control Makeup – Nude Rp95.000 (BELI DI SINI), Kulit Normal dan Kulit Kering: LOLLIPOPS Fluid Fundation Rp310.000 (BELI DI SINI)
2. APLIKASI WARNA CONCEALER JAUH LEBIH TERANG
Aplikasi makeup yang membuat Anda terlihat tua selanjutnya adalah pemakaian warna concealer yang terlalu terang. Concealer sendiri bermanfaat untuk melawan lingkar gelap di bawah mata dan meratakan warna kulit. Namun jika Anda memilih rona yang jauh lebih terang akan membuat wajah Anda terlihat tidak seimbang.
Solusi: Pilih warna concealer cukup satu tone lebih terang dari warna kulit Anda. Kenali juga warna-warna concealer dan fungsinya untuk hasil makeup yang lebih maksimal.
3. WARNA LIPSTIK TERLALU GELAP
Wanita suka bereksplorasi dengan warna lipstik apapun untuk tampilan bibirnya, namun nggak bisa dipungkiri jika warna lipstik yang gelap membuat tampilan Anda menjadi lebih dewasa. Coba deh lihat selebriti Hollywood muda seperti Kylie Jenner yang sering gonta-ganti warna lipstik. Beda sekali kan?
Sumber Foto
Solusi: Anda tidak perlu khawatir terlihat pucat memakai warna lipstik yang lebih muda. Warna lipstik yang kalem juga terbukti bisa membuat tampilan lebih segar dan muda. Coba cari tahu warna lipstik sesuai warna kulit terlebih dulu, dan pilih yang undertone-nya sesuai dengan kulit Anda. Kalau ingin terlihat lebih muda lagi, tambahkan lip gloss untuk kesan bibir yang lebih penuh dan segar.
4. INGIN MENONJOLKAN MATA DENGAN WARNA EYESHADOW YANG TERANG ATAU GELAP
Siapa di antara Anda yang gemar memakai eyeshadow? Sebenarnya nggak ada yang salah dengan warna eyeshadow terang, namun hanya saja jika hasilnya bisa terlihat berlebihan jika tidak diaplikasikan dengan benar dengan porsi yang pas.
Solusi: Gunakan warna eyeshadow yang natural seperti coklat, beige, atau bronze yang membuat riasan Anda makin memukau. Tak lupa juga tambahkan maskara ya biar mata Anda terlihat lebih besar.
PRODUK REKOMENDASI:
STUDIOMAKEUP Bold Trio Eyeshadow Rp215.000 (BELI DI SINI)
5. MEMAKAI EYELINER HANYA DI WATERLINE
Eyeliner sudah jadi produk andalan banyak wanita untuk menyulap penampilan mata secara instan. Tapi kalau hanya dipakai di waterline atau garis bagian dalam di bawah mata, hasilnya akan membuat mata akan tampak semakin sempit dan turun.
Solusi: Anda bisa mencoba eyeliner pada kelopak mata atas. Mulailah dari tengah kelopak lalu tarik bergantian ke arah kiri dan kanan. Bahkan Anda bisa melewatkan aplikasi eyeliner di waterline jika diinginkan. Jika tetap ingin memakai eyeliner di bawah mata, gunakan tipis-tipis saja ya atau coba deh eyeliner yang warnanya nude atau beige. Dijamin mata akan terlihat lebih terbuka dan berbinar.
BACA JUGA:
6. TIDAK MERAPIKAN ATAU MENGISI ALIS MATA
Banyak wanita yang kerap melupakan peran penting alis mata. Padahal jika dibentuk dengan baik, alis mata mampu membingkai wajah Anda. Pilihlah warna produk alis yang sesuai dengan warna rambut Anda untuk hasil natural ya!
Solusi: Setelah bentuk alis yang Anda inginkan sudah terwujud, Anda harus menjaga alis mata agar tumbuh dengan alami yaitu dengan menyikat alis mata menuju atas dari luar mata. Dengan begitu wajah Anda akan terlihat lebih muda!
Minggu, 04 Mei 2014
Cara Memilih Lipstik Nude Sesuai Warna Kulit
Rona lipstick nude sering kita hindari karena takut terlihat pucat. Namun ada cara tepat memilih lipstick rona nude yang sesuai dengan warna kulit Anda.
CHRISTALLIA LIE
Salah satu hal seru dari berdandan adalah memilih warna lipstik. Coba deh lihat koleksi lipstik masing-masing. Ada berapa banyak lipstik yang dipunya dan dibawa sehari-hari? Mungkin ada yang punya dua, tiga, dan pasti ada juga yang sudah belasan atau puluhan jumlahnya. Lipstik warna bold punya fans-nya tersendiri, namun nude lipstick pun nggak pernah ketinggalan zaman! Kaum hawa masih suka bereksplorasi dengan jenis warna yang sedikit complicated karena jika memakai warna nude yang tak sesuai dengan warna kulit akan membuat wajah tampak pucat. Nah, oleh karena itu kita harus cermat ya saat memilihnya. Simak yuk cara memilih lipstik nude sesuai warna kulit berikut.
PUTIH (FAIR TO LIGHT)
WARDAH Matte Lipstick Rp34.000 – BELI DI SINI
Mereka yang memiliki warna kulit putih cocok dengan warna light pink yang memiliki sedikit sentuhan peach atau coral. Pilih warna yang lebih cerah, karena kalau terlalu nude bisa membuat Anda terlihat seperti orang sakit. Pastikan untuk membuat warna bibir dan warna kulit wajah terlihat perbedaannya.
KUNING LANGSAT (MEDIUM BEIGE)
ETUDE HOUSE Dear My Blooming Lips Talk Rp348.000 – BELI DI SINI
Warna kuning langsat biasanya dimiliki oleh wanita Asia yang tinggal di daerah tropis. Kehangatan warna kuning langsat serasi jika memakai rona nude seperti orange peach, medium pink atau apricot. You look natural when using it! Pilih warna lipstik yang satu shade lebih gelap jadi kunci untuk Anda.
Baca Juga : Lipstik Nude yang Membaur Sempurna dengan Warna Kulit
SAWO MATANG (OLIVE TO TAN)
THE BALM Girls Lipstick Rp260.000 – BELI DI SINI
Nah, kalau warna kulit ini bisa dibilang sering disebut sebagai warna kulit paling eksotis di Asia! Tidak terlalu putih dan tidak terlalu gelap. Coba lihat beberapa artis Indonesia punya warna kulit sawo matang seperti Anggun C. Sasmi dan Tara Basro. They look amazing, right? Warna kulit satu ini cocok dipadukan dengan warna rose, caramel, atau dark apricot.
GELAP (DARK)
REVLON Superlustrous Lipstick Rp37.000 BELI DI SINI
Anda yang memiliki warna kulit gelap tak perlu takut memakai lipstik nude. Caranya adalah dengan memilih lipstik yang warnanya satu tingkat lebih terang dari warna kulit Anda seperti brownish red, dark berry atau dark beige. Supaya terlihat sehat dan segar, cari lipstik yang teksturnya melembapkan.
Sabtu, 03 Mei 2014
Cara Alami Hilangkan Gatal Pada Vagina

Gatal pada vagina merupakan persoalan yang wajar dialami oleh para wanita. Keadaan tersebut tentunya dapat membuat Anda merasa tidak nyaman apalagi jika disertai bau tak sedap. Pada dasarnya, Anda dapat menggunakan air hangat atau rebusan air sirih untuk mengurangi rasa gatal di vagina.
Namun, sayangnya gatal pada vagina dapat disebabkan beberapa faktor. Bila gatal tersebut dikarenakan oleh bakteri, jamur atau parasit, maka rasa gatal tidak akan berkurang bila hanya diatasi dengan menggunakan air hangat atau rebusan air sirih.
Nah, berikut ini adalah cara alami hilangkan gatal pada vagina:
1. Bawang putih
Selain sebagai bumbu masakan, bawang putih rupanya memiliki manfaat ampuh untuk menghilangkan gatal pada vagina. Hal itu disebabkan bawang putih memiliki sifat antibakteri.
2. Cuka sari apel
Cuka sari apel mengandung antibakteri dan antijamur yang dapat membuat pH vagina menjadi asam sehingga bakteri tidak dapat berkembang. Caranya sederhana, Anda hanya perlu mengambil dua sendok makan cuka sari apel dan campurkan dengan air hangat. Kemudian, cuci vagina sebanyak dua kali dalam sehari secara rutin.
3. Garam
Air garam mampu menghilangkan rasa gatal pada vagina yang disebabkan bakteri sekaligus mencegah perkembangan bakteri.
4. Kompres dengan air dingin
Bila gatal pada vagina terasa di malam hari, Anda sebaiknya mengompres vagina dengan air dingin atau es batu.
1. Bawang putih
Selain sebagai bumbu masakan, bawang putih rupanya memiliki manfaat ampuh untuk menghilangkan gatal pada vagina. Hal itu disebabkan bawang putih memiliki sifat antibakteri.
2. Cuka sari apel
Cuka sari apel mengandung antibakteri dan antijamur yang dapat membuat pH vagina menjadi asam sehingga bakteri tidak dapat berkembang. Caranya sederhana, Anda hanya perlu mengambil dua sendok makan cuka sari apel dan campurkan dengan air hangat. Kemudian, cuci vagina sebanyak dua kali dalam sehari secara rutin.
3. Garam
Air garam mampu menghilangkan rasa gatal pada vagina yang disebabkan bakteri sekaligus mencegah perkembangan bakteri.
4. Kompres dengan air dingin
Bila gatal pada vagina terasa di malam hari, Anda sebaiknya mengompres vagina dengan air dingin atau es batu.
Selamat mencoba!
Di-review oleh dr. Rahajeng A.P
Sumber: www.meetdoctor.com
Langganan:
Postingan (Atom)