Pernikahan merupakan tanda bahwa Anda dan suami telah menjadi sebuah keluarga yang utuh dan independen. Sayangnya, banyak pasangan yang kurang beruntung dan masih dihantui sosok mertua yang belum rela membiarkan anaknya menjalani kehidupan pribadinya sebagai manusia dewasa yang mandiri bersama pasangan hidupnya. Akibatnya, si mertua senang sekali mencampuri urusan rumah tangga anak dan menantunya. Mulai dari urusan domestik, pendidikan anak, hingga finansial. Jika tidak berhati-hati, pernikahan Anda bisa terancam karenanya. Nah, siimak dulu tips berikut supaya Anda siap menghadapi mertua yang suka ikut campur.
Diskusikan baik-baik dengan suami
Jika campur tangan mertua Anda sudah melewati batas, Anda perlu membahasnya dengan suami dan menjelaskan pendapat Anda baik-baik. Jangan terdengar menyalahkan mertua karena suami akan menjadi defensif. Utarakan saja bahwa maksud Anda baik, yaitu agar Anda berdua bisa semakin mandiri dalam mengambil keputusan sebagai sebuah keluarga yang independen dan tidak merepotkan pihak lain. Lagipula, ada beberapa hal yang hanya diketahui oleh Anda dan suami, maka sudah sepantasnya segala urusan rumah tangga Anda diselesaikan oleh Anda berdua saja tanpa campur tangan orang tuanya.
Jangan mengumbar masalah rumah tangga
Untuk menghindari mertua yang sifatnya ingin tahu dan ingin ikut campur, hindarilah menceritakan masalah rumah tangga Anda ke mana-mana. Jika masih bisa diselesaikan bersama, tuntaskan masalahnya berdua bersama suami. Namun, kalau memang butuh pendapat dari orang lain, berceritalah pada orang-orang kepercayaan Anda saja dan jangan sampai mertua Anda mendengarnya dari orang lain.
Menyaring masukan dan kritik dari mertua
Kadang, tidak semua omongan dari mertua Anda salah. Pasti ada juga yang masuk akal, toh mertua Anda pasti juga menginginkan yang terbaik bagi pernikahan putranya. Saringlah secara selektif. Buang nasihat yang tidak perlu dan bersifat destruktif, sementara terapkan yang kira-kira berguna bagi keluarga kecil Anda. Tetaplah percaya diri bahwa Anda mampu mengambil keputusan bagi keluarga, tapi sesekali menuruti mertua bisa membawa berkah tak terduga pula.
Buktikan bahwa Anda dan suami bisa menyelesaikan masalah apa pun
Alasan utama mengapa mertua suka ikut campur biasanya adalah ketidakpercayaan. Maka itu, Anda dan suami perlu membuktikan pada orang tuanya bahwa sekecil dan sebesar apa pun masalah yang ditemui, Anda dan suami akan sanggup menghadapinya bermodalkan rasa saling percaya, kompromi, dan keterbukaan.
--IA
0 komentar:
Posting Komentar